Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Ciptakan Mahasiswa Unggul, FST UIN Bandung Adakan Kuliah Perdana “Kesehatan Mental”

Ciptakan Mahasiswa Unggul, FST UIN Bandung Adakan Kuliah Perdana “Kesehatan Mental”

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sel, 27 Feb 2024
  • comment 0 komentar

KANAL31.COM (BANDUNG) — Memasuki semester genap tahun akademik 2023/2024 Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Kuliah Perdana bertajuk “Peran Dosen dalam Memahami dan Membina Kesehatan Mental Mahasiswa untuk Menciptakan Mahasiswa Unggul” yang berlangsung di Aula FST, Selasa (27/2/2024).

Dengan menghadirkan pembicara utama Aulia Iskandarsyah, M.Psi., M.Sc., Ph.D, Dosen sekaligus Psikolog UNPAD yang dibuka oleh Dekan FST Prof. Dr. Hasniah Aliah, M.Si.

Dalam sambutannya, Dekan FST menyampaikan bahwa momentum perkuliahan perdana ini bisa memberikan motivasi kepada para Dosen dalam melihat dan mengawasi kesehatan mental para mahasiswa didiknya.

“Terlebih dengan hadirnya narasumber luar biasa yang memiliki background psikolog. Saat ini FST sedang melakukan transformasi budaya kerja, dengan berusaha memberikan layanan terbaik kepada civitas akademika dan masyarakat,” tegasnya.

Prof. Hasniah menyampaikan bahwa FST terpilih menjadi salah satu peserta dari Kementrian Agama untuk mengikuti pembangunan Zona integritas. “Dengan terpilihnya FST untuk mengikuti Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) diharapakan mendapatkan dukungan bersama, supaya bersinergi untuk mensukseskan PMPZI ini,” tuturnya.

Selain itu dilakukan juga beberapa pengenalan program baru melalui layanan Eco-office, Curahan online (Curcol), Pinjaman UKT Tanpa Riba (PUTRI) yang sudah membantu lebih dari 40 mahasiswa yang belum mampu membayar UKT, program terbaru Hear Me turut di kenalkan dalam momen ini.

Kegiatan utama yang dilaksanakan pada kuliah perdana ini adalah seminar mengenai kesehatan mental dimana kita dituntut untuk mempunyai kekuatan psikologis dalam bertahan dan beradaptasi dengan tuntutan dunia saat ini.

Dalam pemaparannya, Aulia Iskandarsyah menyampaikan bahwa mental health menurut WHO “is a state of mental well-being that enables people to cope with the stresses of life, realize their abilities, learn well and work well, and contribute to their community”

“mental yang sehat adalah mereka yang mampu mengatasi tekanan hidup, menyadari kemampuannya, bekerja dengan baik dan mampu berkontribusi bagi lingkungannya atau komunitasnya.”

Pembahasan ini sangat penting mengingat data yang diperoleh dari systematic review memperkirakan 12-46% mahasiswa mengalami masalah kesehatan mental dan ini membutuhkan peranan dosen sebagai pendidik untuk membantu mengatasi ini, walaupun ada ranah tertentu yang memang harus melibatkan profesional.

Data telekonseling yang dilakukan oleh Ikatan Psikolog Klinis (IPK) pada tanggal 27 September – 08 Oktober 2022 klien yang paling banyak dilayani adalah mahasiswa yaitu lebih dari 200 mahasiswa dari 696 responden dengan gejala mayoritas yaitu gangguan kecemasan. “Melihat kejadian ini sangat penting peranan dari para dosen dalam menjaga dan menstabilkan kesehatan mental mahasiswa,” jelasnya.

Aulia menunjukan contoh alur penanganan mahasiswa yang terindikasi mengalami gangguan mental atau bermasalah.

