Sabtu, 31 Jan 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » HEADLINE » Bermaksud Curhat, Eh… Malah Kena Ancam!

Bermaksud Curhat, Eh… Malah Kena Ancam!

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Rab, 27 Des 2023
  • comment 0 komentar

Kanal31.com– Alih-alih rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) bisa menjadi solusi bagi Honorer Kategori 2 (HK2), malah masa depan sebagian HK2 hancur karena keburu berhenti bekerja (pensiun, dalam istilah PNS). Dan, banyak di antara mereka tidak bisa mendaftar P3K karena hanya memiliki ijazah SLTA.

“Kalaulah pimpinan UIN Bandung respek terhadap nasib honorer, maka mereka bisa terselamatkan. Bahkan perbuatannya menjadi amal shalih yang bisa menyelamatkan hidup di dunia dan akhirat, karena sudah menolong dan mengangkat harkat derajat puluhan honorer,” ungkap eks-HK2, tanpa menyebut identitasnya.

Dijelaskan, rentang waktu dari tahun 2013 (seleksi HK2) hingga tahun 2015, itu waktu yang leluasa untuk memperjuangkan HK2 menjadi PNS. Mereka memiliki peluang besar untuk diangkat PNS, karena sudah melakukan pemberkasan sesuai yang diminta Kemenag Pusat.

“Saya menduga, berkas HK2 yang berjumlah 31 orang itu tidak dikirimkan ke Kemenag Pusat. Dan, diketahui berkas itu tidak dilengkapi SK pengangkatan dan Surat Pertanggungjawaban Mutlak HK2 dari Rektor atau Kepala Biro,” ungkapnya, di Bandung, Rabu (27/12/2023).

 

Menurut sumber ini, HK2 –yang tergabung dalam Solidaritas Perjuangan HK2– sempat mengadukan nasibnya kepada Rektor baru yang saat itu dijabat Prof Mahmud. Dalam satu kesempatan audiensi (03 Desember 2015), HK2 menyampaikan unek-uneknya tentang kehilangan peluang menjadi CPNS, akibat terjerat aturan moratorium dan banyaknya rekayasa serta pengkhianatan sistematis dari oknum-oknum pejabat kampus.

Sayang, kata sumber ini, saat itu Rektor Mahmud kurang respek atas kedatangan HK2 yang mengadukan nasib hidupnya. Padahal itu sangat wajar, anggap saja sebagai anak yang mencurahkan isi hatinya (curhat) kepada bapaknya, atau sebagai adik kepada kakaknya. Rektor Mahmud bukannya menyemangati memperjuangkan honorer K2, malah balik mengancam akan membongkar keburukan kinerja HK2.

“Saya tahu wajah-wajah Anda, tapi gak tahu kinerjanya seperti apa? Saya akan bongkar kinerja para honorer. Saya akan tanyakan ke unit-unit masing-masing,” kata sumber, menirukan Rektor yang tidak menunjukkan rasa iba terhadap para honorer.

Dari forum audensi itu banyak kesemrawutan yang terungkap, dari mulai tidak jelasnya database honorer, hingga rencana menghilangkan status HK2 dengan cara pemutihan honorer yang dilakukan oknum bawahan Rektor.[nas]

 

*Simak kelanjutan beritanya pada edisi berikut, bagaimana ancaman pihak UIN Bandung pasca-audiensi?

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Academic Writing Class 2022 #1

    Academic Writing Class 2022 #1

    • calendar_month Sel, 10 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar
  • Ribuan Jamaah Al Ma’soem Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

    Ribuan Jamaah Al Ma’soem Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

    • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    SUMEDANG, kanal31.com– Ribuan siswa SMP, SMA, mahasiswa Ma’soem University, serta karyawan dan staf Yayasan Al Ma’soem Bandung mengikuti peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 1446 Hijriyah di Dome Al Ma’soem Jalan Raya Cileunyi No 22 Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang, Jumat (31/1/2025). Ketua Yayasan Al Ma’soem Bandung, Prof. H. Ceppy Nasahi Ma’soem mengatakan […]

  • Yuk Kenali Apa itu Jurnal Predator dan Ciri-ciri Predator Jurnal Ilmiah

    Yuk Kenali Apa itu Jurnal Predator dan Ciri-ciri Predator Jurnal Ilmiah

    • calendar_month Sen, 20 Jun 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Saat ini, banyak mahasiswa dan dosen yang dituntut untuk melakukan mempublikasikan karya ilmiah yang sudah dibuatnya pada sebuah jurnal ilmiah internasional. Bagi sebagian mahasiswa, melakukan publikasi karya ilmiah di jurnal internasional menjadi salah satu syarat kelulusan. Sedangkan, bagi para dosen mempublikasikan karya ilmiah di jurnal internasional menjadi salah satu syarat untuk naik pangkat. Namun, […]

  • UIN Bandung, Ke-33 Kampus Terbaik di Indonesia

    UIN Bandung, Ke-33 Kampus Terbaik di Indonesia

    • calendar_month Ming, 10 Mar 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– UIN Sunan Gunung Djati Bandung meraih prestasi gemilang dengan masuk ke dalam 50 kampus terbaik di Indonesia menurut Scimago Institution Ranking. Peringkat yang berhasil diraih oleh UIN Bandung adalah peringkat ke-33 dan ke-1 untuk lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Scimago Institution Ranking, yang dikembangkan oleh Scimago Lab dengan sumber data dari […]

  • Ditjen Pesantren segera Diresmikan, Siapa Calon Dirjennya?

    Ditjen Pesantren segera Diresmikan, Siapa Calon Dirjennya?

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    JAKARTA, kanal31.com– Kementerian Agama tengah memproses pendirian Direktorat Jenderal Pesantren. Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menargetkan proses ini sudah selesai tahun ini. Ke depan, Ditjen Pesantren akan berdiri sendiri, terpisah dari Ditjen Pendidikan Islam. Siapa calon Direktur Jenderal (Dirjen) Pesantren? “Proses penentuan pejabat tidak akan berdasarkan kedekatan personal, melainkan melalui seleksi yang objektif dan professional,” […]

  • Saatnya Mengenal Kak Odin, Sosok Pendongeng Hipnotis Anak-anak

    Saatnya Mengenal Kak Odin, Sosok Pendongeng Hipnotis Anak-anak

    • calendar_month Rab, 6 Des 2023
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung) Claudine Patricia, ia merupakan seorang pendongeng yang berasal dari Kota Bandung. Wanita yang lebih akrab disapa dengan panggilan Kak Odin ini telah memantapkan diri sebagai pendongeng sejak tahun 2004. “Saya mulai mendongeng itu sekitar tahun 2004,itu juga karena saya sempat setelah lulus dari FISIP Hubungan Internasional. Saya mengambil pendidikan guru TK,” terang Odin […]

expand_less