Breaking News:
Beranda » HUMANIORA » Ketua DKM Al-Jabbar Isi Kuliah Maghrib Khas Malaysia, Ajak Jemaah Perkuat Ma’rifatullah

Ketua DKM Al-Jabbar Isi Kuliah Maghrib Khas Malaysia, Ajak Jemaah Perkuat Ma’rifatullah

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALAYSIA, kanal31.com — Ketua Umum Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Al-Jabbar Provinsi Jawa Barat, Dr. K.H. Tata Sukayat, mengisi Kuliah Maghrib Khas di Masjid Al-Ghazali, Jalan Depo, Petra Jaya, Kuching, Sarawak, Malaysia, pada Ahad, 19 Juli 2026.

 

Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian Safari Dakwah Malaysia, sekaligus kelanjutan Muktamar tentang Pengelolaan dan Pemakmuran Masjid Sarawak Zona Selatan, yang diadakan dua hari, 18–19 Juli 2026, di Raia Hotel & Convention Centre, Kuching, dengan salah satu sesinya mengangkat pengalaman pengelolaan masjid se-Malaysia.

 

Dalam ceramahnya di Masjid Al-Ghazali sebagai salah satu masjid dengan pengelolaan terbaik se-Sarawak, Dr. Tata Sukayat mengangkat tema ma’rifatullah, yakni pengenalan diri kepada Allah SWT, sebagai orientasi utama pesan dakwahnya. Ia mengutip kaidah masyhur dalam khazanah Islam, man ‘arafa nafsahu faqad ‘arafa rabbahu, yang artinya siapa yang mengenal dirinya, maka ia akan mengenal Tuhannya.

 

Di hadapan jemaah yang memadati masjid, Dr. Tata Sukayat memaparkan lima pertanyaan mendasar yang perlu dijawab setiap Muslim yaitu: siapakah dirinya? Di mana ia sekarang berada? Apa tugas pokok hidupnya? Bagaimana cara melaksanakan tugas pokok itu? serta apa konsekuensi dari pelaksanaan tugasnya?

Lebih lanjut, Dr. Tata Sukayat menjelaskan bahwa jati diri manusia tercermin dalam kebiasaan mengucap basmalah di awal dan hamdalah di akhir setiap perbuatan, sebuah edukasi ketuhanan bahwa manusia berasal dari Allah dan pada akhirnya akan kembali kepada-Nya. Dengan demikian, hakikat manusia adalah makhluk ciptaan Sang Khalik, Allah SWT.

 

Menjawab pertanyaan kedua, di mana dirinya sekarang berada? Dr. Tata Sukayat mengaitkannya dengan tiga nama dan sifat Allah yang termaktub di awal Surah Al-Fatihah, yakni Ar-Rahman, Ar-Rahim, dan Maliki Yaumiddin. Menurutnya, manusia sesungguhnya senantiasa berada dalam genggaman kekuasaan Allah SWT.

 

Ia mencontohkan, seandainya bukan karena kasih sayang-Nya, manusia yang kerap berbuat maksiat dan durhaka niscaya telah lama diusir dari kehidupan dunia. Namun karena rahmat Allah, manusia tetap diberi kesempatan hidup, bukan karena kualitas dan kuantitas ibadahnya, melainkan karena kasih sayang Allah SWT.

 

Untuk menjawab pertanyaan ketiga mengenai tugas pokok manusia, Dr. Tata Sukayat merujuk pada ayat iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in. Ia menjelaskan, tugas pokok manusia di dunia pada dasarnya hanya dua, yaitu beribadah kepada Allah (na’budu), dan memohon pertolongan kepada-Nya melalui doa (nasta’in).

 

Adapun jawaban atas pertanyaan keempat, bagaimana cara melaksanakan tugas pokok? Menurut Dr. Tata Sukayat, hal itu termaktub dalam ayat ihdinash shirothol mustaqim. Ia mengajak jemaah untuk senantiasa mengikuti jalan yang telah dicontohkan Nabiyullah Muhammad SAW. dan diteruskan oleh para sahabat sampai kepada para ulama sebagai pewaris risalah kenabian.

 

Terakhir, konsekuensi dari pelaksanaan tugas pokok, Dr. Tata Sukayat menjelaskan bahwa jawabannya termuat dalam ayat penutup Surah Al-Fatihah. Ia menuturkan, siapa pun yang mengakui dirinya sebagai makhluk Allah, meyakini senantiasa berada dalam genggaman kasih sayang-Nya, serta menjalankan ibadah dan doa sesuai tuntunan Rasulullah SAW, insya Allah akan tergolong hamba yang mendapatkan kenikmatan dunia dan akhirat, sebagaimana disebut dalam ayat an’amta ‘alaihim.

