Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Yudi Hamzah Beberkan Lahan Bandung Zoo Bukan Milik Perorangan

Yudi Hamzah Beberkan Lahan Bandung Zoo Bukan Milik Perorangan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
  • comment 0 komentar

BANDUNG Kanal31.com — Peneliti sejarah sekaligus penulis, Yudi Hamzah, menegaskan bahwa lahan Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo sejak awal bukan merupakan milik individu, melainkan berasal dari taman kota yang dibangun oleh pemerintah.

Yudi menjelaskan, sebelum menjadi kebun binatang, kawasan tersebut merupakan taman yang dibuat khusus oleh pemerintah kota sebagai hadiah peringatan 25 tahun Kota Bandung pada masa Hindia Belanda.

“Awalnya itu taman. Dibuat oleh pemerintah kota saat itu sebagai kado ulang tahun Kota Bandung. Baru kemudian sebagian lahannya digunakan untuk kebun binatang,” kata Yudi dikutip dari Antara, Minggu (4/1/2026).

pemerintah kota saat itu menyediakan sebagian lahan taman untuk digunakan sebagai kebun binatang. Namun, ia mengaku belum menemukan data pasti terkait batas awal lahan tersebut.

“Data yang saya temukan, luas taman awalnya sekitar lima hektare. Sementara luas kebun binatang sekarang hampir 14 hektare. Batas-batas penambahannya masih saya telusuri,” ujarnya.

Yudi mengatakan riset tersebut ia lakukan saat menyusun buku berjudul Kado untuk Bandung: Dari Taman Menjadi Kebun Binatang, yang disusun berdasarkan sumber arsip sejarah, terutama surat kabar berbahasa Belanda terbitan sezaman.

Dalam penelitiannya, menemukan sejumlah fakta yang meluruskan narasi sejarah yang selama ini berkembang, termasuk soal kepengurusan kebun binatang.

Yudi menilai Kebun Binatang Bandung memiliki nilai historis dan kultural yang kuat bagi masyarakat. Ia menyebut kebun binatang sebagai bagian dari memori kolektif warga Bandung lintas generasi.

“Secara kultural, kebun binatang ini milik warga. Lahannya milik pemerintah, pengelolaannya untuk kepentingan publik. Kalau sampai hilang, masyarakat pasti kehilangan ruang rekreasi dan edukasi yang punya ikatan emosional sangat kuat,” katanya.

Ia berharap hasil riset tersebut dapat menjadi rujukan dalam melihat sejarah dan masa depan Kebun Binatang Bandung secara lebih utuh dan berbasis data.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diprediksi, hanya 10 Gubes yang Berani Nyalon Rektor UIN Bandung

    Diprediksi, hanya 10 Gubes yang Berani Nyalon Rektor UIN Bandung

    • calendar_month Kam, 26 Jan 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com— UIN Sunan Gunung Djati Bandung memiliki 55 Guru Besar (profesor). Mereka pemegang otoritas tertinggi di bidang akademik, karena perannya sebagai motor penggerak berbagai aktivitas di kampus. Mereka juga menjadi ikon universitas karena kontribusinya dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, sehingga performa lembaganya menjadi bergengsi dan bereputasi. Karena perannya yang istimewa, wajar kalau ada regulasi yang […]

  • Menembus Batas Kampus, UIN Bandung dan BPHN Satukan Visi bagi Masa Depan Hukum Nasional

    Menembus Batas Kampus, UIN Bandung dan BPHN Satukan Visi bagi Masa Depan Hukum Nasional

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, kanal31.com – Pendidikan hukum tidak boleh berhenti di balik dinding kelas. Semangat inilah yang membawa rombongan akademisi dari Program Studi Ilmu Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung bertandang ke markas Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) di Jakarta, Senin (27/4/2026). Pertemuan di Aula Mudjono ini bukan sekadar kunjungan formalitas. Bagi Ketua Program Studi Ilmu Hukum […]

  • Pertama, Jurnal DinamikA Mahasiswa UIN Salatiga Masuk DOAJ

    Pertama, Jurnal DinamikA Mahasiswa UIN Salatiga Masuk DOAJ

    • calendar_month Sel, 16 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-SALATIGA Jurnal DinamikA Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga berhasil menjadi jurnal pertama yang dikelola mahasiswa PTKIN dan masuk Directory of Open Acces Journal (DOAJ). DOAJ adalah direktori daring yang memberi indeks serta menyediakan akses ke jurnal yang berkualitas, open access, dan peer-reviewed. DOAJ diluncurkan pada 2003 di Universitas Lund, Swedia. Jurnal DinamikA dikelola oleh tim […]

  • Iran dan Umat Islam Abad 21

    Iran dan Umat Islam Abad 21

    • calendar_month Sel, 24 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Penasihat Parlemen Iran: “Tangan Amerika Harus Dipotong, Jalannya Lewat Leher Netanyahu!” Whaaaw …. Saya ingin membongkar psikologi ucapan itu dan memberi makna untuk renungan umat. Apa yang menarik dari ucapan itu yang dikatakan Iran pada Amerika dan Netanyahu? Jawabannya: Dignity! Self-pride, self-esteem alias harga diri. Harga diri umat. Harga diri umat otomatis […]

  • Top! 40 Pesantren Miliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi

    Top! 40 Pesantren Miliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31. com — Pondok pesantren ikut terlibat aktif dalam menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo, Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini ditandai dengan berdirinya sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sejumlah pesantren.   Direktur Pesantren Basnang Said mengatakan, ada 40 SPPG yang kini dikelola pesantren. “Alhamdulillah, sampai saat ini sudah ada 40 titik pesantren yang […]

  • PBH Peradi Bandung Buka Pos Pengaduan PPDB

    PBH Peradi Bandung Buka Pos Pengaduan PPDB

    • calendar_month Ming, 16 Jun 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM — Saat sesi diskusi pada Pelantikan dan Serah Terima Surat Keputusan Struktur Organisasi Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Bandung, Sabtu 15 Juni 2024, mengemuka isu-isu ketidakadilan yang berlangsung di tengah masyarakat sehingga perlu mendapat perhatian praktisi hukum. Ketidakadilan tersebut diantaranya menyangkut persoalan PPDB, persoalan mafia tanah, korban leasing atau jerat hutang, serta masalah pelayanan […]

expand_less