Breaking News:
Beranda » NETIZEN » Apakah DNA Bisa Membaca Tabir Takdir Manusia?

Apakah DNA Bisa Membaca Tabir Takdir Manusia?

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG kanal31.com — DNA (Deoxyribonucleic Acid) dipandang sebagai cetak biru biologis manusia dengan takdir hidup. DNA ini memengaruhi kecenderungan fisik, intelektual, dan emosional seseorang. Kemajuan ilmu genetika telah membawa manusia kepada pemahaman bahwa DNA memiliki peran penting. DNA dapat menentukan berbagai aspek potensi kecerdasan, risiko penyakit, hingga sifat kepribadian. Pertanyaan utama yang diajukan adalah sejauh mana DNA menentukan nasib manusia?

DNA sebagai Cetak Biru Biologis

DNA menyimpan informasi genetik yang menentukan karakteristik biologis makhluk hidup. Dalam konteks manusia, DNA membentuk dasar bagi pewarisan sifat seperti warna mata, golongan darah, hingga kecenderungan terhadap penyakit atau kemampuan kognitif.

Namun, sains modern pun mengakui bahwa DNA bukan satu-satunya penentu hidup. Lingkungan, pola asuh, pendidikan, dan spiritualitas sangat berpengaruh dalam membentuk kepribadian dan arah hidup seseorang.

Pandangan Islam tentang Takdir (Qadar)

Islam memandang bahwa segala sesuatu, termasuk sifat genetik manusia, telah ditentukan oleh Allah dalam ilmu-Nya yang azali. Ini disebut dengan qadar.

QS. Al-Qamar: 49
إِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنَاهُ بِقَدَرٍ
“Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran (takdir).”

Dengan demikian, DNA sebagai sistem biologis adalah bagian dari qadar Allah. Namun, Islam tidak mengajarkan fatalisme. Manusia diberi akal dan kebebasan berusaha.

DNA dan Kesuksesan Hidup

Beberapa gen dikaitkan dengan kemampuan belajar, ketekunan, dan kreativitas. Namun Islam menegaskan bahwa kesuksesan adalah hasil dari usaha dan ridha Allah.

QS. An-Najm: 39–41
وَأَنْ لَيْسَ لِلْإِنْسَانِ إِلَّا مَا سَعَىٰ ۝ وَأَنَّ سَعْيَهُ سَوْفَ يُرَىٰ ۝ ثُمَّ يُجْزَاهُ الْجَزَاءَ الْأَوْفَىٰ
“Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya. Dan bahwa usahanya itu kelak akan diperlihatkan. Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna.”

Kesuksesan bukanlah turunan genetik semata, melainkan hasil sinergi antara potensi, usaha, dan keberkahan.

DNA dan Penyakit sebagai Ujian

Beberapa penyakit seperti kanker, diabetes, dan thalassemia berhubungan dengan mutasi genetik. Islam memandang penyakit bukan sebagai kutukan, tetapi sebagai ujian dan sarana untuk kembali kepada Allah.

ما أنزل اللهُ داءً، إلا أنزل له شفاءً، علمه من علمه، وجهله من جهله
“Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit kecuali Dia juga menurunkan obatnya. Ada yang mengetahuinya dan ada pula yang tidak.”
(HR. Muslim)

Dengan demikian, meski DNA membawa risiko penyakit, Allah menyediakan obat dan manusia diperintahkan untuk berikhtiar.

DNA dan Religiusitas, Apakah Iman Diturunkan?

Beberapa ilmuwan mencoba mengaitkan religiusitas dengan ekspresi gen tertentu. Namun dalam Islam, keimanan adalah anugerah Allah dan hasil bimbingan serta pilihan manusia.

QS. Al-Baqarah: 2
ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ
“Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.”

Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim
كلُّ مولودٍ يُولَدُ على الفِطرةِ، فأبواهُ يُهوِّدانهِ أو يُنصِّرانِه أو يُمجِّسانِه
“Setiap anak dilahirkan di atas fitrah, maka kedua orang tuanya lah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi.”

