Pesan Rektor UIN Bandung: Lulusan harus Berkarakter, Adaptif, dan Bermanfaat bagi Masyarakat
- account_circle Sungkawa Abdisunda
- calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANDUNG, kanal31.com — Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag. menyampaikan pesan mendalam kepada 1.500 wisudawan dan wisudawati dalam prosesi wisuda yang digelar di Auditorium Anwar Musaddad, (12/09/2026). Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya menjadi lulusan yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berkarakter, berakhlak mulia, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Rektor menyampaikan bahwa ilmu memiliki dimensi yang sangat luas, mencakup pemahaman sosial, komunikasi, hingga literasi digital. “Jadilah orang yang memberikan manfaat sebanyak-banyaknya kepada masyarakat,” ujarnnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor turut mengapresiasi capaian Career Development Center (CDC) UIN Bandung. Berdasarkan data CDC, serapan lulusan UIN Bandung tergolong sangat cepat di dunia kerja. Bahkan sejumlah lulusan dari program studi tertentu telah direkrut oleh perusahaan atau penyedia kerja sebelum prosesi wisuda digelar.
“Rata-rata alumni berhasil memperoleh pekerjaan dalam waktu 2 hingga 6 bulan setelah kelulusan,” katanya, seraya menegaskan bahwa keberhasilan awal ini tidak hanya diukur dari nominal gaji, melainkan dari keberkahan rezeki dan ruang untuk berkhidmat kepada masyarakat.
Menghadapi tantangan masa depan, Rektor memberikan beberapa pesan kunci bagi seluruh lulusan. Pentingnya adaptasi di Era perubahan zaman yang berlangsung sangat cepat, lulusan UIN Bandung dituntut untuk adaptif, inovatif, dan tangguh menghadapi tantangan global dengan tetap memegang teguh nilai-nilai Islam.
Selain itu, alumni diharapkan mampu menguatkan moderasi beragama dan hadir memberikan solusi atas berbagai persoalan bangsa dan umat. “Jangan lupa menjaga nama baik almamater: menjaga etika, integritas, dan nama baik kampus, baik dalam bertutur kata maupun dalam berprilaku,” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Rektor mengingatkan bahwa momen wisuda hanyalah awal dari perjuangan yang sesungguhnya. Beliau mengajak seluruh wisudawan untuk terus memohon doa restu orang tua sebagai kunci utama meraih kesuksesan di dunia dan akhirat

Wakil Rektor I Prof. Dr. H. Dadan Rusmana, M.Ag menjelaskan, wisuda ke-109 diikuti oleh 1.500 orang dari 9 fakultas dan pascasarjana: Ushuluddin 106, Tarbiyah dan Keguruan 246, Syari’ah dan Hukum 296, Dakwah dan Komunikasi 312, Adab dan Humaniora 49, Psikologi 19, Sains dan Teknologi 42, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 76, Ekonomi dan Bisnis Islam 246, Program Magister 87, dan Program Doktor 21.
Momen wisuda pun selalu mempublikasikan lulusan berprestasi dengan IPK tertinggi (pujian) 4.0. Dari 63 lulusan terbaik, ada dua alumni yang meraih nilai sempurna IPK 4.00 yakni: Ika Annisa Rahman, S.Ag. dari Prodi Tasawuf dan Psikoterapi (Ushuluddin) dan Rahmi Mustika Sajati, S.Pd dari Prodi PGMI (Tarbiyah dan Keguruan).
Sedangkan penerima penghargaan Adhijati Utama Wisuda ke-109 jatuh kepada Adzanah Mariska Salsabila, SH dari Prodi Hukum Pidana Islam, Fakultas Syari’ah dan Hukum. “Dia mendapatkan beasiswa lanjut studi selama 4 semester di Pascasarjana UIN Bandung,” kata Prof. Dadan.(nas)
- Penulis: Sungkawa Abdisunda
