Selasa, 2 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Prof. Dudang: FEBI UIN SGD Cetak Calon Pemimpin Kompeten Bidang Ekbis, Berkarakter, dan Berintegritas

Prof. Dudang: FEBI UIN SGD Cetak Calon Pemimpin Kompeten Bidang Ekbis, Berkarakter, dan Berintegritas

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Jum, 30 Agu 2024
  • comment 0 komentar

BANDUNG, kanal31.com– Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag mengucapkan selamat datang dan bergabung kepada mahasiswa baru di fakultas yang mendidik insan kompeten bidang ekonomi dan bisnis (ekbis), berkarakter, bermoral, dan berintegritas tinggi.

Hal itu disampaikan Prof. Dudang saat membuka acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) TA 2024-2025, yang digelar di halaman FEBI Kampus II UIN Bandung, Jumat (30/08/2024). Acara ini dilengkapi orasi ilmiah dari Asisten Deputi Konsultasi dan Pendampingan Usaha, Kementerian Koperasi dan UKM, Aufrida Herni Novieta, SP; bertemakan “Membentuk Insan Ekonomi Islam yang Inovatif dan Kompetitif dengan Prinsip Rahmatan lil’Alamin di Era Digital”.

Hadir dalam kesempatan itu Wakil Dekan I Dr. Iwan Setiawan, S.Ag, M.Pd, M.E.Sy; Wakil Dekan II Dr. Muhammad Zaky, M.Si; Wakil Dekan III Dr. H. Kadar Nurjaman, MM. Juga, para Ketua/Sekretaris Jurusan, Ketua Laboratorium, para ketua unit, dosen, dan Tenaga Kependidikan.

Dalam sambutannya, Prof. Dudang menjelaskan, FEBI merupakan rumah bagi para pencari kebenaran, tempat dipertemukannya akal dan hati secara harmoni, ilmu dan kebahagiaan berjalan beriringan sebagai simponi. “Kelak kalian tidak hanya belajar tentang pengelolaan sumber daya ekonomi, tetapi juga tentang bagaimana menjadi manusia yang bijaksana, yang mampu memandang kehidupan dari sudut pandang yang lebih luas dan mendalam.

Tiga Identitas

Menurut Prof. Dudang, ada tiga identitas utama yang akan terpatri dalam diri mahasiswa FEBI: 1) menjadi Pemikir Ekonomi, 2) Penggerak Ekonomi, dan 3) Pelaku Ekonomi. “Tiga identitas ini tidak sekadar gelar atau jabatan, tetapi merupakan esensi yang kalian capai selama menempuh pendidikan beberapa tahun ke depan,” jelasnya.

Sebagai Pemikir Ekonomi, lanjut Prof. Dudang, diharapkan mampu menganalisis dan memahami dinamika ekonomi secara mendalam dan kritis. Mahasiswa harus mampu menembus permukaan, melihat jauh ke dalam struktur dan mekanisme yang menggerakkan perekonomian, baik dalam skala mikro maupun makro. Perlu belajar untuk tidak hanya melihat angka-angka/statistik, namun juga membaca cerita dan makna di balik setiap data, memahami konteks di balik setiap fenomena ekonomi.

“Dalam setiap pemikiran, dalam setiap analisis, tanamkanlah nilai-nilai keadilan, kemaslahatan, dan kesejahteraan umat. Jangan biarkan ilmu menjadi kering dan hampa, terpisah dari makna kemanusiaan. Jadikan ilmu ekonomi sebagai alat untuk memperjuangkan kesejahteraan yang berkeadilan bagi semua,” ungkapnya.

Sebagai Penggerak Ekonomi, mahasiswa tidak hanya berpikir, tetapi juga bertindak. Sebagai calon pemimpin masa depan, harus mampu menggerakkan perubahan, membawa ide-ide menjadi kenyataan. Penggerak Ekonomi akan memberikan edukasi kepada lingkungan sekitar. Mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.  Melakukan riset dan inovasi untuk menciptakan solusi-solusi baru dalam mengatasi masalah ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat. Penggerak adalah orang-orang yang selalu gelisah melihat ketimpangan ekonomi.

Sebagai Pelaku Ekonomi, tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mahir dalam praktik. Mereka yang mampu mengambil keputusan yang tepat di saat yang tepat, yang mampu menjalankan bisnis atau mengelola organisasi dengan efektif dan efisien. “Di sini, kalian akan mendapatkan berbagai keterampilan praktis yang akan membantu dalam menjalani peran kehidupan. Dari mencari pekerja menjadi pencipta lapangan pekerjaan, serta turut andil dalam mengambil langkah untuk bisa membangkitkan perekonomian,” jelas Dekan.

Mengakhiri sambutannya, Prof. Dudang berpesan kepada mahasiswa baru agar tidak takut untuk bermimpi besar, jangan pernah ragu untuk mengejar mimpi-mimpi itu.  Semangat! Setiap individu itu unik, dengan potensi yang luar biasa. Kami ingin kalian menjadi lulusan yang kompeten di bidang ekonomi dan bisnis, menjadi individu yang berkarakter, bermoral dan integritas yang tinggi,” pungkasnya.

