Breaking News:
Beranda » BEWARA » Luar Biasa! Jurnal Studi Islam Ulumuna UIN Mataram Terindeks Scopus

Luar Biasa! Jurnal Studi Islam Ulumuna UIN Mataram Terindeks Scopus

  • account_circle Admin Kanal31
  • calendar_month Kamis, 21 Jul 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SPI-JAKARTA

Satu lagi jurnal Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang terindeks di Scopus. Adalah Ulumuna, Jurnal Studi Islam yang diterbitkan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram ini terindeks di Scopus per tanggal 20 Juli 2022. Dengan itu, otomatis Ulumuna memperoleh kenaikan status akreditasi ke Sinta 1, yang sebelumnya Sinta 2.

Saat ini, sudah ada 13 jurnal PTKI yang telah menyabet status jurnal internasional bereputasi. Ke-13 jurnal tersebut adalah sebagai berikut: [1] Journal of Indonesian Islam (JIIs), UIN Sunan Ampel, Surabaya Jawa Timur; [2] Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies (IJIMS), IAIN Salatiga Jawa Tengah; [3] Qudus International Journal of Islamic Studies (QIJIS), IAIN Kudus, Jawa Tengah; [4] Al Jami’ah, UIN Sunan Kalijaga Daerah Istimewa Yogyakarta; [5] Studia Islamika, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta; [6] Journal of Islamic Architecture, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Jawa Timur; [7] Jurnal Al-Ahkam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta; [8] Jurnal Samarah UIN Ar-Raniri Banda Aceh; [9] Islam Guidance and Counseling Journal IAIM-NU (Institut Agama Islam Ma’arif Nahdlatul Ulama) Metro Lampung; [10] Al-Ihkam, IAIN Madura, Jawa Timur; [11] Jurnal Psikohumaniora, UIN Walisongo, Semarang, Jawa Tengah; [12] Jurnal Ilmiah Syariah (JURIS), UIN Mahmud Yunus, Batusangkar, Sumatera Barat; dan [13] Ulumuna: Journal of Islamic Studies, UIN Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Plh. Direktur Jenderal Pendidikan Islam yang sekaligus Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Amien Suyitno, mengapresiasi capaian PTKIN di bidang publikasi ilmiah. “Dalam rentang waktu kurang dari satu bulan, Kementerian Agama mendapatkan prestasi internasional yang luar biasa, yakni terindeksnya di Scopus dari 2 jurnal di lingkungan PTKI, yakni Jurnal Ilmiah Syariah (JURIS) terbitan UIN Mahmud Yunus Batusangkar dan Jurnal Ulumuna yang diterbitkan oleh UIN Mataram. Bagi kami, ini menunjukkan bahwa hasil riset yang dilaksanakan oleh dosen di lingkungan PTKI benar-benar membanggakan dan memberikan kontribusi penting bagi dunia,” ungkap guru besar UIN Raden Fatah Palembang di Jakarta, Rabu (20/7/2022).

Diharapkan dengan terindeksnya di Scopus, Ulumuna ikut mendiseminasikan hasil kajian-kajian mutakhir para dosen dan peneliti dalam ilmu-ilmu keislaman, bersama dengan jurnal-jurnal PTKI lainnya,” ungkap Amien Suyitno lebih lanjut.

Rektor UIN Mataram Masnun  bersyukur atas perkembangan jurnal di kampusnya. Menurutnya, Ulumuna sekarang menjadi semakin kompetitif dan telah memperoleh status internasional bereputasi.

“Di antara strategi yang kami lakukan adalah mendorong dan memfasilitasi kebijakan dan program agar jurnal di lingkungan UIN Mataram bisa mencapai internasional bereputasi, di antaranya terindeks di Scopus. Dan alhamdulillah, strategi ini membuahkan hasil,” ungkap Masnun yang juga guru besar UIN Mataram.

Koordinator Subdit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Suwendi, menyatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir pihaknya telah melakukan sejumlah kegiatan di antaranya pendampingan akreditasi jurnal untuk memfasilitasi agar jurnal yang semula belum terakreditasi menjadi terakreditasi. Upaya lain dilakukan melalui program peningkatan jurnal internasional bereputasi untuk mendorong jurnal yang telah terakreditasi di Sinta mampu meraih jurnal internasional bereputasi.

Di

antara strategi yang kami lakukan adalah mendorong dan memfasilitasi kebijakan dan program agar jurnal di lingkungan UIN Mataram bisa mencapai internasional bereputasi, di antaranya terindeks di Scopus. Dan alhamdulillah, strategi ini membuahkan hasil,” ungkap Masnun yang juga guru besar UIN Mataram.

Koordinator Subdit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Suwendi, menyatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir pihaknya telah melakukan sejumlah kegiatan di antaranya pendampingan akreditasi jurnal untuk memfasilitasi agar jurnal yang semula belum terakreditasi menjadi terakreditasi. Upaya lain dilakukan melalui program peningkatan jurnal internasional bereputasi untuk mendorong jurnal yang telah terakreditasi di Sinta mampu meraih jurnal internasional bereputasi.

“Kami sangat bersyukur akhirnya program yang kami lakukan kini berdampak terhadap meningkatnya jumlah jurnal yang berkualitas tinggi. Dengan capaian ini, diharapkan semakin tingginya kontribusi akademik PTKI di kancah internasional,” ungkap Suwendi.

Dalam konteks PAK (Penilaian Angka Kredit Dosen), Suwendi menilai capaian ini ibarat semakin menambah jumlah “kendaraan” yang berkualitas untuk menghantarkan para dosen meraih jabatan fungsional tertingginya, yakni guru besar dalam rumpun ilmu agama.

