Breaking News:
Beranda » INSPIRASI » Prof. Dadan Rusmana, Denyut Nadi Warga Kampus UIN Bandung

Prof. Dadan Rusmana, Denyut Nadi Warga Kampus UIN Bandung

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RASA bahagia saat ini tengah menyelimuti sivitas akademika UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Pasalnya, Dr Dadan Rusmana, M.Ag, dosen Fakultas Adab dan Humaniora yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor I, baru-baru ini meraih Surat Keputusan (SK) Guru Besar bidang Pendidikan Islam Nusantara dari Kementerian Agama RI, dengan No SK 169695/MA/KP07.6/03/2025.

Kenaikan jabatan fungsional ini tentu suatu raihan yang luar biasa; sebuah gelar mulia di lingkungan pendidikan; juga predikat yang menjadi dambaan bagi para tenaga pengajar di perguruan tinggi. Walaupun baginya, menjadi seorang profesor tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Namun, dengan kegigihan, semangat, dan daya juangnya mampu mengantarkannya menjadi guru besar.

Dalam kehidupan sehari-hari ataupun saat menjalankan tugasnya, Prof. Dadan hanya bisa bertawakal kepada Allah, Tuhan bagi sekalian alam. “Kita hanya berikhtiar. Dan, tidak ada yang tidak mungkin jika Allah sudah berkehendak,” tukas Prof. Dadan, saat ditanya tentang optimismenya akan masa depan.

Rupanya, setiap keputusan dalam hidupnya selalu diserahkan kepada Allah, dengan keyakinan bahwa Allah tidak pernah salah dalam memberikan anugerah kepada umatnya yang mau berusaha dan meyakini kebesaran-Nya. Termasuk ketika hendak menjadi Wakil Rektor I, ia membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memutuskan maju atau tidaknya, seolah menunggu jawaban dari Allah untuk meyakinkan dirinya soal kesanggupan dalam mengemban tugas Wakil Rektor.

Tidak sedikit warga kampus yang menganggap Prof. Dadan sebagai sosok pemimpin yang memiliki sikap kehati-hatian dalam melakukan tindakan. Tetapi itu bukan berarti lamban, karena makna yang sebenarnya berhati-hati adalah kecepatan. Dan, dengan berhati-hati itulah Prof. Dadan mampu mengontrol diri secara ketat, berusaha menghindari berbagai kesalahan, keteledoran, dan hal-hal bodoh lainnya.

Dalam banyak fakta, tindakan seperti itu ternyata banyak manfaatnya, antara lain mampu bertindak dengan benar, bahkan dapat memciptakan ide-ide brilian. Sangat wajar kalau seseorang berinteraksi dengan Prof. Dadan merasa nyaman, tidak merasa diintervensi, serta terhindar dari konflik karena orangnya terbuka dan seringkali mementingkan banyak orang.

Alumnus beberapa pesantren ini memiliki tipe “Leuleus jeujeur liat tali, landung kandungan laèr aisan (Sunda)”. Artinya penuh pertimbangan, tidak cepat putus asa menghadapi masalah, bersikap adil dan bijaksana. Keputusan dan tindakannya mengayomi dan melindungi semuanya secara adil dan proporsional. Tidak ada pihak yang disepelekan atau dianggap sepele, apalagi dirugikan.

Lelaki kelahiran Bandung 27 Juni 1973 ini tidak punya sifat “lègèg” atau “balaga” (Sunda). Walaupun belum diaktegorikan pemimpin yang “Masagi”, namun ia menjadi sosok yang mampu mengedepankan kepentingan warga kampus. Kiprah kesehariannya, berusaha keras untuk memberi keberkahan bagi segenap sivitas.

Dosen Produktif dan Melek IT

Pada awal kepemimpinannya menjadi wakil rektor (2023), Prof. Dadan mampu melakukan adaptasi, evaluasi, dan menggali berbagai problematika kampus. Strategi kebijakannya dilakukan melalui pendekatan pencerahan, pemberdayaan, dan pengembangan dalam rangka mewujudkan kultur akademik yang kondusif. Lalu meningkatkan kualitas yang berorientasi pada jaminan mutu, melalui inovasi dan pengembangan sistem, terutama dalam rekrutmen mahasiswa baru.

Di saat itu pula dia menggagas model penerimaan mahasiswa melalui Qirotul Kutub pada jalur Ujian Mandiri UIN Bandung 2024/2025. Jalur ini dibuka untuk para calon mahasiswa dengan kemampuan membaca, memahami, dan mengungkapkan kandungan kitab kuning secara komprehensif. Calon mahasiswa diuji terkait ketepatan bacaan sesuai dengan kaidah tata bahasa Arab, ketepatan makhraj huruf, ketepatan membaca dan memaknai teks kitab kuning.

