Selasa, 2 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » 1000 Kampung Zakat Ala Kemenag

1000 Kampung Zakat Ala Kemenag

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sel, 24 Jan 2023
  • comment 0 komentar

 

KALIMANTAN-KANAL31.COM-Pada 17 Januari 2023, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meresmikan Kampung Zakat di Desa Suka Maju, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel). Itu merupakan Kampung Zakat ke-514.

Menag dalam sambutannya menargetkan agar pada tahun 2023, ada 1.000 Kampung Zakat yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

“Kami sudah diskusikan dengan berbagai lembaga pengelola zakat, bila saat ini baru ada 514 kampung zakat. Kita akan masifkan lagi pada tahun ini menjadi 1.000 kampung zakat. Kalau ini bisa berjalan dengan baik, saya yakin upaya pemerintah dalam melepaskan kemiskinan itu akan didorong oleh keberadaan kampung zakat yang diinisiasi dan didirikan oleh masyarakat,” ujar Menag di Tanah Bumbu, Selasa (17/1/2023). 

Kampung Zakat merupakan salah satu program sinergi antara Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama dengan Basnaz (Badan Amil Zakat Nasional) dan lembaga pengelola zakat lainnya. Kampung Zakat digulirkan sebagai upaya mengentaskan kemiskinan dan mengungkit ekonomi umat di berbagai daerah di Indonesia, termasuk daerah 3T. Melalui program ini, Kementerian Agama mendorong kampung-kampung zakat bisa berkembang dan bertumbuh di seluruh daerah di Indonesia. Program ini sekaligus menjadi upaya negara dalam meningkatkan perekonomian umat melalui optimalisasi dana zakat. 

Kampung Zakat bergulir sejak 2018. Saat ini, tercatat ada 514 Kampung Zakat yang sudah diresmikan. Kesemuanya adalah binaan Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, Baznas, sejumlah Lembaga Amil Zakat (LAZ), dan Pemerintah Daerah.

Dari jumlah itu, ada 19 Kampung Zakat yang merupakan binaan Kementerian Agama. Kampung Zakat ke-19 ini diresmikan pada 6 Desember 2022 oleh Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Ditjen Bimas Islam Tarmizi Tohor. Lokasinya berada di Desa Sungai Cina, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.

Peluncuran Kampung Zakat ini dihadiri seribuan warga dan berlangsung di lapangan MTsN 2 Kecamatan Rangsang. “Ini adalah Kampung Zakat ke-19 yang diluncurkan Kementerian Agama melalui Ditjen Bimas Islam. Program ini bertujuan untuk perbaikan ekonomi umat dan pemberdayaan masyarakat,” kataTarmizi Tohor saat peluncuran Kampung Zakat, Selasa (6/12/2022). 

Mewakili Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, Tarmizi menambahkan bahwa dalam menyukseskan program unggulan ini, Kemenag tidak bisa berjalan sendiri. Untuk itu, Kemenag menjalin sinergi dengan masyarakat dan stakeholder lainnya. 

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Makanya kami harus bekerja sama dengan masyarakat, Baznas, LAZ dan pemerintah daerah. Dengan sinergi ini, program Kampung Zakat akan berkembang seiring potensi yang dimiliki daerah. Misalnya, budidaya perikanan, perkebunan, UMKM, dan usaha lainnya,”  ujar putra jati Kabupaten Kepulauan Meranti ini.

Desa Sungai Cina yang berada di Kecamatan Rangsang Barat masuk ke dalam daerah 3 T atau terdepan, terluar, dan tertinggal. Pulau Rangsang juga berhadapan langsung dengan perairan Selat Malaka yang berdekatan dengan perbatasan Indonesia-Malaysia. 

Penunjukan Desa Sungai Cina menjadi Kampung Zakat, setelah pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengusulkan kepada Kementerian Agama dan menyatakan siap mendukung program pemberdayaan umat tersebut. “Kami akan mengawasi, mengawal dan membina program Kampung Zakat ini selama tiga tahun hingga nantinya desa benar-benar mampu mandiri dalam pemberdayaan umat,” tandas Tarmizi. 

“Mari bersama kita gotong royong dan membimbing program ini hingga mandiri.  Program Kampung Zakat ini juga efektif menarik orang-orang mampu untuk membantu dalam permodalan pemberdayaan umat melalui Baznas dan LAZ. Sebab, bila zakat hanya sekadar bantuan sembako maka tidak akan berarti zakat ini,” sambungnya. 

Kakanwil Kemenag Riau Mahyudin menambahkan, Program Kampung Zakat ini sangat positif dalam pemberdayaan umat. Untuk konteks Riau, Kampung Zakat di Desa Sungai Cina ini adalah program kedua. Pada 2019, program ini juga diluncurkan Kemenag di Kabupaten Indragiri Hilir. 

