Breaking News:
Beranda » BEWARA » Rembuk Merah Putih Cara FKPT Jabar Wujudkan Pemuda Cerdas, Kritis, dan Cinta Tanah Air

Rembuk Merah Putih Cara FKPT Jabar Wujudkan Pemuda Cerdas, Kritis, dan Cinta Tanah Air

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG kanal31.com — Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Barat menyelenggarakan “Rembuk Merah Putih” bertema “Mewujudkan Pemuda Cerdas, Kritis, dan Cinta Tanah Air” pada Jumat, 14 November 2025, di Pendopo Kota Bandung mulai pukul 08.00 sampai 15.00 WIB

Pemuda Pilar Pencegahan Terorisme

Kegiatan ini bertujuan mendorong generasi muda menjadi agen perubahan yang mampu melahirkan gagasan kreatif dan karya positif dalam upaya pencegahan terorisme dan radikalisme. Kolaborasi lintas agama, penguatan literasi digital, serta kemampuan berpikir kritis menjadi fokus utama dalam penguatan karakter kebangsaan.

Dalam laporannya, Ketua FKPT Jawa Barat, R.R. Desy Priatni, S.H., M.H., menjelaskan FKPT Jawa Barat sebagai mitra Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) berperan melakukan pencegahan radikalisme melalui pendekatan edukatif, kultural, dan pemberdayaan masyarakat.

“Kehadiran FKPT di seluruh provinsi memastikan upaya pencegahan berjalan efektif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 150 peserta dari berbagai unsur, termasuk pemuda, mahasiswa, jurnalis, organisasi kepemudaan, lintas agama, dan perwakilan pemerintah daerah.

Desy Priatni menegaskan bahwa Rembuk Merah Putih merupakan langkah strategis untuk memperluas literasi kebangsaan dan pencegahan terorisme.

Mengingat pentingnya menanamkan nilai kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari sebagai fondasi untuk memperkuat persatuan bangsa. “Kasih sayang tidak hanya mencakup hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga antar sesama manusia dan lingkungannya,” ujarnya.

Dengan adanya Rembuk Merah Putih diharapkan dapat merawat nilai kemanusiaan, empati, peduli, serta penghormatan antarumat beragama sebagai bagian dari pembentukan karakter pemuda Indonesia.

Dalam sambutannya, Perwakilan Pemerintah Kota Bandung, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata, Ir. H. Adi Junjunan Mustafa, M.Sc., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Pemuda adalah garda terdepan bangsa, sehingga perlu dibentuk menjadi generasi yang unggul, tangguh, agamis, dan amanah. Terciptanya rasa aman bagi seluruh warga melalui semangat kolaborasi dengan jejaring komunitas dan kerja bersama lintas agama,” tandasnya.

Adi menekankan pentingnya menghapus stereotip, melawan propaganda radikal, memaksimalkan peran media sebagai alat edukasi di mana pemuda dapat menjadi produsen konten positif atau “influencer kebaikan”.

Menurutnya, ancaman terhadap bangsa tidak hanya berupa penjajahan fisik, tetapi bisa muncul kapan saja dan dari siapa saja, sehingga diperlukan semangat menjaga perdamaian, menolak kekerasan, dan menghadirkan kepahlawanan modern melalui tindakan nyata. “Pemuda harus berani berdiri menjaga keutuhan bangsa dengan menjadi pribadi yang cerdas, kritis, inklusif, dan cinta Indonesia,” jelasnya.

Dalam konteks ini memanfaatkan media sangat penting untuk menghasilkan konten positif sebagai bentuk kepahlawanan modern. “Menjadi pahlawan masa kini bukan berarti turun ke medan perang, tetapi menjaga perdamaian melalui tindakan nyata mulai dari menjaga persatuan, menolak kekerasan, sampai melindungi sesama,” tegasnya.

Dengan harapan lahir generasi Bandung yang kuat dalam literasi digital, teguh pada nilai agama, dan berani menjaga keutuhan bangsa.

Dukungan BNPT: Kolaborasi sebagai Kunci

Kegiatan resmi dibuka oleh Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi BNPT, Mayjen TNI Sudaryanto, S.E., M.Han.

Saat memberikan arahannya menjelaskan bahwa BNPT selama 15 tahun telah fokus menguatkan edukasi di berbagai lingkungan, termasuk pendidikan.

Pertama, Melawan terorisme membutuhkan kolaborasi dan kerja sama lintas sektor. Kedua, Negara berkewajiban melindungi, mengayomi, memastikan, dan memulihkan masyarakat dari ancaman terorisme. Ketiga, Di era digital, penyebaran konten radikal sangat cepat, bahkan melalui gim dan ruang digital lainnya.

