Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » EDUTEKNO » Kemenag: untuk Dakwah dan Kemaslahatan, Pesantren Harus Manfaatkan Teknologi

Kemenag: untuk Dakwah dan Kemaslahatan, Pesantren Harus Manfaatkan Teknologi

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sab, 12 Okt 2024
  • comment 0 komentar

KANAL31.COM (Jakarta) — Pondok pesantren harus dapat merespons tantangan digital. Adaptasi terhadap teknologi merupakan hal yang tidak dapat dihindari bagi pesantren jika ingin tetap relevan dan berkontribusi dalam masyarakat.

“Pesantren harus menjadi pionir dalam memanfaatkan teknologi untuk dakwah dan kemaslahatan umat,” ujar Staf Khusus Menag Nuruzzaman saat membuka KOPDARNAS 7 Arus Informasi Santri Nusantara (AIS), di PP Asshiddiqiyah, Jakarta Barat, Sabtu (12/10/2024). Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen pesantren dan masyarakat luas. Tema yang diusung, “Teoritma: Jalan Memenangi Nusantara”.

KOPDARNAS 7 bertujuan memetakan tantangan yang dihadapi oleh pesantren dalam menghadapi era digital, sekaligus merumuskan strategi untuk memanfaatkan peluang yang ada.

Nuruzzaman menggarisbawahi pentingnya kombinasi antara kearifan tradisi pesantren dengan keterampilan digital. Dengan memadukan keduanya, santri diharapkan dapat memperkuat citra pesantren sekaligus menjangkau audiens yang lebih luas.

Isu citra pesantren di dunia maya juga menjadi fokus perhatian. Nuruzzaman mencatat bahwa saat ini banyak narasi negatif yang muncul terkait pesantren, terutama isu kekerasan yang dapat merusak reputasi lembaga pendidikan Islam ini. “AIS Nusantara memiliki peran yang cukup menantang. Kita harus bekerja sama untuk mengatasi isu-isu ini,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, acara ini dirancang dengan berbagai kegiatan yang melibatkan interaksi dan diskusi. Selain pengukuhan pengurus, acara ini juga dimeriahkan dengan talkshow anti kekerasan, yang bertujuan untuk memberikan wawasan tentang cara-cara mencegah dan menangani kekerasan di dunia maya. Diskusi ini sangat relevan mengingat maraknya isu-isu intoleransi dan kekerasan yang sering muncul di platform digital.

Ulinnuha, salah satu panitia KOPDARNAS, mengungkapkan harapannya agar forum ini menjadi wadah bagi pesantren untuk bersama-sama merumuskan strategi. “Kita ingin membahas bagaimana pesantren bisa menjawab tantangan dan memanfaatkan peluang di era digital,” katanya.

Dia juga menekankan pentingnya memperluas jangkauan dakwah melalui platform digital, mengembangkan model pendidikan berbasis teknologi, serta menciptakan konten-konten positif yang mencerminkan nilai-nilai pesantren.

Acara ini tidak hanya terbatas pada diskusi serius, tetapi juga diisi dengan kegiatan yang lebih ringan dan menghibur, seperti Stand Up Comedy Santri. Kegiatan ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa santri juga memiliki kreativitas dan kemampuan untuk menyampaikan pesan dengan cara yang menghibur. Melalui humor, diharapkan pesan-pesan moral dan nilai-nilai Islam dapat lebih mudah diterima oleh masyarakat.

Launching #Tolesantri, sebuah inisiatif untuk menanamkan nilai toleransi, juga menjadi salah satu highlight dalam acara ini. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan perspektif baru bagi santri dan masyarakat tentang pentingnya hidup dalam kerukunan meskipun memiliki perbedaan. “Kami ingin mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan masyarakat yang toleran dan saling menghormati,” kata Ulinnuha.

Melihat perkembangan dunia digital yang sangat cepat, pesantren diharapkan tidak hanya menjadi lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai media dakwah yang efektif. Nuruzzaman menekankan bahwa dengan memanfaatkan teknologi digital, pesantren bisa menjangkau generasi muda yang lebih luas, serta mengembangkan model pendidikan yang lebih inovatif.

KOPDARNAS 7 ini merupakan momentum penting bagi pesantren untuk menunjukkan bahwa mereka tidak hanya bisa beradaptasi, tetapi juga memimpin dalam mengatasi tantangan-tantangan yang ada. Dengan tekad dan kerja sama yang solid, pesantren diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dalam era digital ini.

