Breaking News:
Beranda » BEWARA » Dorong Produktivitas Akademik, IAEB Lantik Pengurus Jabar 2025–2028

Dorong Produktivitas Akademik, IAEB Lantik Pengurus Jabar 2025–2028

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG kanal31.com — Sebanyak 109 dosen dari 27 perguruan tinggi di Jawa Barat resmi dilantik sebagai pengurus International Association of Economics and Business (IAEB) Wilayah Jawa Barat untuk periode 2025–2028.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Presiden IAEB Internasional, Prof. Dr. Ts. Shafinar bin Ismail dari UiTM Malaysia, di Auditorium Lantai 6 Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung.

Kegiatan ini terdiri atas tiga rangkaian acara: seminar internasional, peluncuran International Journal of Contemporary Business and Innovation (IJCBI), serta pelantikan pengurus IAEB Wilayah Jawa Barat.

Rektor UPI, Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A., secara resmi membuka kegiatan ini dan menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan organisasi profesi lintas kampus tersebut.

“Kami menyambut baik terbentuknya IAEB Wilayah Jawa Barat. Ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kolaborasi antarperguruan tinggi, khususnya di bidang ekonomi dan bisnis. Di era globalisasi dan digitalisasi seperti sekarang, kolaborasi lintas institusi bukan hanya penting, tetapi menjadi kebutuhan,” tegas Didi dalam keterangannya, Kamis (3/7/2025)

Dengan harapan IAEB dapat menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pendidikan tinggi, sekaligus mendorong produktivitas publikasi ilmiah bereputasi para dosen di Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Prof. Shafinar menjelaskan bahwa IAEB Jawa Barat merupakan wilayah ke-13 yang terbentuk di Indonesia. Organisasi ini telah memiliki jaringan di berbagai negara seperti Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, Filipina, Oman, Bahrain, Arab Saudi, Qatar, hingga Australia.

Salah satu inisiator pembentukan IAEB Jabar, Dadang Husen Sobana dari FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung, menjelaskan bahwa para dosen yang tergabung berasal dari berbagai disiplin ilmu ekonomi, bisnis, akuntansi, dan manajemen, baik konvensional maupun syariah.

“Saya sangat mengapresiasi antusiasme para guru besar, doktor, dan magister yang bersedia berhimpun dalam organisasi ini,” ujarnya.

Ketua IAEB Jabar terpilih, Dr. Aas Nurasiyah, M.Si., dari UPI Bandung, menyampaikan harapannya agar kehadiran IAEB dapat mendorong kemajuan kampus-kampus di Jawa Barat melalui sinergi dan kolaborasi antarakademisi.

“Dengan berhimpunnya para akademisi, kampus-kampus di Jawa Barat bisa tumbuh dan berkembang bersama. Di era digital, kampus daerah pun bisa maju asal mampu berkreasi dan berinovasi. Karena itu kami mengusung moto: Maju dan Besar Bersama IAEB Jabar,” tegasnya.

Menurutnya, publikasi dan diseminasi karya ilmiah menjadi kunci utama kemajuan perguruan tinggi. Untuk itu, IAEB Jabar telah meluncurkan jurnal ilmiah yang dapat dimanfaatkan oleh para anggotanya untuk menerbitkan artikel, hasil riset, maupun kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM).

Presiden IAEB Internasional, Prof. Shafinar, berharap IAEB Jabar dapat menjadi ruang lahirnya ide-ide inovatif yang membawa organisasi ini lebih besar dan diminati secara nasional.

Dr. Aas menambahkan bahwa keikutsertaan dalam IAEB bersifat personal dan sukarela. Para dosen yang tergabung berasal dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Barat, di antaranya:

UPI, UNPAD, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UNISBA, UKOPIN University, Politeknik Negeri Bandung, IAI PERSIS, UMB Bandung, Ma’soem University, Universitas Suryakancana Cianjur, UNPI Cianjur, UNIDA Bogor, UIKA Bogor, IAI Nida El-Adabi Bogor, Institut Ummul Quro Bogor, Universitas Mandiri Subang, STIE Miftahul Huda Subang, STIES Al-Amar Subang, STAIDA Kunir Subang, Universitas Siliwangi, STAI Ar-Ruzhan, IAILM Suryalaya, STIES Saleh Budiman, Universitas Cipasung, dan IAI Bunga Bangsa Cirebon.

Menutup wawancara, Dadang Husen Sobana yang juga dilantik sebagai Sekretaris Jenderal IAEB Jabar mengajak para dosen lainnya untuk bergabung.

