Kamis, 9 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Yuk Ikutan Lomba Cipta Lagu dan Mars MTQ Nasional, Total Hadiah Rp30 Juta

Yuk Ikutan Lomba Cipta Lagu dan Mars MTQ Nasional, Total Hadiah Rp30 Juta

  • account_circle Jun
  • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
  • comment 0 komentar

JAKARTA Kanal31.com — Kementerian Agama menggelar Lomba Cipta Lagu dan Mars Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional ke-31 dengan total hadiah Rp30 juta. Lomba ini terbuka untuk masyarakat umum, baik peserta individu maupun kelompok, sebagai upaya memperkuat syiar Al-Qur’an melalui pendekatan seni dan budaya.

 

Pendaftaran dan pengiriman karya dilakukan secara daring melalui tautan s.id/lombamarsmtq hingga 31 Maret 2026. Pengumuman finalis dijadwalkan pada 1 Mei 2026, sedangkan penyerahan hadiah dilakukan pada rangkaian pelaksanaan MTQ Nasional ke-31.

 

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, mengatakan, kompetisi tersebut dirancang untuk memperkaya ekspresi dakwah yang sejalan dengan semangat MTQ sebagai ajang pembinaan umat. Menurutnya, musik memiliki daya jangkau luas dalam menyampaikan pesan keislaman yang inspiratif dan menumbuhkan kebersamaan.

“MTQ bukan hanya ruang kompetisi tilawah, tetapi juga medium penguatan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sosial. Melalui lagu dan mars MTQ, pesan persatuan, harmoni, dan kepedulian terhadap sesama dapat disampaikan dengan cara yang lebih membumi,” ujar Abu Rokhmad di Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (5/2/2026).

 

Tema lomba tahun ini adalah Bersama dalam Harmoni, Rukun Menjaga Bumi. Tema tersebut mencerminkan komitmen Kementerian Agama dalam mendorong penguatan kerukunan umat beragama serta kepedulian terhadap lingkungan.

 

Abu Rokhmad menyebut, seluruh karya yang dilombakan harus merupakan karya asli dan belum pernah dipublikasikan maupun diikutsertakan dalam perlombaan lain. Ketentuan ini diberlakukan untuk menjaga orisinalitas sekaligus mendorong lahirnya karya-karya baru yang relevan dengan konteks MTQ Nasional.

 

“Panitia memberi kebebasan dalam pilihan gaya musik, mulai dari orkestra, pop religi, etnik daerah, paduan suara, hingga marching. Yang utama, substansi pesan dan karakternya tetap mencerminkan nilai keislaman dan kebangsaan,” katanya.

 

Dalam ketentuan teknis, durasi lagu ditetapkan sekitar dua hingga tiga menit. Lagu MTQ diarahkan bertempo sedang hingga lambat dengan nuansa inspiratif, sementara mars MTQ bertempo sedang hingga cepat untuk membangun semangat dan ketegasan.

 

Abu Rokhmad menekankan pentingnya kualitas lirik. Setiap karya wajib memuat kata “MTQ”, menggunakan bahasa yang santun dan inspiratif, serta tidak mengandung unsur SARA, politik praktis, maupun kepentingan komersial.

“Lirik diharapkan mengandung nilai syiar Al-Qur’an, persatuan dan kerukunan umat, serta kepedulian terhadap lingkungan. Ini menjadi pesan utama yang ingin kami dorong melalui lomba ini,” ujarnya.

 

Penilaian lomba dilakukan secara komprehensif dengan indikator meliputi kesesuaian tema dan pesan sebesar 30 persen, kekuatan lirik 20 persen, komposisi dan aransemen musik 20 persen, karakter mars atau lagu 20 persen, serta kualitas penyajian dan produksi 10 persen.

 

Panitia menyiapkan hadiah uang tunai dengan rincian Juara I Rp15 juta, Juara II Rp10 juta, dan Juara III Rp5 juta. Karya pemenang berpeluang digunakan secara resmi untuk kebutuhan MTQ Nasional.

 

Abu Rokhmad menambahkan, panitia berhak memanfaatkan karya pemenang sebagai bagian dari pelaksanaan dan publikasi MTQ Nasional ke-31 yang akan digelar di Jawa Tengah.

