UIN Bandung Dorong Jurnal Berkelas Dunia: Kunci Mutu Riset dan Kemandirian Finansial Kampus
- account_circle Sungkawa Abdisunda
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar

BANDUNG, kanal31.com — UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali melakukan manuver strategis untuk memperkuat posisi akademiknya di kancah nasional maupun internasional. Lewat peran aktif Rumah Jurnal, kampus terkemuka ini menggelar Workshop Persiapan Akreditasi Jurnal Nasional (ARJUNA) di Aula Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Rabu (29/7/2026).
Kegiatan ini tak sekadar agenda rutin akademik. Di balik gelaran pelatihan tersebut, UIN Bandung sedang merajut misi besar: mendongkrak mutu riset, membenahi aspek teknis akreditasi, sekaligus memperkokoh kemandirian finansial institusi berstatus Badan Layanan Umum (BLU).
Wakil Rektor II UIN Bandung, Prof. Dr. H. Tedi Priatna, M.Ag. menegaskan bahwa akreditasi jurnal bukan lagi sekadar gugur kewajiban administrasi, melainkan instrumen vital dalam membangun daya saing global.
“Profesionalisme pengelolaan Open Journal System (OJS), jumlah sitasi, dan jangkauan indeksasi menjadi penentu utama daya tarik kampus bagi para peneliti terbaik dunia,” tegas Prof. Tedi usai membuka acara workshop.
Langkah pembenahan kali ini juga, lanjut Prof. Tedi, menyentuh aspek tata kelola keuangan yang jauh lebih transparan dan akuntabel. Mengacu pada SK Rektor UIN SGD Bandung Nomor 029 Tahun 2026, seluruh pengelola jurnal diwajibkan menyetorkan 10 persen dari tarif Article Processing Charge (APC) langsung ke kas BLU universitas.
Menurut Prof. Tedi, kebijakan ini menjadi jaring pengaman guna memastikan kesiapan institusi saat berhadapan dengan audit lembaga negara seperti BPK, sekaligus menjamin kepastian terbit bagi para penulis agar tidak ada lagi kasus artikel yang “terkatung-katung”.
Rumah Jurnal Kawal 132 Jurnal Kampus
Inisiatif ini disambut hangat oleh komunitas akademisi kampus. Terbukti, sebanyak 87 pengelola jurnal hadir langsung dari total 132 pengelola di lingkungan UIN Bandung.
Koordinator Rumah Jurnal UIN Bandung, Hamdan Sugilar, M.Pd, menyampaikan komitmennya untuk mengawal penuh jurnal-jurnal kampus agar tak lagi tumbang akibat kendala teknis yang sebenarnya bisa dihindari.
“Banyak jurnal yang secara substansi keilmuan sudah sangat bagus, tetapi gagal meraih akreditasi terbaik hanya karena persoalan teknis. Di sinilah Rumah Jurnal hadir untuk mendampingi secara intensif,” ungkap Hamdan.
Pendampingan tersebut berfokus pada tiga pilar pembenahan utama: 1) Peningkatan kualifikasi pengelola dan optimalisasi platform OJS; 2) Pengawasan ketat terhadap mutu keilmuan dan orisinalitas riset; dan 3) Penyesuaian penuh dengan instrumen penilaian akreditasi nasional terbaru.
Saat ini, UIN Bandung mengelola 132 jurnal ilmiah, dengan peta capaian yang sangat menjanjikan:
- 8 Jurnal berhasil menembus indeksasi bereputasi internasional (Scopus).
- 73 Jurnal telah mengantongi akreditasi ARJUNA.
- 51 Jurnal kini berada dalam fase intensif persiapan akreditasi.
Menyinggung tentang acara teknis, Hamdan memaparkan bahwa workshop dikemas secara komprehensif ke dalam tiga sesi:
- Sesi 1 (Pengelolaan Keuangan Jurnal): Mengupas tuntas mekanisme transparansi dana APC bersama Wakil Rektor II, Prof. Dr. H. Tedi Priatna, M.Ag, dan Ketua Tim Kerja Keuangan UIN Bandung, Ani Fatimah Zahra Saifi, S.Pd.I, M.Pd.
- Sesi 2 (Kebijakan Akreditasi ARJUNA): Membedah aturan terbaru berdasarkan Permen Kemdiktisaintek Nomor 9 Tahun 2026, menghadirkan narasumber pakar dari Pusat Riset Teknologi Konversi Energi BRIN, Tinton Dwi Atmaja.
- Sesi 3 (Kelas Praktik & Klinik Teknis): Dipisah menjadi dua kelas fokus, yakni Kelas Persiapan Scopus bersama Dr. Busro, M.Ag, serta Kelas Klinik Teknis OJS yang dipandu langsung oleh Rifqi Syamsul Fuadi, ST, M.Kom.
“Dengan integrasi kuat antara pembenahan akademik dan tata kelola finansial yang solid, UIN Bandung optimistis jurnal-jurnal ilmiahnya tak hanya mendominasi panggung akreditasi unggul, tetapi juga memberi dampak nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan dunia,” pungkasnya.(nanangs)

- Penulis: Sungkawa Abdisunda

