Breaking News:
Beranda » BEWARA » Pergerakan dalam Diam

Pergerakan dalam Diam

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG Kanal31.com — Di sela-sela untaian pengajian Hikam ibn Athailah, Sang Guru Agung menyampaikan perumpamaan luar biasa tentang “diam itu emas”. Diam tidak selamanya bermakna berhenti (stagnan), tetapi ia kadang penuh makna dan dinamika.

 

—–

 

Syahdan di sebuah hutan yang rimbun, tumbuh tunas bambu yang kecil dan rapuh. Meskipun terlihat lemah, tunas bambu ini memiliki potensi yang luar biasa. Selama bertahun-tahun, ia tidak menunjukkan pertumbuhan yang signifikan di atas tanah. Namun, di bawah permukaan, sesuatu yang sangat penting sedang terjadi. Tunas bambu ini menghabiskan waktu untuk mengembangkan akarnya, menembus tanah dengan ketekunan yang tak tergoyahkan.

 

Proses ini mungkin tidak terlihat oleh mata, tetapi akar-akar itu tumbuh kuat dan dalam, menciptakan fondasi yang kokoh untuk masa depan. Dalam setiap inci yang ia gali, tunas bambu belajar tentang kesabaran. Ia memahami bahwa hasil yang baik memerlukan waktu dan usaha yang konsisten. Sementara itu, di atas tanah, ia tetap tampak tenang, seolah menunggu saat yang tepat untuk menunjukkan kekuatannya.

 

Akhirnya, setelah bertahun-tahun berjuang membangun akar yang kuat, saat itu pun tiba. Dengan kekuatan yang diperoleh dari akarnya, tunas bambu mulai tumbuh dengan cepat. Dalam sekejap, ia menjulang tinggi, menembus langit, dan menjadi salah satu tanaman terkuat di hutan. Pertumbuhannya yang pesat adalah hasil dari proses panjang yang telah dilaluinya, dan kini ia dapat berdiri tegak, menghadapi angin dan badai dengan percaya diri.

 

Bambu tidak hanya tumbuh tinggi; ia juga menunjukkan fleksibilitas yang luar biasa. Dalam setiap hembusan angin, ia dapat melentur tanpa patah, mengajarkan kita tentang pentingnya beradaptasi dengan perubahan. Di sekelilingnya, bambu memberikan tempat tinggal bagi berbagai makhluk, berkontribusi pada ekosistem yang seimbang. Ia mengingatkan kita bahwa keberhasilan bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi juga tentang bagaimana kita dapat memberi dampak positif pada lingkungan dan komunitas di sekitar kita.

 

—-

 

Filosofi tunas bambu ini mengajarkan kita bahwa kesuksesan tidak datang dengan cepat. Ia mengajak kita untuk menghargai proses, membangun dasar yang kuat, dan bersabar dalam perjalanan menuju impian kita. Dengan memahami dan menerapkan pelajaran dari tunas bambu, kita dapat tumbuh dan berkembang dengan cara yang berkelanjutan, siap menghadapi tantangan dan meraih tujuan hidup kita.

Dadan Rusmana, Wakil Rektor I UIN Sunan Gunung Djati Bandung 

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prof. Ulfiah Ingatkan Alumni, Bersyukur kepada Allah SWT dan Berbakti pada Orangtua

    Prof. Ulfiah Ingatkan Alumni, Bersyukur kepada Allah SWT dan Berbakti pada Orangtua

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Dekan Fakultas Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. Hj. Ulfiah, M.Si, mengingatkan para alumninya agar tidak lupa bersyukur kepada Allah SWT dan berhidmat kepada orangtua, atas kelancaran dan kemudahan dalam menyelesaikan studi di Fakultas Psikologi, hingga bisa menyandang gelar sarjana. Prof. Ulfiah menyatakan hal itu saat melepas alumni (calon wisudawan), di […]

  • 5 Pelajaran Penting dari Ibadah Qurban

    5 Pelajaran Penting dari Ibadah Qurban

    • calendar_month Sabtu, 9 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Sahabat Mang Geo, dalam Islam ada 2 hari raya internasional. Yaitu: Hari Raya Idul Fitri dan Hari raya Idul Qurban. Seluruh umat Islam di dunia memperingati hari raya ini, dengan ibadah-ibadah yang telah ditentukan oleh syariat Islam. Dalam tulisan ini Mang Geo akan membahas tentang hakikat Qurban, yaitu apa sih sebenarnya yang terpesan dari […]

  • Asyik! Kemenag Perjuangkan Pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren

    Asyik! Kemenag Perjuangkan Pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM SURABAYA — Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa saat ini Kementerian Agama tengah memperjuangkan pembentukan Direktorat Jenderal Pondok Pesantren. Komitmen ini disampaikan Menag Nasaruddin Umar saat menghadiri perayaan Harlah ke-42, Pondok Pesantren Islam lslam Miftachussunnah ll, lstighosah Kebangsaan, dan Peringatan Hari Pahlawan di Masjid Nasional Al-Akbar, Surabaya, Jawa Timur. “Kementerian Agama segera membentuk suatu […]

  • 1000 Kampung Zakat Ala Kemenag

    1000 Kampung Zakat Ala Kemenag

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 15Komentar

      KALIMANTAN-KANAL31.COM-Pada 17 Januari 2023, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meresmikan Kampung Zakat di Desa Suka Maju, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel). Itu merupakan Kampung Zakat ke-514. Menag dalam sambutannya menargetkan agar pada tahun 2023, ada 1.000 Kampung Zakat yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. “Kami sudah diskusikan dengan berbagai lembaga pengelola […]

  • Menjadi Muslim di Era Algoritma

    Menjadi Muslim di Era Algoritma

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Hari ini kita hidup dalam dunia yang tampak memberi kebebasan tanpa batas, tetapi sebenarnya sangat terkurasi. Setiap kali kita membuka media sosial, kita merasa sedang memilih apa yang ingin kita lihat. Kita merasa menjadi pengendali atas informasi yang masuk ke dalam hidup kita.   Namun sering kali yang terjadi justru sebaliknya. Kitalah yang […]

  • Apakah DNA Bisa Membaca Tabir Takdir Manusia?

    Apakah DNA Bisa Membaca Tabir Takdir Manusia?

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — DNA (Deoxyribonucleic Acid) dipandang sebagai cetak biru biologis manusia dengan takdir hidup. DNA ini memengaruhi kecenderungan fisik, intelektual, dan emosional seseorang. Kemajuan ilmu genetika telah membawa manusia kepada pemahaman bahwa DNA memiliki peran penting. DNA dapat menentukan berbagai aspek potensi kecerdasan, risiko penyakit, hingga sifat kepribadian. Pertanyaan utama yang diajukan adalah sejauh mana […]

expand_less