Breaking News:
Beranda » BEWARA » MMR UIN Bandung Bahas Stabilitas Keamanan Pasca-Pemilu, Strategis TNI-Polri dan Perspektif Keislaman

MMR UIN Bandung Bahas Stabilitas Keamanan Pasca-Pemilu, Strategis TNI-Polri dan Perspektif Keislaman

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KANAL31.COM BANDUNG — Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali menjadi tuan rumah diskusi Madrasah Malam Raboan (MMR), kali ini mengusung tema “Stabilitas Keamanan Pasca-Pemilu” Rabu (11/12/2024).

Acara yang berlangsung secara interaktif ini menghadirkan sejumlah akademisi, mahasiswa, dan tokoh penting, dengan jumlah peserta mencapai 35 orang.

Diskusi dimulai pukul 16.00 WIB dengan sesi pembukaan yang dipandu oleh Prof. Taufiq Rahman, yang akrab disapa Prof. Meneer. Dalam sesi ini, Prof. Ahmad Sarbini, Direktur Pascasarjana UIN Bandung, dan Prof. Ajid Thohir, Wakil Direktur 1, turut memberikan sambutan hangat. Setelah perkenalan, acara dilanjutkan oleh Prof. Yusuf Wibisono sebagai moderator.

Sebelum masuk ke paparan utama, Prof. Yusuf memperkenalkan Prof. Asep Saeful Muhtadi (Guru Besar Ilmu Komunikasi UIN Bandung) sebagai pembanding dan Prof. Muradi (Guru Besar Ilmu Politik dan Keamanan Universitas Pajajaran) sebagai pemateri utama.

Stabilitas Keamanan di Tengah Polarisasi Pasca-Pemilu
Prof. Muradi mengupas tuntas dinamika keamanan nasional pasca-Pemilu, menyoroti pentingnya sinergi antara TNI dan Polri dalam menghadapi tantangan di lapangan. “Pasca-Pemilu selalu menjadi masa rawan konflik horizontal yang memerlukan penanganan profesional dan strategis,” tegas Muradi dalam keterangannya, Kamis (12/12/2024).

Konflik seringkali dipicu oleh polarisasi politik yang tajam, terutama di wilayah-wilayah dengan keterbelahan suara signifikan. TNI-Polri, menurut Prof. Muradi, memiliki peran sentral dalam memitigasi konflik melalui pendekatan persuasif yang humanis. “Pendekatan berbasis nilai-nilai lokal dan agama seringkali lebih efektif dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi keamanan,” ujarnya dalam salah satu slide presentasinya.

Prof. Muradi menekankan pentingnya reformasi di tubuh TNI-Polri untuk mencegah penyalahgunaan wewenang. Ia mengutip filosofi Islam tentang akuntabilitas yang dapat menjadi landasan moral bagi setiap langkah kebijakan.

Refleksi Akademis terhadap Peran Institusi Keamanan
Sebagai pembanding, Prof. Asep Saeful Muhtadi memberikan sejumlah pandangan kritis terhadap materi yang disampaikan. “Saya sepakat bahwa reformasi internal itu penting, tetapi jangan lupa bahwa sinergi antara institusi keamanan dan masyarakat sipil harus lebih diperkuat,” katanya.

Peran agama sebagai elemen perekat sosial yang belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh TNI-Polri. “Keberadaan nilai-nilai Islam, seperti musyawarah dan kasih sayang, sangat relevan dalam konteks Indonesia. TNI-Polri perlu lebih adaptif terhadap kearifan lokal ini,” tambah pria yang biasa disapa Prof. Samuh itu.

Namun, ia juga mengingatkan tantangan yang dihadapi oleh aparat keamanan, khususnya terkait persepsi publik. “Kepercayaan masyarakat terhadap institusi ini tidak bisa hanya dibangun melalui kekuatan fisik atau operasi keamanan, tetapi harus melalui pendekatan dialogis yang mencerminkan empati,” tuturnya.

Kolaborasi Multidisipliner untuk Stabilitas Nasional
Diskusi ini tidak hanya menyoroti peran TNI-Polri, tetapi juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Para peserta yang terdiri dari mahasiswa dan dosen UIN Bandung menambahkan dinamika diskusi dengan berbagai pertanyaan reflektif, mulai dari peran media sosial dalam mengelola narasi konflik hingga pentingnya pendidikan politik bagi masyarakat.