Fitrah (potensi spiritual) bukan hasil genetika, tetapi ditiupkan Allah dalam ruh manusia.DNA adalah bagian dari takdir Allah yang menentukan potensi biologis seseorang. Namun, Islam tidak membatasi nasib manusia hanya pada unsur genetik. Kesuksesan, kesehatan, dan keimanan ditentukan oleh kombinasi antara potensi genetik, usaha, lingkungan, dan kehendak Allah SWT. Dengan demikian, manusia tetap bertanggung jawab atas pilihannya dan diperintahkan untuk berikhtiar.

S. Miharja, Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung 

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Tata Kelola JDIH, UIN Bandung Kunjungi Biro Hukum Kemenag RI

    Perkuat Tata Kelola JDIH, UIN Bandung Kunjungi Biro Hukum Kemenag RI

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Suasana diskusi hangat mewarnai kunjungan studi tiru pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) yang dilakukan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung ke Biro Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri (BKSLN) Kementerian Agama Republik Indonesia, Rabu (17/12/2025). Rombongan UIN Bandung dipimpin oleh Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Prof. Dr. H. Fauzan […]

  • Seminar Nasional UIN Bandung Bahas Peran Identitas Lokal dalam Mendorong Pembangunan Politik Nasional

    Seminar Nasional UIN Bandung Bahas Peran Identitas Lokal dalam Mendorong Pembangunan Politik Nasional

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Program Studi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Seminar Nasional bertajuk “Representasi Sunda dan Jawa Barat dalam Pembangunan Politik Nasional”, yang berlangsung di Aula Utama FISIP. Dengan menghadirkan dua narasumber kunci yang membahas isu keterwakilan politik Jawa Barat dalam konteks nasional, yakni Herman […]

  • Yang Kecewa Pada Prabowo Pasti Tak Suka Membaca Ini

    Yang Kecewa Pada Prabowo Pasti Tak Suka Membaca Ini

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Saya ingin menjelaskan psikologi Presiden Prabowo. Bukan membelanya tapi menjelaskan. Setuju atau tidak, terserah, bebas. Saya mengajak untuk memahami, bukan sekadar memuncratkan kekesalan dan kemarahan. Atau karena mengkritiknya dengan pedas lalu kita merasa sudah hebat dan jadi pahlawan rakyat. Prabowo sudah banyak sekali menerima kritik, dihujat, dilecehkan dll. Gak masalah itu hak rakyat. […]

  • Selamat! Kemenag Sabet Penghargaan di Ajang 5th Indonesia PR Summit 2024

    Selamat! Kemenag Sabet Penghargaan di Ajang 5th Indonesia PR Summit 2024

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (JAKARTA) — Kementerian Agama meraih penghargaan Most Popular Government Institution 2024. Penghargaan yang diberikan dalam acara 5 th Indonesia PR Summit 2024 ini diterima Kepala Biro Humas Data dan Informasi (Karo HDI) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Akhmad Fauzin di Jakarta. “Alhamdulillah, ini menjadi kabar baik bagi segenap keluarga besar Kementerian Agama. Ini sekaligus jadi […]

  • SAPPK ITB Siap Wujudkan Kota Rendah Emisi dalam Pembangunan Berkelanjutan

    SAPPK ITB Siap Wujudkan Kota Rendah Emisi dalam Pembangunan Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) ITB kembali mengadakan webinar dalam seri Sustainable Development in Built Environment pada Kamis (19/05/2022) secara daring. Webinar ini diadakan untuk mendiseminasikan pemikiran dosen-dosen yang tergabung dari setiap kelompok keahlian di SAPPK dalam lingkup internal dan eksternal. Dalam webinar kedua ini, tiga dosen dari Kelompok Keahlian Perancangan Arsitektur, […]

  • Unik! Replika Ka’bah Dibawa Keliling Kota Sukabumi

    Unik! Replika Ka’bah Dibawa Keliling Kota Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAl31.COM Perayaan Tahun Baru Islam 1444 Hijriah disambut meriah warga Kota Sukabumi. Masyarakat dan Pemerintah Daerah melaksanakan pawai tarhib Muharram keliling kota, Sabtu (30/7/2022). untuk di Lapang Merdeka, Kota Sukabumi, masyarakat dari perwakilan tiap-tiap kecamatan dan instansi pemerintahan berkumpul dan melaksanakan apel pagi. Pawai tarhib Muharram itu dibuka langsung Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. Berbagai […]

expand_less