Breaking News:
Beranda » BEWARA » 5 Warisan Budaya Tak Benda Indonesia yang Diakui Unesco

5 Warisan Budaya Tak Benda Indonesia yang Diakui Unesco

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 5 Sep 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KANAL.31.COM-Beragam warisan budaya tak benda Indonesia telah berhasil diakui oleh UNESCO sebagai warisan dunia. UNESCO sendiri mensponsori berbagai proyek mulai dari proyek sejarah daerah, program baca-tulis, hingga kerja sama warisan budaya. Nah, berikut, Viva rangkumkan dari lansiran berbagai sumber mengenai deretan warisan budaya tak benda yang asli berasal dari Indonesia telah diakui UNESCO.

1. Pantun Pantun ucapan Selamat Idul Fitri. Pantun secara resmi diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda yang tak hanya dimiliki Indonesia saja, tetapi juga Malaysia pada tahun 2020. Pantun sendiri merupakan bentuk syair Melayu yang digunakan untuk mengungkapkan gagasan dan emosi yang sulit. Pantun memiliki skema a-b-a-b yang biasa dibacakan saat upacara pernikahan, ritual adat, dan upacara resmi. Pantun menawarkan cara berekspresi secara langsung dengan sopan. 2. Gamelan

Gamelan merupakan warisan budaya tak benda Indonesia yang sejak tahun 2021 lalu resmi diakui oleh UNESCO. Gamelan itu sendiri merupakan orkestra tradisional Indonesia yang terdiri dari instrumen perkusi.

3. Noken
Noken merupakan tas anyaman yang berasal dari kerajinan tangan masyarakat Papua & Papua Barat yang multifungsi. Noken sendiri telah diakui UNESCO sebagai warisan tak benda Indonesia sejak 2012 silam. Noken biasanya digunakan untuk membawa hasil perkebunan, kayu bakar, hingga gendongan bayi. Noken juga biasa digunakan saat upacara tradisional sebagai persembahan perdamaian.

4. Tari Tradisional Bali

Warisan budaya Indonesia tak benda yang telah diakui oleh UNESCO adalah tari tradisional Bali yang terdiri atas 3 genre. Genre ketiga ini meliputi sakral, semisakral, dan untuk hiburan. Tari tradisional Bali ini tidak hanya dilihat dari bentuk tarian saja, tetapi juga dari aksesoris bermotif cerah yang dipakai para penari serta nilai tarian itu sendiri yang terinspirasi dari alam, adat, dan nilai-nilai agama tertentu. Tari tradisional Bali telah diakui oleh UNESCO sejak 2015 lalu.

5. Batik

Kain Batik Indonesia memiliki beragam jenis ciri mulai dari corak hingga warna yang tersebar di setiap daerah. Batik sendiri sudah diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda Indonesia sejak 2009 silam.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resonansi Sa’i

    Resonansi Sa’i

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Tatang Astarudin, Pengasuh Pesantren Universal Al-Islamy Kota Bandung
    • 0Komentar

    MAKKAH kanal31.com — Di antara Shafa dan Marwah, jamaah haji dan umroh berjalan. Kadang melangkah tenang, kadang berlari kecil. Gerak itu sederhana, jaraknya tidak panjang, tetapi maknanya melampaui dimensi ruang dan waktu. Sa‘i bukan sekadar perpindahan fisik dari satu bukit ke bukit lain. Namun ia adalah ajaran tentang teologi ikhtiar— bahwa hidup harus terus bergerak, doa […]

  • Selamat! 1.562 Peserta Lulus Uji Kompetensi Calon Mahasiswa Al Azhar Mesir 2024

    Selamat! 1.562 Peserta Lulus Uji Kompetensi Calon Mahasiswa Al Azhar Mesir 2024

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM — JAKARTA — Kementerian Agama telah mengumumkan hasil akhir Uji Kompetensi (Ikhtibar Tashfiyah atau Tahdid Mustawa) Calon Mahasiswa Universitas Al Azhar Mesir 2024. Total ada lebih 1.500 calon mahasiswa yang dinyatakan lulus pada uji kompetensi tahun ini. Uji Kompetensi dilaksanakan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI bekerja sama dengan Markaz Syekh Zayed li Ta’lim […]

  • Perang

    Perang

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Perang, dalam wajahnya yang paling jujur, adalah kegagalan akal dan kebangkrutan nurani. Ketika peluru menyalak dan rudal melesat dari satu negara ke negara yang lain, yang hancur bukan hanya bangunan dan infrastruktur, melainkan juga hidup manusia, harapan, dan rasa percaya. Dalam setiap reruntuhan, terkubur mimpi anak-anak yang belum sempat tumbuh, kasih ibu […]

  • Buruan! Pendaftaran UM-PTKIN 2024 Dibuka. Ini Cara Daftar dan Jadwalnya

    Buruan! Pendaftaran UM-PTKIN 2024 Dibuka. Ini Cara Daftar dan Jadwalnya

    • calendar_month Jumat, 19 Apr 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    KANAL31.COM — Pendaftaran Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2024 dibuka mulai hari ini. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman https://um.ptkin.ac.id, dari 17 April 2024 hingga 15 Juni 2024. UM-PTKIN merupakan pola seleksi berbasis Sistem Seleksi Elektronik (SSE) yang diselenggarakan secara serentak di seluruh Perguruan Tinggi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. […]

  • Sekecil Apa pun Musibah

    Sekecil Apa pun Musibah

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, KANAL31.COM — Sekecil apa pun musibah pasti ada hikmah. Bahkan agama Islam (sebuah riwayat) menyebutkan sebagai penggugur dosa. Kira-kira dosa apa yang digugurkan dengan musibah? Ini perlu digali kembali dan ditemukan relevansinya. Jumat pagi berangkat menuju tempat kerja. Sampai di perempatan Mochammad Toha Kota Bandung. Karena lampu merah, motor pun direm. Tak disangka ban […]

  • Peace Education AFI UIN Bandung, Ruang Aman bagi Dialog dan Keberagaman

    Peace Education AFI UIN Bandung, Ruang Aman bagi Dialog dan Keberagaman

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Mata kuliah Peace Education Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) semester 6 UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang diampu oleh Dr. Neng Hannah, M.Ag., telah sukses menyelenggarakan rangkaian project perdamaian berbasis dialog lintas perbedaan sepanjang 4–25 Mei 2026.   Project ini merupakan implementasi langsung dari pedoman pembelajaran yang menekankan pentingnya membangun ruang […]

expand_less