Breaking News:
Beranda » BEWARA » Inilah Cara Fordek FST PTKIN 2022, Kuatkan Rekognisi Internasional

Inilah Cara Fordek FST PTKIN 2022, Kuatkan Rekognisi Internasional

  • account_circle Admin Kanal31
  • calendar_month Sabtu, 16 Jul 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SPI-BANDUNG

UIN Sunan Gunung Djati Bandung menjadi tuan rumah penyelenggaraan Forum Dekan (Fordek) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) bertajuk sinergi saintek dalam upaya mencapai rekognisi internasional yang berlangsung di Hotel Holiday Inn sejak Jumat-Ahad (15-17/07/2022).

Prof. Dr. Hj. Evi Fatimatur Rusydiyah, M.Ag, Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof. Wasilah Sahabuddin, Guru Besar UIN Alauddin Makassar dan Dr. Sri Harini, M.Si, Ketua Forum Dekan FST tampil menjadi narasumber Fordek FST PTKIN 2022 yang membahas tentang Pengembangan FST PTKIN, dipandu oleh Cepy Slamet, ST., M.Kom. Ph.D, dan dibuka oleh Pelaksana harian (Plh) Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof Dr Rosihon Anwar MAg CHS.

Dalam sambutannya, Plh Rektor merasa bersyukur, bangga atas kehadiran Fakultas Sains dan Teknologi yang memberikan kontribusi positif guna meningkatkan rekognisi internasional dan berusaha mengintegrasikan keilmuan dalam bingkai Wahyu Memandu Ilmu.

“Sebagai tuan rumah, saya atas nama pimpinan mengucapkan Selamat Datang, Wilujeng Sumping, Sugeng Rawuh di Kota Bandung yang diciptakan ketika Tuhan sedang tersenyum. Saya berkeyakinan silaturahmi itu membawa berkah. Dalam Wasiyatul Mustofa kepada Imam Ali, ingatlah datang membawa Rizki, pulang membawa dosa. Ini harus dijelaskan secara sains,” tegasnya.

Prof Rosihon berharap dengan adanya koordinasi Forum Dekan FST ini dapat menghasilkan kebijakan, kesepakatan bersama, kerjasama dalam meningkatkan publikasi ilmiah yang diakui secara global. “Dalam konteks tamu datang membawa rizki, memberikan solusi, menghasilkan kebijakan yang disepakati. Saya berharap pertemuan ini menghasilkan kebijakan, kerjasama dalam pengembangan sains dan teknologi. Meskipun sainstek dianggap anak bungsu, tapi anak bungsu di UIN justru memberikan kontribusi yang luar biasa dalam rangka meningkatkan rekognisi internasional untuk konteks publikasi ilmiah,” jelasnya.

Kolaborasi, sinergi dengan kampus lain menjadi keharusan untuk mewujudkan kampus unggul. “Tugas dari Saintek ini harus memberikan spektrum, misalnya dalam materi Kultum Zuhur, untuk dosen Sains tidak boleh sama materinya dengan dosen Ushuluddin, tapi ceramahnya berisi sainstifik, sehingga materinya lebih menarik, terutama dalam capai publikasi di jurnal bereputasi internasional menjadi bahan Kultum,” tandasnya.

Dekan FST, Dr Hasniah Aliah MSi melaporkan pertemuan Fordek FST 2022 selama tiga hari ini diikuti 14 kampus yang berjumlah 149 peserta terdiri dari Dekan, Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Jurusan, Ketua Laboratorium, Dosen dan Tenaga kependidikan.

“Dua tahun lalu dilakukan secara daring, hari ini luring di Kota Bandung dengan tuan rumah UIN Bandung. Selamat Datang di Kota Kembang. Kegiatan Fordek FST digelar selama tiga hari diikuti 149 peserta dari 14 kampus dari unsur Tendik, Dosen, Kajur, Sekjur, Wadek dan Dekan. Dengan menghadirkan lima narasumber, Prof. Evi, Prof. Wasilah, Dr. Sri, pada hari pertama yang membahas Pengembangan FST PTKIN. Pada hari kedua Bu Novardy dan Pa Brain Tawazzan membahas revitalisasi laboratorium FST tahun 2022. FGD Insitusi, Dekan, Wadek, Prodi, Tata Usaha yang dilanjutkan dengan tur Kebudayaan ke Saung Angklung Udjo,” paparnya.

Ketua Forum Dekan FST, Dr. Sri Harini, M.Si, menjelaskan keberadaan Fodek FST sudah berjalan 10 tahun yang diawali dari pertemuan 5 UIN yang memiliki Fakultas Sains. “Ada 14 anggota, ini pertemuan ke-10, 2 tahun kemarin secara online, hari ini alhamdulillah di Bandung bisa bertemu secara offline. Dari pertemuan 5 Fakultas Sains yang keberadaannya tidak hanya di Kemenag, tapi Kemenristek harus dijembatani. Hari ini hadir 149 peserta, saya berharap Fordek bisa optimal, berkomitmen untuk menuju rekognisi internasional, yang diawali dari MBKM, dengan melakukan pertukaran mahasiswa, dimana mahasiswa sainstek bisa bertukar, penelitian dan publikasi ilmiah bersama,” ujarnya.

Menurutnya, tahapan menuju rekognisi internasional dapat diawali penganggaran laboratorium, akreditasi internasional. “FST jadi inisiator ASIN, paling lambat Maret tahun 2023 bisa submit.Untuk peningkatan mutu melalui program revitalisasi peralatan laboratorium, Wakil akademik bisa mensuport laboratorium. Hadirnya rekomendasi nanti jadi agenda dan program nasional. Sebagai anak bontot, dalam integritas sains mampu memperkuat pengetahuan, agama,” tuturnya.

