Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » EDUTEKNO » Menag Tegaskan Tugas Ganda Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri Saat Bertemu Civitas UIN Sunan Ampel

Menag Tegaskan Tugas Ganda Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri Saat Bertemu Civitas UIN Sunan Ampel

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sen, 10 Feb 2025
  • comment 0 komentar

JAKARTA KANAL31.COM –Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menegaskan kembali pentingnya tanggung jawab Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) yang tidak hanya berfokus pada capaian birokratis, tetapi juga harus mencapai tujuan-tujuan keagamaan. Menurut Menag, perguruan tinggi keagamaan memiliki peran vital sebagai lembaga penyebar agama yang berfungsi mendekatkan umat dengan agamanya.

Pernyataan tersebut disampaikan Menag Nasaruddin dalam pembinaan kepada Civitas Akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, di Ruang Auditorium A. Yani, UINSA, Jawa Timur, pada Senin (10/2/2025).

Menag menekankan bahwa PTK, seperti UIN, tidak bisa disamakan dengan universitas-universitas lain yang hanya bersifat formal. Selain menjalankan fungsi akademik, PTK memiliki tugas ganda, yaitu tugas yang dibebankan negara dan juga tugas sebagai mubaligh. Oleh karena itu, cara mengukurnya tidak hanya pada capaian formal, tetapi juga capaian dalam mendekatkan umat kepada agama.

“Bagi saya, UIN tidak bisa disamakan dengan universitas lain karena memiliki tugas ganda: dari negara dan sebagai mubaligh,” ujar Menag yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal. “Kita tidak bisa menjadikan PTN sebagai standar akademik murni, karena sebagai PTKN, bebannya ganda. Standar akademik umum hanya mengantarkan kita pada urusan dunia, sementara standar keagamaan juga harus dicapai.”

Tugas ganda ini berlaku tidak hanya pada perguruan tinggi keagamaan, tetapi juga pada seluruh ASN Kementerian Agama (Kemenag). Menurut Menag, tanggung jawab Kemenag lebih berat karena juga bertugas menyebarkan ajaran agama kepada masyarakat.

“Keunggulan yang diukur tidak hanya berdasarkan standar birokrasi, tetapi juga standar keagamaan,” tegas Menag. “Sekalipun Kemenag mendapatkan banyak prestasi, jika umat masih merasa berjarak dengan agamanya, berarti kita belum berhasil.”

Menag menambahkan bahwa ekspektasi masyarakat terhadap pegawai Kemenag sangat tinggi, mengingat tugas Kemenag yang sangat penting dalam kehidupan beragama masyarakat Indonesia. “Masyarakat mengharapkan pegawai Kemenag seperti malaikat, padahal kita juga manusia. Kementerian Agama ibarat kertas putih, sedikit noda akan terlihat,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari ASN Kemenag, Menag mengingatkan pentingnya mengawasi diri sendiri dalam menjalankan perintah agama sebelum mengawasi instansi. “Kita harus menjadi pelayan umat yang ideal. Awasi diri terlebih dahulu sebelum mengawasi instansi. Kita tidak bisa menjadi malaikat, tetapi kita juga tidak boleh menjadi iblis,” tegasnya.

Rektor UIN Sunan Ampel, Akhmad Muzakki, menyadari bahwa sebagai universitas yang berada di bawah binaan Kemenag, UINSA memiliki peran penting dalam menyebarkan keislaman. “Tanah di kampus ini dulu merupakan hibah dari para kyai kepada negara untuk mendirikan kampus Islam,” ucapnya.

Meskipun demikian, UINSA juga berkomitmen untuk mencapai capaian formal sebagai bentuk tanggung jawab kepada negara. “Sejak 2024, Unirank UINSA masuk universitas Islam terbaik ke-8 di dunia dan terbaik se-Indonesia. Kami bertekad untuk naik ke level internasional,” ujarnya.

Selain itu, UINSA juga terus berupaya untuk mempertahankan kualitas pendidikan, termasuk akreditasi unggul dari BAN-PT yang telah diraihnya untuk periode kedua. “Kami juga sedang dalam proses finalisasi dan evaluasi program studi kedokteran yang sedang diproses oleh Dikti. Semua sudah siap, baik tempat maupun administrasi,” ungkap Muzakki.

