Minggu, 12 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Menghidupkan Kembali Legenda Java Preanger: Bagaimana Kopi Bandung Selatan Mengguncang Dunia dan Gerakkan Ekonomi Rp70 M

Menghidupkan Kembali Legenda Java Preanger: Bagaimana Kopi Bandung Selatan Mengguncang Dunia dan Gerakkan Ekonomi Rp70 M

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
  • comment 0 komentar

BANDUNG, kanal31.com – Bagi masyarakat urban saat ini, menyesap secangkir kopi di kafe estetik telah menjadi gaya hidup (lifestyle) yang tak terpisahkan. Namun, tak banyak yang tahu bahwa geliat kebangkitan kopi Arabika yang hari ini kita nikmati di Jawa Barat sesungguhnya lahir dari tangan dingin masyarakat dan rimbunnya hutan Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Selatan.

Lewat konsistensi selama lebih dari dua dekade, kawasan ini sukses memicu kembali kejayaan kopi Priangan yang sempat meredup sejak zaman kolonial.

Kisah sukses ini tidak terjadi dalam semalam. Mewakili Administratur Perhutani KPH Bandung Selatan Lily Kurnia Asih, KSS Komunikasi Perusahaan Ujang Halimudin —atau yang akrab disapa Uje— menceritakan bahwa riwayat hijau ini dimulai pascareformasi di awal tahun 2000-an. Saat itu, Perhutani tengah gencar mencari formula ideal untuk program agroforestry (tumpang sari).

“Tahun 2000 kami mencoba menanam banyak hal; mulai dari murbei untuk ulat sutra, rumput gajah, terong kori, jeruk, hingga kopi. Namun, sejarah mencatat sejak tahun 2007, kopilah yang paling menunjukkan taringnya,” kenang Uje saat ditemui di Bandung, Senin (25/05/2026).

Berbagai varietas unggulan seperti Lini S, Sigala Rutang, hingga Timtim ditanam dan dirawat. Hasilnya? Bandung Selatan menjelma menjadi ‘mekah’ studi banding bagi KPH-KPH lain di seluruh Pulau Jawa. Semangat budidaya ini pun menular cepat ke wilayah lain di Jawa Barat, seperti Garut dan Ciamis.

Simbiosis Mutu: Hutan Lestari, Dompet Petani Terisi

Dari total 55 ribu hektar lebih kawasan hutan yang dikelola KPH Bandung Selatan, sekitar 3.200 hektar di antaranya kini disulap menjadi hamparan kebun kopi yang subur. Proyek ini melibatkan kolaborasi masif dengan masyarakat lokal yang tergabung dalam 111 Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

Bukan sekadar urusan bisnis, Uje menegaskan budidaya kopi di bawah tegakan pohon hutan ini berhasil menyentuh tiga aspek krusial sekaligus: Ekologi, Ekonomi, dan Sosial.

“Secara ekologi, kopi memiliki akar tunggang yang kuat, menjadikannya tanaman konservasi yang sangat ampuh menahan erosi di lahan miring. Di sisi lain, secara sosial-ekonomi, komoditas ini berhasil menjadi motor penggerak utama kesejahteraan masyarakat desa hutan,” papar Uje.

Efek ekonominya pun tidak main-main. Perputaran uang dari panen kopi ceri Arabika gelondongan di kawasan ini diestimasikan menembus angka Rp70 miliar per musim (dengan asumsi harga rata-rata Rp15.000/kg).

Angka fantastis ini diprediksi akan terus meroket seiring meningkatnya literasi pascapandemi bagi para petani. Kini, mereka tidak lagi sekadar menjual buah ceri mentah, melainkan sudah mampu mengolahnya menjadi greenbean (biji kopi kering) yang memiliki nilai tawar jauh lebih tinggi di pasar regional maupun internasional.

Wangi Sejarah yang Mendunia

Kopi dari tanah Bandung Selatan -khususnya kawasan Ciwidey, Pangalengan, Banjaran, Ciparay, hingga Gunung Halu- memang memiliki karakteristik rasa (flavor profile) dan aroma yang unik. Bahkan, merujuk data Bappeda Jawa Barat, kopi Arabika yang ditanam di kaki Gunung Malabar, Pangalengan, sukses menyabet gelar Juara Pertama dalam festival kopi dunia di Atlanta, Amerika Serikat, beberapa waktu lalu.

Prestasi ini menjadi pembuktian bahwa cita rasa legendaris Java Preanger belum punah. Pada abad ke-17, VOC pernah memaksakan sistem Preangerstelsel (tanam paksa kopi) di pegunungan Priangan karena aromanya yang begitu digilai bangsawan Eropa. Hari ini, aroma yang sama kembali hadir, namun dibawa dengan semangat kemandirian petani lokal dan pengelolaan hutan yang berkelanjutan.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor kehutanan, Perhutani melihat potensi emas ini sebagai peluang besar untuk terus mendongkrak pendapatan perusahaan sekaligus ekonomi kerakyatan.

