Selasa, 2 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » NETIZEN » Mengenal Aura Kasih yang akan Dipanggil KPK terkait Ridwan Kamil

Mengenal Aura Kasih yang akan Dipanggil KPK terkait Ridwan Kamil

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kam, 25 Des 2025
  • comment 0 komentar

KALBAR Kanal31.com — Ikutan ngegosip jadinya. Ini gara-gara KPK, kenapa sih nyebut Aura Kasih. Cobalah sebut Aura Faming, beda jadinya. Mari kita mengenal artis satu anak ini sambil seruput Koptagul, wak!

 

Nama Aura Kasih mendadak terdengar seperti lonceng tua di Gedung Sate. Biasa saja selama bertahun-tahun, lalu tiba-tiba berdentang keras dan semua orang menoleh. Bukan karena lagu baru, bukan karena film anyar, melainkan karena KPK membuka peluang memanggilnya untuk mengonfirmasi dugaan aliran uang dari mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Di titik ini, Aura Kasih bukan tokoh pinggiran, melainkan pusat perhatian. Wajar jika publik perlu mengenalnya secara utuh, bukan sekadar sebagai “penyanyi yang namanya disebut KPK”.

 

Aura Kasih lahir di Bandung pada 26 Februari 1987. Kota yang sama dengan Gedung Sate, Braga, dan Dago, seolah menjadi metafora hidupnya, naik turun, ramai, dan penuh sorotan. Ia dikenal sebagai penyanyi pop dengan karakter suara sensual dan citra berani yang sejak awal karier memang dekat dengan kontroversi. Album debutnya, Malaikat Penggoda yang dirilis pada 2008, langsung melejitkan namanya. Lagu-lagunya seperti “Mari Bercinta”, “Asmara”, dan “Pemilik Hati” menjadikannya ikon pop era itu, sekaligus figur yang tak pernah sepi komentar publik.

 

Tak berhenti di musik, Aura Kasih merambah dunia akting. Ia membintangi sejumlah film dan sinetron, di antaranya Asmara Dua Diana dan Radio Galau FM. Dari panggung ke layar lebar, dari konser ke karpet merah, ia membangun karier di industri hiburan dengan satu modal utama, popularitas yang konsisten. Popularitas inilah yang membuat namanya terasa kontras ketika muncul dalam pusaran penyidikan dugaan korupsi proyek pengadaan iklan Bank BJB periode 2021–2023 senilai Rp409 miliar, dengan dugaan Rp222 miliar atau lebih dari 50 persen digunakan tidak sebagaimana mestinya dan mengalir menjadi dana nonbudjeter.

 

Dalam kehidupan pribadi, Aura Kasih juga akrab dengan sorotan. Ia pernah menikah dengan Eryck Amaral, seorang pengusaha asal Brasil, pada 2018 dan resmi berpisah pada 2021. Dari pernikahan itu, ia memiliki seorang putri bernama Arabella. Kisah rumah tangganya kerap menjadi konsumsi publik, menegaskan bahwa hidupnya memang selalu berada di ruang terbuka, seperti Alun-Alun Bandung, siapa pun boleh melihat, menilai, dan berkomentar.

 

Ketika KPK, melalui juru bicaranya Budi Prasetyo, menyebut kemungkinan memanggil Aura Kasih, konteksnya sangat spesifik. Konfirmasi informasi dugaan aliran uang. Statusnya bukan tersangka, bukan pula saksi yang sudah dipanggil, melainkan pihak yang mungkin dimintai klarifikasi jika bukti permulaan dinilai cukup. KPK menegaskan, informasi dari masyarakat masih diuji dan meminta data awal yang valid. Ini penting dicatat agar publik tidak terjebak pada kesimpulan liar hanya karena nama besar bertemu lembaga antirasuah.

 

Di sinilah Aura Kasih menjadi simbol menarik. Ia mewakili pertemuan dunia hiburan dengan dunia kekuasaan, dua ruang yang sering dianggap terpisah. Padahal, nyatanya bisa bersinggungan. Seperti Jalan Asia Afrika yang mempertemukan sejarah, pariwisata, dan politik dalam satu ruas, nama Aura Kasih kini berada di persimpangan antara citra selebritas dan proses hukum. Bukan sebagai inti perkara, tetapi sebagai potongan puzzle yang sedang diperiksa.

