Cirebon Jadi Ajang Konsolidasi IKASUKA Jabar, Kepemimpinan Baru Resmi Terpilih
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 4 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
CIREBON, kanal31.com — Ikatan Keluarga Alumni IAIN/UIN Universitas Islam Negeri (IKASUKA) Sunan Kalijaga Jawa Barat menggelar Konsolidasi dan Musyawarah Daerah (Musda) di Kampus Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Kota Cirebon, Sabtu (15/8/2026).
Mengusung tema “Father to Uplift, Connect, and Reflect”, kegiatan tersebut menjadi momentum strategis bagi keluarga besar alumni IAIN/UIN Sunan Kalijaga untuk memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas jejaring antar alumni, sekaligus melakukan refleksi terhadap peran alumni di tengah perubahan sosial yang terus berkembang.
Salah satu agenda penting dalam Musda adalah pergantian kepemimpinan IKASUKA Jawa Barat. Forum musyawarah menetapkan Prof. Dr. Husnul Qodim, M.A sebagai Ketua IKASUKA Jawa Barat menggantikan KH. Marzuki Wahid, M.A. yang telah menyelesaikan masa kepemimpinannya.
Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi bagian dari proses regenerasi organisasi sekaligus diharapkan mampu membawa IKASUKA Jawa Barat ke arah yang semakin solid, adaptif, dan produktif.
Musda berlangsung dalam suasana kekeluargaan dengan melibatkan para alumni dari berbagai wilayah di Jawa Barat. Selain membahas agenda kepemimpinan, forum juga menjadi ruang untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, menyerap aspirasi anggota, serta merumuskan arah dan program kerja IKASUKA Jawa Barat ke depan.
Regenerasi dan Penguatan Jejaring Alumni
Pergantian ketua dalam Musda tidak semata-mata dipandang sebagai perubahan struktur organisasi. Lebih dari itu, momentum tersebut diharapkan menjadi titik awal penguatan kembali jejaring alumni Sunan Kalijaga di Jawa Barat.
Dengan jumlah alumni yang tersebar di berbagai daerah dan berkiprah dalam beragam bidang, IKASUKA Jawa Barat memiliki potensi besar untuk menjadi ruang kolaborasi dalam bidang pendidikan, sosial, keagamaan, kebudayaan, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Semangat tersebut sejalan dengan tema “Father to Uplift, Connect, and Reflect”. Kata uplift merepresentasikan semangat untuk saling menguatkan, connect menegaskan pentingnya membangun konektivitas dan kolaborasi, sementara reflect mengajak alumni untuk melakukan refleksi atas perjalanan serta kontribusi mereka bagi masyarakat.
Ketua IKASUKA Jawa Barat terpilih, Prof. Dr. Husnul Qodim, M.A dalam sambutannya menyampaikan bahwa kepemimpinan baru akan diarahkan untuk memperkuat kebersamaan dan membangun kerja-kerja kolaboratif di antara alumni.
“IKASUKA Jawa Barat bukan hanya wadah silaturahmi, tetapi juga ruang untuk mempertemukan gagasan, pengalaman, dan potensi alumni agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Husnul Qodim
Sementara itu, KH. Marzuki Wahid, M.A. menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota yang selama ini telah bersama-sama menjalankan roda organisasi. Ia berharap kepemimpinan baru dapat melanjutkan berbagai agenda positif sekaligus menghadirkan inovasi baru sesuai kebutuhan alumni.
“Regenerasi merupakan bagian penting dalam kehidupan organisasi. Semoga kepemimpinan berikutnya dapat membawa IKASUKA Jawa Barat semakin kuat, terbuka, dan mampu menjawab tantangan zaman,” ungkap Marzuki Wahid
Dari Cirebon untuk Jawa Barat
Dipilihnya Kota Cirebon sebagai lokasi pelaksanaan Musda juga memberikan makna tersendiri. Cirebon merupakan salah satu kawasan penting dalam sejarah perkembangan Islam, pendidikan, dan kebudayaan di Jawa Barat.
Kampus ISIF Cirebon menjadi ruang bertemunya alumni dari berbagai latar belakang dan daerah. Pertemuan tersebut memperlihatkan bahwa ikatan sebagai alumni Sunan Kalijaga mampu melampaui batas wilayah dan profesi.
Melalui Musda ini, IKASUKA Jawa Barat diharapkan tidak hanya semakin kuat secara kelembagaan, tetapi juga mampu melahirkan agenda-agenda konkret yang berdampak bagi alumni dan masyarakat.
Kepemimpinan baru diharapkan dapat mengembangkan organisasi yang lebih komunikatif, kolaboratif, dan responsif terhadap perkembangan zaman, sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai intelektual dan keislaman yang menjadi bagian dari tradisi akademik Sunan Kalijaga.
Dengan semangat menguatkan, menghubungkan, dan merefleksikan, Musda IKASUKA Jawa Barat di Cirebon menjadi penanda dimulainya babak baru perjalanan organisasi alumni Sunan Kalijaga di Jawa Barat.
Dari Cirebon, IKASUKA Jawa Barat menatap masa depan dengan semangat regenerasi, kolaborasi, dan pengabdian.
- Penulis: Tim Redaksi
- Sumber: Rilis IKASUKA
