Breaking News:
Beranda » BEWARA » Haedar Nashir : Dorong Akademisi Lakukan Penelitian tentang Perdamaian

Haedar Nashir : Dorong Akademisi Lakukan Penelitian tentang Perdamaian

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 23 Sep 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KANAL31.COM

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menyampaikan bahwa nalar instrumental – paradoks yang dipedomani oleh sebagian manusia bisa menjadi ancaman bagi perdamaian di masa-masa yang akan datang.Guru Besar Sosiologi ini mendorong kepada akademisi untuk melakukan penelitian yang lebih luas tentang perdamaian, terlebih yang terkait dengan nalar-nalar instrumental – paradoks ini.

Ketika kebahagiaan didapatkan dari rekayasa genetika supaya manusia hidup lebih lama, secara bersamaan terdapat ancaman bagi kemanusiaan yang terkoyak. Nilai kebersamaan dan lain sebagainya akan kalah oleh rekayasa genetika.

“Bahkan mungkin ilmu-ilmu sosial yang beraliran post struktural, itu juga bisa menjadi ancaman bagi disintegrasi, perempuan kontra laki-laki, termasuk konsep-konsep keluarga yang selalu menebar teori-teori neo-Marxis yang selalu ada oposisi biner”. ungkap Haedar, Rabu (21/9) di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Di era demokrasi dan Hak Asasi Manusia (HAM), kata Haedar jika dahulu yang mematikan demokrasi adalah rezim militer, namun kekinian hal itu dilakukan oleh rezim-rezim terpilih secara demokratis tetapi mereka menerapkan politik otoritarian.

“Tetapi respon terhadap politik otoritarian itu dari publik, dari civil society sama kerasnya,” ungkapnya.

Oleh karena itu, prediksi yang disampaikan oleh Tariq Ali tentang The Clash of Fundamentalism terjadi dalam sistem politik modern.

“Praktik politik demokrasi yang membajak demokrasi atas nama demokrasi dilawan. Dengan sikap-sikap ekstrim dari kelompok masyarakat madani,” imbuhnya.

Haedar juga menyoroti tentang adanya fenomena persenjataan nuklir yang diproduksi oleh negara-negara. Menurutnya hal itu juga harus diwaspadai. Selain itu juga ada ancaman lain yang mengancam berupa kerusakan lingkungan.Selanjutnya ancaman manusia di era postmodern ini adalah terancam manusia atas kehilangan pijakan-pijakan filosofis dalam hidup, semua pragmatisme.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memimpin Negara itu Mudah

    Memimpin Negara itu Mudah

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Yudi Latif, Direktur Reform Institute
    • 0Komentar

    JAKARTA, kanal31.com — Saudaraku, banyak orang mengira memimpin negara itu mahasulit. Namun dalam banyak hal, memimpin negara itu lebih sederhana daripada memimpin keluarga. Negara dapat diatur dengan hukum dan kewenangan, sementara keluarga hanya dapat dipimpin dengan kasih, pengertian, kesetiaan, keteladanan dan tanggung jawab.   Sekilas, negara tampak sebagai puncak kerumitan organisasi manusia. Padahal, sesungguhnya ia hanyalah […]

  • Hebat! Tim “Kokro” Unpad Juarai Kompetisi “Tarumanagara Startup Summit Expo 2022”

    Hebat! Tim “Kokro” Unpad Juarai Kompetisi “Tarumanagara Startup Summit Expo 2022”

    • calendar_month Selasa, 24 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-SUMEDANG Usaha rintisan (startup) mahasiswa Universitas Padjadjaran “Kokro” berhasil menjuarai kompetisi “Tarumanagara Startup Summit Expo 2022” yang digelar BEM Universitas Tarumanagara, 19 – 20 Mei lalu. Pada kompetisi tersebut, tim Kokro berhasil menyabet juara pertama. Kompetisi “Tarumanagara Startup Summit Expo 2022” diikuti oleh puluhan startup milik mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Pemenang dari […]

  • Ubaidillah, Butuh Dukungan UIN Bandung dalam Penyempurnaan UU Penyiaran

    Ubaidillah, Butuh Dukungan UIN Bandung dalam Penyempurnaan UU Penyiaran

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– UIN Sunan Gunung Djati Bandung melakukan kerjasama dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) oleh Rektor UIN Bandung, Prof Rosihon Anwar dan Ketua KP) Pusat, Ubaidillah, di Bandung, Selasa (05/11/2024). MoU ini meliputi pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia di […]

  • Aktivis, Turunkan Presiden! 

    Aktivis, Turunkan Presiden! 

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    “Tenang Pak Prabowo, Ada Saya Disini!” BANDUNG kanal31.com — Ada satu garis tipis yang sering luput dibaca: antara kritik yang sehat dan kritik yang tanpa sadar sedang “ditunggangi”. Di situ medan bermainnya bukan lagi idealisme, tapi kepentingan.   Kekuasaan memang wajib dikontrol. Itu bukan debat—itu fondasi demokrasi. Kritik pada pemerintah, termasuk pada Prabowo Subianto, adalah […]

  • 7 Peta Jalan, Kemenag Targetkan Moderasi Beragama RI Jadi Referensi Dunia

    7 Peta Jalan, Kemenag Targetkan Moderasi Beragama RI Jadi Referensi Dunia

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama (MB) Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Thomas Ardian Siregar mendukung Peta Jalan Kerukunan yang disusun oleh Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Setjen Kemenag. Sesdep Thomas menyampaikan dukungan tersebut saat didaulat berbicara dalam rapat pembahasan Penyusunan Peta Jalan Pusat […]

  • Gunakan Dana CSR, Gedung Mako Polsek Arjasari Dibangun

    Gunakan Dana CSR, Gedung Mako Polsek Arjasari Dibangun

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG KANAl31.COM – Polresta Bandung melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Mako Polsek Arjasari di Perumahan Kota Baru Arjasari RT 04/RW 13 Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung, Senin (13/1/2025). Peletakan batu pertama itu dihadiri langsung oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Dr Akhmad Wiyagus, didampingi Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna, Kapolresta Bandung Kombes Pol Dr […]

expand_less