Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Merawat Kehidupan Bersama: Perempuan, Anak, dan Masa Depan di Tengah Krisis Lingkungan

Merawat Kehidupan Bersama: Perempuan, Anak, dan Masa Depan di Tengah Krisis Lingkungan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sel, 30 Des 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG Kanal31.com — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Jawa Barat menggelar Orasi Ilmiah dan Dialog Publik bertajuk “Merawat Kehidupan, Menyelamatkan Masa Depan: Kolaborasi Sipil untuk Perlindungan Perempuan dan Anak di Era Krisis Lingkungan”.

Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid, diikuti oleh 60 peserta luring di Aula PKBI Jawa Barat, Kota Bandung, dan 50 peserta daring melalui Zoom Meeting, Selasa (30/12/2025).

Acara secara resmi dibuka oleh Ketua Pengurus PKBI Jawa Barat, Abdal Matin, yang menyampaikan bahwa 68 tahun bukan sekadar usia, tetapi bukti ketangguhan organisasi dalam mendampingi masyarakat. Menurutnya, PKBI terus menunjukkan eksistensi dari masa ke masa. “Sesuai tema kegiatan bertahan menghadapi tantangan, tumbuh sebagai organisasi yang relevan, dan bangkit menjawab kebutuhan zaman, terutama dalam isu perlindungan perempuan, anak, kesehatan reproduksi, dan keadilan sosial,” tegasnya.

Selanjutnya, Plt. Direktur Eksekutif PKBI Jawa Barat, Fajar Santoso, menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini semakin kompleks, termasuk pertumbuhan penduduk, ketimpangan informasi layanan kesehatan, dan risiko bencana ekologis. “PKBI Jawa Barat berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat sipil, serta memperkuat jejaring kolaborasi lintas sektor sebagai solusi jangka panjang,” ujarnya.

Sambutan disampaikan oleh Kepala Dinas DP3AKB Kota Bandung, Anhar Hadian, SKM., M.Tr.A.P., yang menyoroti urbanisasi tinggi di Kota Bandung sebagai persoalan besar yang berdampak langsung pada kesehatan, pemenuhan hak, dan perlindungan perempuan serta anak.

Mengingat beban kepadatan urban mengakibatkan tekanan sosial, lingkungan, dan sanitasi, mulai dari keterbatasan ruang aman, ancaman eksploitasi ekonomi, hingga meningkatnya potensi kekerasan berbasis gender. “Tata kelola lingkungan yang buruk dapat memicu masalah sosial, karena kerusakan ekologis selalu berkelindan dengan kerentanan sosial kelompok marginal,” jelasnya.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Direktur Eksekutif PKBI Nasional Dian Mardiana, M.Ag beserta pengurus Nasional PKBI, beberapa utusan pemerintah daerah, ormas dan Lembaga Mitra PKBI se Jawa Barat juga pengurus PKBI Kota/Kabupaten se Jawa Barat di zoom.

Puncak acara menghadirkan Orasi Ilmiah oleh Dr. Neng Hannah, M.Ag, akademisi UIN Bandung dan pegiat perlindungan perempuan. Dalam paparannya, Dr. Hannah menegaskan bahwa krisis lingkungan di Jawa Barat bukan hanya persoalan ekologi, tetapi telah berkembang menjadi krisis perlindungan sosial, khususnya bagi kelompok paling rentan: perempuan, anak, penyandang disabilitas, dan lansia.

Orasi ilmiah ini merangkum kondisi objektif Jawa Barat, mulai dari polusi udara perkotaan, banjir dan longsor akibat alih fungsi lahan, krisis air bersih, hingga persoalan limbah di aliran sungai. “Fenomena ini bukan takdir semata, melainkan konsekuensi dari kebijakan tata ruang dan pembangunan yang belum berorientasi pada keselamatan warga,” paparnya.

Di akhir orasi, Dr. Hannah menyerukan 5 seruan moral kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah di Jawa Barat:

1. Melakukan audit lingkungan menyeluruh, terutama di wilayah dengan risiko bencana tinggi dan kawasan industri.

2. Menghentikan alih fungsi lahan di zona rawan, serta meninjau ulang kebijakan tata ruang yang mengabaikan daya dukung ekologis.

3. Mengembangkan sistem pengelolaan risiko bencana berbasis komunitas, melalui sosialisasi dan pelatihan inklusif di tingkat RT/RW.

4. Membangun standar layanan posko ramah perempuan, anak, disabilitas, dan lansia dalam situasi bencana dan evakuasi.

5. Membentuk dialog kebijakan permanen antara pemerintah, akademisi, PKBI, tokoh agama, dan masyarakat sipil untuk memastikan perlindungan berkelanjutan.

Dr. Hannah menutup dengan pesan bahwa perlindungan perempuan dan anak bukan isu sektoral, tetapi standar moral peradaban. “Menjaga lingkungan adalah syarat utama bagi keberlangsungan hidup generasi masa depan dan tidak ada pembangunan yang sahih bila ia mengorbankan yang paling rentan,” tandasnya.

