Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Menguatkan Peran Perempuan untuk Dunia yang Damai

Menguatkan Peran Perempuan untuk Dunia yang Damai

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sunan Gunung Djati menggelar International Public Lecture seri ke-3 dengan tema “Women in Peacebuilding: Gendered Dynamics of Non-Violent Resistance in Indonesia, yang berlangsung di Aula Fakultas Adab dan Humaniora (FAH), Selasa (11/11/2025).

Kuliah umum ini menghadirkan pembicara utama Maria (Masha) Kardashevskaya, Ph.D, pakar Peace and Conflict Studies dari University of Manitoba, Kanada, yang saat ini menjadi visiting lecturer di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Kuliah umum dibuka oleh Wakil Rektor I, Prof. Dr. H. Dadan Rusmana, M.Ag., yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran narasumber internasional tersebut. Dalam sambutannya, Prof. Dadan mengucapkan selamat datang kepada Miss Masha serta memperkenalkan sosok Sunan Gunung Djati, tokoh besar penyebar Islam di Jawa Barat yang menjadi inspirasi bagi nama universitas.

Untuk informasi, Sunan Gunung Djati, yang dikenal sebagai Maulana Syarif Hidayatullah, adalah seorang ulama dan wali yang sangat dihormati yang memainkan peran penting dalam menyebarkan Islam di Jawa Barat, Indonesia. “Sunan Gunung Djati dianggap sebagai salah satu dari sembilan wali (Wali Songo) yang berkontribusi pada penyebaran Islam di Jawa,” tegasnya.

Sunan Gunung Djati dikenal karena kebijaksanaan, kesalehan, dan kepemimpinannya, dan warisannya terus dirayakan dan dihormati di Indonesia. Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, tempat kami berkumpul hari ini, dinamai menurut namanya sebagai pengakuan atas kontribusinya pada keilmuan dan pendidikan Islam.

Bandung, ibukota Jawa Barat, dikenal karena warisan kolonial Belanda yang kaya, belum lagi keindahan alamnya yang luar biasa dan keramahan penduduknya yang ramah.

Sementara itu, Sekertaris LP2M Dr. Sarbini juga mengapresiasi kegiatan PSGA ini yang sampai saat ini sudah tiga kali dilakukan dengan narasumber dari berbagai negara. Kegiatan ini, walaupun sangat mendadak tetapi dapat dilaksanakan dengan lancer berkat kekompakan tim LP2M yang sudah menyiapkan kegiatan ini. Dr. Sarbini lebih jauh menyatakan bahwa tema ini penting terutama bagi mereka yang tertarik dalam isu gender dan hak atas tanah bagi komunitas adat.

Irma Riyani selaku Kepala PSGA yang sekaligus menjadi moderator dalam kegiatan International public lecture ini mengapresiasi kesediaan Dr. Masha untuk hadir di UIN dan menyampaikan keahliannya dalam kajian Peace dan Conflict terutama bagaimana budaya mampu menyelesaikan konflik yang ada. Hal ini tentu saja relevan dengan konteks Indonesia sebagaimana ia sampaikan “Keanekaragaman budaya Indonesia yang kaya dan kompleksitas sosial menghadirkan tantangan dan peluang dalam upaya pembangunan perdamaian,” jelasnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda tahunan international public lecture yang digagas oleh LP2M melalui PSGA. Ia menegaskan bahwa PSGA terus berkomitmen memperkuat pengarusutamaan gender, penghapusan kekerasan seksual, dan advokasi terhadap kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas.

“Kehadiran narasumber internasional ini membuka wawasan baru bagi sivitas akademika UIN Bandung tentang pentingnya peran perempuan dalam membangun perdamaian berbasis kearifan lokal,” ujar Irma Riyani.

Dalam pemaparannya, Miss Masha menjelaskan mulai dari teori baik itu teori konflik, perdamaian, kekerasan sampai pada resolusi konflik dan gender. Selain itu, beliau menjelaskan tentang studi kasus dari penelitiannya tentang perjuangan Perempuan Batak melawan ketidakadilan yang terjadi di daerahnya.

Dalam kajiannya, Masha menjelaskan studi kasus terkait strategi Perempuan dalam menentang ketidakadilan di komunitas Batak Toba tanpa kekerasan melalui nilai-nilai budaya yang ada. Dalam perjuangannya, Perempuan-perempuan ini lebih memperhatikan perdamaian jangka Panjang karena merasa perlu terlibat sebagai bagian dari kepedulian (ethics of care). Sementara yang laki-lakinya lebih berdasarkan kepentingan jangka pendek karna merasa haknya diusik (ethics of justice)

Strategi resistensi perempuan pun bersifat kreatif dan praktis, misalnya melalui aktivisme pertanian (farming as resistance) dengan menanam nanas di lahan sengketa, serta penggunaan tubuh dan emosi sebagai alat protes.

