Breaking News:
Beranda » EDUTEKNO » Rektor UIN Bandung Doakan Alumni Raih Kehidupan Sukses Dunia Akhirat

Rektor UIN Bandung Doakan Alumni Raih Kehidupan Sukses Dunia Akhirat

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, kanal31.com– Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Rosihon Anwar mendoakan alumninya menjadi orang besar dan meraih kehidupan yang sukses dunia akhirat. Kunci untuk meraih sukses itu adalah ketekunan, tawakal, dan sabar dalam menempuh perjalanan yang sangat panjang dan terjal.

“Tentu, kesuksesan tidak datang dengan sendirinya, melainkan harus melalui proses yang sangat panjang dan melelahkan. Maka bersabarlah!” pesan Rektor, pada Sidang Senat Terbuka Wisuda Ke-101 UIN Bandung, di Aula Anwar Musaddad kampus itu, Sabtu (14/12/2024).

Rektor mengingatkan alumninya tentang beratnya persaingan hidup ke depan, sehingga perlu menyiapkan bekal: ilmu, kemampuan, dan keahlian yang mumpuni. Setelah menyelesaikan studi dan mendapatkan gelar, alumni disarankan tidak terlalu lama bereforia, merayakan kebahagiaan wisuda, tetapi harus terus bergerak untuk memperjuangkan masa depan yang lebih baik.

“Yakinlah, setiap ada kesulitan, pasti ada jalan kemudahan. Jangan mudah berputus asa!” Kata Rektor, seraya meminta alumninya untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi masyarakat dan tidak sombong karena punya gelar.

Sebagai alumni, lanjut Rektor, harus menjaga nama baik almamater. Lalu menjadi duta UIN Bandung, menyebarkan kamajuan-kemajuan kampus, menyebarkan kedamaian, keramahan, dan menjadi contoh teladan yang baik bagi orang lain.

“Jangan lupa berterima kasih kepada orangtua, yang sudah berupaya mengeluarkan tenaga, pikiran, biaya, dan tidak sedikit air mata menetes mendoakan untuk kesuksesan putera-puterinya supaya menjadi anak yang shalih,” pungkas Rektor.

Beasiswa S2 untuk Hafidzah dan Peraih Adi Jati

Wakil Rektor I UIN Bandung Dr. Dadan Rusmana menjelaskan,  wisuda yang bertemakan “Enlightened by Knowledge, Empowered for the Future” ini diikuti oleh seribu orang. Terdiri dari Fakultas Ushuludin 92, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan 15, Fakultas Syari’ah dan Hukum 215, Fakultas Dakwah dan Komunikasi 97,  Fakultas Adab dan Humaniora 124, Fakultas Psikologi 25, Fakultas Sains dan Teknologi 76, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 110, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam 62, Program Magister 44, dan Program Doktor 4.

UIN juga memberikan piagam penghargaan kepada wisudawan/ti penghafal (hafidz/Hafidzah) Alquran 30 juz: Muhabbad Rahmat, Hikmatul Maftuhah, Salma Adelia Yanuarti (F. Ushuluddin); Muhammad Irhamdani (F. Dakwah dan Komunikasi); dan Safira Nur Arifah (F. Syariah dan Hukum). Juga, bagi 57 wisudawan terbaik dengan peraihan IPK tertinggi (pujian) dari 9 fakultas (S1) dan pascasarjana.

“Kami pun memberikan beasiswa lanjut studi selama 4 semester di Pascasarjana UIN Bandung kepada hafidzah 30 juz, Safira Nur Arifah; dan peraih Adijati, Makhyatul Fikriya (Fakultas Syariah dan Hukum),” urai Dr. Dadan.(ns)

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Retorika dari Bawah

    Retorika dari Bawah

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Bandung kanal31.com –Seorang teman memperlihatkan potongan video kepada saya yang menampilkan Cak Imin yang mengatakan, “kalau ada yang tak tumbuh dari bawah, pasti bukan PMII tapi HMI”. Bagi saya, pernyataan ini bukan sekadar seloroh politis. Ia mengandung bias, sindiran, dan pada saat yang sama mencerminkan gejala klasik politik identitas yang terus mengendap merayap dalam lanskap […]

  • Haedar Nashir : Dorong Akademisi Lakukan Penelitian tentang Perdamaian

    Haedar Nashir : Dorong Akademisi Lakukan Penelitian tentang Perdamaian

    • calendar_month Jumat, 23 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menyampaikan bahwa nalar instrumental – paradoks yang dipedomani oleh sebagian manusia bisa menjadi ancaman bagi perdamaian di masa-masa yang akan datang.Guru Besar Sosiologi ini mendorong kepada akademisi untuk melakukan penelitian yang lebih luas tentang perdamaian, terlebih yang terkait dengan nalar-nalar instrumental – paradoks ini. Ketika kebahagiaan didapatkan dari […]

  • Pesan Bu Cinta: Hadapi Tantangan Masa Depan dengan Bekal Ini

    Pesan Bu Cinta: Hadapi Tantangan Masa Depan dengan Bekal Ini

    • calendar_month Kamis, 22 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Mahasiswa perlu mempersiapkan diri sebaik mungkin dalam menghadapi tantangan di masa depan. Tidak hanya hard skill, mahasiswa pun perlu memiliki soft skill dalam menghadapi tantangan tersebut. Begitulah yang disampaikan Ketua PKK & Bunda Literasi Jawa Barat Atalia Praratya saat memberikan materi pada pekan sosialisasi dan orientasi mahasiswa baru (PESONAMU) Universitas Muhammadiyah Bandung (Bandung) pada […]

  • Di Balik Layar UIN Bandung: Harmoni Empat Warek Wujudkan Kampus “UKIR”   

    Di Balik Layar UIN Bandung: Harmoni Empat Warek Wujudkan Kampus “UKIR”  

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

      BANDUNG, kanal31.com— Unggul-Kompetitif-Inovatif-Rahmatan lil alamin (UKIR) adalah satu istilah untuk mewakili idealisme UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Istilah –yang akhirnya menjadi visi— ini bisa dimaknai sebagai tagline yang menjadi nafas dari seluruh proses pendidikan di kampus hijau yang kini dipimpin oleh Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag. Inilah yang menyemangati para pimpinan UIN Bandung […]

  • NU Perlu Menganut Radikalisme

    NU Perlu Menganut Radikalisme

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    (Masukan untuk Muktamar NU ke-35 di Jombang, 27–31 Agustus 2026) BANDUNG, kanal31.com — Menjelang muktamarnya yang ke-35, saya ingin memberi satu gagasan besar untuk NU, yaitu NU harus melakukan gerakan radikal. Radikal? Iya, melakukan perubahan diri yang radikal di dalamnya karena problem NU bukan sekadar terlalu dekat dengan kekuasaan, tetapi terlalu banyak energi organisasi tersedot ke […]

  • Saatnya Menyelami Filosofi Seni Ala Maman Tocharman

    Saatnya Menyelami Filosofi Seni Ala Maman Tocharman

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM, BANDUNG — Pameran tunggal Irama Langit karya Maman Tocharman, seorang seniman kawakan asal Sumedang, digelar pada 20–30 November 2024 di Lobby Utama Lt. 1, Gedung FPSD UPI, Bandung. Pameran ini menampilkan karya seni berbahan kayu yang memadukan refleksi spiritual dan keindahan alam. Menghadirkan pengalaman estetis yang mendalam bagi para pengunjung. Dilansir dari laman Kota […]

expand_less