Prof. Yusuf Wibisono, selaku moderator, menyimpulkan bahwa diskusi ini telah membuka wawasan baru tentang strategi keamanan pasca-Pemilu, sekaligus menggarisbawahi pentingnya pendekatan berbasis nilai-nilai Islam dan lokal dalam menjaga stabilitas nasional. “Ke depan, kita membutuhkan strategi keamanan yang tidak hanya responsif, tetapi juga preventif, dengan menjadikan masyarakat sebagai mitra utama dalam membangun perdamaian,” tutup Prof. Yus.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Unit SAR Unpad Juara di Ajang Outdoor Skills Challenge

    Unit SAR Unpad Juara di Ajang Outdoor Skills Challenge

    • calendar_month Jumat, 23 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COMUnit SAR Universitas Padjadjaran meraih juara pada “Outdoor Skills Challenge” yang diselenggarakan oleh Osa Sport and Adventure yang diselenggarakan di OSA Official Store, Bandung Minggu (18/9/2022). Perwakilan SAR Unpad yang meraih juara tersebut terdiri dari Arief Rizqi A, Hafizh Arga, dan Elis Rahmawati. “Outdoor Skills Challenge merupakan lomba ketangkasan dan keterampilan dalam berkegiatan di luar […]

  • Hore! Kemenag Bekali Kewirausahaan bagi Calon Pegawai Purnabhakti

    Hore! Kemenag Bekali Kewirausahaan bagi Calon Pegawai Purnabhakti

    • calendar_month Rabu, 21 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAl31.COM Kementerian Agama melalui Ditjen Pendidikan Islam menyelenggarakan Pembinaan Pegawai Purnabakti. Kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan kepada pegawai yang akan purna tugas. Acara dilaksanakan tanggal 20-22 September 2022 di Bogor. Rohmat Mulyana Sapdi, selaku Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam dalam sambutannya menyampaikan untuk selalu bersyukur karena bisa sampai di penguhujung Batas Usia Pensiun (BUP) masih diberikan […]

  • Rantai Altara, Novel Petualangan Mencari Jati Diri Ala Siswa MAN 2 Kudus

    Rantai Altara, Novel Petualangan Mencari Jati Diri Ala Siswa MAN 2 Kudus

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KUDUS Kanal31.com — Rantai Altara: Cahaya, Kegelapan, Kekosongan, novel ini ditulis oleh Bening Cita Maharsi, siswa kelas XI-11 Jurusan IPS MAN 2 Kudus. Novel novel petualangan fantasi ini dirilis di Kudus. Bening Cita Maharsi merupakan salah satu anggota aktif FORLIKU (Forum Literasi MAN 2 Kudus), wadah pengembangan minat dan bakat literasi siswa. Dara 17 tahun […]

  • Gelombang Sekolah Menolak MBG Mulai Terjadi

    Gelombang Sekolah Menolak MBG Mulai Terjadi

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR, kanal31.com — Cerita keracunan MBG banyak orang mulai jenuh. Paling gitu-gitu aja, tak ada tersangkanya, percuma. Kali ini ceritanya agak beda. Terjadi gelombang penolakan MBG oleh sekolah. Di Lampung, 51 sekolah dan pondok pesantren sudah terkonfirmasi memilih berkata, “Terima kasih, kami masak sendiri.” Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   Di Lampung, dari 108 sekolah […]

  • Prof. Dudang: Kuliah di FEBI untuk Kebahagiaan Dunia Akhirat

    Prof. Dudang: Kuliah di FEBI untuk Kebahagiaan Dunia Akhirat

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag kembali menekankan bahwa jebolan FEBI UIN Bandung harus menjadi pemenang dalam kompetisi ekonomi di era Indonesia Emas 2045. Baik identitasnya sebagai Pemikir Ekonomi, Penggerak Ekonomi, maupun Pelaku Ekonomi. Penekanan ini disampaikan Prof. Dudang pada saat […]

  • UIN Bandung Paling Diminati Pendaftar SPAN-PTKIN

    UIN Bandung Paling Diminati Pendaftar SPAN-PTKIN

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) resmi ditutup 19 Maret 2024. Berdasarkan data yang diperoleh pada sistem admin SPAN-PTKIN pertanggal 21 Maret 2024, UIN Sunan Gunung Djati Bandung menempati posisi pertama pendaftar dengan jumlah total 25.699 untuk 32 Program Studi; disusul UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 25.573 untuk 25 Program […]

expand_less