Breaking News:
Beranda » NASIONAL » Sambut Wacana Menag, Prof. Nina Nurmila Dukung Hadirnya Rektor Perempuan Pertama di UIN Bandung

Sambut Wacana Menag, Prof. Nina Nurmila Dukung Hadirnya Rektor Perempuan Pertama di UIN Bandung

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DEPOK, kanal31.com – Wacana Menteri Agama Nasaruddin Umar untuk menghadirkan figur rektor perempuan di UIN Sunan Gunung Djati Bandung menuai respons positif. Guru Besar UIN Bandung, Prof. Nina Nurmila, menyambut hangat gagasan tersebut dan menilai sudah saatnya kepemimpinan tinggi di lingkungan kampus Islam inklusif terhadap gender.

“Bagus kalau Menteri Agama membawa wacana rektor perempuan di UIN Bandung, yang mungkin belum pernah terpikirkan sebelumnya,” sambut Prof. Nina saat dihubungi via WhatsApp, belum lama ini.

Menurutnya, gender bukanlah batasan dalam memimpin. Kaum perempuan terbukti memiliki kapabilitas yang setara, bahkan bisa melebihi laki-laki. Di lingkungan kampus, akademisi perempuan kerap menjadi motor penggerak aktivitas dan menjadi ikon yang mendongkrak reputasi serta gengsi lembaga lewat kontribusi keilmuannya.

“Karenanya para guru besar perempuan di UIN Bandung harus mendobrak rasa tidak percaya diri,” pinta Prof. Nina.

Ia mengingatkan bahwa waktu yang dimiliki Indonesia untuk mengejar ketertinggalan kepemimpinan perempuan sangat terbatas. Berdasarkan target global Sustainable Development Goals (SDGs) dari UN Women, keterwakilan perempuan di pos kepemimpinan harus mencapai 50 persen (Planet 50-50) pada tahun 2030.

Artinya, dari 59 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia, idealnya harus dipimpin oleh 29 rektor perempuan. Kenyataannya, saat ini baru ada 9 rektor perempuan (15%).

“Sekarang sudah 2026. Sisa 4 tahun lagi untuk mengejar ketertinggalan kepemimpinan perempuan itu,” tegas sosok yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Pendidikan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) Depok ini.

 

Revisi PMA No. 68 Tahun 2015!

Bukan karena kurangnya profesor perempuan, terbatasnya jumlah rektor perempuan akibat aturan administratif yang diskriminatif secara tidak langsung. Syarat wajib memiliki pengalaman manajerial minimal dua tahun sebagai ketua jurusan seringkali menjadi batu sandungan, karena posisi tersebut selama ini banyak didominasi laki-laki.

Untuk mengatasi jalan buntu ini, Prof. Nina mendesak Kementerian Agama melakukan lompatan berani dengan mengubah Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 68 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Rektor dan Ketua pada Perguruan Tinggi Keagamaan yang Diselenggarakan oleh Pemerintah; dari kebijakan netral gender menjadi kebijakan afirmatif.

Prof. Nina menyodorkan tiga opsi formula revisi pada Pasal 3 PMA No 68/2015 tersebut:

Pertama, bersifat prioritas, dengan menambahkan frasa khusus pada syarat dosen, menjadi: “…memiliki pengalaman jabatan sebagai Dosen, terutama perempuan.”

Kedua, bersifat pengecualian, dengan menghapus ganjalan manajerial bagi perempuan, menjadi: “…paling rendah sebagai Ketua Jurusan atau sebutan lain paling singkat 2 tahun, kecuali perempuan.”

Ketiga, bersifat kuota, mengunci kuota sejak awal pendaftaran, dengan menambahkan klausul: “Representasi calon rektor perempuan dari setiap kampus minimal 50 persen dari semua calon rektor yang diajukan.”

