Breaking News:
Beranda » REGIONAL » Top! Mahasiswa UIN Bandung Sabet 2 Penghargaan Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Garut Tahun 2023 

Top! Mahasiswa UIN Bandung Sabet 2 Penghargaan Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Garut Tahun 2023 

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 1 Des 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KANAL31.COM – (Bandung)

Dede Restu, Mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Sunan Gunung Djati, Bandung berhasil meraih 2 piala bergengsi dalam perhelatan Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Garut 2023 yang digelar di Hotel Harmoni, Cipanas, Garut, Kamis (23/11/2023). Ia menyabet juara kategori Best Enterpreneur dan Jajaka Kameumeut.

Restu mengungkapkan bahwa perjuangan dan kerja kerasnya selama mengikuti kompetisi PAMOKA terbayar dengan baik. Ia mengikuti rangkaian acara PAMOKA berlangsung selama satu bulan setengah dengan perjuangan yang keras.
“Di tengah perjalan saya hampir putus asa karena banyak sekali yang dikorbankan baik tenaga, waktu, pikiran dan materi. Berbagai kegiatan rutin yang berlangsung setiap Sabtu dan Minggu full dari pagi sampai malam hari, membuat saya kelelahan fisik dan mental. Apalagi harus menempuh perjalanan pulang pergi Bandung-Garut dengan cuaca yang ekstrim. Namun, walaupun sangat melelahkan, hal tersebut tidak menyurutkan semangat saya untuk menyelesaikannya sampai garis finish dan mewujudkan mimpi sebagai pemenang di ajang bergengsi ini,’ ungkap mahasiswa semester 3 ini, Jumat (1/13/2023).

Restu menyakini bahwa bila proses dilakukan dengan sebaik mungkin, maka hasilnya pun akan sebanding.
Sebelum malam Grand Final, Restu lebih lanjut mengungkapkan, ada pagelaran Unjuk Kabisa, dimana semua orangtua diundang untuk hadir menyaksikan putera dan puterinya tampil.

Restu ditantang untuk memainkan alat musik suling bambu khas Jawa Barat, membawakan sebuah lagu Sunda dengan notasi yang cukup sulit. Restu berusaha untuk menguasainya dan berlatih selama 1 minggu dengan guru keseniannya sewaktu di SMP.
“Selesai unjuk kabisa, masih ada lagi rangkaian kegiatan yang harus diikuti setiap minggunya dan juga karantina selama 3 hari berturut-turut di Garut. Masa Karantina ini adalah masa pendisiplinan diri dan sama-sama saling support dengan para finalis lain yang tentunya sama-sama merasakan kelelahan baik fisik maupun mental. Kita disini bertanding, namun kita tidak saling mengalahkan justru kita merasa seperti saudara, saling mendukung dan membantu,” ungkapnya.

Piala Best enterpreneur diraih karena Restu berhasil menjual chocodot dengan cover dirinya di coklat khas Garut sebanyak 2.500 buah. Awalnya ia tidak terpikirkan untuk berusaha menjadi seorang enterpreneur. Bingung harus menjual kemana dan ke siapa saja. Sempat timbul rasa malu dan canggung. Namun, karena penjualan chocodot ini dapat menambah poin penilaian akhirnya Restu mulai mengatur strategi pemasaran agar chocodotnya terjual banyak. Dan, terbersitlah ide untuk melakukan kerjasama dengan para stakeholders dan juga teman-teman terdekat baik di Bandung, Garut maupun Tasikmalaya.
“Alhamdulillah, aparat pemerintahan desa dan kecamatan tempat kelahirannya mendukung penuh dan membantu dalam penjualan chocodot ini. Saya merasa sangat bersyukur kepada Allah Swt atas karunia-Nya ini dan ucapkan terimakasih yang tak terhingga untuk keluarga, teman-teman, para dosen dan pemerintah desa Sanding kecamatan Malangbong atas dukungan penuhnya,” ucapnya dengan sumringah.

Keberhasilan Restu ini juga tak lepas dari do’anya orang tuanya yang selalu dipanjatkan untuk kesuksesannya. Selain itu Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Teteh Kania, teman sekolah MC di Tasikmalaya, yang selalu memotivasi untuk terus maju dan berkembang. Restu banyak berkonsultasi dan minta arahan serta bimbingannya terutama ketika menghadapi hambatan dan kesulitan.
“Alhamdulillah, Restu dipertemukan dengan Teh Kania dan teman-teman yang baik di Sekolah Komunikasi Miracle, yang saling support dan sampai sekarang kita tidak putus silaturahminya.” ujar Restu.