“IAEB menjadi ruang aktualisasi dan pengembangan diri dosen, sekaligus mendorong kemajuan kampus. Mari berhimpun dan bersinergi dalam IAEB Jabar,” pungkasnya.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terobosan Inovatif, Ushuluddin UIN Bandung Seleksi Dosen LB Lewat Fit and Proper Test

    Terobosan Inovatif, Ushuluddin UIN Bandung Seleksi Dosen LB Lewat Fit and Proper Test

    • calendar_month Senin, 22 Jan 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM — BANDUNG — Fakultas Ushuluddin, UIN SGD Bandung, melakukan seleksi ketat untuk mencetak dosen profesional dan berkualitas, yaitu dengan menggelar Fit And Proper Test bagi 40 calon dosen Luar biasa, bertempat di Gedung T, Jumat, 19 Januari 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Dekan I, Dr.Ecep Ismail, M.Ag. Wakil Dekan II, Dr.Muhlas, M.Hum, Kabag […]

  • Chatleen Arcelia, Mahasiswa ITB Raih Juara Utama IPSF Compounding Event Inter-Regional Competition 2022

    Chatleen Arcelia, Mahasiswa ITB Raih Juara Utama IPSF Compounding Event Inter-Regional Competition 2022

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Mahasiswi tingkat akhir Sains dan Teknologi Farmasi ITB, Chatleen Arcelia memenangkan juara utama Compounding Event Inter-Regional Competition 2022 yang diselenggarakan oleh International Pharmacy Students Federation (IPSF). Dilaksanakan secara daring selama 3 bulan pada Maret-Mei, pada acara puncaknya, Kamis (19/5/2022), Chatleen berhasil menyabet juara utama dengan judul studi “Topical Formulation: Calamine Lotion” yang mewakili Indonesia, […]

  • UIN Bandung Tuan Rumah PESONA I PTKN, Perkuat Harmoni Lintas Agama

    UIN Bandung Tuan Rumah PESONA I PTKN, Perkuat Harmoni Lintas Agama

    • calendar_month Kamis, 4 Agt 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung, Prof Dr H Mahmud MSi CSEE, menyatakan kesiapannya untuk menyambut para tamu peserta Pekan Seni dan Olahraga Nasional (PESONA) I Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) Tahun 2022 di UIN Sunan Gunung Djati Bandung dari tanggal 8-13 Agustus 2022. Kegiatan nasional ini diselenggarakan oleh Direktorat […]

  • Sinergi Filantropi dan Investasi Syariah Jadi Fokus Seminar Nasional GIS FEBI UIN Bandung

    Sinergi Filantropi dan Investasi Syariah Jadi Fokus Seminar Nasional GIS FEBI UIN Bandung

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Galeri Investasi Syariah (GIS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Seminar Nasional bertajuk “Penelusuran Hubungan Filantropi Islam dan Investasi: Sinergi Spiritual dan Ekonomi untuk Pembangunan Berkelanjutan (Praktik Menggunakan Analisa Fundamental dan Teknikal)”, yang berlangsung di Aula FEBI, Rabu (28/5/2025).   Dengan menghadirkan dua narasumber terkemuka di […]

  • Tunjukkan! Alumni UIN Bandung Sanggup menjadi Generasi Emas Indonesia 2045

    Tunjukkan! Alumni UIN Bandung Sanggup menjadi Generasi Emas Indonesia 2045

    • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Tunjukkan kepada dunia bahwa lulusan UIN Sunan Gunung Djati Bandung siap melaksanakan kebaikan-kebaikan untuk kemaslahatan masyarakat, dalam implementasi Islam sebagai Rahmatan Lil Alamin. Juga, dalam rangka mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045, yang ditandai dengan sikap toleran, empatik, menghargai ragam budaya, dan cinta tanah air. Demikian seruan Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, […]

  • UU Pesantren Wujud Rekognisi Negara terhadap Tradisi, Kemandirian, dan Keilmuan Ponpes

    UU Pesantren Wujud Rekognisi Negara terhadap Tradisi, Kemandirian, dan Keilmuan Ponpes

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MALANG, kanal31.com — Kehadiran Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren menjadi tonggak penting dalam sejarah pendidikan Islam di Indonesia. Regulasi ini dinilai tidak hanya memberikan kepastian hukum bagi penyelenggaraan pesantren, tetapi juga menjadi bentuk rekognisi negara terhadap tradisi keilmuan, kemandirian, dan kontribusi pesantren dalam membangun karakter bangsa. “Undang-Undang Pesantren mengakhiri panjangnya fase ketika pesantren […]

expand_less