Minggu, 24 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Pergerakan dalam Diam

Pergerakan dalam Diam

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rab, 24 Des 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG Kanal31.com — Di sela-sela untaian pengajian Hikam ibn Athailah, Sang Guru Agung menyampaikan perumpamaan luar biasa tentang “diam itu emas”. Diam tidak selamanya bermakna berhenti (stagnan), tetapi ia kadang penuh makna dan dinamika.

 

—–

 

Syahdan di sebuah hutan yang rimbun, tumbuh tunas bambu yang kecil dan rapuh. Meskipun terlihat lemah, tunas bambu ini memiliki potensi yang luar biasa. Selama bertahun-tahun, ia tidak menunjukkan pertumbuhan yang signifikan di atas tanah. Namun, di bawah permukaan, sesuatu yang sangat penting sedang terjadi. Tunas bambu ini menghabiskan waktu untuk mengembangkan akarnya, menembus tanah dengan ketekunan yang tak tergoyahkan.

 

Proses ini mungkin tidak terlihat oleh mata, tetapi akar-akar itu tumbuh kuat dan dalam, menciptakan fondasi yang kokoh untuk masa depan. Dalam setiap inci yang ia gali, tunas bambu belajar tentang kesabaran. Ia memahami bahwa hasil yang baik memerlukan waktu dan usaha yang konsisten. Sementara itu, di atas tanah, ia tetap tampak tenang, seolah menunggu saat yang tepat untuk menunjukkan kekuatannya.

 

Akhirnya, setelah bertahun-tahun berjuang membangun akar yang kuat, saat itu pun tiba. Dengan kekuatan yang diperoleh dari akarnya, tunas bambu mulai tumbuh dengan cepat. Dalam sekejap, ia menjulang tinggi, menembus langit, dan menjadi salah satu tanaman terkuat di hutan. Pertumbuhannya yang pesat adalah hasil dari proses panjang yang telah dilaluinya, dan kini ia dapat berdiri tegak, menghadapi angin dan badai dengan percaya diri.

 

Bambu tidak hanya tumbuh tinggi; ia juga menunjukkan fleksibilitas yang luar biasa. Dalam setiap hembusan angin, ia dapat melentur tanpa patah, mengajarkan kita tentang pentingnya beradaptasi dengan perubahan. Di sekelilingnya, bambu memberikan tempat tinggal bagi berbagai makhluk, berkontribusi pada ekosistem yang seimbang. Ia mengingatkan kita bahwa keberhasilan bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi juga tentang bagaimana kita dapat memberi dampak positif pada lingkungan dan komunitas di sekitar kita.

 

—-

 

Filosofi tunas bambu ini mengajarkan kita bahwa kesuksesan tidak datang dengan cepat. Ia mengajak kita untuk menghargai proses, membangun dasar yang kuat, dan bersabar dalam perjalanan menuju impian kita. Dengan memahami dan menerapkan pelajaran dari tunas bambu, kita dapat tumbuh dan berkembang dengan cara yang berkelanjutan, siap menghadapi tantangan dan meraih tujuan hidup kita.

Dadan Rusmana, Wakil Rektor I UIN Sunan Gunung Djati Bandung 

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melalui Penguatan Bahasa dan Sastra, Prodi SI Kembangkan Moderasi Budaya

    Melalui Penguatan Bahasa dan Sastra, Prodi SI Kembangkan Moderasi Budaya

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Bahasa adalah kunci moderasi budaya, melalui komunikasi yang empatik, terbuka, dan menghargai perbedaan. Indonesia dapat menjadi model dunia dalam praktik moderasi budaya melalui bahasa nasional dan lokal yang harmonis. Prof. Dr. H. Mahi M. Hikmat, M.Si (Guru Besar Ilmu Komunikasi UIN Bandung) memberikan kesimpulan, saat menjadi pemateri seminar ilmiah bertajuk “Inspirasi Bahasa dalam […]

  • Mengapa Banyak Hal Teringat Saat Shalat?

    Mengapa Banyak Hal Teringat Saat Shalat?

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Shalat merupakan ibadah utama dalam Islam yang membutuhkan kekhusyukan dan kehadiran hati. Namun, seringkali individu mengalami fenomena di mana berbagai pikiran, bahkan ide penting, justru muncul saat shalat dan menghilang setelahnya. Tulisan ini menelaah fenomena tersebut melalui pendekatan tasawuf dengan konsep muroqobah, serta psikologi kognitif dan atensi. Shalat dalam Islam merupakan perjumpaan […]

  • Inilah Pengabdian Ala UIN Bandung “Smart Village” di Garut

    Inilah Pengabdian Ala UIN Bandung “Smart Village” di Garut

    • calendar_month Sen, 23 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-GARUT. Mengabdi kepada masyarakat bagi perguruan tinggi adalah sebuah keniscayaan, dalam rangka mengimplementasikan, dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kesejahteraan masyarakat. Diperlukan sinergi bersama antara perguruan tinggi dan pemerintahan desa untuk mengurangi ketimpangan angka kemiskinan dan digitalisasi pedesaan dengan perkotaan. Kerjasama dengan perguruan tinggi mampu mendorong untuk mewujudkan pemerataan akses teknologi guna meningkatkan kualitas […]

  • Kartini Masa Kini, Solusi Bangsa

    Kartini Masa Kini, Solusi Bangsa

    • calendar_month Sen, 21 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com —  Tanggal 21 April adalah Hari Kartini, momentum untuk merenungi peran dan kontribusi perempuan dalam kemajuan bangsa. Dalam Islam, perempuan bukanlah makhluk sekunder, tetapi bagian integral dari peradaban. Islam memuliakan perempuan, memberi hak, dan mendorongnya berkontribusi aktif sebagai pemimpin, pejuang, dan solusi bagi umat. Wanita dalam Kepemimpinan Islam Islam tidak menutup peluang bagi […]

  • IPB Dorong 5 Jurnal Segera Terindeks Scopus

    IPB Dorong 5 Jurnal Segera Terindeks Scopus

    • calendar_month Ming, 19 Jun 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Direktorat Publikasi Ilmiah dan Informasi Strategis (DPIS) IPB University terus mendorong peningkatan kualitas jurnal agar lebih banyak lagi jurnal IPB terindeks Scopus. Salah satu bentuk upaya ialah menyelenggarakan pendampingan internasionalisasi jurnal. Tahun ini, lima jurnal didampingi untuk proses persiapan menuju indeksasi Scopus. Kelima jurnal tersebut, ialah Jurnal Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan (Journal […]

  • Dirjen Pendis: Memelihara Tradisi Kepenulisan sebagai Artefak Akademik

    Dirjen Pendis: Memelihara Tradisi Kepenulisan sebagai Artefak Akademik

    • calendar_month Sel, 10 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar
expand_less