Selasa, 2 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Ekoteologi Sebagai Fondasi Baru Penyelamatan Lingkungan

Ekoteologi Sebagai Fondasi Baru Penyelamatan Lingkungan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sel, 23 Des 2025
  • comment 0 komentar

JAKARTA Kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan perhatian serius terhadap bencana yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatra. Menurut Menag, upaya penanggulangan bencana alam tidak boleh lagi hanya mengandalkan pendekatan teknis, hukum, atau politik semata, namun juga melalui konsep Ekoteologi, yakni mengintegrasikan nilai-nilai moral agama ke dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.

 

Menag mengajak masyarakat untuk melihat akar masalah kerusakan lingkungan melalui kacamata spiritual. Ia menegaskan bahwa selama ini kepatuhan terhadap lingkungan seringkali hanya didasari ketakutan pada sanksi hukum, ke depan perlu juga menggunakan bahasa agama.

 

“Tanpa bahasa agama, tidak mungkin kita bisa menciptakan satu kesadaran kolektif untuk memelihara lingkungan. Kita harus menanamkan pemahaman bahwa merusak alam adalah sebuah dosa, sementara memelihara lingkungan adalah sumber pahala,” tegas Menag di Jakarta, Selasa (23/12/2025).

 

Menag mengungkapkan bahwa prinsip ini telah ia bawa ke panggung dunia, termasuk melalui penandatanganan kesepakatan penting di Vatikan dan forum di Rio de Janeiro bersama para pemimpin agama global.

 

“Kami baru saja kembali dari Vatikan dan Rio de Janeiro untuk menandatangani deklarasi bahwa tokoh-tokoh agama di seluruh dunia harus terlibat aktif dalam mengatasi perubahan iklim. Kita ingin menggunakan bahasa agama untuk menata dunia baru yang lebih hijau. Jika dunia internasional saja mengakui urgensi ini, maka Indonesia harus menjadi pelopornya,” lanjutnya.

 

Implementasi Nyata di Daerah Terdampak

 

Banjir di Sumatra adalah salah satu pengingat bagi semua pihak untuk kembali menata hubungan manusia dengan alam. Menag meminta jajaran Kantor Wilayah Kemenag untuk berperan aktif, bukan hanya dalam menyalurkan bantuan logistik, tetapi juga melakukan edukasi jangka panjang melalui khotbah-khotbah dan pendidikan agama yang berwawasan lingkungan.

 

“Kita tidak ingin agama hanya hadir di saat ritual saja. Agama harus menjadi faktor pemicu bagi martabat kemanusiaan dan penyelamatan semesta. Melalui Kurikulum Cinta yang sedang kita siapkan, kita juga akan menyisipkan nilai-nilai cinta pada alam agar generasi mendatang tidak lagi mewarisi bencana yang sama,” ucap Menag.

 

Melalui pendekatan ini, Menag berharap penanganan banjir di Aceh, Sumatra, dan wilayah lainnya di Indonesia dapat memiliki fondasi yang lebih kuat, yakni perubahan perilaku yang lahir dari keimanan dan tanggung jawab moral kepada Sang Pencipta.

 

“Saya sangat berharap, melalui pendekatan ekoteologi ini, penanganan banjir di Sumatera dan wilayah-wilayah lain di Indonesia tidak lagi hanya menyentuh permukaan. Kita butuh fondasi yang lebih kuat, yaitu sebuah perubahan perilaku yang lahir dari keimanan mendalam serta rasa tanggung jawab moral kita sebagai hamba kepada Sang Pencipta untuk menjaga alam ini,” pungkasnya.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cimanis, Inovasi Permen Herbal ala Siswa MAN 13 Jakarta untuk Atasi Insomnia

    Cimanis, Inovasi Permen Herbal ala Siswa MAN 13 Jakarta untuk Atasi Insomnia

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BOGOR Kanal31.com — Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 13 Jakarta berhasil menciptakan inovasi permen herbal bernama Cimanis yang dirancang untuk membantu mengatasi insomnia ringan dan meningkatkan kualitas tidur remaja. Karya kreatif berbasis riset ini dipresentasikan pada ajang Global Innovation and Entrepreneurship Festival (GIEF) yang berlangsung di Kampus IPB, Bogor, Jumat (16/1/2026). Inovasi Cimanis lahir dari […]

  • Dari Keraguan Menuju Kepastian

    Dari Keraguan Menuju Kepastian

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Ketika dunia lama sedang runtuh dan dunia baru tengah mencari pijakan, lahirlah seorang pemikir yang kemudian disebut sebagai Bapak Filsafat Modern, Rene Descartes (1596- 1650).   Pemikiran Descartes tumbuh di tengah situasi Eropa sedang berada dalam masa transisi besar: sebuah dunia lama yang berakar pada otoritas Gereja dan filsafat skolastik Aristotelian mulai […]

  • Delegasi UIN Bandung Gaungkan Inovasi dalam INCOILS V dan Forum Direktur Pascasarjana se-Indonesia

    Delegasi UIN Bandung Gaungkan Inovasi dalam INCOILS V dan Forum Direktur Pascasarjana se-Indonesia

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, kanal31.com — Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta bersama Forum Direktur Pascasarjana (FODIPAS) PTKIN se-Indonesia menyelenggarakan International Conference on Islam, Law, and Society (INCOILS) V pada 21–23 November 2025 bertempat di Grand Rohan Jogja Hotel, Yogyakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh para Direktur, Wakil Direktur, Ketua dan Sekretaris Program Studi, serta akademisi Pascasarjana dari seluruh Indonesia. Hadir pula […]

  • Guru MTsN 1 Labura Bikin Taman Mini Madrasah dari Botol Bekas

    Guru MTsN 1 Labura Bikin Taman Mini Madrasah dari Botol Bekas

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    LABURA kanal31.com — Namanya Ernita, guru sekaligus Kepala Perpustakaan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Labuhanbatu Utara. Ia menciptakan inovasi unik dan ramah lingkungan dengan membuat taman mini di depan ruangan perpustakaan MTsN 1 Labuhanbatu Utara.   Dilansir dari Kemenag, Selasa (23/9/2025), Ernita bercerita bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil, seperti memanfaatkan limbah plastik […]

  • 3 Pemikir Politik Islam Era Klasik

    3 Pemikir Politik Islam Era Klasik

    • calendar_month Rab, 28 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Ajaran Islam tidak hanya meliputi ibadah ritual, tetapi juga tatanan sosial masyarakat. Sesudah wafatnya Nabi Muhammad SAW, kepemimpinan atas umat Islam diselenggarakan dalam berbagai format. Sejumlah pemikir menguraikan kriteria kepemimpinan yang ideal menurut agama ini. Pada masa klasik, yakni sejak abad kedelapan hingga ke-15, para penulis yang menggeluti tema politik cukup banyak. Di antaranya […]

  • 7 Kategori Biaya Uang Kuliah Tunggal UIN Bandung Semua Jurusan 2022/2023

    7 Kategori Biaya Uang Kuliah Tunggal UIN Bandung Semua Jurusan 2022/2023

    • calendar_month Rab, 5 Okt 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAl31.COM ebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN), UKT UIN Bandung sama dengan kampus negeri lainnya. Artinya sistem UKT akan mengikuti kemampuan keuangan penanggung jawab mahasiswa, yakni orang tua atau wali mahasiswa. Adapun kampus bernama lengkap Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati ini membagi sistem UKT menjadi 7 kelompok, seperti dilansir Buka Review. Menerapkan sistem UKT […]

expand_less