Masha menyoroti bahwa meskipun nilai-nilai adat seperti marga, dalihan na tolu, dan bona pasogit penting bagi kohesi sosial, struktur patriarki dalam masyarakat Batak Toba menyebabkan perempuan mengalami double burden (beban ganda) bekerja di ranah domestic juga turut serta dalam perjuangan membela hak tanah yang itu masuk ranah publik.

Diskusi berjalan dengan produktif di mana audiensi mengajukan beberapa pertanyaan yang cukup kreatif. Masha terkesan atas diskusi dan beberapa pertanyaan yang diajukan terutama terkait budaya dan perannya dalam penyelesaian konflik tanpa kekerasan.

Sebagai penutup reflektif, Ketua PSGA menambahkan bahwa peran perempuan dalam perdamaian itu selalu uni, karen ia selalu memiliki jalan untuk sampai pada tujuan. Seberapapun terjal dan berlikunya tantangan yang dihadapi tetapi mereka tidak menyerah begitu saja, mereka konsisten dan berkomitmen meyelesaikan masalahnya.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lagi, HTN Peduli Masyarakat, Gelar Sadarkum di Pangalengan Kab. Bandung

    Lagi, HTN Peduli Masyarakat, Gelar Sadarkum di Pangalengan Kab. Bandung

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com–  Ketua Jurusan Tata Negara (Siyasah) Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Ridwan Eko Prasetyo, SH.I, MH mengajak masyarakat untuk memahami dan mengamalkan hukum sebagai bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Ajakan Kajur ini disampaikan pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Desa Sadar Hukum (Sadarkum) di Desa Warnasari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, […]

  • Makna Pergantian Tahun

    Makna Pergantian Tahun

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG KANAL31.COM — TAHUN Baru biasanya ditandai berakhirnya penanggalan. Ia berganti jadi yang baru. Sebuah masa yang belum dialami sebelumnya dan insya Allah disongsong. Setiap tanggal 1 Januari masyarakat dunia merayakan Tahun Baru Masehi. Tak jarang sebagian umat Islam pun ikut. Hal ini dkarenakan ketidaktahuan bahwa Islam pun mempunyai sistem penanggalan tersendiri. Hijriyah nama kalender Islam, […]

  • UIN Bandung Raih Penghargaan BPJPH, Tegaskan Posisi sebagai Halalsphere University

    UIN Bandung Raih Penghargaan BPJPH, Tegaskan Posisi sebagai Halalsphere University

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung kembali mencatatkan capaian nasional membanggakan melalui Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H). Dalam ajang bergengsi Indonesia International Halal Festival (IIHF) 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Republik Indonesia, LP3H UIN Sunan Gunung Djati Bandung menerima penghargaan sebagai lembaga dengan penyelenggaraan […]

  • Hore! Baznas Luncurkan 10 Ribu Beasiswa Santri. Yuk Ikutan?

    Hore! Baznas Luncurkan 10 Ribu Beasiswa Santri. Yuk Ikutan?

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) merilis program 10.000 beasiswa santri. Pemberian beasiswa dilaksanakan pada Rapat Koordinasi Nasional Lembaga Amil Zakat (LAZ) 2024 di Hotel Bidakara, Jakarta. “Beasiswa ini menjadi kado bagi Hari Santri 2024. Dan semoga LAZ lainnya bisa mengikuti,” kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangannya, Kamis (17/10/2024). “Di ujung masa […]

  • MMR UIN Bandung Bahas Stabilitas Keamanan Pasca-Pemilu, Strategis TNI-Polri dan Perspektif Keislaman

    MMR UIN Bandung Bahas Stabilitas Keamanan Pasca-Pemilu, Strategis TNI-Polri dan Perspektif Keislaman

    • calendar_month Kam, 12 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM BANDUNG — Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali menjadi tuan rumah diskusi Madrasah Malam Raboan (MMR), kali ini mengusung tema “Stabilitas Keamanan Pasca-Pemilu” Rabu (11/12/2024). Acara yang berlangsung secara interaktif ini menghadirkan sejumlah akademisi, mahasiswa, dan tokoh penting, dengan jumlah peserta mencapai 35 orang. Diskusi dimulai pukul 16.00 WIB dengan sesi pembukaan yang […]

  • Pesan Mendalam Prof. Dudang: “Alumni Harus Jadi Petarung Ekonomi”

    Pesan Mendalam Prof. Dudang: “Alumni Harus Jadi Petarung Ekonomi”

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com–  Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung sukses menggelar prosesi pelepasan alumni ke-106, Jumat (13/02/2026). Dalam acara yang penuh khidmat tersebut, Dekan FEBI, Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag., secara resmi melepas 153 orang lulusan untuk kembali ke Tengah-tengah masyarakat. Dalam sambutannya, Prof. Dudang mengingatkan para wisudawan bahwa gelar […]

expand_less