Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » EDUTEKNO » Pelatihan, Penulisan Artikel Ilmiah Standar dan Cara Bergabung

Pelatihan, Penulisan Artikel Ilmiah Standar dan Cara Bergabung

  • account_circle Admin Kanal31
  • calendar_month Kam, 14 Apr 2022
  • comment 0 komentar

Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag., Pegiat Kelas Menulis di UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Selama ini kami bergerak di bidang pelatihan penulisan artikel ilmiah standar. Disebut standar mengingat secara umum artikel ilmiah memiliki pola yang baku. Karena polanya yang baku ini sehingga dipastikan pelatihan penulisan artikel ilmiah berlangsung efektif. Kami telah berusaha mencari model pelatihan yang paling efektif. Efektif dalam arti peserta pelatihan dipastikan lancar dalam penulisan artikel ilmiah. Tulisan ini bertujuan menyajikan panduan pelatihan efektif dalam penulisan artikel ilmiah.

Kami biasanya menggunakan tiga panduan secara bersamaan dalam pelaksanaan latihan, yaitu:

  1. Panduan penulisan struktur IMRaD, yaitu Introduction, Method, Results, and Discussion (Klik Di Sini).
  2. Panduan penulisan berupa template (gaya selingkung) artikel jurnal ilmiah (Klik Di Sini).
  3. Panduan penulisan berupa langkah-langkah praktis penulisan artikel ilmiah (Klik Di Sini).

Ketiga Panduan

Ketiga panduan di atas pada dasarnya itu-itu juga. Pertama, panduan penulisan struktur IMRaD. Secara umum, jurnal ilmiah menerapkan struktur IMRaD dalam penulisan artikel ilmiah. Keduatemplate artikel jurnal ilmiah. Jurnal ilmiah memiliki template masing-masing bagi penulisan artikel ilmiah. Namun, template artikel jurnal secara umum mengacu struktur IMRaD juga. Ketiga, langkah-langkah praktis penulisan artikel ilmiah. Langkah-langkah ini menjadi pola khas dalam pelatihan mengacu pada dua poin sebelumnya, yakni struktur IMRaD dan template artikel jurnal ilmiah.

Pelatihan pada dasarnya cukup menerapkan satu panduan, yakni panduan ketiga tentang langkah-langkah praktis penulisan artikel ilmiah. Sebab, panduan ketiga ini mencakup seluruhnya. Panduan ketiga berperan mengarahkan peserta pelatihan dari mana memulai menulis artikel ilmiah. Bisa jadi peserta telah mengenal struktur IMRaD dan juga telah mengenal template artikel jurnal ilmiah. Namun, terkadang orang masih bingung dari mana memulai menulis.

Panduan ketiga dapat diterapkan secara mandiri dalam arti tanpa mengikuti kegiatan pelatihan. Panduan ketiga ini disertai contoh artikel yang telah dipublikasikan (diterbitkan) di jurnal ilmiah. Sengaja mengapa mengambil contoh artikel yang telah dipublikasikan, yakni agar menambah motivasi bagi penulis bahwa terbitan tersebut menerapkan template standar dan sekaligus menerapkan struktur IMRaD. Selainnya, kami dapat pula menampilkan beberapa contoh artikel yang telah terbit untuk memastikan keselarasan tiga panduan yang telah dikemukakan terdahulu.

Secara teknis, ada baiknya disiapkan beberapa hal sebelum menerapkan panduan ketiga tentang langkah-langkah penulisan artikel ilmiah ini. Pertama, ambil (download) full text PDF artikel ilmiah yang telah diterbitkan dan sekaligus download pula template artikel jurnal tersebut. Ada baiknya lakukan print out untuk melihat keselarasan antara artikel full text PDF dan template. Kedua, lihat panduan penulisan artikel struktur IMRaD. Diharapkan panduan ini dicermati secara seksama mengingat artikel ilmiah merupakan laporan singkat dari hasil penelitian sehingga dibutuhkan kecermatan dalam memperhatikan paragraf-paragraf pada tiap bagian. Apabila telah sering menulis, maka panduan ini tidak diperlukan lagi. Ketiga, baru memulai menulis mengacu pada panduan tentang langkah-langkah penulisan artikel ilmiah.

Latihan Mandiri

Ada perberdaan antara latihan mandiri dan latihan dengan mengikuti kegiatan pelatihan. Latihan mandiri menuntut kecermatan yang cukup tinggi dalam mengikuti detail panduan. Adapun kegiatan pelatihan menyediakan pelatih yang berperan memandu penulisan menurut langkah-langkah sesuai panduan.

