Breaking News:
Beranda » BEWARA » Inilah Testimoni Dirjen Pendidikan Islam untuk Kegiatan Kelas Menulis UIN Bandung

Inilah Testimoni Dirjen Pendidikan Islam untuk Kegiatan Kelas Menulis UIN Bandung

  • account_circle Admin Kanal31
  • calendar_month Selasa, 10 Mei 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SPI-JAKARTA

Masih dalam suasana Idul Fitri 1443 H, Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung, bekerja sama dengan Rumah Jurnal UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Sentra Publikasi Indonesia menjadi pioneer mengawali kegiatan pelatihan penulisan artikel ilmiah, Selasa (10/05/2022).

Pembukaan kegiatan dihadiri oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., MT, Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag, dan Dekan Fakultas Ushuluddin, Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag. Kegiatan ini adalah bentuk semangat akademisi UIN Sunan Gunung Djati Bandung untuk menciptakan atmosfir penelitian dan publikasi ilmiah yang berkualitas.

Tidak hanya dilingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, peserta pada kegiatan ini juga berasal dari luar UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Hal ini menunjukkan bahwa UIN Sunan Gunung Djati Bandung pun turut serta menebarkan semangat penelitian dan publikasi ilmiah secara masif.

Rosihon Anwar mendukung penuh kegiatan ini, “Kegiatan ini dapat menghidupkan ilmu-ilmu kita, karena sumber peradaban adalah penelitian.” tuturnya. Yudi, begitu Dekan Fakultas Ushuluddin biasa dipanggil, menyampaikan bahwa penelitian layaknya penambangan data yang perlu diolah, dianalisis, dan diinterpretasi sehingga dapat menghasilkan informasi, insight knowledge, hingga wisdom.

Selaras dengan Rosihon Anwar dan Yudi, Muhammad Ali Ramdhani meyakini melalui kegiatan ini dengan penelitian yang berkualitas akan menghasilkan publikasi yang baik pula, karena publikasi adalah artefak penelitian. Berikut testimoni Muhammad Ali Ramdhani untuk kegiatan ini:

            Research is a justified true believe. Penelitian sering dideskripsikan sebagai suatu proses investigasi yang dilakukan dengan aktif, tekun, dan sistematis, yang bertujuan untuk menemukan, menginterpretasikan, dan merevisi sebuah “kebenaran”. Kebenaran ini dalam berbagai perspektif, kerap kali bergeser sesuai dengan dinamika perkembangan ilmu pengetahuan, misalnya beberapa dekade terakhir planet terluar dari tata surya bimasakti adalah Planet Pluto, sekarang Pluto diyakini adalah sebuah satelit bukan planet. Begitupun dalam dunia pendidikan, dari Project Based Learning bergeser trennya ke Higher Order Thinking Skills.

Mengutip Rene Deskartes yang menyatakan Omnibus Dubitandum. Segala sesuatu harus diragukan, sehingga dalam penelitian perlu poses konfirmasi dan verifikasi yang objektif. Karena penelitian memiliki sifat kebenaran objektif, dimana “Penelitian adalah suatu pemikiran yang sistematis yang mengkaji berbagai jenis masalah yang pemecahannya memerlukan pengumpulan data dan penafsiran fakta-fakta (bukan sekedar opini atau harapan)”.

Penelitian pun harus terbuka yang dipakai oleh siapa saja, “Penelitian merupakan suatu cara yang sistematik yang bertujuan meningkatkan, memodifikasi dan mengembangkan pengetahuan sehingga dapat disampaikan atau dikomunikasikan serta diuji (diverifikasi) oleh peneliti lain.” Serta harus teruji dimana prosedurnya harus logis dalam memperoleh keputusan.

Karena “Penelitian adalah suatu metode bertujuan untuk menemukan kebenaran yang dilakukan dengan usaha-usaha yang cermat untuk memperoleh fakta atau prinsip, dengan cara mengumpulkan dan menganalisis data (informasi) yang dilaksanakan dengan jelas, teliti, sistematis dan dapat dipertanggungjawabkan.”

Langkah awal penelitian adalah menemukan masalah. Masalah adalah gap antara das sein dan das sollen, kesenjangan antara harapan dan kenyataan, jarak antara praktek dan teori, perbedaan antara yang senyatanya terjadi dengan yang seharusnya terjadi.

Melalui kegiatan ini, saya percaya proses memilih dan memilah masalah penelitian akan diselesaikan dengan baik, karena 50% kegiatan penelitian dipercaya selesai dengan baik jika masalah yang diidentifikasi sudah tepat.