“Program ini sangat positif dalam meningkatkan ekonomi dan kehidupan keagamaan. Misalnya di Desa Beringin, Kabupaten Indragiri Hilir yang sudah ditetapkan sebagai Kampung Zakat. Kini ekonomi masyarakat di sana terus mengelat seiring membaiknya kehidupan keagamaan lewat program Kampung Zakat,” ujar Mahyudin yang datang ke Desa Sungai Cina setelah menempuh perjalanan dengan kapal selama enam jam dari Pekanbaru. 

Usai peluncuran Kampung Zakat, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Tarmizi Tohor didampingi Kakanwil Kemenag Riau Mahyudin dan perwakilan Pemkab Meranti menyerahkan bantuan secara simbolis. Bantuan tersebut berupa beasiswa untuk siswa madrasah, bantuan rumah ibadah dan perlengkapan ibadah, bantuan rumah layak huni, bantuan imam mesjid, bantuan bibit ikan hingga UMKM.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perebutan Harta Warisan Bisa Jadi Malapetaka

    Perebutan Harta Warisan Bisa Jadi Malapetaka

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PURWAKARTA Kanal31.com — Harta warisan adalah harta yang panas, jika tidak dikelola dengan baik. Perebutan warisan orangtuanya yang sudah meninggal dunia sering terjadi. Orangtuanya mungkin sedang ditanya di alam kubur tetapi anak-anaknya ribut soal harta peninggalan orangtuanya. Harta warisan bukan hasil jerih payah anak-anaknya.   Pembagian harta warisan yang tidak adil hanya akan membahayakan bagi orang […]

  • Wali Kota Larang Siswa Bawa HP ke Sekolah

    Wali Kota Larang Siswa Bawa HP ke Sekolah

    • calendar_month Jum, 2 Mei 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Pemerintah Kota Bandung menggulirkan berbagai kebijakan strategis di sektor pendidikan. Di antaranya, penguatan integritas, karakter, serta perlindungan terhadap anak didik di tengah tantangan zaman digital. Salah satu kebijakan penting adalah pelarangan membawa handphone (HP) ke sekolah bagi para siswa, mengikuti kebijakan serupa dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kata Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. […]

  • Retorika dari Bawah

    Retorika dari Bawah

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Bandung kanal31.com –Seorang teman memperlihatkan potongan video kepada saya yang menampilkan Cak Imin yang mengatakan, “kalau ada yang tak tumbuh dari bawah, pasti bukan PMII tapi HMI”. Bagi saya, pernyataan ini bukan sekadar seloroh politis. Ia mengandung bias, sindiran, dan pada saat yang sama mencerminkan gejala klasik politik identitas yang terus mengendap merayap dalam lanskap […]

  • Bila Iran Berkuasa, Akan Dzalim Pada Muslim Sunni? 

    Bila Iran Berkuasa, Akan Dzalim Pada Muslim Sunni? 

    • calendar_month Sen, 23 Mar 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Mari kita, umat Islam, menatap masa depan dengan pikiran positif, guys. Bila Iran menang perang melawan AS-Israel dan menjadi penguasa dunia Islam, karena Iran itu Syi’ah, lalu katanya, kalau sudah berkuasa dia akan jadi jahat dan dzalim pada Muslim Sunni yang dikuasainya. Banyak yang tadinya anti penjajahan, kalau sudah jadi penguasa, jadi jahat […]

  • Yuk Kenali Srikandi, Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis AI Karya Alumni MAN IC Serpong

    Yuk Kenali Srikandi, Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis AI Karya Alumni MAN IC Serpong

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SERPONG Kanal31.com — Namanya, Srikandi. Ini bukan lakon Mahabarata yang dikenal jago memanah. Ini adalah nama inovasi dari alumni Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Serpong yang jago memilah sampah. Srikandi didesain sebagai sistem pengelolaan sampah pintar berbasis AI, IoT, dan robotika. Inovasi ini dikembangkan oleh startup @nusabin.id. Tujuannya memilah sampah secara otomatis dan […]

  • Rektor UIN Bandung Rawan Gugatan Hukum?

    Rektor UIN Bandung Rawan Gugatan Hukum?

    • calendar_month Rab, 5 Apr 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    kanal31.com- Masa jabatan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung berakhir pada 23 Juli 2023. Prof Mahmud, yang saat menjabat Rektor UIN Bandung, dipastikan tidak lagi mencalonkan karena periode saat ini adalah periode ke-2. Kendati begitu, hingga saat ini belum ada tanda-tanda pihak UIN Bandung melakukan persiapan Pemilihan Rektor untuk periode 2023-2027. Bahkan […]

expand_less