Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Peringati Hari Disabilitas Internasional UIN Bandung Gelar Workshop Copilot AI

Peringati Hari Disabilitas Internasional UIN Bandung Gelar Workshop Copilot AI

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kam, 4 Des 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional, Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan Pelatihan Workshop Difabel, UMKM dan Copilot AI bekerja sama dengan Microsoft, Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), serta Pesantren Tunanetra Sam’an Darushudur. Kegiatan berlangsung di Aula FEBI, Rabu (03/12/2025).

Workshop bertajuk “Sebuah Analisis dari Perspektif Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam” ini  menghadirkan dua narasumber utama Edi Suwanto, Head of IT Pesantren Sam’an Cinta Quran sekaligus Founder Difabelajar.id dan Edubilitas, yang membawakan materi bertema “Islamic Inclusive Economy: Copilot AI sebagai Solusi Pendampingan UMKM dan Penyandang Disabilitas.” Dr. Ridwan Effendi, M.Ag., Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Tunanetra SAM’AN Kota Bandung dan dosen FEBI yang membahas tentang Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam. Ketua Program studi Ilmu Hadis, Dr. Agus Suyadi Raharusun, Lc., M.Ag yang mengangkat penguatan literasi hadis untuk kalangan disabilitas.

Dekan FEBI, Prof. Dr. H. Dudang Gojali, S.Ag., M.Ag., didampingi oleh Wakil Dekan I, Prof. Dr. Iwan Setiawan, S.Ag., M.Pd., M.E.Sy.,secara resmi membuka kegiatan dan menegaskan pentingnya teknologi inklusif bagi semua kelompok masyarakat. Dengan adanya teknologi, khususnya kecerdasan buatan, harus menjadi alat pemberdayaan yang membuka lebih banyak ruang bagi kelompok difabel untuk berkarya dan berkontribusi.

“Peringatan Hari Disabilitas Internasional harus menjadi momentum memperluas akses dan kesempatan bagi seluruh masyarakat, termasuk keberpihakan kampus terhadap penyandang disabilitas untuk memanfaatkan teknologi. Workshop Copilot AI ini menjadi bagian dari komitmen kampus menghadirkan pendidikan dan layanan yang inklusif dan FEBI berkomitmen menciptakan lingkungan akademik yang ramah, setara, dan memberikan kesempatan bagi siapa pun untuk tumbuh, termasuk rekan-rekan difabel,” tegasnya.

Prof Dudang mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini sebagai bagian dari langkah nyata kampus dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif. Kemitraan antara FEBI, Microsoft, PGSA dan Pesantren Tunanetra Sam’an Darushudur menjadi langkah strategis untuk memastikan pemanfaatan kecerdasan buatan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.

“Kita ingin AI bukan hanya dinikmati oleh kalangan tertentu, tetapi menjadi alat pemberdayaan, terutama bagi sahabat-sahabat kita penyandang disabilitas agar mandiri dan berdiri di kaki sendiri dalam berkarya dan berkontribusi nyata,” jelasnya.

Kepala PSGA, Irma Riyani, Ph.D., menyampaikan kampus masih menghadapi sejumlah tantangan terkait isu disabilitas, mulai dari cara pandang, interaksi sosial, keterbatasan layanan, peluang kerja, hingga pemenuhan kewajiban agama.

“Semua hal tersebut menjadi tanggung jawab kita bersama menuju kampus inklusif. Prinsip rahmatan lil ‘alamin dalam visi UIN harus diterjemahkan dalam praktik no discrimination, no violence, dan no one left behind,” tegasnya.

PSGA terus merintis pembentukan Unit Layanan Disabilitas (ULD) melalui FGD, pendampingan beasiswa, dan pembukaan peluang kerja bagi mahasiswa disabilitas.

“Apa yang dilakukan Dr. Ridwan hari ini adalah jalan pemberdayaan agar mahasiswa disabilitas mampu mandiri dan aktif berpartisipasi. Pemanfaatan AI Copilot bersama Microsoft sangat relevan untuk pengembangan kapasitas ekonomi dan digital,” jelasnya.

Pihak LP2M menyampaikan apresiasi kepada Dekan FEBI, Wakil Dekan I, Ketua dan Sekretaris Prodi Akuntansi Syariah, para narasumber, serta Pesantren Tunanetra Sam’an Al-Qur’an yang terlibat.“PSGA mendukung penuh kegiatan ini dan berterima kasih telah dilibatkan,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Edi menguraikan bagaimana teknologi kecerdasan buatan dapat menjadi alat bantu yang efektif dan terukur untuk meningkatkan kemandirian penyandang disabilitas, khususnya tunanetra.