Prof. Nina optimistis, dengan adanya intervensi regulasi yang berpihak, ruang bagi perempuan untuk memimpin akan terbuka lebar. UIN Bandung pun diharapkan dapat mengambil momentum ini untuk mulai mendistribusikan posisi-posisi strategis kepada dosen perempuan secara adil demi memutus rantai dominasi struktural. (nanangs)

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadikan Peran Guru Sebagai Jalan Ibadah Menuju Surga

    Jadikan Peran Guru Sebagai Jalan Ibadah Menuju Surga

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Wakil Walikota Bandung, Erwin, mengajak para guru menjadikan profesinya sebagai jalan ibadah menuju surga. Seruan ini disampaikan saat membuka Workshop dan Seminar Pendidikan bertema “Memperkuat Peran Guru dalam Mewujudkan Pendidikan Karakter dan Pembelajaran yang Berkesadaran, Bermakna, dan Menyenangkan” di Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia, Kota Bandung Erwin menyampaikan rasa hormat dan harunya terhadap […]

  • 10 Arti dan Makna Mimpi Melihat Ular

    10 Arti dan Makna Mimpi Melihat Ular

    • calendar_month Rabu, 25 Jan 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 2Komentar

    SURABAYA-KANAL31.COM – Bagi sebagian orang, ular adalah hewan yang menyeramkan untuk didekati karena mempunyai racun mematikan. Tak jarang, orang-orang akan menghindari dan lari ketika bertemu ular. Selain dapat ditemui di kehidupan nyata, hewan melata ini juga kerap menampakkan dirinya di mimpi. Orang-orang akan berpikir bahwa jika bermimpi melihat hingga kejar-kejaran dengan ular adalah mimpi buruk […]

  • Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Jurnal, UIN Bandung Adakan Workshop Tools

    Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Jurnal, UIN Bandung Adakan Workshop Tools

    • calendar_month Kamis, 30 Jun 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Upaya menciptakan atmosfir akademik di bidang publikasi ilmiah, Rumah Jurnal UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Workshop Series-1: Tools Penunjang Pengelolaan Jurnal Online secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Kamis (30/06/2022). Busro, M.Ag., dosen Fakultas Ushuluddin, Ketua Sentra Pengelolaan Jurnal dan Rifqi Syamsul Fuadi, S.T., Tutor Relawan Jurnal Indonesia, pengelola Jurnal JOIN, Jurusan Informatika […]

  • Aktivis, Turunkan Presiden! 

    Aktivis, Turunkan Presiden! 

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    “Tenang Pak Prabowo, Ada Saya Disini!” BANDUNG kanal31.com — Ada satu garis tipis yang sering luput dibaca: antara kritik yang sehat dan kritik yang tanpa sadar sedang “ditunggangi”. Di situ medan bermainnya bukan lagi idealisme, tapi kepentingan.   Kekuasaan memang wajib dikontrol. Itu bukan debat—itu fondasi demokrasi. Kritik pada pemerintah, termasuk pada Prabowo Subianto, adalah […]

  • Puan Ajak Masyarakat Nyalakan Lentera Kasih Perdamaian dan Toleransi

    Puan Ajak Masyarakat Nyalakan Lentera Kasih Perdamaian dan Toleransi

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, KANAL31.COM — Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani mengajak seluruh masyarakat memperkuat toleransi antar-umay beragama di momen Hari Raya Natal 2024. Ia menekankan toleransi adalah kunci membangun bangsa yang damai.   “Dalam semangat persaudaraan dan menyongsong Tahun Baru, saya ingin mengucapkan selamat merayakan Hari Natal kepada seluruh umat Kristiani di Indonesia. Ini momen yang […]

  • Kemenag Latih Fasilitator untuk Wujudkan Kurikulum Berbasis Cinta

    Kemenag Latih Fasilitator untuk Wujudkan Kurikulum Berbasis Cinta

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    GARUT kanal31.com — Kementerian Agama telah merilis panduan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Tahap selanjutnya, Kemenag siapkan para fasilitator untuk percepatan implementasi KBC. Puluhan fasilitator digembleng dalam Pra-Pelatihan Fasilitator (Training of Facilitator) pada 7–10 Agustus 2025 di Peacesantren Welas Asih Garut Jawa Barat. Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM), Ali Ramdhani menyatakan […]

expand_less