Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » SSE UM-PTKIN 2025: Wujudkan Akses Pendidikan Setara, UIN Bandung Fasilitasi Peserta Berkebutuhan Khusus

SSE UM-PTKIN 2025: Wujudkan Akses Pendidikan Setara, UIN Bandung Fasilitasi Peserta Berkebutuhan Khusus

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sab, 14 Jun 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — UIN Sunan Gunung Djati Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam menyediakan layanan pendidikan yang inklusif. Hal ini diwujudkan dengan memfasilitasi pelaksanaan Seleksi Sistem Elektronik (SSE) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2025 bagi peserta berkebutuhan khusus.

Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Rosihon Anwar, bersama Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama (A2KK), Nur Arifin, Plh Wakil Rektor I, Husnul Qodim, Kepala Pusat PMB, M. Erihadiana, Kepala Bagian Akademik, Jajang Burhanudin, secara langsung memantau jalannya ujian untuk memastikan seluruh kebutuhan peserta, termasuk peserta difabel, terpenuhi dengan baik.

Salah satu peserta berkebutuhan khusus, Ananda Rasya Moppang Doli Harahap, yang mengalami tuna daksa (lumpuh), dengan penuh semangat mengikuti SSE UM-PTKIN 2025 di Laboratorium Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) Lecture Hall, Kampus I UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Sabtu (14/6/2025).

Mengacu pada arahan Ketua Panitia Nasional UM-PTKIN 2025, Masnun Tahir, penyelenggaraan tahun ini menegaskan komitmen kuat terhadap prinsip inklusivitas dan aksesibilitas. Panitia memastikan seluruh peserta, termasuk penyandang disabilitas, dapat mengikuti ujian secara lancar, aman, dan nyaman. Seleksi ini tidak semata menitikberatkan pada aspek akademik, tetapi juga mengedepankan nilai keadilan sosial dan keberagaman.

“Sejak awal kami memberikan perhatian khusus kepada peserta difabel. Tidak hanya menyusun sistem ujian yang berkualitas, tetapi juga memastikan semua pihak memiliki kesempatan yang sama meraih cita-citanya. Oleh karena itu, seluruh panitia lokal diinstruksikan menyiapkan sarana dan prasarana yang ramah difabel,” ujar Masnun Tahir.

Rosihon Anwar menegaskan bahwa keikutsertaan Ananda Rasya menjadi bukti nyata komitmen kampus dalam menyediakan akses pendidikan setara bagi semua kalangan. “Kami berkomitmen memberikan fasilitas terbaik bagi seluruh calon mahasiswa, termasuk peserta berkebutuhan khusus. Karena pendidikan adalah hak semua orang. UIN Bandung akan terus menjadi kampus yang ramah, inklusif, moderat dan memberikan kesempatan adil bagi siapa pun untuk menuntut ilmu. Sesuai dengan taglinenya rahmatan lil alamin, memberikan manfaat bagi seluruh alam, kebermanfaatan yang seluas-luasnya, ” tegas Rektor.

Pada ujian SSE UM-PTKIN 2025 ini, Ananda Rasya memilih dua program studi, yaitu:
Informatika – UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
Teknologi Informasi – UIN Syahada Padangsidimpuan

Usai mengikuti ujian, Ananda Rasya menyampaikan kesan positifnya. “Saya sangat bersyukur dapat mengikuti SSE UM-PTKIN ini. Fasilitas yang disiapkan kampus, panitia dan satpam sangat membantu saya mengikuti proses ujian berlangsung dengan nyaman. Semoga hasil terbaik bisa saya raih untuk bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Untuk pesannya semoga kedepannya UM-PTKIN terus berkembang dan banyak peminatnya,” ujar siswa asal SMA Negeri 9 Bekasi tersebut.

Meskipun Ananda tidak memilih program studi di UIN Bandung, Rektor tetap menegaskan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai pendidikan Islam yang berlandaskan keadilan (‘adl), tanggung jawab (khilafah), dan kasih sayang (rahmah). Filosofi inilah yang menjadi pondasi PTKIN dalam membangun kampus ramah difabel.

“PTKIN tidak boleh menutup diri dari siapa pun yang ingin belajar. Justru sebagai institusi pendidikan Islam, kita harus menjadi teladan dalam keberpihakan kepada kelompok rentan, termasuk difabel. Kampus kita adalah rumah bersama,” tambahnya.

