Sabtu, 31 Jan 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » UIN Bandung Bidik Kursi Dirjen Pesantren: Simbol Marwah dan Kesiapan SDM

UIN Bandung Bidik Kursi Dirjen Pesantren: Simbol Marwah dan Kesiapan SDM

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
  • comment 0 komentar

BANDUNG, kanal31.com– Wacana mengenai siapa sosok yang bakal mengisi struktur baru Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di Kementerian Agama RI kian menghangat.

Di kalangan sivitas akademika UIN Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung, muncul aspirasi kuat agar tokoh dari kampus Islam negeri tersebut dapat terpilih memimpin direktorat anyar ini.

Bagi kalangan akademisi UIN Bandung, keterlibatan perwakilan mereka bukan sekadar urusan perebutan jabatan, melainkan menyangkut simbol marwah dan kebanggaan institusi yang telah lama berkontribusi bagi pendidikan Islam di Indonesia.

“Kampus kita memiliki rekam jejak kuat dalam menyuplai pejabat Eselon I di Kemenag, seperti Prof. Muhammad Ali Ramdhani yang pernah menjabat Dirjen Pendidikan Islam,” ungkap salah seorang dosen di lingkungan UIN Bandung, yang enggan disebutkan namanya.

Sumber tersebut memaparkan sejumlah alasan mengapa UIN Bandung memiliki posisi tawar yang tinggi untuk posisi Dirjen Pesantren? Pertama, dukungan institusional. UIN Bandung secara aktif mendukung penuh pembentukan Ditjen Pesantren yang telah mendapatkan restu dari Presiden Prabowo Subianto.

Kedua, kedekatan visi kebijakan. Kampus ini telah menyelenggarakan berbagai forum diskusi (halaqah) yang dihadiri langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar untuk merumuskan arah baru kebijakan pesantren.

Ketiga, kesiapan infrastruktur riset. Rektor UIN Bandung, Prof. Rosihon Anwar, telah meluncurkan Sentra Analisis dan Riset Pesantren Indonesia (SANTRI). Unit ini diproyeksikan menjadi mitra strategis bagi Ditjen Pesantren dalam menyuplai data dan kajian akademis yang akurat.

Selain kesiapan infrastruktur, faktor Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi nilai unggul utama. UIN Bandung dinilai memiliki figur-figur yang mampu menjembatani tradisi kitab kuning dengan tata kelola organisasi modern—kriteria vital bagi seorang Dirjen Pesantren.

“Banyak dosen UIN Bandung yang menjadi pimpinan atau pengasuh pondok pesantren. Dipastikan, mereka memiliki pemahaman mendalam tentang kebutuhan riil dunia pesantren,” jelas sumber tersebut.

Ketika disinggung mengenai nama-nama yang layak, sumber tersebut menyebutkan bahwa UIN Bandung memiliki stok guru besar yang mumpuni secara kualifikasi.

“Banyak guru besar yang memiliki kualifikasi. Ya, bisa Prof. Rosihon Anwar (Rektor), atau Prof. Ali Nurdin, atau guru besar lainnya,” pungkasnya.

Dengan bekal kapasitas akademik dan legitimasi kultural pesantren, UIN Bandung menyatakan kesiapannya untuk berkontribusi lebih jauh dalam struktur baru Kementerian Agama tersebut.

Hingga saat ini, proses pemilihan Direktur Jenderal Pesantren masih dalam tahap pematangan struktur organisasi di Kemenag. Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pemilihan pejabat akan didasarkan pada kompetensi dan profesionalisme, bukan sekadar kedekatan personal.(nas)

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru Besar Unpad Beberkan Peran Penting Editor dalam Publikasi Jurnal Ilmiah