Founder Edubilitas ini menjelaskan berbagai studi kasus pemanfaatan AI Copilot bagi penyandang disabilitas, mulai dari tujuan penggunaan jangka pendek hingga jangka panjang.

Pada target jangka pendek (1–3 bulan), peserta didorong untuk menguasai prompt dasar; membuat deskripsi produk menggunakan Copilot; menyusun promosi sederhana untuk WhatsApp, Instagram; memahami fitur ringkas AI.

Untuk target jangka panjang (6–12 bulan) diarahkan pada membangun toko online yang lebih rapi; membuat konten foto dan audio marketing; mengelola pembukuan sederhana dengan AI; membuat modul pembelajaran untuk guru; mengembangkan kreativitas secara mandiri.

Edi menekankan batasan yang perlu dituliskan dalam prompt agar output lebih aksesibel bagi tunanetra, seperti:

“Berikan penjelasan yang mudah dibaca screen reader.”

“Gunakan bahasa sederhana dan tidak terlalu teknis.”

“Berikan jawaban dalam format poin.”

“Sertakan langkah-langkah yang ringkas.”

“Jika perlu, batasi output maksimal 150 kata.”

Dalam kesempatan itu, Edi memberikan tips penggunaan Copilot untuk tunanetra, di antaranya, mengaktifkan mode layar gelap, menggunakan navigasi geser sederhana, melakukan refresh ketika screen reader tersendat, serta memanfaatkan perintah suara untuk tugas panjang.

Dalam sesi praktik, Edi memperkenalkan berbagai contoh prompt untuk kebutuhan UMKM disabilitas, seperti Deskripsi produk: membuat narasi yang sederhana dan ramah screen reader. Menjelaskan gambar (Alt Text): mendeskripsikan warna, bentuk, dan gaya dalam format poin. Konten promosi WhatsApp: membuat kalimat singkat, menarik, dan mudah dibaca pelanggan.Membuat persona bisnis: menentukan profil target market agar AI memberi solusi yang relevan. Merangkum pesan pelanggan: mengubah percakapan menjadi poin yang jelas dan ringkas. Pembuatan foto produk: membuat variasi gambar dengan warna dan konsep tertentu.

Paling tidak terdapat enam manfaat Copilot bagi penyandang disabilitas, antara lain: Membantu menulis cepat dan mudah; Mempermudah pembuatan konten panjang; Membantu pekerjaan belajar dan mengajar; Menghasilkan ide kreatif; Membantu memvisualisasikan desain atau deskripsi rinci; Meningkatkan produktivitas usaha

Tak lupa, Edi menyampaikan empat prinsip etika penggunaan AI: penggunaan aman dan tidak merugikan, menjaga privasi data, verifikasi informasi, serta memastikan AI digunakan secara adil dan inklusif, terutama bagi penyandang disabilitas.

Dalam kesempatan itu, Dr. Ridwan memberikan pemaparan terkait Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam yang menjadi fondasi penting dalam merumuskan konsep ekonomi inklusif di era digital.

“Pemikiran ekonomi Islam sejak awal menekankan nilai keadilan, kesetaraan, dan pemberdayaan kelompok rentan. Kehadiran teknologi seperti AI seharusnya melanjutkan semangat itu dengan membuka akses seluas-luasnya bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi dalam aktivitas ekonomi dan sosial,” jelasnya.

Inisiatifnya menghadirkan workshop berbasis teknologi AI menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi kontribusi akademik maupun profesional.

Dr. Ridwan berharap kegiatan ini dapat membuka cakrawala baru bagi mahasiswa dan dosen tentang bagaimana teknologi, termasuk Copilot AI, dapat digunakan untuk memperkaya kajian ekonomi Islam dari perspektif sejarah pemikiran. “Pemanfaatan AI harus ikut mendorong kita untuk lebih reflektif, kreatif, dan adaptif,” ungkapnya.

Kolaborasi dengan Microsoft dan Pesantren Tunanetra Sam’an Darushudur menambahkan nilai penting dalam penyelenggaraan workshop ini. Selain memberikan pengalaman penggunaan AI secara langsung, kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan antara akademisi dan komunitas difabel dalam suasana yang egaliter dan penuh semangat belajar.

Acara berlangsung interaktif dengan demonstrasi penggunaan Copilot AI serta diskusi tentang peluang dan tantangannya dalam kajian ekonomi Islam. Para peserta terlihat antusias mengikuti sesi demi sesi, menandai suksesnya peringatan Hari Disabilitas Internasional di lingkungan FEBI tahun ini.