Sebagai informasi, pelaksanaan SSE UM-PTKIN 2025 di UIN Bandung diikuti oleh 5.334 peserta yang terbagi ke dalam 14 sesi selama lima hari, sejak 10 hingga 15 Juni 2025. Dari jumlah tersebut, terdapat sembilan peserta difabel; empat di antaranya terverifikasi dan dapat dihubungi, empat lainnya dinyatakan tidak valid, dan satu peserta belum memberikan konfirmasi.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prof. Ulfiah Ingatkan Alumni, Bersyukur kepada Allah SWT dan Berbakti pada Orangtua

    Prof. Ulfiah Ingatkan Alumni, Bersyukur kepada Allah SWT dan Berbakti pada Orangtua

    • calendar_month Jum, 25 Okt 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Dekan Fakultas Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. Hj. Ulfiah, M.Si, mengingatkan para alumninya agar tidak lupa bersyukur kepada Allah SWT dan berhidmat kepada orangtua, atas kelancaran dan kemudahan dalam menyelesaikan studi di Fakultas Psikologi, hingga bisa menyandang gelar sarjana. Prof. Ulfiah menyatakan hal itu saat melepas alumni (calon wisudawan), di […]

  • Hore! Seleksi PPPK Kemenag Tahap I Dibuka 21 Oktober 2024. Begini Cara Daftarnya

    Hore! Seleksi PPPK Kemenag Tahap I Dibuka 21 Oktober 2024. Begini Cara Daftarnya

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Pendaftaran seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dibuka mulai 21 Oktober – 4 November 2024. Sekjen Kemenag M Ali Ramdhani mengatakan, sesuai Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 347 Tahun 2024, seleksi PPPK 2024 tahap I ini diperuntukkan bagi dua kategori pelamar Pertama, Eks Tenaga Honorer Kategori […]

  • Relasi Agama dan Negara

    Relasi Agama dan Negara

    • calendar_month Sen, 13 Jul 2026
    • account_circle Husein Muhammad, pengasuh Pondok Pesantren Dar Al-Fikr Cirebon
    • 0Komentar

    CIREBON, kanal31.com –Kemarin di hadapan audien acara bedah buku Qanun Asasi NU, karya Ibu hj. Dr. Lelly Leiliyyah , isteri K.H. Andul Hakim Mahfuzh, atau Gus Kikin, pengasuh Pesantren Tebuireng, Jombang, dengan moderatator Gus Nas, di PP. Kebon Jambu, asuhan Ibu Ny. Masriyah Amva, aku menyampaikan ini. Dalam situasi kehidupan berbangsa dan bernegara seperti sekarang […]

  • Sukses, Prof Mahmud Diperpanjang sebagai Rektor

    Sukses, Prof Mahmud Diperpanjang sebagai Rektor

    • calendar_month Jum, 4 Agu 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM – Prof. Dr. Mahmud, M.Si secara resmi masih menjabat Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung. Kepastian tersebut diperoleh setelah Menteri Agama Republik Indonesia mengeluarkan surat keputusan memperpanjang masa jabatan Prof. Mahmud hingga waktu yang tidak ditentukan. Dalam Surat Keputusan (SK) Menteri Agama RI bernomor 079602/B.II/3/2023 yang ditandatangani langsung Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di […]

  • UIN Bandung Gelar Seminar Fiqh Jurnalistik

    UIN Bandung Gelar Seminar Fiqh Jurnalistik

    • calendar_month Sen, 25 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM BANDUNG — Program Studi Ilmu Komunikasi Konsentrasi Jurnalistik UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali menggelar rangkaian acara seminar My Ilkom dengan tema “Fiqh Jurnalistik”. Seminar ini diadakan di Aula Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada Senin (25/11/2024). Seminar ini menghadirkan Dr. Bahrudin, M.Ag. (Dosen Ilmu Komunikasi UIN Bandung) sebagai pembicara […]

  • Darurat Sampah, Momentum Idulfitri Farhan Ajak Warga Ubah Budaya 

    Darurat Sampah, Momentum Idulfitri Farhan Ajak Warga Ubah Budaya 

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyoroti persoalan sampah sebagai tantangan serius yang dihadapi Kota Bandung, bertepatan dengan momentum Idulfitri 1447 Hijriah. Usai Salat Id di Plaza Balai Kota Bandung, Farhan mengungkapkan, produksi sampah harian di Kota Bandung mencapai 1.600 hingga 1.800 ton. Menurutnya, tingginya volume sampah merupakan konsekuensi dari aktivitas sosial dan […]

expand_less