Sekretaris Jurusan, Dr. Uwes Fatoni, M.Ag mengapresiasi raihan prestasi yang didapatkan oleh Dede Restu. Menurutnya setiap kesuksesan tentu tidak bisa dilepaskan dari perjuangan dan usaha serta dorongan berbagai pihak.
“Selamat kepada Restu atas raihan prestasinya meraih 2 piala dalam ajang pasanggiri Moka Garut. Prestasinya ini tentu tidak bisa dilepaskan dari usaha dan doa. Lanjutkan untuk terus mencetak prestasi dalam berbagai lomba lainnya,” pungkasnya.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenag: untuk Dakwah dan Kemaslahatan, Pesantren Harus Manfaatkan Teknologi

    Kemenag: untuk Dakwah dan Kemaslahatan, Pesantren Harus Manfaatkan Teknologi

    • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Pondok pesantren harus dapat merespons tantangan digital. Adaptasi terhadap teknologi merupakan hal yang tidak dapat dihindari bagi pesantren jika ingin tetap relevan dan berkontribusi dalam masyarakat. “Pesantren harus menjadi pionir dalam memanfaatkan teknologi untuk dakwah dan kemaslahatan umat,” ujar Staf Khusus Menag Nuruzzaman saat membuka KOPDARNAS 7 Arus Informasi Santri Nusantara (AIS), di […]

  • Ini Syarat dan Ketentuan Pendaftaran Uji Kompetensi Calon Penerima Beasiswa Al-Azhar Mesir

    Ini Syarat dan Ketentuan Pendaftaran Uji Kompetensi Calon Penerima Beasiswa Al-Azhar Mesir

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag mengumumkan dibukanya pendaftaran uji kompetensi bagi calon mahasiwa baru Universitas Al-Azhar, Mesir. Ada dua jalur pendaftaran, beasiswa dan non beasiswa. “Melalui Kedutaan Besar Mesir di Jakarta, Al-Azhar memberikan kuota beasiswa melalui Kementerian Agama sebanyak 20 orang,” terang Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani di Jakarta, Jumat (19/8/2022). Kang Dhani, panggilan akrabnya, mengaku kuota beasiswa kuliah Al-Azhar sangat terbatas. […]

  • UIN Bandung dan Denny JA Foundation Buka Ruang Sastra Berbasis Realitas Sosial

    UIN Bandung dan Denny JA Foundation Buka Ruang Sastra Berbasis Realitas Sosial

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Dalam upaya memperkaya literasi dan ekspresi keilmuan mahasiswa serta dosen, Forum Mahasiswa Pascasarjana (Formaca) UIN Sunan Gunung Djati Bandung berkolaborasi dengan Komunitas Puisi Esai, Denny JA Foundation, dan SupeR Jawa Barat menyelenggarakan Pelatihan Penulisan Puisi Esai, Senin (30/6/2025). Bertajuk “Apa Itu Puisi Esai?”, kegiatan ini berlangsung di Lantai 5, Gedung Pascasarjana Kampus […]

  • Perebutan Harta Warisan Jadi Malapetaka

    Perebutan Harta Warisan Jadi Malapetaka

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PURWAKARTA kanal31.com — Harta warisan adalah harta yang panas, jika tidak dikelola dengan baik. Perebutan warisan orangtuanya yang sudah meninggal dunia sering terjadi. Orangtuanya mungkin sedang ditanya di alam kubur tetapi anak-anaknya ribut soal harta peninggalan orangtuanya. Harta warisan bukan hasil jerih payah anak-anaknya.   Pembagian harta warisan yang tidak adil hanya akan membahayakan bagi orang […]

  • Ini Kesalahan AGPAI menurut Praktisi Hukum

    Ini Kesalahan AGPAI menurut Praktisi Hukum

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    kanal31.com-Biaya Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang semula hanya Rp.5 juta dan ditarik menjadi Rp.6 juta oleh Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam (AGPAI) di Kabupaten Ciamis mendapat sorotan Praktisi Hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Balinkras Bandung Dr. Dedi Supriadi MH. Ditemui kanal31.com Rabu (06/11/2024) Dedi menjelaskan ada banyak pelanggaran terkait tambahan biaya tersebut. Dedi menjelaskan, […]

  • Baik-Buruk Indonesia

    Baik-Buruk Indonesia

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Yudi Latif, Direktur Reform Institute
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Saudaraku, di negeri yang lahir dari laut dan letusan gunung, angin membawa doa dari seribu bahasa, dan hujan jatuh seperti ingatan nenek moyang yang tak pernah selesai diceritakan. Indonesia adalah sawah yang memantulkan langit, jalan kecil dengan warung kopi yang tetap hidup meski listrik padam dan dompet paspasan. Ia rumah bagi tangan-tangan […]

expand_less