Kamis, 9 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Haedar Nashir : Dorong Akademisi Lakukan Penelitian tentang Perdamaian

Haedar Nashir : Dorong Akademisi Lakukan Penelitian tentang Perdamaian

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jum, 23 Sep 2022
  • comment 0 komentar

KANAL31.COM

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menyampaikan bahwa nalar instrumental – paradoks yang dipedomani oleh sebagian manusia bisa menjadi ancaman bagi perdamaian di masa-masa yang akan datang.Guru Besar Sosiologi ini mendorong kepada akademisi untuk melakukan penelitian yang lebih luas tentang perdamaian, terlebih yang terkait dengan nalar-nalar instrumental – paradoks ini.

Ketika kebahagiaan didapatkan dari rekayasa genetika supaya manusia hidup lebih lama, secara bersamaan terdapat ancaman bagi kemanusiaan yang terkoyak. Nilai kebersamaan dan lain sebagainya akan kalah oleh rekayasa genetika.

“Bahkan mungkin ilmu-ilmu sosial yang beraliran post struktural, itu juga bisa menjadi ancaman bagi disintegrasi, perempuan kontra laki-laki, termasuk konsep-konsep keluarga yang selalu menebar teori-teori neo-Marxis yang selalu ada oposisi biner”. ungkap Haedar, Rabu (21/9) di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Di era demokrasi dan Hak Asasi Manusia (HAM), kata Haedar jika dahulu yang mematikan demokrasi adalah rezim militer, namun kekinian hal itu dilakukan oleh rezim-rezim terpilih secara demokratis tetapi mereka menerapkan politik otoritarian.

“Tetapi respon terhadap politik otoritarian itu dari publik, dari civil society sama kerasnya,” ungkapnya.

Oleh karena itu, prediksi yang disampaikan oleh Tariq Ali tentang The Clash of Fundamentalism terjadi dalam sistem politik modern.

“Praktik politik demokrasi yang membajak demokrasi atas nama demokrasi dilawan. Dengan sikap-sikap ekstrim dari kelompok masyarakat madani,” imbuhnya.

Haedar juga menyoroti tentang adanya fenomena persenjataan nuklir yang diproduksi oleh negara-negara. Menurutnya hal itu juga harus diwaspadai. Selain itu juga ada ancaman lain yang mengancam berupa kerusakan lingkungan.Selanjutnya ancaman manusia di era postmodern ini adalah terancam manusia atas kehilangan pijakan-pijakan filosofis dalam hidup, semua pragmatisme.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peneliti LIPI: Pemilu 2024 Harus Beri Pembelajaran Positif Bagi Masyarakat

    Peneliti LIPI: Pemilu 2024 Harus Beri Pembelajaran Positif Bagi Masyarakat

    • calendar_month Sen, 20 Jun 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Peneliti senior Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro mengingatkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 bukan sekadar menang atau kalahnya pasangan calon dan partai politik. Namun, Pemilu 2024 harus lebih menekankan pembelajaran positif bagi masyarakat. “Kita sudah punya pengalaman lima kali pemilu, namun yang belum kita belajar adalah bagaimana agar pemilu serentak […]

  • Jelang Idulfitri: Tradisi Zakat dan 5 Tempat Terpercaya di Bandung untuk Menunaikannya

    Jelang Idulfitri: Tradisi Zakat dan 5 Tempat Terpercaya di Bandung untuk Menunaikannya

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Bulan Ramadhan selalu menghadirkan suasana religius yang khas di Kota Bandung. Selain dipenuhi kegiatan ibadah seperti tadarus Al-Qur’an, kajian Ramadhan, dan ngabuburit di berbagai sudut kota, masyarakat juga bersiap menunaikan zakat menjelang Hari Raya Idulfitri. Tradisi ini menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Muslim di Bandung yang dikenal religius sekaligus memiliki kepedulian […]

  • Prof. Dudang Gojali Bangkitkan Spirit Putera-puteri FEBI, Berani Wujudkan Mimpi

    Prof. Dudang Gojali Bangkitkan Spirit Putera-puteri FEBI, Berani Wujudkan Mimpi

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com— Teriakan yel-yel “Febi Happy”, “Febi Level Up”, “Febi Excellent” terdengar menggema di Kampus II UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Teriakan ini merupakan perwujudan dari nyala hati, semangat, kekuatan, dan kekompakan, pada saat Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag berdiri tegak membangkitkan spirit mahasiswa baru, dalam momen […]

  • Chiki Dicopot, Ditarik Kembali, Lalu Memilih Pergi

    Chiki Dicopot, Ditarik Kembali, Lalu Memilih Pergi

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KALBAR Kanal31.com — Kita lanjutkan cerita Chiki Fawzi. Rupanya ada kisah baru yang lebih dramatis. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak! Jika kisah sebelumnya adalah bab pembuka, maka inilah bab paling melelahkan secara batin dalam perjalanan Chiki Fawzi. Bukan karena ia tak kuat fisik, melainkan karena alur hidupnya diperlakukan seperti pintu geser otomatis. Ditutup, dibuka lagi, […]

  • IPB Dorong 5 Jurnal Segera Terindeks Scopus

    IPB Dorong 5 Jurnal Segera Terindeks Scopus

    • calendar_month Ming, 19 Jun 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Direktorat Publikasi Ilmiah dan Informasi Strategis (DPIS) IPB University terus mendorong peningkatan kualitas jurnal agar lebih banyak lagi jurnal IPB terindeks Scopus. Salah satu bentuk upaya ialah menyelenggarakan pendampingan internasionalisasi jurnal. Tahun ini, lima jurnal didampingi untuk proses persiapan menuju indeksasi Scopus. Kelima jurnal tersebut, ialah Jurnal Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan (Journal […]

  • Dedi Mulyadi Beberkan Seluruh Penasehat Pemdaprov Jabar Bekerja Sukarela Tanpa Biaya

    Dedi Mulyadi Beberkan Seluruh Penasehat Pemdaprov Jabar Bekerja Sukarela Tanpa Biaya

    • calendar_month Kam, 20 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan seluruh tenaga penasehat di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat akan bekerja secara sukarela tanpa menerima honorarium. Kebijakan ini ditegaskannya usai dilantik sebagai Gubernur Jabar di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/2/2025). Pernyataan ini sekaligus menanggapi keinginan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, yang bersedia menjadi […]

expand_less