 

Dengan mengenal profilnya secara lengkap, publik bisa melihat bahwa yang sedang terjadi bukan sekadar gosip selebritas, melainkan proses klarifikasi dalam kasus besar. Aura Kasih tetap Aura Kasih, penyanyi asal Bandung, figur pop dengan karier panjang dan kehidupan yang selalu disorot. Bedanya, kali ini sorotan datang dari Gedung Merah Putih KPK, bukan dari lampu panggung. Justru di situlah rasa “baru tahu” itu muncul dalam cerita korupsi ratusan miliar, bahkan ikon pop pun bisa ikut disebut dalam bab yang tak pernah mereka rencanakan.

 

Sumber foto: msn.com

 

Rosadi Jamani

Ketua Satupena Kalbar

 

 

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PPID Kota Bandung Siap Sukseskan E-Monev 2025 Keterbukaan Informasi Publik

    PPID Kota Bandung Siap Sukseskan E-Monev 2025 Keterbukaan Informasi Publik

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat meluncurkan Program Electronic Monitoring and Evaluation (E-Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini diikuti oleh seluruh badan publik dan PPID se-Jawa Barat. Acara dipimpin langsung oleh Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat, Husni Farhani Mubarak, […]

  • Video Menembus Batas

    Video Menembus Batas

    • calendar_month Rab, 17 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAL31- Kisah Mahasiswa Inspiratif pada Wisuda ke-82 UIN Sunan Gunung Djati Bandung Keluarga adalah harta paling berharga yang tiada bandingannya. Tempat paling menenangkan di tengah riuhnya dunia, tempat terbaik untuk berkeluh kesah saat lelah mendera. Ya, begitulah harapan setiap insan. Tapi tidak bagi Amanah, mahasiswa Jurusan Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang berasal dari […]

  • Yuk Ikutan Daftar Seleksi Nasional Madrasah Unggulan Dibuka hingga Februari 2026

    Yuk Ikutan Daftar Seleksi Nasional Madrasah Unggulan Dibuka hingga Februari 2026

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Kementerian Agama (Kemenag) resmi membuka pendaftaran Seleksi Nasional Murid Baru (SNMB) Madrasah Unggulan untuk tahun ajaran 2026/2027. Proses pendaftaran dilakukan secara daring dan dibuka sejak 2 Januari 2026. Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag, Nyayu Khodijah, mengatakan pendaftaran dibuka melalui dua jalur, yakni jalur prestasi dan jalur tes. Jalur prestasi […]

  • Siapkan Generasi Adaptif dan Kreatif, Menag Kembangkan Gerakan Kepramukaan Madrasah

    Siapkan Generasi Adaptif dan Kreatif, Menag Kembangkan Gerakan Kepramukaan Madrasah

    • calendar_month Sen, 18 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM JAKARTA — Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan komitmennya untuk mengembangkan gerakan kepramukaan madrasah dalam rangka menyiapkan generasi adaptif dan kreatif. Hal ini disampaikan Menag Nasaruddin saat membuka Kemah Pramuka Madrasah Nasional (KPMN) 2024 di Cibubur, Jakarta Timur. Menurutnya, selama ini kepramukaan adalah Gerakan yang telah diwariskan oleh para perintis negara dan telah melekat dalam […]

  • Uang Sertifikasi Dosen PTKIS Disunat, Siapa yang Bertanggung Jawab?

    Uang Sertifikasi Dosen PTKIS Disunat, Siapa yang Bertanggung Jawab?

    • calendar_month Kam, 23 Feb 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) Wilayah II Jawa Barat tengah diterpa isu tak sedap. Kanal31.com mendapati pengaduan dari dua orang dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) yang meminta identitasnya tidak ditulis. Dalam pengaduannya kedua dosen itu mengeluhkan tentang pemotongan dana sertifikasi dosen. “Saya hanya memberi satu juta rupiah, kalau rekan saya […]

  • Presiden Ajak Bangsa Indonesia Bersatu Padu dan Saling Mendoakan

    Presiden Ajak Bangsa Indonesia Bersatu Padu dan Saling Mendoakan

    • calendar_month Kam, 1 Agu 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (JAKARTA) — Presiden Joko Widodo menggelar Doa dan Zikir Kebangsaan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (1/8/2024) malam. Zikir Kebangsaan ini merupakan rangkaian pertama menyambut Hari Ulang Tahun atau HUT ke-79 RI. Dalam sambutannya Presiden mengatakan, ke depan tantangan yang dihadapi tidak mudah. Berbagai bentuk krisis dan tantangan baru akan bermunculan, akan selalu datang silih berganti. […]

expand_less