Selanjutnya, publikasi ilmiah merupakan artefak karya peradaban manusia sebagai upaya peyebarluasan gagasan dan/ atau temuan hasil penelitian atau pemikiran yang dipublikasikan dan ditulis dengan memenuhi kaidah ilmiah dan etika keilmuan. Publikasi ilmiah tentu harus memenuhi kaidah-kaidah ilmiah, yaitu jelas, akurat, ringkas, dan etis.  Penyusunan publikasi ilmiah umumnya dilakukan melalui tahapan evaluasi beberapa ahli sesuai bidang keilmuannya (peer review) untuk mencapai objektivitas yang tinggi. Publikasi ilmiah memiliki sifat: Objektif adalah fakta dan data yang tertulis dalam publikasi ilmiah berdasarkan kenyataan yang sebenarnya, karena penelitian boleh salah, tapi harus disampaikan dengan jujur. Thomas Alva Edison pernah meminta sebuah judul berita diganti, dari “Setelah 9.955 kali gagal menemukan bola lampu pijar, Edison akhirnya berhasil menemukan lampu yang menyala” menjadi “Setelah 9.955 kali berhasil menemukan lampu yang gagal menyala, Edison akhirnya berhasil menemukan lampu yang menyala.” Publikasi ilmiah harus bersifat Netral dimana pernyataan tidak mementingkan pihak tertentu baik individu atau kelompok. Selanjutnya Sistematis pola penulisan mengikuti kaidah penulisan ilmiah. Terkakhir publikasi harus Logis dimana cara menginterpretasi data hasil penelitian harus mengacu pada pola nalar, baik induktif maupun deduktif, serta menyajikan fakta secara terpercaya.

Setelah menyampaikan testimoni, Dirjen Pendis Kemenag RI juga berharap mudah-mudahan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam lainnya dapat mengikuti pola dan kegiatan yang sama. Kegiatan ini menjadi pola terbaik untuk mengungkit kualitas akademisi, dan mendongkrak prestasi lembaga pada aspek penelitian dan publikasi ilmiah. Kegiatan ini diharapkan mampu menghidupkan kultur penelitian dan publikasi ilmiah yang berkualitas. (DSM)

  • Penulis: Admin Kanal31

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belajar dari Nietzsche

    Belajar dari Nietzsche

    • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    “Jika ingin berjuang untuk kedamaian jiwa dan kebahagiaan, percayalah! Jika ingin menjadi pengikut kebenaran, bertanyalah!” (F. Nietzsche)   BANDUNG kanala31.com — Saya kira, pernyataan Nietzsche di atas bukanlah kalimat untuk memberi kepastian, tetapi mungkin dimaksudkan untuk mengguncang alas tempat kita berdiri.   Jika kita menilik, kalimat itu bukanlah kalimat perintah; ia lebih menyerupai bisikan yang […]

  • Prof John L. Esposito Wafat

    Prof John L. Esposito Wafat

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Sarjana studi Islam terkenal Profesor John L. Esposito telah meninggal dunia.   Profesor John L. Esposito adalah salah satu cendekiawan Islam dan studi Islam paling berpengaruh di dunia. Sebagai seorang akademisi Amerika di Universitas Georgetown, ia mengabdikan lebih dari lima dekade untuk mempelajari Islam, masyarakat Muslim, dan hubungan Muslim-Barat.   Esposito memberikan kontribusi […]

  • FEBI Siapkan Generasi Cerdas untuk Indonesia Emas 2045

    FEBI Siapkan Generasi Cerdas untuk Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag kembali menegaskan komitmennya membangun kapasitas keilmuan di kalangan mahasiswa. Ini penting, agar kemampuan mereka terus meningkat, baik dari sisi ilmu pengetahuan, soft skill, atau hard skill. Dalam rangka menyiapkan generasi muda, yang nantinya menjadi tonggak […]

  • Jaksa Tak Siap, Keadilan Tertunda

    Jaksa Tak Siap, Keadilan Tertunda

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com – Sidang perkara dugaan pencemaran nama baik dan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dengan terdakwa Ferry Marjani dan Rizki Restu Ramdhani di Pengadilan Negeri Bandung, Kamis (2/7/2026), ditunda.   Agenda sidang yang semula dijadwalkan pembacaan tuntutan urung dilaksanakan setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta penundaan karena surat tuntutan belum siap. […]

  • Top Buat Kelas Menulis, 500 Artikel Mahasiswa UIN Bandung Tembus Jurnal Ilmiah

    Top Buat Kelas Menulis, 500 Artikel Mahasiswa UIN Bandung Tembus Jurnal Ilmiah

    • calendar_month Sabtu, 21 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Publikasi ilmiah mahasiswa Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung tembus 500 artikel. Artikel-artikel itu tersebar di berbagai jurnal ilmiah. Semua itu berkat kerja keras seluruh sivitas dalam pendampingan berbagai kegiatan. Seperti Tugas Akhir (TA), Praktik Kerja Lapangan (PKL), Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Kuliah Kerja Nyata (KKN), tugas matakuliah, dan lain-lain. Sebagian artikel merupakan […]

  • Aktivis, Turunkan Presiden! 

    Aktivis, Turunkan Presiden! 

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    “Tenang Pak Prabowo, Ada Saya Disini!” BANDUNG kanal31.com — Ada satu garis tipis yang sering luput dibaca: antara kritik yang sehat dan kritik yang tanpa sadar sedang “ditunggangi”. Di situ medan bermainnya bukan lagi idealisme, tapi kepentingan.   Kekuasaan memang wajib dikontrol. Itu bukan debat—itu fondasi demokrasi. Kritik pada pemerintah, termasuk pada Prabowo Subianto, adalah […]

expand_less