Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Ribuan Jamaah Al Ma’soem Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Ribuan Jamaah Al Ma’soem Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
  • comment 0 komentar

SUMEDANG, kanal31.com– Ribuan siswa SMP, SMA, mahasiswa Ma’soem University, serta karyawan dan staf Yayasan Al Ma’soem Bandung mengikuti peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 1446 Hijriyah di Dome Al Ma’soem Jalan Raya Cileunyi No 22 Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang, Jumat (31/1/2025).

Ketua Yayasan Al Ma’soem Bandung, Prof. H. Ceppy Nasahi Ma’soem mengatakan peringatan Isra Mi’raj ini rutin digelar di Al Ma’soem dengan menghadirkan penceramah yang berbeda-beda setiap tahunnya. Tujuannya, agar memberikan kesan yang positif bagi para jamaah dan memberikan wawasan yang bervariatif kepada siswa.

Menurut Ceppy, peristiwa Isra Mi’raj merupakan perjalanan suci yang dilakukan Nabi Muhammad SAW untuk menghilangkan rasa sedihnya setelah ditinggal wafat oleh istri dan pamannya. Peristiwa ini juga merupakan hadiah dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW dan seluruh umat manusia berupa perintah shalat 5 waktu.

“Kami berharap peringatan Isra Mi’raj ini dapat meningkatkan kekhusyukan salat, ibadah, dan ketakwaan seluruh jamaah. Saya juga berharap ilmu yang disampaikan oleh Ustad Hardiman dapat diamalkan oleh seluruh siswa Al Ma’soem,” ujarnya.

Menurut Ceppy, Isra Miraj disebut tahun kesedihan karena terjadi pada masa Nabi Muhammad SAW sedang berduka akibat wafatnya istri dan pamannya. Peristiwa ini dikenal sebagai Amul Huzni yang artinya tahun kesedihan.

“Penjelasan Amul Huzni terjadi pada tahun ke-10 kenabian Nabi Muhammad SAW sekitar tahun 619 Masehi. Pada tahun itu, Nabi Muhammad SAW kehilangan istri pertamanya, Khadijah binti Khuwailid, dan pamannya Abu Thalib,” ujarnya.

Peringatan Isra Mi’raj tahun ini diisi oleh Ustadz KH. Rd. Hardiman, imam Masjid Raya Al-Jabbar. Dalam ceramahnya, Ustadz Hardiman menjelaskan tentang dahsyatnya perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha. Peristiwa Isra Miraj merupakan perjalanan suci yang dilakukan Nabi Muhammad SAW untuk menghilangkan rasa sedihnya.

Dalam perjalanan ini, Nabi Muhammad SAW diangkat ke langit ke tujuh hingga mencapai Sidratul Muntaha. Di sana, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan para nabi terdahulu, seperti Nabi Adam AS, Nabi Musa AS, dan Nabi Isa AS.

Diceritakan juga tentang kesederhanaan Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, siswa Al Ma’soem harus meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW, seperti kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual.

“Bulan Rajab disebut bulan Allah atau Syahrullah karena Allah SWT mendedikasikan bulan ini sebagai bulan agung dan mulia. Bulan Rajab merupakan salah satu dari empat bulan haram yang dihormati dalam Islam. Bulan-bulan haram lainnya adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram,” katanya.**

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah Arah Baru Publikasi Ilmiah

    Inilah Arah Baru Publikasi Ilmiah

    • calendar_month Rab, 13 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Baru-baru ini Mahkamah Konstitusi membuat putusan penting terkait pengujian Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Salah satu amar putusan tersebut adalah sebagai berikut. …. ”Jika syarat publikasi dalam jurnal internasional bereputasi tetap akan dipertahankan untuk memperoleh jabatan akademik profesor, maka tulisan yang telah dimuat tidak perlu dilakukan review ulang oleh reviewer […]

  • Fatayat NU: Dari Kaderisasi hingga Aksi Nyata dalam Pemberdayaan Perempuan Indonesia

    Fatayat NU: Dari Kaderisasi hingga Aksi Nyata dalam Pemberdayaan Perempuan Indonesia

    • calendar_month Kam, 23 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG KANAL31.COM — Di tengah deru perubahan zaman, Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) hadir sebagai organisasi perempuan muda yang menjadi pilar penting dalam mendukung perkembangan masyarakat dan bangsa Indonesia. Didirikan pada 24 April 1950 di Surabaya, Fatayat NU bukan sekadar organisasi, melainkan rumah besar bagi perempuan muda Islam untuk berkhidmat kepada agama, bangsa, dan negara. Sebagai […]

  • Keren! Terima Bintang Mahaputera Utama, Gus Men: Kehormatan untuk Kerukunan Indonesia

    Keren! Terima Bintang Mahaputera Utama, Gus Men: Kehormatan untuk Kerukunan Indonesia

    • calendar_month Kam, 15 Agu 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (JAKARTA) — Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas hari ini, Rabu (14/8/2024), menerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Utama dari Presiden Joko Widodo. Tanda Kehormatan diserahkan langsung oleh Presiden di Istana Negara, Jakarta. Tanda Kehormatan adalah penghargaan negara yang diberikan Presiden kepada seseorang, kesatuan, institusi pemerintah, atau organisasi atas darmabakti dan kesetiaan yang luar biasa terhadap bangsa […]

  • Obin dan Andini Terpilih Jadi Duta Mahasiswa Berprestasi FSH UIN Bandung

    Obin dan Andini Terpilih Jadi Duta Mahasiswa Berprestasi FSH UIN Bandung

    • calendar_month Sel, 24 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, KANAL31.COM — Sebanyak 96 mahasiswa berprestasi Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menerima Penghargaan Appreciation Day 2024. Obin Kuswandi (Jurusan Perbandingan Madzhab dan Hukum) dan Andini Putri Irawan (Jurusan Ilmu Hukum) didaulat menjadi duta mahasiswa berprestasi FSH. Acara yang diinisiasi oleh lembaga Pembinaan dan Promosi Mahasiswa Unggul (P2MU) ini bertujuan […]

  • 5 Arah Kebijakan Penelitian PTKIN. Apa Aja?

    5 Arah Kebijakan Penelitian PTKIN. Apa Aja?

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com –Penelitian menjadi aspek penting dalam pengembangan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) telah merumuskan lima arah kebijakan untuk memastikan keberlangsungan dan kualitas riset PTKIN. Lima kebijakan ini dijelaskan Direktur Pendidikan Tinggi keagamaan Islam, Sahiron, dalam Rapat Koordinasi Nasional Forum Kepala Pusat Penelitian PTKIN (Rakornas Forum Kapus Penelitian […]

  • Moderasi Beragama Solusi Atasi Masalah Geopolitik

    Moderasi Beragama Solusi Atasi Masalah Geopolitik

    • calendar_month Kam, 8 Agu 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (ACEH) — Penguatan Moderasi Beragama terus dilakukan di berbagai lini, termasuk diplomasi internasional. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyampaikan bahwa Moderasi Beragama dapat menjadi solusi atas ketidakpastian geopolitik global saat ini. Pernyataan ini disampaikan Staf Ahli Menteri Luar Negeri RI Bidang Hubungan Antarlembaga Muhsin Syihab saat menjadi narasumber dalam Diskusi Terbuka di UIN Ar-Raniry, Banda […]

expand_less