Acara ini berlangsung selama dua hari dan diharapkan dapat melahirkan gagasan-gagasan baru yang dapat diterapkan di pesantren-pesantren di seluruh Indonesia. Dengan demikian, KOPDARNAS 7 bukan hanya sekadar acara, tetapi juga merupakan langkah nyata dalam mewujudkan pesantren yang adaptif dan progresif di tengah perubahan zaman.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Haedar: Pers harus Berimbang, Cerdaskan Bangsa, Jaga Keharmonisan Demokrasi

    Haedar: Pers harus Berimbang, Cerdaskan Bangsa, Jaga Keharmonisan Demokrasi

    • calendar_month Ming, 9 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, kanal31.com– Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir mengharapkan insan pers menghadirkan pemberitaan yang berimbang serta mencerdaskan bangsa dan menjaga keharmonisan demokrasi Indonesia. Haedar menyampaikan  hal itu terkait dengan peringatan Hari Pers Nasional yang jatuh pada tanggal 9 Februari 2025. Yang perlu direfleksikan, kata dia, pers nasional harus menjalankan fungsinya secara utuh dan komprehensif. […]

  • Hore! Baznas Luncurkan 10 Ribu Beasiswa Santri. Yuk Ikutan?

    Hore! Baznas Luncurkan 10 Ribu Beasiswa Santri. Yuk Ikutan?

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) merilis program 10.000 beasiswa santri. Pemberian beasiswa dilaksanakan pada Rapat Koordinasi Nasional Lembaga Amil Zakat (LAZ) 2024 di Hotel Bidakara, Jakarta. “Beasiswa ini menjadi kado bagi Hari Santri 2024. Dan semoga LAZ lainnya bisa mengikuti,” kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangannya, Kamis (17/10/2024). “Di ujung masa […]

  • Gus Men Luncurkan Peringatan Hari Santri 2022

    Gus Men Luncurkan Peringatan Hari Santri 2022

    • calendar_month Rab, 28 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meluncurkan rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri 2022 di Universitas Islam Negeri (UIN) KH Abdurrahman Wahid, Pekalongan, Jawa Tengah, pada Selasa (27/9/2022). “Hari Santri yang merupakan anugerah pemberian Presiden Joko Widodo adalah bentuk penghargaan kepada para santri  dan pengakuan terhadap perjuangan para santri dulu membela negeri,” ujar Menag saat memberikan arahannya di […]

  • 4 Cara Menulis Jurnal Untuk Publikasi di SCOPUS & SINTA

    4 Cara Menulis Jurnal Untuk Publikasi di SCOPUS & SINTA

    • calendar_month Jum, 12 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Bagi sebagian dosen, menulis jurnal bukan hal yang mudah dilakukan. Hal ini karena membuat jurnal harus dengan sistematis. Sehingga susunan setiap bab harus berurutan serta menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca. Bahkan, untuk melakukan penelitian sendiri membutuhkan waktu yang tidak sedikit. “Sebagai seorang peneliti, untuk membuat jurnal, kita harus experiment selama satu, dua […]

  • Indonesia Merdeka, Analisis Menuju Tahun 2030

    Indonesia Merdeka, Analisis Menuju Tahun 2030

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Kemerdekaan Indonesia merupakan anugerah Allah SWT yang diraih melalui perjuangan panjang para pahlawan. Peringatan hari kemerdekaan bukan sekadar mengenang sejarah, melainkan juga merenungi arah masa depan bangsa. Tahun 2030 sering disebut sebagai window of opportunity, terutama karena bonus demografi, perkembangan teknologi, dan dinamika global. Analisis ini mengulas arah kehidupan Indonesia menuju 2030 dalam […]

  • Terus Berkarya dan Menginspirasi, UIN Bandung Kukuhkan 20 Guru Besar 

    Terus Berkarya dan Menginspirasi, UIN Bandung Kukuhkan 20 Guru Besar 

    • calendar_month Kam, 24 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Rosihon Anwar, didampingi Ketua dan Sekretaris Senat Universitas, Mahmud, Asep Muhyiddin, secara resmi mengukuhkan 20 Guru Besar dalam Sidang Senat Terbuka bertajuk “Membumikan Kepakaran, Menguatkan Kebermanfaatan, Mengunggulkan Kontribusi Nyata bagi Peradaban.” Pengukuhan yang berlangsung di Gedung Anwar Musaddad dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube UIN Sunan […]

expand_less