Caranya dengan mendorong deklarasi anti-kekerasan di seluruh Indonesia dan mengajak pemuda menjadi perekat bangsa.

Sudaryanto menegaskan pentingnya wawasan kebangsaan dan kreativitas positif melalui tulisan serta konten digital yang mempromosikan toleransi dan persaudaraan antaragama, suku, dan budaya.

Dengan pendekatan kolaboratif dan pemberdayaan masyarakat, FKPT dan BNPT berharap generasi muda Indonesia tumbuh menjadi pribadi yang toleran, kritis, dan cinta tanah air. Pemuda diharapkan mampu menyebarkan nilai-nilai kedamaian serta menjaga kerukunan sebagai bagian dari penguatan ketahanan nasional.

“Kasih sayang mencakup hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan lingkungan. Dengan nilai ini, pemuda Indonesia akan menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan dan mencegah paham ekstrem,” pungkasnya.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rocky Gerung Tidak Berubah 

    Rocky Gerung Tidak Berubah 

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

      Kritikus bukan berarti harus selalu mengkritik. Pemikir bebas tidak harus mengikuti selera publik. BANDUNG kanal31.com — Ada sesuatu yang menarik dari kegaduhan terakhir tentang Rocky Gerung. Selama bertahun-tahun Rocky dikenal sebagai salah satu suara paling tajam dalam mengkritik kekuasaan. Ia menjadi semacam ikon kritik: setiap kali pemerintah melakukan sesuatu, publik menunggu apa yang akan dikatakannya. […]

  • Top! 6 Siswa MAN 1 Pekanbaru Raih Beasiswa Kuliah di Timur Tengah

    Top! 6 Siswa MAN 1 Pekanbaru Raih Beasiswa Kuliah di Timur Tengah

    • calendar_month Rabu, 21 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Sebanyak enam siswa berprestasi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Pekanbaru berhasil meraih beasiswa kuliah di sejumlah universitas di Timur Tengah. Enam siswa MAN 1 Pekanbaru tersebut hari ini dilepas keberangkatannya oleh Kakanwil Kemenag Riau bersama keluarga besar MAN 1 Pekanbaru dan wali murid. Kepala MAN 1 Pekanbaru, Norerlinda mengatakan enam orang alumni MAN […]

  • Begini Cara Forum Dosen FISIP UIN Bandung Sikapi Gemuknya Kabinet Prabowo Gibran

    Begini Cara Forum Dosen FISIP UIN Bandung Sikapi Gemuknya Kabinet Prabowo Gibran

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung) — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Forum Dosen FISIP Seri ke-25 (FDF #25) bertajuk “Kabinet Prabowo-Gibran: Dinamika Sosial, Struktur Birokrasi, dan Manuver Politik” yang berlangung di Aula FISIP, Rabu (30/10/2024). Dengan menghadirkan narasumber: Dr. Hamzah Turmudi, M.Si, Dosen Jurusan Sosiologi, Dr. Fajar Tri […]

  • Prof. Rosihon : Semua Sivitas Akademika Harus Sehat!

    Prof. Rosihon : Semua Sivitas Akademika Harus Sehat!

    • calendar_month Jumat, 17 Nov 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    100 HARI KERJA REKTOR UIN BANDUNG KANAL31.COM Jumat, 17 September 2023 adalah 100 hari masa Prof. Dr. Rosihon Anwar, MA menjabat Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung. Rosihon dipercaya dan dilantik Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas sebagai Rektor untuk menyelesaikan sengkarut  masalah di UIN Bandung peninggalan rektor sebelumnya. Menandai masa 100 […]

  • Inilah Keistimewaan Al-Qashwa Kendaraan Rasul Saat Menyiarkan Islam

    Inilah Keistimewaan Al-Qashwa Kendaraan Rasul Saat Menyiarkan Islam

    • calendar_month Minggu, 14 Agt 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAl31.COM Ketika kita mendengar nama Unta (الإبل), pikiran kita langsung tertuju ke jazirah Arab atau gurun pasir. Hewan berkaki empat ini merupakan salah satu hewan tunggangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Hewan ini punya keistimewaan yang tidak dimiliki hewan lain di muka bumi. Karena keistimewaannya, Allah menyebutnya di dalam Al-Qur’an Surat Al-Ghasyiyah Ayat 17 yang artinya. “Maka tidakkah […]

  • Echtgeld Casino Legalität in Deutschland

    Echtgeld Casino Legalität in Deutschland

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Auto-generated post_excerpt

expand_less