 

Di akhir kajian, Dr. Tata Sukayat mengajak jemaah Masjid Al-Ghazali untuk menjadikan kelima pertanyaan tersebut sebagai bahan muhasabah, agar setiap langkah kehidupan senantiasa berorientasi pada pengenalan diri dan kedekatan kepada Allah SWT. Ia berharap, rangkaian Safari Dakwah Malaysia ini dapat memperkuat tali silaturahmi antara Indonesia dan Malaysia, khususnya dalam rangka memakmurkan rumah ibadah.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menag : Alumni PTKI Jadi Garda Terdepan Lawan Ideologi Intoleransi

    Menag : Alumni PTKI Jadi Garda Terdepan Lawan Ideologi Intoleransi

    • calendar_month Selasa, 8 Agt 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM — Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berpesan agar alumni Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) menjadi garda terdepan dalam melawan ideologi intoleran. Pesan ini disampaikan Menag saat memberikan sambutan pada Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke – 65, Magister ke-38, dan Doktor ke-14 Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Acara berlangsung di Gedung […]

  • Transformasi Layanan: FSH UIN Bandung dan FISHUM UIN Jogja Berbagi Resep Digitalisasi Tata Kelola

    Transformasi Layanan: FSH UIN Bandung dan FISHUM UIN Jogja Berbagi Resep Digitalisasi Tata Kelola

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, Kanal31.com – Semangat kolaborasi antar-perguruan tinggi Islam terus bergulir. Kali ini, rombongan Tenaga Kependidikan (Tendik) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyeberang ke Yogyakarta untuk menyambangi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) UIN Sunan Kalijaga, Kamis (16/4/2026). Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan sebuah misi strategis bertajuk “Penguatan Tata […]

  • Pemantiknya, Al-Ihsaan Jadi Welas Asih

    Pemantiknya, Al-Ihsaan Jadi Welas Asih

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

      Alloohumma sholli ‘alaa muhammad wa ‘alaa muhammad. Aamiin. Yth. Bapak Gubernur Provinsi Jawa Barat dalam rohmat Alloh Jalla wa ‘Alaa di mana pun berada SUKABUMI kanal31.com — Sampai saat ini, nama dan kinerja Bapak Gubernur Provinsi Jawa Barat secara khusus melalui aksi acak Bapak dalam mengomunikasikan data dan fakta serta menyelesaikan multi masalah, “sangat […]

  • Inilah Dimsum Inmons: Dari Hobi Jadi Hoki

    Inilah Dimsum Inmons: Dari Hobi Jadi Hoki

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Banyak kisah orang yang menapaki kesuksesannya dari hobi. Hal itu juga yang dialami oleh Ani Andryani. Hobi berkuliner dan memasak membawanya menjadi pengusaha sukses.   Ani adalah pemilik Dimsum Inmons yang berada di Gang Sartika No.38, Jalan Asep Berlian Cicadas Kota Bandung.   Ia mengisahkan awal perjalanannya dari penggemar kuliner hingga akhirnya menjadi pengusaha.   […]

  • Retorika dari Bawah

    Retorika dari Bawah

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Bandung kanal31.com –Seorang teman memperlihatkan potongan video kepada saya yang menampilkan Cak Imin yang mengatakan, “kalau ada yang tak tumbuh dari bawah, pasti bukan PMII tapi HMI”. Bagi saya, pernyataan ini bukan sekadar seloroh politis. Ia mengandung bias, sindiran, dan pada saat yang sama mencerminkan gejala klasik politik identitas yang terus mengendap merayap dalam lanskap […]

  • Ayo Tinjau Integrasi Seni dan Teknologi Bersama Prof. I Gede Wenten

    Ayo Tinjau Integrasi Seni dan Teknologi Bersama Prof. I Gede Wenten

    • calendar_month Jumat, 29 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG  Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITB mengadakan webinar bertajuk Dialog Seni dan Tenologi pada Rabu (20/7/2022). Pada Webinar kali ini, FSRD ITB mengundang narasumber Prof. I Gede Wenten dipandu dengan penanggap Dr. Andryanto Rikrik Kusmara. Pelaksanaan webinar berlangsung secara daring melalui platform Zoom. Prof. I. […]

expand_less