“Kami optimistis, perusahaan akan terus berkomitmen agar peluang emas agroforestry kopi ini dikelola dengan jauh lebih baik dan modern, demi kejayaan hutan dan kesejahteraan masyarakat yang menjaganya,” tutup Uje optimis. (ydi)

 

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MOSMA 2023, Mahasiswa UIN Jakarta Raih Dean’s List dari York College of Pennsylvania

    MOSMA 2023, Mahasiswa UIN Jakarta Raih Dean’s List dari York College of Pennsylvania

    • calendar_month Sen, 1 Jan 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL312.COM — Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta, Jasmine Laksmi Dewi, mengukir prestasi di penghujung 2023. Jasmin, panggilan akrabnya, meraih Dean’s List dari York College of Pennsylvania. Jasmine adalah mahasiswa Angkatan 2021. Dia tercatat sebagai peserta program MORA Overseas Student Mobility Awards (MOSMA) angkatan 2023. Melalui program yang digagas Kementerian Agama […]

  • PPID Kota Bandung Siap Sukseskan E-Monev 2025 Keterbukaan Informasi Publik

    PPID Kota Bandung Siap Sukseskan E-Monev 2025 Keterbukaan Informasi Publik

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat meluncurkan Program Electronic Monitoring and Evaluation (E-Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini diikuti oleh seluruh badan publik dan PPID se-Jawa Barat. Acara dipimpin langsung oleh Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat, Husni Farhani Mubarak, […]

  • Wamenag Beberkan Inovasi Mushaf Al-Qur’an Isyarat kepada Menteri Besar Kelantan

    Wamenag Beberkan Inovasi Mushaf Al-Qur’an Isyarat kepada Menteri Besar Kelantan

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i memaparkan inovasi Mushaf Al-Qur’an Isyarat bagi Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara (PDSRW) saat menerima kunjungan Menteri Besar Kelantan Malaysia, Mohd Nassuruddin Bin Haji Daud, di Kantor Pusat Kemenag RI.   “Kami memiliki mushaf Al-Qur’an yang belum ada di dunia, yakni Mushaf Al-Qur’an Isyarat bagi Penyandang Disabilitas […]

  • Tingkatkan Mobilitas Pengguna Kursi Roda dengan Kuroli, Inovasi KK Fisika Instrumentasi dan Komputasi

    Tingkatkan Mobilitas Pengguna Kursi Roda dengan Kuroli, Inovasi KK Fisika Instrumentasi dan Komputasi

    • calendar_month Sel, 31 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Mengamati kelemahan kursi roda konvensional di Indonesia yang menguras tenaga dan sulit dioperasikan secara mandiri, serta terbatasnya kursi roda elektrik karena harus diimpor dan mahal, tim Kelompok Keilmuan Fisika Instrumentasi dan Komputasi merancang Kursi Roda Listrik (Kuroli), sebuah alat bantu mobilitas yang aman dan terjangkau bagi para pengguna kursi roda. Dr. Nina Siti Aminah […]

  • Tips Menulis di Jurnal Internasional Scopus Ala Bang Idham

    Tips Menulis di Jurnal Internasional Scopus Ala Bang Idham

    • calendar_month Kam, 11 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Prestasi membanggakan ditorehkan Idhamsyah Eka Putra, seorang dosen di Universitas Persada Indonesia YAI (UPI). Pria yang akrab disapa bang Idham, ini memperoleh penghargaan bergengsi dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai Insan Indonesia yang Mempublikasikan Tulisan di Jurnal Terindeks Scopus Secara Berturut-turut dan Terlama, yaitu selama 10 tahun, dari 2013-2022. Tak main-main, tercatat sampai […]

  • Dosen Pascasarjana Unusia Beberkan Tradisi Humor dalam Khazanah Islam

    Dosen Pascasarjana Unusia Beberkan Tradisi Humor dalam Khazanah Islam

    • calendar_month Sel, 16 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAl31.COM Akun-akun media sosial dengan konten keagamaan umumnya menyampaikan pembahasan yang serius. Namun belakangan muncul akun medsos keagamaan garis lucu yang menyampaikan pesan agama dengan jenaka. Misalnya di twitter muncul akun @NUgarislucu hingga @MuhammadiyinGL. Dosen Pascasarjana Sejarah Peradaban Islam Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia), Dr Ahmad Ginanjar Sya’ban menyampaikan humor merupakan buah yang dihasilkan dari […]

expand_less