Ketua Prodi Akuntansi Syariah, Mia Lasmi Wardiyah, S.P., M.Ag., CPRM., C.PS., C.MC., didampingi Sekretaris Prodi Fithri Dzikrayah, M.E.Sy., CIFA., menyampaikan bahwa kolaborasi lintas lembaga ini diharapkan memperluas literasi digital inklusif, memperkuat kapasitas UMKM disabilitas, serta mendorong kemandirian digital di lingkungan pendidikan dan masyarakat.

Dengan terselenggaranya workshop ini, FEBI UIN SGD Bandung kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi fakultas yang inklusif, progresif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus memastikan bahwa setiap insan akademik termasuk para dosen difabel mendapatkan ruang profesional yang setara untuk berkarya dan berprestasi.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Komite MAN 2 Kota Bandung dari Dosen UIN SGD

    5 Komite MAN 2 Kota Bandung dari Dosen UIN SGD

    • calendar_month Jum, 10 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, KANAL31.COM — Lima dosen UIN Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung terpilih menjadi Komite Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bandung untuk periode 2025-2028. Pemilihan ini dilakukan melalui proses yang panjang, demokratis, transparan, dan akuntabel. Kelima dosen tersebut adalah Prof. Dr. H. Tajul Arifin, MA (Ketua Pengawas Komite), Dr. H. Dadang Husen Sobana, M.Ag […]

  • Gelar ICWT 2025, ITB dan UIN Bandung Dorong Kolaborasi Riset Global

    Gelar ICWT 2025, ITB dan UIN Bandung Dorong Kolaborasi Riset Global

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    LAMPUNG kanal31.com — The 11th International Conference on Wireless and Telematics (ICWT) 2025 telah sukses diselenggarakan pada 3–4 Juli 2025 bertempat di Swiss-Belhotel Lampung. Konferensi ini diinisiasi oleh Kelompok Riset Teknik Telekomunikasi, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) ITB, bekerja sama dengan Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, sebagai co-host. Dengan menghadirkan […]

  • Yudi Hamzah Beberkan Lahan Bandung Zoo Bukan Milik Perorangan

    Yudi Hamzah Beberkan Lahan Bandung Zoo Bukan Milik Perorangan

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Peneliti sejarah sekaligus penulis, Yudi Hamzah, menegaskan bahwa lahan Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo sejak awal bukan merupakan milik individu, melainkan berasal dari taman kota yang dibangun oleh pemerintah. Yudi menjelaskan, sebelum menjadi kebun binatang, kawasan tersebut merupakan taman yang dibuat khusus oleh pemerintah kota sebagai hadiah peringatan 25 tahun Kota Bandung […]

  • Program 100 Hari Kerja Kang DS, Semua Ijazah yang Tertahan di Sekolah Sudah Tersalurkan

    Program 100 Hari Kerja Kang DS, Semua Ijazah yang Tertahan di Sekolah Sudah Tersalurkan

    • calendar_month Jum, 24 Jan 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

      KAB. BANDUNG KANAL31.COM–  Dalam program 100 hari kerja, Bupati Bandung Dadang Supriatna terus membantu dan memberikan kesempatan kepada para lulusan SMP, SMA, SMK, MTs, dan MA yang ingin mendapatkan ijazah, yang selama ini masih tertahan di sekolah disebabkan oleh berbagai hal. Sebelumnya, Bupati sudah menyalurkan sebanyak 8.305  ijazah yang diterima oleh para lulusan SMP, […]

  • Begini Cara Pengembangan Kompetensi Kewirausahaan dan Ekonomi Digital Ala Mahasiswa UIN Bandung

    Begini Cara Pengembangan Kompetensi Kewirausahaan dan Ekonomi Digital Ala Mahasiswa UIN Bandung

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM BANDUNG – Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar pembekalan praktikum kewirausahaan bagi mahasiswa semester 5 yang berlangsung di Aula FEBI. Dengan menghadirkan dua narasumber dari Tim OK OCE Indonesia: Hilman Gazali, Manajer Kerjasama Pendidikan; Abba Zubair Al-Awwam Direktur Kerjasama Pendidikan yang membahas tentang “Kewirausahaan Digital: […]

  • Nestapa Lebaran, Antrean yang Tak Mau Usai

    Nestapa Lebaran, Antrean yang Tak Mau Usai

    • calendar_month Ming, 22 Mar 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR kanal31.com — Hari pertama Lebaran. Hari yang mestinya dipenuhi aroma opor, gema takbir yang masih tersisa di dinding rumah, dan pelukan keluarga yang menghangatkan dada. Tapi di ruang tamu, di antara kue kering yang mulai melempem dan sirup yang terlalu manis, obrolan justru pahit, antrean BBM.   Topik yang sama. Lagi. Lagi. Seolah-olah kita tidak […]

expand_less