Acara ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat edukasi publik, sinergi kebijakan, dan aksi nyata. PKBI Jawa Barat menyatakan siap menjadi pusat kolaborasi untuk memajukan perlindungan kesehatan reproduksi, lingkungan hidup, dan keadilan sosial di Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu dilakukan Serah Terima Jabatan Direktur Eksekutif PKBI Daerah PKBI Jawa Barat.

Melalui rangkaian kegiatan peringatan ulang tahun ini, PKBI daerah Jawa Barat menegaskan kembali komitmennya untuk terus hadir dan berperan aktif dalam memastikan perlindungan serta pemenuhan hak-hak kelompok rentan, khususnya di tengah situasi darurat dan bencana, sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang tangguh, inklusif, dan berkeadilan.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Unik! Replika Ka’bah Dibawa Keliling Kota Sukabumi

    Unik! Replika Ka’bah Dibawa Keliling Kota Sukabumi

    • calendar_month Rab, 17 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAl31.COM Perayaan Tahun Baru Islam 1444 Hijriah disambut meriah warga Kota Sukabumi. Masyarakat dan Pemerintah Daerah melaksanakan pawai tarhib Muharram keliling kota, Sabtu (30/7/2022). untuk di Lapang Merdeka, Kota Sukabumi, masyarakat dari perwakilan tiap-tiap kecamatan dan instansi pemerintahan berkumpul dan melaksanakan apel pagi. Pawai tarhib Muharram itu dibuka langsung Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. Berbagai […]

  • Asyiknya Safari Ramadan di Gedebage: Warga Antusias Berinteraksi dengan Pemimpin

    Asyiknya Safari Ramadan di Gedebage: Warga Antusias Berinteraksi dengan Pemimpin

    • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Program Safari Ramadan di Kecamatan Gedebage mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah positif dalam mempererat hubungan antara pemimpin daerah dan warga, sekaligus menjadi ajang silaturahmi yang bermanfaat selama bulan suci Ramadan. Salah satu warga, Agung Ardian (34), menyatakan, program ini sangat baik dan diharapkan dapat terus dipertahankan serta ditingkatkan. […]

  • Nadiem Makarim, Tumbal Politik Kekuasaan? 

    Nadiem Makarim, Tumbal Politik Kekuasaan? 

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
    • account_circle Alimudin Garbiz, Share Creator, Pemerhati Sosial Politik
    • 0Komentar

    GARUT kanal31.com — Nama Nadiem Makarim belakangan ini kembali menjadi sorotan publik. Bukan karena inovasi pendidikan. Bukan karena Merdeka Belajar. Bukan karena transformasi digital sekolah. Tetapi karena pusaran isu hukum, tekanan opini, dan berbagai narasi yang terus menggiring publik untuk melihatnya sebagai pihak yang harus dipersalahkan. 🔥⚖️   Dan di titik itulah, akal sehat rakyat mulai […]

  • Peneliti BRIN: Indonesia Butuh Database Kuat Terkait Agama dan Kepercayaan

    Peneliti BRIN: Indonesia Butuh Database Kuat Terkait Agama dan Kepercayaan

    • calendar_month Ming, 17 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SIP-JAKARTA Kepala Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan, Sosial, dan Humaniora Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Ahmad Najib Burhani menyayangkan, bahwa data-data yang dimiliki 6 agama di Indonesia memiliki informasi yang tidak lengkap. Hal ini menjadi salah satu sebab munculnya prejudice stereotype, stigma tentang berbagai hal di luar enam agama di Indonesia. “Awal saya membuat proposal, kita […]

  • Mengembalikan Uang Rakyat, Menuntaskan Pemberantasan Korupsi

    Mengembalikan Uang Rakyat, Menuntaskan Pemberantasan Korupsi

    • calendar_month 17 jam yang lalu
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Oleh: Azmi Abdul Aziz, SH, MH Dosen Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Sunan Gunung Djati Bandung Setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan penangkapan koruptor, perhatian publik hampir selalu tertuju pada besarnya ancaman pidana penjara yang akan dijatuhkan. Sepuluh tahun, lima belas tahun, atau bahkan seumur hidup. Bagi masyarakat yang terlanjur geram, jeruji besi adalah muara […]

  • Dirjen Pendis : Jadilah Pembelajar Sepanjang Masa

    Dirjen Pendis : Jadilah Pembelajar Sepanjang Masa

    • calendar_month Sen, 26 Feb 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (BANDUNG) — Kali pertama proses perkuliahan semester genap tahun akademik 2023/2024 UIN Sunan Gunung Djati Bandung dibuka oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, yang berlangsung secara hybrid, online melalui zoom meeting dan offline di Aula Fakultas Ushuluddin, Senin (26/2/2024). Hadir dalam pembukaan perkuliahan perdana itu, Rektor UIN […]

expand_less