    Guru Besar Unpad Beberkan Peran Penting Editor dalam Publikasi Jurnal Ilmiah

    • calendar_month Sen, 25 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-SUMEDANG  Artikel dalam jurnal ilmiah berkontribusi besar bagi pengembangan keilmuan. Untuk itu, editor berperan penting dalam menjadi suatu artikel ilmiah menjadi artikel berkualitas yang dipublikasikan di jurnal ilmiah. “Editor bertugas mengelola dan mengembangkan jurnal sehingga bereputasi, termasuk juga isi dari jurnal itu tanggung jawab editor,” kata Guru Besar Fakultas MIPA yang juga Ketua Functional Nano […]

  • Prof Bambang Qomaruzzaman: Idulfitri Tangkas Intoleransi dan Ekstremisme

    Prof Bambang Qomaruzzaman: Idulfitri Tangkas Intoleransi dan Ekstremisme

    • calendar_month Kam, 27 Apr 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM-Guru Besar Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, Bambang Qomaruzzaman, mengatakan Idulfitri merupakan proses spiritual untuk kembali terlahir menjadi insan fitri yang suci dan bebas dari kebencian, intoleransi, dan ekstremisme. Idulfitri berarti kembali menyadari tugas seorang Mukmin untuk dunia kehidupan ini, bukan untuk kelompoknya, untuk seluruh alam. “Sebagai pengelola, manusia mendapatkan […]

  • 8 Kampus UIN Masuk 50 Universitas Islam Terbaik di Dunia Versi UniRank 2022

    8 Kampus UIN Masuk 50 Universitas Islam Terbaik di Dunia Versi UniRank 2022

    • calendar_month Jum, 23 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Lembaga pemeringkatan 4 International College and Universities (4ICU) UniRank merilis 25 Universitas Islam terbaik di dunia. Sebanyak delapan universitas di antaranya adalah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Dalam rilisnya, UniRank menjelaskan pemeringkatan dilakukan dengan beberapa kriteria penilaian, antara lain: – Perguruan tinggi telah diakui dan mendapat lisensi atau akreditasi dari lembaga yang memiliki […]

  • Langkah Nyata FAH UIN Bandung Wujudkan Berbagai Keunggulan

    Langkah Nyata FAH UIN Bandung Wujudkan Berbagai Keunggulan

    • calendar_month Kam, 5 Des 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG,kanal31.com– Keseriusan pimpinan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN SGD Bandung dalam memelihara komitmen terpadu dalam langkah nyata. Tekad yang kuat ternyata tidak mementahkan niat dan minat dalam manjalankan ikhtiar. Gayung selalu bersambut. Dan, sambutan nyaring yang terwujud nyata. Upaya pimpinan FAH dalam menata manajemen menekankan kualitas hasil berbasis kinerja sumber daya manusia. Ini dilakukan […]

  • Keren! Terbanyak, 3 Dosen UIN Bandung Lolos Program IFEX di Universiti Utara Malaysia

    Keren! Terbanyak, 3 Dosen UIN Bandung Lolos Program IFEX di Universiti Utara Malaysia

    • calendar_month Sen, 4 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (MALAYSIA) — Tiga dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung lolos seleksi peserta program International Faculty Exchange Week (IFEX) di Universiti Utara Malaysia (UUM). Ketiga dosen itu adalah Pepi Siti Paturohmah (Dosen Magister Tadris Bahasa Inggris, Pascasarjana), Dian Nuraiman (Dosen Matematika, Fakultas Sains dan Teknologi), dan Dian Sa’adillah Maylawati (Dosen Teknik Informatika, […]

  • Ini Pengertian, Strategi Implementasi dan Kurikulum Cinta

    Ini Pengertian, Strategi Implementasi dan Kurikulum Cinta

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Kementerian Agama Republik Indonesia menggagas penerapan Kurikulum Cinta. Ini menjadi inisiatif dalam pengembangan pendidikan agama dan keagamaan yang bertujuan menanamkan nilai cinta kepada Tuhan, sesama manusia, lingkungan, dan bangsa sejak usia dini. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno. Menurutnya, pendidikan karakter di Indonesia membutuhkan inovasi yang lebih mendalam, salah […]

expand_less