Selasa, 2 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Pentingnya Sumpah Jabatan dalam Memperjuangkan Aspirasi Rakyat

Pentingnya Sumpah Jabatan dalam Memperjuangkan Aspirasi Rakyat

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Ming, 29 Des 2024
  • comment 0 komentar

JAKARTA, KANAL31.COM –DPR RI menegaskan kembali komitmennya untuk memperjuangkan kepentingan rakyat melalui pelaksanaan sumpah jabatan yang dipegang teguh oleh setiap anggota dewan. Penegasan ini disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, dalam Indonesia Opinion Festival (IOF) 2024 yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, pada Minggu (29/12/2024).

 

Dalam sambutannya, Saan menekankan bahwa sumpah jabatan anggota DPR bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen moral dan politik yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

 

“Setiap anggota DPR telah bersumpah untuk memperjuangkan aspirasi rakyat yang diwakilinya demi kepentingan bangsa dan negara. Ini bukan hanya janji di awal masa jabatan, tetapi pengingat yang harus terus dijalankan sepanjang masa tugas,” ujar Saan.

 

Ia juga menyebutkan bahwa IOF 2024 menjadi momen refleksi bagi anggota DPR RI untuk mengingat kembali esensi dari sumpah jabatan yang telah diucapkan. Melalui forum ini, DPR membuka ruang dialog bagi masyarakat untuk menyampaikan ide dan gagasan demi membangun Indonesia yang lebih baik.

 

“Festival ini adalah bukti bahwa DPR serius dalam menjalankan fungsi representasi. Melalui dialog seperti ini, kami ingin memastikan bahwa aspirasi rakyat benar-benar menjadi dasar dari kebijakan yang kami buat di DPR,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, Saan menegaskan bahwa sumpah jabatan anggota DPR RI mencakup komitmen untuk mengupayakan keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat. Hal ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja DPR sebagai wakil rakyat.

 

“Kami menyadari bahwa tanggung jawab sebagai wakil rakyat sangat besar. Oleh karena itu, setiap kebijakan yang dihasilkan harus mencerminkan kebutuhan dan aspirasi rakyat. Inilah yang menjadi inti dari sumpah jabatan kami,” kata Saan.

 

Acara IOF 2024 yang berlangsung selama dua hari, 29-30 Desember 2024, menghadirkan diskusi bertema “Apa yang Dapat Kita Lakukan untuk Indonesia yang Lebih Baik.” Diskusi ini melibatkan berbagai topik seperti partisipasi politik kaum muda, mitigasi krisis iklim, pemberdayaan perempuan, dan pengembangan pariwisata berkelanjutan.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Telisik Pemilihan Rektor UIN Bandung Periode 2023-2027

    Telisik Pemilihan Rektor UIN Bandung Periode 2023-2027

    • calendar_month Jum, 9 Des 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SIAPA SETELAH MAHMUD? BANDUNG, kanal31.com— Agustus 2019, Prof Dr Mahmud M.Si dilantik sebagai Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, masa bakti 2019 -2023. Pelantikan kala itu adalah yang kedua kalinya bagi Mahmud menduduki jabatan rektor setelah sebelumnya dilantik pada Agustus 2015 untuk masa Bakti 2015-2019. Pasal 9 Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia […]

  • 5 Arah Kebijakan Penelitian PTKIN. Apa Aja?

    5 Arah Kebijakan Penelitian PTKIN. Apa Aja?

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com –Penelitian menjadi aspek penting dalam pengembangan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) telah merumuskan lima arah kebijakan untuk memastikan keberlangsungan dan kualitas riset PTKIN. Lima kebijakan ini dijelaskan Direktur Pendidikan Tinggi keagamaan Islam, Sahiron, dalam Rapat Koordinasi Nasional Forum Kepala Pusat Penelitian PTKIN (Rakornas Forum Kapus Penelitian […]

  • Kemenag, BAZNAS, dan BWI Ajak Warga Olahraga Sambil Beramal dalam Wakaf Zakat Fun Run 2024

    Kemenag, BAZNAS, dan BWI Ajak Warga Olahraga Sambil Beramal dalam Wakaf Zakat Fun Run 2024

    • calendar_month Sab, 23 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM JAKARTA –Kementerian Agama (Kemenag), Badan Wakaf Indonesia (BWI), dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) akan menggelar Wakaf Zakat Fun Run 2024 pada 22 Desember 2024 di Jakarta. Dengan tema “Sehat Bersama, Wakaf dan Zakat untuk Sesama”, acara ini bertujuan mengajak masyarakat berolahraga sekaligus meningkatkan literasi tentang wakaf dan zakat. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam […]

  • Sediakan Lapangan Kerja, UIN Bandung Gaet Lembaga Job Portal Asal Singapore

    Sediakan Lapangan Kerja, UIN Bandung Gaet Lembaga Job Portal Asal Singapore

    • calendar_month Kam, 21 Nov 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Untuk memperkuat lapangan kerja bagi alumni, UIN SGD Bandung menggaet SeeMeCV, perusahaan penyedia jasa lowongan pekerjaan yang berpusat di The Octagon Singapore. Sebagai tanda keseriusan UIN Bandung, maka saat itu pula dijalin kerjasama antara kedua belah pihak, ditandatangi MoU  oleh Wakil Rektor 4 UIN Bandung Prof. Ah. Fathonih dan Direrektur Uatam SeeMeCV […]

  • UIN Bandung Paling Diminati Pendaftar SPAN-PTKIN

    UIN Bandung Paling Diminati Pendaftar SPAN-PTKIN

    • calendar_month Jum, 22 Mar 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) resmi ditutup 19 Maret 2024. Berdasarkan data yang diperoleh pada sistem admin SPAN-PTKIN pertanggal 21 Maret 2024, UIN Sunan Gunung Djati Bandung menempati posisi pertama pendaftar dengan jumlah total 25.699 untuk 32 Program Studi; disusul UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 25.573 untuk 25 Program […]

  • Strategi Oknum Pejabat Kampus Hapus Peluang PNS bagi HK2

    Strategi Oknum Pejabat Kampus Hapus Peluang PNS bagi HK2

    • calendar_month Rab, 20 Des 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM— Hancur sudah harapan pegawai Honorer Kategori 2 (HK2) UIN SGD Bandung untuk meraih status pegawai negeri sipil (PNS). Sebagian harus puas menjadi pegawai pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), sebagian lagi gagal mendaftar P3K karena hanya lulusan SLTA, dan sebagian lagi nasibnya kadaluarsa karena ‘dimakan’ usia. Prahara yang menimpa HK2 ini tidak datang dengan serta-merta, […]

expand_less