“Dari alur tersebut dosen akan mampu mengkategorikan permasalahan ini apakah dapat diselesaikan oleh dosen wali atau dilanjutkan berupa rujukan untuk mendapat penanganan profesional, dengan begitu maka diharapkan mampu menekan gangguan kesehatan mental mahasiswa kedepannya. Dosen juga harus mampu dan mau mendengarkan curhatan mahasiswa sehingga komunikasi dapat terbangun dan mahasiswa merasa ada yang mengayomi dan memperhatikan,” pungkasnya

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MBG dan Koperasi Merah Putih

    MBG dan Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Salah satu ciri kabinet sekarang, itu jalan masing-masing. Badan Gizi Nasional sibuk dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kementerian Koperasi giat membangun Koperasi Merah Putih, Kementerian Sosial asyik dengan Sekolah Rakyatnya, dsb. Tidak terintegrasi.   Untuk 2026, anggaran MBG diketok pada angka Rp 336 triliun, . Untuk menjangkau 82 juta siswa, BGN perlu […]

  • Ingin Kuliah di Poliwangi? Tersedia 1.530 Kursi Mahasiswa Baru 2026

    Ingin Kuliah di Poliwangi? Tersedia 1.530 Kursi Mahasiswa Baru 2026

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANYUWANGI Kanal31.com — Kabar baik bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi vokasi. Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) resmi membuka 1.530 kursi mahasiswa baru untuk Tahun Akademik 2025/2026. Ribuan kuota tersebut tersebar di 19 program studi jenjang Diploma 3 (D-3) dan Sarjana Terapan (S-1 Terapan). Sebagai perguruan tinggi vokasi negeri di ujung timur Pulau Jawa, […]

  • Tingginya Kekerasan Seksual Anak, Cucun Nilai Masalah Lingkungan Sosial Harus Diperhatikan

    Tingginya Kekerasan Seksual Anak, Cucun Nilai Masalah Lingkungan Sosial Harus Diperhatikan

    • calendar_month Jum, 27 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA KANAL31.COM — Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengecam keras tindakan kekerasan seksual pada anak dan balita yang belakangan sedang marak terjadi. Cucun meminta Pemerintah untuk mengambil langkah preventif agar kejadian-kejadian seperti itu tidak terulang kembali.   “Saya prihatin dengan maraknya kasus kekerasan seksual pada anak yang terjadi belakangan ini. Hal tersebut menjadi alarm […]

  • Praktikum Ibadah, Tak Sekadar Rangkaian Akademik, Tapi Juga tentang Keakhiratan

    Praktikum Ibadah, Tak Sekadar Rangkaian Akademik, Tapi Juga tentang Keakhiratan

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Walaupun non-SKS, kegiatan praktikum ibadah wajib diikuti oleh semua mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Kelulusan praktikum ibadah ini menjadi prasyarat bagi mereka untuk mengikuti sidang Usulan Penelitian (UP), komprehensif, dan munaqosah. ”Jika tidak ikut atau tidak lulus praktik ibadah, mereka tidak akan bisa jadi sarjana,” tegas […]

  • Selamat! 8.744 Sanggahan Diterima, 327.958 Lolos Seleksi Administrasi Pasca Sanggah CPNS Kemenag

    Selamat! 8.744 Sanggahan Diterima, 327.958 Lolos Seleksi Administrasi Pasca Sanggah CPNS Kemenag

    • calendar_month Ming, 29 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Kementerian Agama hari ini mengumumkan hasil pasca sanggah pada Seleksi Administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama 2024 setelah masa sanggah dinyatakan selesai. Total ada 8.744 pelamar yang diterima sanggahnya dan berubah stasus kelulusannya dari tidak memenuhi syarat menjadi memenuhi syarat. Hasil seleksi administrasi CPNS Kementeiran Agama diumumkan pada 17 September 2024. […]

  • Ayo Ikutan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau Ala Kemenag

    Ayo Ikutan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau Ala Kemenag

    • calendar_month Kam, 12 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Kementerian Agama segera merilis kebijakan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pada Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK). Hal ini disampaikan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ahmad Zainul Hamdi saat focussed group discussion (FGD) Pembahasan Kebijakan RPL pada PTK dan Ma’had Aly. FGD diselenggarakan Subdit Pengembangan Akademik di Jakarta. Hadir, perwakilan berbagai satuan kerja Kementerian Agama yang […]

expand_less