Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUMANIORA » Haedar Nashir : Tidak Cukup Damai dan Toleran, Islam Juga Harus Maju

Haedar Nashir : Tidak Cukup Damai dan Toleran, Islam Juga Harus Maju

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sab, 11 Mar 2023
  • comment 0 komentar

KANAL31.COM

Semangat beragama umat Islam saat ini sedang kuat-kuatnya, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir berpesan supaya umat juga perlu mengimbanginya dengan pemahaman agama yang mendalam dan utuh.

Haedar mewanti-wanti agar umat Islam supaya jangan sampai dalam beragama hanya mendapatkan kembangnya saja, tapi tidak sampai pada substansinya. Selain itu, dia juga mengingatkan umat Islam jangan terlalu fokus pada ritual hingga menyebabkan kehilangan produktifitas.

“Memang masyarakat kita adalah masyarakat paguyuban, tetapi kalau terlalu banyak ritual sosial umat kita tidak maju.” Ungkap Haedar pada Sabtu (11/03/2023) di acara Milad ke-42 Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember dan Launching Rumah Sakit Unmuh Jember.

Beragama yang sebatas ‘kembang’ nya saja, kata Haedar, juga menjadi salah satu sebab umat Islam dan bangsa Indonesia dijajah sekian lama oleh bangsa asing.

Selain itu, menyikapi pemahaman keagamaan ekstrim baik ke kiri mau kanan, Haedar mengajak seluruh ormas keagamaan di Indonesia untuk kembali ke tengahan atau wasathiyah. Sikap tengahan menurut Haedar adalah sikap yang menciptakan perdamaian, toleransi dan juga kemajuan.

“Tidak cukup Islam damai, tidak cukup Islam toleran. Tapi Islam tertinggal. Yang lain maju. Muhammadiyah ingin membuktikan dan selalu hadir di setiap peristiwa, Muhammadiyah-Islam harus selalu hadir di setiap keperluan zaman dan masyarakat.” Imbuhnya.

Di sisi lain, Haedar juga menyadari bahwa saat ini umat juga sedang didera rendahnya pendidikan dan kesehatan yang dalam hematnya bagai lingkaran tidak bertepi. Permasalahan pendidikan dan kesehatan bertali erat dengan kemiskinan. Ketiga masalah ini menjadikan umat tidak pernah bisa berdaya

“Kecuali ada sistem kepemimpinan dan pihak lain yang memberdayakan secara tulus, bukan memberdayakan untuk memberdaya.” Kata Haedar.

Terkait dengan ketulusan memberdayakan, Haedar mengatakan ada yang memang memberdayakan seketika, namun memberdaya di kemudian hari. Seperti yang dilakukan oleh penjajah. Ketulusan dalam memberdayakan umat diharapkan mampu mengangkat indek pembangunan manusia Indonesia yang saat ini masih tercecer bukan hanya di level global, tapi juga ASEAN

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Top! Mahasiswa UGM Juara 1 Desain Kendaraan Listrik di Ajang Formula-E Jakarta

    Top! Mahasiswa UGM Juara 1 Desain Kendaraan Listrik di Ajang Formula-E Jakarta

    • calendar_month Ming, 12 Jun 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-YOGYAKARTA Ajang Formula-E Jakarta yang digelar pada awal bulan Juni 2022 ini turut menjadi tempat unjuk kemampuan oleh mahasiswa UGM. Diketahui, selain mengadakan Grand Prix Formula-E, lembaga penyelenggara Formula-E Jakarta, Jakpro, turut mengadakan kompetesi desain kendaraan listrik untuk tingkat mahasiswa sebagai acara penyerta. Melalui kompetisi ini, tim mahasiswa UGM pun menunjukkan bahwa mereka mempunyai desain kendaraan listrik […]

  • Begini Cara Pengembangan Kompetensi Kewirausahaan dan Ekonomi Digital Ala Mahasiswa UIN Bandung

    Begini Cara Pengembangan Kompetensi Kewirausahaan dan Ekonomi Digital Ala Mahasiswa UIN Bandung

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM BANDUNG – Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar pembekalan praktikum kewirausahaan bagi mahasiswa semester 5 yang berlangsung di Aula FEBI. Dengan menghadirkan dua narasumber dari Tim OK OCE Indonesia: Hilman Gazali, Manajer Kerjasama Pendidikan; Abba Zubair Al-Awwam Direktur Kerjasama Pendidikan yang membahas tentang “Kewirausahaan Digital: […]

  • Rektor Baru UIN Bandung, Mana  Program Gebrakannya?

    Rektor Baru UIN Bandung, Mana  Program Gebrakannya?

    • calendar_month Sen, 9 Okt 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    kanal31.com— Sudah dua bulan rektor baru UIN SGD Bandung  Rosihon Anwar dilantik (11/08/2023), tetapi kampus itu masih adem-adem saja, tidak terdengar ada gebrakan program monumental, terutama program prioritas yang menjadi pembeda atau kelebihan dari rektor sebelumnya. Entah apa penyebabnya? Apakah rektor baru ini masih tenggelam dalam euforia kemenangan, sehingga mengakibatkan kebingungan dan perasaan gelisah?  Atau […]

  • Dari Edukasi ke Aksi Nyata: Penguatan Satgas P2KS UIN Bandung Berbasis Empati

    Dari Edukasi ke Aksi Nyata: Penguatan Satgas P2KS UIN Bandung Berbasis Empati

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — UIN Sunan Gunung Djati Bandung terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan melalui kegiatan Pembentukan Tim Khusus Tanggap Cepat Kasus: Satgas sebagai First Responder—Batas Peran, Empati, dan Respons Tepat yang berlangsung di Aula Lecture Hall, Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem respons cepat […]

  • Top! UIN Jakarta Luncurkan Buku Narasi Ekonomi Perempuan Perdesaan

    Top! UIN Jakarta Luncurkan Buku Narasi Ekonomi Perempuan Perdesaan

    • calendar_month Sel, 6 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM-Lembaga sosial kemanusiaan Social Trust Fund (STF) UIN Jakarta meluncurkan buku ‘Enablers for Muslim Women Economic Empowerment’ di Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Jakarta, Senin (5/9/2022). Buku yang diterbitkan Palgrave Macmillan (2022) ini bertutur peran ekonomi perempuan di kawasan perdesaan Indonesia. Peluncuran buku dihadiri dan dibuka langsung Rektor UIN Jakarta Prof. Dr. Hj. […]

  • Ismail Fahmi: Perlu Strategi Jitu Dakwah MUI Hadapi 3 Narasi Pokok di Medsos

    Ismail Fahmi: Perlu Strategi Jitu Dakwah MUI Hadapi 3 Narasi Pokok di Medsos

    • calendar_month Jum, 22 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Majelis Ulama Indonesi (MUI) dinilai mempunyai potensi untuk menjembatani berbagai kubu yang berbeda kepentingan. Hal ini berangkat dari perlunya mewadahi keragaman ormas Islam di Indonesia agar tidak mudah dipecah-belah. MUI memiliki peran sebagai forum silaturahim yang menjembatani keragaman tersebut. “MUI itu sebetulnya tidak berada di posisi kanan atau kiri, tapi dia independen. Karenanya MUI […]

expand_less