Pelaksanaan pelatihan biasanya diselenggarakan berbasis komunitas dengan membuat Grup WhatsApp. Jadi ada berapa peserta yang terhimpun dan kapan memulai untuk menjalankan tahapan-tahapan penulisan hingga tuntas. Biasanya dari masing-masing grup selalu ada yang tertinggal dalam mengikuti tahapan sehingga tidak tuntas menyiapkan naskah artikel yang siap dikirim ke jurnal ilmiah. Motivasi pelatihan kami adalah agar tiap peserta memiliki naskah yang memiliki kelayakan terbit di jurnal ilmiah.

Terimakasih, pelatihan kami terbuka untuk umum.

Bandung, 07 Maret 2021

  • Penulis: Admin Kanal31

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sisi Gelap Aplikasi MiChat yang Dilaknat

    Sisi Gelap Aplikasi MiChat yang Dilaknat

    • calendar_month Sen, 15 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAl31.COM Polisi membongkar praktik prostitusi online di Situbondo. Pelaku asal luar Jatim ini diamankan di salah satu hotel di kota Situbondo. Praktik prostitusi online ini menggunakan aplikasi MiChat. Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan tiga wanita terduga pelaku praktik prostitusi online tersebut. Ketiganya berasal dari luar provinsi. Tiga pelaku yakni NY (32) warga Sukabumi, ST (28) […]

  • Kemenag – BAZNAS Bentuk Satgas Optimalisasi Pengumpulan Zakat untuk Beasiswa

    Kemenag – BAZNAS Bentuk Satgas Optimalisasi Pengumpulan Zakat untuk Beasiswa

    • calendar_month Sel, 30 Jul 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (JAKARTA) — Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama (Kemenag) bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membentuk Satuan Tugas (Task Force) untuk mendorong optimalisasi pengumpulan zakat. Task Force ini juga bertujuan untuk menggencarkan program Beasiswa Cendekia BAZNAS 2024 yang diluncurkan pada 23 Juli 2024. Pembentukan Task Force yang terdiri dari Kemenag dan BAZNAS ini merupakan […]

  • Forum Dekan Ushuluddin Dorong Gerakan Ekologis Berlandaskan Spirit Keislaman

    Forum Dekan Ushuluddin Dorong Gerakan Ekologis Berlandaskan Spirit Keislaman

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Menyikapi krisis ekologi yang semakin mengkhawatirkan, Forum Dekan Fakultas Ushuluddin Perguruan Tinggi Keagamaan Islam se-Indonesia meluncurkan “Resolusi Shakti 2025” yang berisi delapan komitmen transformatif berbasis ekoteologi Islam. Resolusi ini merupakan hasil Rapat Kerja Nasional yang berlangsung selama tiga hari (2-4 Desember 2025) di Hotel Shakti, Bandung.   Pertemuan yang mengangkat tema “Ekoteologi: Meneguhkan […]

  • Menag Datangi KPK Jelaskan Kunker ke Sulsel, Tekad Jadi Contoh Pemberantasan Korupsi

    Menag Datangi KPK Jelaskan Kunker ke Sulsel, Tekad Jadi Contoh Pemberantasan Korupsi

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar hari ini datang ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedatangan Menag untuk memberikan penjelasan terkait penggunaan pesawat khusus saat berkunjung ke Sulawesi Selatan pada 15 Februari 2026 untuk meresmikan Gedung Balai Sarkiah di Kabupaten Takalar. Menag di awal menjelaskan bahwa sudah beberapa kali datang ke KPK. Menag bahkan […]

  • Asyiknya Toleransi dan Doa Lintas Agama

    Asyiknya Toleransi dan Doa Lintas Agama

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA Kanal31.com — Minggu pagi (4/1/2026) di Kulon Progo, lazimnya diisi hiruk-pikuk aktivitas warga. Namun, ada pemandangan berbeda hari ini. Ratusan ASN dan warga berkumpul untuk ikut “Jalan Sehat Kerukunan & Senam Ceria” dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama. Jelang dimulai, suasana mendadak berubah syahdu. Ratusan pasang mata tertunduk, dan kebisingan berganti […]

  • Pesantren dan Feodalisme 

    Pesantren dan Feodalisme 

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Di pesantren, hidup dua kultur: Takzim dan feodalisme. Takzim adalah tradisi hormat pada guru, kyai, ulama karena ilmunya, feodalisme adalah penghormatan karena status, gelar, jabatan dan keturunan. Takzim adalah bagian dari adab mencari ilmu. Feodal adalah bagian dari kultur kekuasaan kuno dimana derajat orang dibedakan berdasarkan kelas sosial.   Di banyak pesantren, keduanya […]

expand_less