Muzakki juga menyampaikan bahwa proses pendirian program studi kedokteran di UINSA dijadikan sebagai tolak ukur oleh Dikti untuk universitas lain yang ingin mendirikan program studi serupa. “Bahkan UINSA dijadikan benchmark pendirian program studi kedokteran oleh Dikti, Alhamdulillah,” tambahnya.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saatnya Menyelami Filosofi Seni Ala Maman Tocharman

    Saatnya Menyelami Filosofi Seni Ala Maman Tocharman

    • calendar_month Sab, 30 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM, BANDUNG — Pameran tunggal Irama Langit karya Maman Tocharman, seorang seniman kawakan asal Sumedang, digelar pada 20–30 November 2024 di Lobby Utama Lt. 1, Gedung FPSD UPI, Bandung. Pameran ini menampilkan karya seni berbahan kayu yang memadukan refleksi spiritual dan keindahan alam. Menghadirkan pengalaman estetis yang mendalam bagi para pengunjung. Dilansir dari laman Kota […]

  • Tak Sekadar Ormawa, MAHAPEKA Jadi Rumah Tempat Pulang

    Tak Sekadar Ormawa, MAHAPEKA Jadi Rumah Tempat Pulang

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Kegiatan pendidikan dan pelatihan dasar (Diklatsar)  bagi kader muda MAHAPEKA (Mahasiswa Pencinta Kelestarian Alam) UIN Bandung tiada lain bertujuan mengembangkan pemahaman, keterampilan, dan integritas sebagai pecinta alam yang disiplin. Demikian penegasan Kasubtim Pranata Humas Bagian Kemahasiswaan UIN SGD Bandung, Muhammad Helmi Kahfi –mewakili Wakil Rektor III Prof. Husnul Qodim– saat penutupan Diklatsar XXXIX […]

  • Inilah Kreasi Mahasiswa UGM Bantal Anti Bakteri-Tungau

    Inilah Kreasi Mahasiswa UGM Bantal Anti Bakteri-Tungau

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAL31.COM-Sekelompok mahasiswa UGM berkreasi menciptakan bantal antibakteri dan tungau berbahan limbah sabut kelapa, enceng gondok, dan ekstrak daun sirih. Produk ini diberi nama BANGAU (Bantal Antibakteri dan  Tungau) yang dapat mencegah potensi munculnya tungau, alergi, dan penyebab alergen lainnya yang berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia. BANGAU dibuat oleh Marsyela Tri Aryani, Silvia Rahmawati, Alda Anisah, […]

  • Jadi Bahan Revisi UU Pemilu, Putusan MK Hapus Ambang Batas Pencalonan Presiden

    Jadi Bahan Revisi UU Pemilu, Putusan MK Hapus Ambang Batas Pencalonan Presiden

    • calendar_month Jum, 3 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, KANAL31.COM — Mahkamah Konstitusi (MK) menghapus ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold yang diatur dalam Pasal 222 Undang-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017. Keputusan ini tertuang dalam putusan perkara nomor 62/PUU-XXII/2024, yang dibacakan oleh Ketua MK Suhartoyo di ruang sidang MK.   Menanggapi putusan MK tersebut, Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Irawan, menyatakan bahwa putusan […]

  • Peringatan Isra Mikraj, Pesan Menag: Mari Tegakkan Salat!

    Peringatan Isra Mikraj, Pesan Menag: Mari Tegakkan Salat!

    • calendar_month Sen, 27 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA KANAL31.COM — Umat Islam memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad saw. Menag Nasaruddin Umar mengatakan, salah satu pesan terpenting dari peristiwa Isra Mikraj adalah Salat. Menag ajak umat Islam untuk menegakkan Salat. Isra Mikraj adalah peristiwa monumental yang membawa pesan mendalam bagi umat manusia. Isra’ Mi’raj menjadi perjalanan suci dan bersejarah sekaligus titik balik kebangkitan […]

  • Bila Anda Mimpi Melihat Ular, Inilah 10 Arti dan Maknanya

    Bila Anda Mimpi Melihat Ular, Inilah 10 Arti dan Maknanya

    • calendar_month Ming, 12 Mei 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAl31.COM — Bagi sebagian orang, ular adalah hewan yang menyeramkan untuk didekati karena mempunyai racun mematikan. Tak jarang, orang-orang akan menghindari dan lari ketika bertemu ular. Selain dapat ditemui di kehidupan nyata, hewan melata ini juga kerap menampakkan dirinya di mimpi. Orang-orang akan berpikir bahwa jika bermimpi melihat hingga kejar-kejaran dengan ular adalah mimpi buruk yang […]

expand_less