  • Penulis: Jun

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuliah Umum Islamic Finance UIN Bandung: Blockchain dan Fintech Mendorong Inklusi Keuangan Syariah

    Kuliah Umum Islamic Finance UIN Bandung: Blockchain dan Fintech Mendorong Inklusi Keuangan Syariah

    • calendar_month Jum, 11 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung) — Program Studi Manajemen Keuangan Syariah (MKS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, menggelar kuliah umum bertajuk “Islamic Finance (Blockchain and Fintech Approached)” di Aula FEBI, lantai 2, Kamis (10/10/2024). Kuliah umum ini dihadiri oleh 257 mahasiswa baru angkatan 2024 dengan menghadirkan narasumber Wisnu Uriawan, S.T., M.Kom., Ph.D., dosen […]

  • Penerapan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) pada Pegadaian Syariah di Indonesia   

    Penerapan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) pada Pegadaian Syariah di Indonesia  

    • calendar_month Ming, 20 Apr 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Gadai merupakan salah satu kategori perjanjian utang-piutang. Gadai merupakan suatu kepercayaan dari kreditur dan debitur menggadaikan barangnya sebagai jaminan terhadap utang. Barang jaminan tetap menjadi milik debitur, namun dikuasai penerima gadai (kreditur). ———————— PRAKTIK pegadaian dibolehkan dalam Islam. Rasulullah SAW pun pernah melakukan transaksi gadai barang (baju besi) dengan seorang yahudi. Dalam gadai syariah yang […]

  • Jaksa Raksa Sakola, Kolaborasi Kejari – Bandung Ajak Dunia Pendidikan Melek Hukum

    Jaksa Raksa Sakola, Kolaborasi Kejari – Bandung Ajak Dunia Pendidikan Melek Hukum

    • calendar_month Kam, 28 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM BANDUNG — Kejaksaan Negeri bersama Pemerintah Kota Bandung meluncurkan program Jaksa Raksa Sakola sebagai inisiatif untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, sekaligus meningkatkan kesadaran hukum di dunia pendidikan. Peluncuran yang berlangsung di SMPN 2 Kota Bandung ini dihadiri oleh 400 peserta secara daring dan 600 peserta secara luring. Pada kesempatan tersebut, Penjabat Wali […]

  • Jejak Skeptisisme dalam Epistemologi Modern

    Jejak Skeptisisme dalam Epistemologi Modern

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Ada masa ketika pengetahuan diyakini sebagai cermin yang jernih, yang memantulkan dunia sebagaimana adanya. Manusia merasa berada di posisi istimewa dalam semesta sebagai makhluk rasional yang mampu menyingkap hakikat realitas melalui kekuatan akalnya. Di bawah terang pencerahan, keyakinan ini menjadi hampir seperti iman baru, bahwa segala sesuatu yang dapat dipahami dengan jelas […]

  • Kemenag Punya 11 Pejabat Fungsional Pengembang Tafsir Al-Qur’an, Ini Tugasnya

    Kemenag Punya 11 Pejabat Fungsional Pengembang Tafsir Al-Qur’an, Ini Tugasnya

    • calendar_month Jum, 18 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama (Kemenag), Suyitno, hari ini melantik 11 pejabat fungsional Pengembang Tafsir Al-Qur’an (JF PTQ). Ini merupakan pelantikan perdana bagi JF PTQ. Pelantikan berlangsung di Gedung Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Hadir sebagai saksi, Sekretaris Balitbang dan Diklat, M. Arskal Salim, serta Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an […]

  • Tumbuhkan Budaya Literasi Generasi Alfa Jadi Fokus Kajian UI

    Tumbuhkan Budaya Literasi Generasi Alfa Jadi Fokus Kajian UI

    • calendar_month Sel, 31 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Berdasarkan survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA) yang dirilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019, Indonesia termasuk dalam 10 negara dengan tingkat literasi paling rendah. Menurut Duta Baca Indonesia, Gol A Gong, budaya literasi menurun pada generasi muda karena kurangnya koleksi buku dan jumlah penulisnya. Dari 273 juta […]

expand_less