Breaking News:
Beranda » EDUTEKNO » Yuk Kenali Srikandi, Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis AI Karya Alumni MAN IC Serpong

Yuk Kenali Srikandi, Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis AI Karya Alumni MAN IC Serpong

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SERPONG Kanal31.com — Namanya, Srikandi. Ini bukan lakon Mahabarata yang dikenal jago memanah. Ini adalah nama inovasi dari alumni Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Serpong yang jago memilah sampah.

Srikandi didesain sebagai sistem pengelolaan sampah pintar berbasis AI, IoT, dan robotika. Inovasi ini dikembangkan oleh startup @nusabin.id. Tujuannya memilah sampah secara otomatis dan membangun kebiasaan positif di lingkungan madrasah, sekaligus menunjukkan semangat kewirausahaan teknologi dan kepedulian lingkungan dari alumni MAN IC Serpong.

Ada tiga alumni MAN IC Serpong yang mengembangkan Inovasi “Srikandi”. Mereka semua berasal dari angkatan 22, yaitu: Zhafir, Rayhan, dan Galih.

Menurut Zhafir, inovasi ini menggunakan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT), dan robotika untuk memilah sampah secara otomatis dari hulu. Model ini dikembangkan agar pemilahan sampah menjadi lebih mudah, efisien, sekaligus membangun kebiasaan baik bagi civitas akademika madrasah.

“Srikandi kami mulai di MAN Insan Cendekia Serpong sebagai titik awal, sejalan dengan tagline Nusabin: “#ItMustBeSimple!”,” ujarnya di Serpong, Jumat (9/1/2026).

Rayhan menambahkan bahwa inovasi ini lahir dari semangat alumni untuk memberikan dampak besar, dimulai dari lingkungan tempat mereka dibesarkan. Karya ini menunjukkan bagaimana alumni IC Serpong mengaplikasikan nilai-nilai “Belajar adalah Ibadah, Prestasi adalah Dakwah” dalam dunia nyata.

“Srikandi” menjadi simbol perubahan dan kebiasaan kecil yang berdampak besar dalam pengelolaan sampah di lingkungan pendidikan,” sebut Rayhan.

Galih menambahkan, Nusabin didirikan pada juli 2025, oleh sahabat lama semasa studi di IC Serpong yang bertemu kembali setelah lulus kuliah dan bekerja. Mereka adalah Ariz, Rayhan, dan Galih. “Keinginan untuk membuat inovasi tersebut sudah ada sejak berstudi di IC Serpong namun belum menemukan pola dan mekanismenya,” sebut Galih.

Kepala MAN IC Serpong Hilal Najmi menjelaskan inovasi ini merupakan rangkaian pilot project dari Nusabin Srikandi. MAN IC Serpong berkesempatan untuk merasakan pemilahan otomatis ini sejak 8 – 22 Desember 2025.

“Srikandi merupakan tempat sampah pintar yang dapat memilah, merekam, dan melaporkan data sampah secara otomatis. Tinggal buang sampah seperti biasa, maka seseorang dengan tanpa sadar sudah melakukan tiga hal tersebut,” papar Hilal Najmi.

“Srikandi inovatif sekaligus solutif untuk membantu memilah sampah tanpa harus mengeluarkan effort berlebih,” sambungnya.

Hilal menambahkan, inovasi ini muncul karena kepedulian untuk ikut mencari solusi atas masalah sampah yang sudah menjadi persoalan publik dan bahkan sampai tingkat nasional. Tantangan terbesarnya ada di edukasi dan regulasi. Solusi yang muncul, selaku anak muda, adalah pengembangan inovasi sampah.

“MAN IC tentu akan mensuport setiap karya dan kreasi alumninya meski hanya bersifat memberi masukan-masukan untuk pengembangan Srikandi,” tandasnya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menggugat “Kewajaran” di Tengah Manifesto KKN

    Menggugat “Kewajaran” di Tengah Manifesto KKN

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Dunia jurnalistik telah mengajarkan siapapun melihat manusia tanpa atribut. Di depan meja redaksi, pangkat dan status sosial hanyalah pelengkap data; yang utama adalah nilai informasi dan kebenaran yang dibawa. Namun, ketika prinsip ini dibawa ke realitas sosial dan sistem keuangan negara, kita akan menemukan sebuah benturan besar yang bernama: “Budaya Wajar.” Dalam sistem […]

  • Ayo Bangun Desa Sadar Hukum: Kolaborasi Pendidikan dan Pemerintah

    Ayo Bangun Desa Sadar Hukum: Kolaborasi Pendidikan dan Pemerintah

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    GARUT, kanal31.com  — Ketua Program Studi Hukum Pidana Islam (HPI), Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Muhamad Kholid, SH, MH menegaskan pentingnya kolaborasi antara Lembaga Pendidikan dan Pemerintah Desa, terutama dalam meningkatkan pemahaman hukum masyarakat melalui pendekatan edukatif dan dialogis. Penegasan itu disampaikan dalam acara Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) “Penguatan […]

  • Ekoteologi Sebagai Fondasi Baru Penyelamatan Lingkungan

    Ekoteologi Sebagai Fondasi Baru Penyelamatan Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan perhatian serius terhadap bencana yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatra. Menurut Menag, upaya penanggulangan bencana alam tidak boleh lagi hanya mengandalkan pendekatan teknis, hukum, atau politik semata, namun juga melalui konsep Ekoteologi, yakni mengintegrasikan nilai-nilai moral agama ke dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.   Menag […]

  • UIN Bandung Dorong Jurnal Berkelas Dunia: Kunci Mutu Riset dan Kemandirian Finansial Kampus

    UIN Bandung Dorong Jurnal Berkelas Dunia: Kunci Mutu Riset dan Kemandirian Finansial Kampus

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali melakukan manuver strategis untuk memperkuat posisi akademiknya di kancah nasional maupun internasional. Lewat peran aktif Rumah Jurnal, kampus terkemuka ini menggelar Workshop Persiapan Akreditasi Jurnal Nasional (ARJUNA) di Aula Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini tak sekadar agenda rutin akademik. Di balik gelaran […]

  • THR dan Gaji Ke-13 ASN Daerah Pencairannya Ditentukan Peraturan Kepala Daerah

    THR dan Gaji Ke-13 ASN Daerah Pencairannya Ditentukan Peraturan Kepala Daerah

    • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    JAKARTA-SPI Para aparatur sipil negara (ASN) daerah di seluruh Indonesia sedang menanti pencairan tunjangan hari raya (THR). Uang THR untuk ASN daerah baru bisa dicairkan setelah kepala daerah, baik itu bupati/walikota maupun gubernur menyusun peraturan kepala daerah. Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro memerintahkan kepala daerah segera menyusun peraturan kepala daerah (perkada) mengenai […]

  • Setelah Sekolah Negeri Sepi

    Setelah Sekolah Negeri Sepi

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Elfindri, Guru Besar FEB UNAND
    • 0Komentar

    PADANG, kanal31.com — Minggu ini kami turunkan tulisan PTN Pukat Harimau. Isinya “student body” PTN tidak mencerminkan niat untuk hasilkan mutu, sekalian PTN jadi satuan tugas baru mencari duit pemasukan negara. Ini telah berimplikasi pada penetapan penarikan UKT dari dana masyarakat.   Kondisi ini membawa kesulitan akses mendapatkan jenjang PT yang berarti bagi anak-anak yang berasal […]

expand_less