805 Maba Ikuti PBAK FEBI 2024

Di bagian lain, Wakil Dekan III Dr. H. Kadar Nurjaman, MM menjelaskan, jumlah mahasiswa baru yang diterima di FEBI tahun ini sebanyak 805 orang; terdiri dari Jurusan Akuntansi Syariah 130, Ekonomi Syariah 126, Manajemen 292, dan Manajemen Keuangan Syariah 257.

Selain orasi ilmiah darti KEMENKOPUKM, acara juga dilengkapi dengan pengenalan Wakil Dekan I bidang Akademik, Wakil Dekan II bidang Keuangan, dan Wakil Dekan III bidang Kemahasiswa, Alumni, dan Kerjasama.

Dilanjutkan dengan pengenalan empat Jurusan yang ada di FEBI: Akuntansi Syariah, Ekonomi Syariah, Manajemen, dan Manajemen Keuangan Syariah. Juga, Laboratorium, Tenaga Kependidikan, unit-unit yang ada di FEBI, dan oragnisasi kemahasiswaan. “Acara juga dimeriahkan dengan penampilan kreasi Maba dan aneka hiburan lainnya,” ujar Dr. Kadar.[nanang sungkawa]

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek Urugan Tanah sudah Selesai, Kok tidak Dibayar?

    Proyek Urugan Tanah sudah Selesai, Kok tidak Dibayar?

    • calendar_month Sel, 11 Feb 2025
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Penyuplai tanah urugan asal Cimincrang Kecamatan Gedebage Kota Bandung, Nandar, menarik kembali tanah urugan di Kampus II UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Selasa (11/02/2025). Ia melakukan hal itu, karena supply tanah sebanyak 8.600 kubik itu belum dibayar. “Nilai uang yang mesti saya terima sebesar Rp. 542 juta. Pekerjaan urugan kan sudah selesai, tapi kami […]

  • Catat! Berdiri sejak 1869, Mungsolkanas Jadi Masjid Tertua di Kota Bandung

    Catat! Berdiri sejak 1869, Mungsolkanas Jadi Masjid Tertua di Kota Bandung

    • calendar_month Sab, 24 Agu 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung) — Jika membahas tentang perkembangan Islam di kota Bandung, kebanyakan orang akan menyebut Masjid Agung Alun-alun atau Masjid Besar Cipaganti sebagai salah satu masjid bersejarah di Kota Bandung. Namun, Masjid Mungsolkanas yang terletak di sebuah gang kecil membuatnya jarang terlihat oleh banyak orang. Dilansir dari laman Kota Bandung, Masjid ini berada di Gang […]

  • KPK : Publikasi Pencegahan Korupsi Masih Minim

    KPK : Publikasi Pencegahan Korupsi Masih Minim

    • calendar_month Kam, 7 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-DENPASAR Edukasi pencegahan korupsi melalui publikasi melalui pemerintah daerah (pemda) termasuk Provinsi Bali ditengarai masih minim dan belum optimal. Publikasi bermuatan edukasi dan sosialisasi tentang korupsi ini diharapkan secara aktif dan kontinu dilakukan oleh bagian hubungan masyarakat (humas) masing-masing pemda. Hal tersebut diungkapkan Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana di Kuta, Kabupaten […]

  • Ingin Kuliah di Poliwangi? Tersedia 1.530 Kursi Mahasiswa Baru 2026

    Ingin Kuliah di Poliwangi? Tersedia 1.530 Kursi Mahasiswa Baru 2026

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANYUWANGI Kanal31.com — Kabar baik bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi vokasi. Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) resmi membuka 1.530 kursi mahasiswa baru untuk Tahun Akademik 2025/2026. Ribuan kuota tersebut tersebar di 19 program studi jenjang Diploma 3 (D-3) dan Sarjana Terapan (S-1 Terapan). Sebagai perguruan tinggi vokasi negeri di ujung timur Pulau Jawa, […]

  • Media dan Pesantren 

    Media dan Pesantren 

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com –Ketika melihat tayangan “Xpose Uncensored” di Trans7 yang memicu kontroversi dan kegaduhan di media sosial, sebagai santri, saya geram, marah, tidak terima, sosok Kiai yang sangat dimuliakan di kalangan pesantren, dinarasikan secara tidak proporsional dan direndahkan dengan intonasi dan diksi suara bernada sinis negatif. Saya menduga, orang-orang yang berada di belakang program tersebut […]

  • Pesan Menag: KSM 2024 Harus Jadi Inspirasi bagi Semua Siswa di Indonesia

    Pesan Menag: KSM 2024 Harus Jadi Inspirasi bagi Semua Siswa di Indonesia

    • calendar_month Sel, 3 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas berharap Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2024 bisa menjadi inspirasi bagi semua siswa di Indonesia, bukan hanya madrasah tapi juga sekolah umum. “Semoga gelaran KSM Tahun 2024 tahun ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh pelajar di Indonesia, untuk terus berprestasi dan berinovasi dalam setiap aspek kehidupan,” kata […]

expand_less