Bagi Prof Wasilah sinergi, kolaborasi antar 14 kampus, peningkatan SDM dosen, tenaga kependidikan menjadi modal untuk rekognisi internasional. “Alhamdulillah sampai hari ini Fordek sudah berjaya. Cara agar diakui rekognisi internasional, sinergi lebih utama, sinergitas perlu diperkuat, SDM dosen, tendik, mahasiswa harus ditingkatkan seperti di Makassar lebih detail, bisa lebih lanjut. Untuk projects IDB alat laboratoriumnya dari Singapura, Jerman hari ini harus ada revitalisasi alat laboratorium supaya meningkat rekognisi internasional,” sarannya.

Sambil mengutip pernyataan Dirjen Pendis yang disampaikan oleh Prof Wasilah tentang pentingnya kerja sama, “Tidak ada Superman tapi yang ada super tim,” jelasnya.

Di mata Prof Evi caranya mesti bekerjasama, “Semua lembaga bisa meningkatkan dengan kerja tim karena sangat penting. Ibaratkan gedung 14 kampus ini isinya harus banyak melakukan kolaboratif mulai dari forum internasional, student exchange, memiliki publikasi dan sitasi yang tinggi, riset terus digalakkan dalam meningkatkan rekognisi internasional,” pungkasnya.

  • Penulis: Admin Kanal31

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dosen UIN Bandung Soroti Kasus Sosial yang Viral di Jabar, Pemprov Harus Lakukan Evaluasi

    Dosen UIN Bandung Soroti Kasus Sosial yang Viral di Jabar, Pemprov Harus Lakukan Evaluasi

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Dosen Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Bandung (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung Iu Rusliana menyoroti sejumlah kasus sosial yang viral bermunculan di Jawa Barat (Jabar). Ia mengingatkan pemerintah daerah (Pemda) Jabar untuk melakukan evaluasi dan perbaikan agar tidak bermunculan kasus serupa.   Beberapa di antaranya kasus yang viral seperti kasus bayi Raya yang […]

  • Ahdi Nuruddin Raih Gelar Doktor di Usia 85 Tahun: Sederhana tanpa Beasiswa

    Ahdi Nuruddin Raih Gelar Doktor di Usia 85 Tahun: Sederhana tanpa Beasiswa

    • calendar_month Rabu, 21 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Ahdi Nuruddin, 85 tahun, berhasil menyelesaikan program doktoral di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung pada Selasa pekan lalu, 13 September 2022. Pria yang tinggal di Tasikmalaya ini menyelesaikan S3 di Jurusan Hukum Syariah dalam empat tahun. Sebelum meraih doktor, Ahdi adalah juga penyandang gelar master dari dua program studi berbeda yakni Ilmu […]

  • Yuk Ikutan Daftar Seleksi Nasional Madrasah Unggulan Dibuka hingga Februari 2026

    Yuk Ikutan Daftar Seleksi Nasional Madrasah Unggulan Dibuka hingga Februari 2026

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Kementerian Agama (Kemenag) resmi membuka pendaftaran Seleksi Nasional Murid Baru (SNMB) Madrasah Unggulan untuk tahun ajaran 2026/2027. Proses pendaftaran dilakukan secara daring dan dibuka sejak 2 Januari 2026. Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag, Nyayu Khodijah, mengatakan pendaftaran dibuka melalui dua jalur, yakni jalur prestasi dan jalur tes. Jalur prestasi […]

  • Maknai Idul Adha, Waspadai Gerakan Syahwat Merdeka

    Maknai Idul Adha, Waspadai Gerakan Syahwat Merdeka

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    TIMIKA Kanal31.com  — Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. H. Aang Ridwan, M.Ag., tampil sebagai Imam dan Khatib Salat Idul Adha di Masjid Baiturrahim PT Freeport Indonesia, Kuala Kencana, Timika, Papua Tengah, Jumat (6/6/2025). Dalam khutbahnya, Dr. Aang mengangkat tema “Idul Adha dan Gerakan Syahwat Merdeka”, yang mengajak jamaah […]

  • Luar Biasa! Pameran 30 Poster Ide Layanan Karier Karya Mahasiswa UIN Bandung

    Luar Biasa! Pameran 30 Poster Ide Layanan Karier Karya Mahasiswa UIN Bandung

    • calendar_month Jumat, 22 Des 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung) — Mahasiswa semester tiga Jurusan Bimbingan Konseling Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengadakan pameran ide layanan karier di Aula Lantai 4 Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Kamis (21/12/2023). Kegiatan dibuka oleh Dr. H. Dudy Imanuddin Effendi, M.Ag, dan Yessika Nurmasari, M.Pd sebagai perwakilan tim dosen pengampu Teknologi BKI. Acara […]

  • Apakah DNA Bisa Membaca Tabir Takdir Manusia?

    Apakah DNA Bisa Membaca Tabir Takdir Manusia?

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — DNA (Deoxyribonucleic Acid) dipandang sebagai cetak biru biologis manusia dengan takdir hidup. DNA ini memengaruhi kecenderungan fisik, intelektual, dan emosional seseorang. Kemajuan ilmu genetika telah membawa manusia kepada pemahaman bahwa DNA memiliki peran penting. DNA dapat menentukan berbagai aspek potensi kecerdasan, risiko penyakit, hingga sifat kepribadian. Pertanyaan utama yang diajukan adalah sejauh mana […]

expand_less