Editor in-Chief Ulumuna, Mohammad Abdun Nasir, menyatakan bahwa jurnal yang terbit pertama kali tahun 1997 ini memfokuskan skop kajiannya pada studi Islam dengan tema-tema khusus per terbit, misalnya: pendidikan Islam, hukum Islam, tafsir-hadis, kalam-filsafat, dan tasawuf/sufisme.

“Capaian yang diperoleh Ulumuna sekarang ini merupakan hasil dari kerja keras tim pengelola yang didukung oleh Pimpinan UIN Mataram dan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam. Ulumuna adalah salah satu terbitan yang masuk program internasionalisasi jurnal yang digagas oleh Subdit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat,” ungkap Mohammad Abdun Nasir.

Semenjak terbit perdana pada Desember 2015, menurut Mohammad Abdun Nasir, Ulumuna mempublikasikan artikel-artikel dalam bahasa Inggris untuk mendapatkan international readership and recognition. “Mulai saat itu, para peneliti dan penulis luar negeri banyak yang berminat untuk mempublikasikan tulisannya di Ulumuna. Pengenalan terhadap Ulumuna juga gencar dilakukan baik melalui media sosial maupun kunjungan ke beberapa perguruan tinggi dalam dan luar negeri dengan memberikan hardcopy Ulumuna secara cuma-cuma ke civitas akademika perguruan tinggi yang dikunjungi,” ungkapnya lebih lanjut.

“Upaya ini terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas Ulumuna, pembaca yang luas dan sitasi yang tinggi dari jurnal-jurnal internasional bereputasi,” tandasnya.

 

  • Penulis: Admin Kanal31

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantap! Menag Sabet GATRA Award 2023 sebagai Tokoh Transformasi Digital Layanan Keagamaan

    Mantap! Menag Sabet GATRA Award 2023 sebagai Tokoh Transformasi Digital Layanan Keagamaan

    • calendar_month Minggu, 19 Nov 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM  Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meraih Gatra Award 2023 Kategori Teknologi. Menag dinilai mampu menerapkan transformasi digital di lingkungan Kementerian Agama melalui aplikasi Pusaka Super Apps. Melalui GATRA Award, Menag Yaqut dinilai sebagai sosok inspiratif dalam inovasi dan transformasi digital layanan keagamaan. Penghargaan diserahkan oleh Dewan Redaksi Gatra kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nizar […]

  • Sesepuh Pondok Buntet Pesantren, Kyai Adib: Haji Sukses Luar Biasa

    Sesepuh Pondok Buntet Pesantren, Kyai Adib: Haji Sukses Luar Biasa

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (BUNTET) — Sesepuh Pondok Buntet Pesantren K.H Adib Rafiudin mengapresiasi sukses penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M. KH Adib mengucapakan terima kasih atas kinerja Menag Yaqut Cholil Qoumas dan jajarannya dalam penyelenggaraan haji tahun ini. Hal ini disampaikan KH Adib di hadapan ribuan santri, alumni, dan warga yang menghadiri Haul Almarhumin Sesepuh dan Warga Pondok […]

  • Saatnya Jurnalis Perkuat Literasi Digital Masyarakat

    Saatnya Jurnalis Perkuat Literasi Digital Masyarakat

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    LOMBOK kanal31.com — Staf Khusus Menteri Agama Ismail Cawidu mengungkapkan rendahnya tingkat literasi digital masyarakat Indonesia berpotensi memicu penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan manipulasi informasi di ruang digital. Hal ini ia sampaikan dalam Media Gathering Publikasi Media “Transformasi Layanan Menuju SDM Hindu yang Unggul” di Lombok. “Kalau ditanya bagaimana kebijakan komunikasi di Indonesia, saya menyebutnya open […]

  • Keistiqamahan Lebih Baik dari Seribu Karamah

    Keistiqamahan Lebih Baik dari Seribu Karamah

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Sehabis Shalat Ashar, senja sudah mulai terasa, saat Guru Agung memulai pengajian sorenya. Dari sekian banyak tuturan bermaknanya, ia menyitir kisah tentang Imam Junaid al-Baghdadi yang menyoroti pandangannya yang mendalam mengenai keutamaan Istiqamah di atas Karamah (kemuliaan/kesaktian). —- Mahkota Para Sufi: Junaid dan Rahasia Istiqâmah Di jantung kota Baghdad pada abad ke-3 […]

  • IoT dan AI Membuka Era Baru Inovasi Teknologi Jadi Bahasan SENTER IX 2024

    IoT dan AI Membuka Era Baru Inovasi Teknologi Jadi Bahasan SENTER IX 2024

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung) — Seminar Nasional Teknik Elektro (SENTER) IX 2024 bertajuk “IoT dan AI Membuka Era Baru Inovasi Teknologi” sukses diselenggarakan secara hybrid di Aula Abjan Soelaeman, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Kamis, (3/10/2024). Dengan menghadirkan dua narasumber: Dr. Hamonangan Situmorang, M.T., Dosen Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB; Edi Mulyana, M.T., Dosen UIN Bandung […]

  • Apakah DNA Bisa Membaca Tabir Takdir Manusia?

    Apakah DNA Bisa Membaca Tabir Takdir Manusia?

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — DNA (Deoxyribonucleic Acid) dipandang sebagai cetak biru biologis manusia dengan takdir hidup. DNA ini memengaruhi kecenderungan fisik, intelektual, dan emosional seseorang. Kemajuan ilmu genetika telah membawa manusia kepada pemahaman bahwa DNA memiliki peran penting. DNA dapat menentukan berbagai aspek potensi kecerdasan, risiko penyakit, hingga sifat kepribadian. Pertanyaan utama yang diajukan adalah sejauh mana […]

expand_less