Sebagai dosen, Prof. Dadan juga mudah beradaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi (melek IT). Karena menurut pandangannya, pola pembelajaran terus mengalami perkembangan, sehingga tidak harus melulu memakai pola lama. Dosen harus mengikuti perkembangan teknologi sehingga mampu menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing tinggi. “Jangan lupa dosen itu menebar inspirasi dan menjadi sahabat bagi mahasiswa, sehingga harus menjadi teladan yang berkarakter,” ujar mantan Wakil Dekan I Fakultas Adab dan Humaniora ini.

Ia juga selalu menekankan pentingnya meningkatkan etos kerja; dengan memelihara sikap optimistis, yakin akan masa depan yang lebih baik, bersyukur atas nikmat dan potensi, berbuat baik kepada sesama, dan menyebarkan kebaikan dengan ikhlas. “Nilai-nilai ini sangat relevan dalam membangun semangat kerja yang produktif dan penuh berkah, baik secara individu maupun kelembagaan,” jelas Sekretaris Forum Warek Bidang Akademik PTKIN ini.(nangs)

 

 

 

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menag: UIN Bandung Mewarisi Kepemimpinan Peradaban Islam Modern

    Menag: UIN Bandung Mewarisi Kepemimpinan Peradaban Islam Modern

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar mengapresiasi kekompakan pimpinan dan segenap sivitas UIN DGD Bandung dalam berkarya dan berinovasi, hingga melahirkan berbagai prestasi yang gemilang. Maka, ke depan UIN Bandung akan menjadi imam (pemimpin) semua Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIN) di Indonesia. Pernyataan Prof. Nasaruddin terungkap saat memberikan sambutan tasyakuran Dies Natalis ke-57 UIN […]

  • Top! Perdana Ikut, Bayucaraka ITS Sabet Tiga Juara Sekaligus di Singapura

    Top! Perdana Ikut, Bayucaraka ITS Sabet Tiga Juara Sekaligus di Singapura

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-SURABAYA Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan taringnya di kancah internasional dalam bidang robotika. Kali ini, tim robot terbang Bayucaraka ITS berhasil meraih tiga gelar juara sekaligus dalam kompetisi Singapore Amazing Flying Machine Competition (SAFMC) 2022 yang diselenggarakan oleh Defence Science Organization (DSO) National Laboratories and Science Centre yang bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan […]

  • Nuzulul Qur’an, Momentum Menumbuhkan Kepedulian Sosial

    Nuzulul Qur’an, Momentum Menumbuhkan Kepedulian Sosial

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Nuzulul Qur’an merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam, yakni turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk bagi seluruh umat manusia. Peristiwa ini diperingati setiap malam ke-17 Ramadhan dan menjadi momentum bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, tidak hanya dengan membacanya, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung […]

  • Bom Waktu Amarah: Ketika Akal Sehat Terhimpit “Kegilaan” Elit

    Bom Waktu Amarah: Ketika Akal Sehat Terhimpit “Kegilaan” Elit

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Mayoritas kita yang masih mencoba waras saat ini mungkin sepakat: bangsa ini sedang tidak baik-baik saja. Dari carut-marut penegakan hukum hingga gaya hidup mewah (hedonisme) para elit yang dipamerkan tanpa rasa malu di tengah bencana yang melanda pelosok negeri. Rasanya, harapan sedang berada di titik nadir. Kita seperti sedang mengantre, hanya tinggal menunggu […]

  • Hanya di Kota Bandung, Kulit Ceker Ayam Jadi Sepatu

    Hanya di Kota Bandung, Kulit Ceker Ayam Jadi Sepatu

    • calendar_month Kamis, 27 Okt 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM-Kota Bandung memang telah diakui sebagai kota kreatif. Beragam kreativitas muncul dari warganya. Termasuk soal bahan dasar kulit. Hampir semua orang telah mengenal sepatu kulit yang berasal dari kulit buaya, biawak, atau kulit ular.   Mengutip dari laman Bandung, dengan kreativitas di Kota Bandung ada sepatu kulit yang berasal dari ceker ayam, produk dari sepatu […]

  • UPZ UIN Bandung Berbagi Kebahagiaan dengan Security dan CS

    UPZ UIN Bandung Berbagi Kebahagiaan dengan Security dan CS

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UIN Sunan Gunung Djati Bandung berbagi kebahagiaan dengan membagikan 300 paket sembako kepada tenaga security dan cleaning service (CS), di Aula Abdjan Soelaeman, Kamis (20/03/2025). “Alhamdulillah, pada Ramadhan ini kita dapat menyalurkan bantuan sebanyak 300 sembako kepada Satpam dan OB. Mudah-mudahan program ini berkelanjutan. Kalau bisa sih kita berbagi […]

expand_less