Selasa, 2 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » NETIZEN » Apakah DNA Bisa Membaca Tabir Takdir Manusia?

Apakah DNA Bisa Membaca Tabir Takdir Manusia?

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — DNA (Deoxyribonucleic Acid) dipandang sebagai cetak biru biologis manusia dengan takdir hidup. DNA ini memengaruhi kecenderungan fisik, intelektual, dan emosional seseorang. Kemajuan ilmu genetika telah membawa manusia kepada pemahaman bahwa DNA memiliki peran penting. DNA dapat menentukan berbagai aspek potensi kecerdasan, risiko penyakit, hingga sifat kepribadian. Pertanyaan utama yang diajukan adalah sejauh mana DNA menentukan nasib manusia?

DNA sebagai Cetak Biru Biologis

DNA menyimpan informasi genetik yang menentukan karakteristik biologis makhluk hidup. Dalam konteks manusia, DNA membentuk dasar bagi pewarisan sifat seperti warna mata, golongan darah, hingga kecenderungan terhadap penyakit atau kemampuan kognitif.

Namun, sains modern pun mengakui bahwa DNA bukan satu-satunya penentu hidup. Lingkungan, pola asuh, pendidikan, dan spiritualitas sangat berpengaruh dalam membentuk kepribadian dan arah hidup seseorang.

Pandangan Islam tentang Takdir (Qadar)

Islam memandang bahwa segala sesuatu, termasuk sifat genetik manusia, telah ditentukan oleh Allah dalam ilmu-Nya yang azali. Ini disebut dengan qadar.

QS. Al-Qamar: 49
إِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنَاهُ بِقَدَرٍ
“Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran (takdir).”

Dengan demikian, DNA sebagai sistem biologis adalah bagian dari qadar Allah. Namun, Islam tidak mengajarkan fatalisme. Manusia diberi akal dan kebebasan berusaha.

DNA dan Kesuksesan Hidup

Beberapa gen dikaitkan dengan kemampuan belajar, ketekunan, dan kreativitas. Namun Islam menegaskan bahwa kesuksesan adalah hasil dari usaha dan ridha Allah.

QS. An-Najm: 39–41
وَأَنْ لَيْسَ لِلْإِنْسَانِ إِلَّا مَا سَعَىٰ ۝ وَأَنَّ سَعْيَهُ سَوْفَ يُرَىٰ ۝ ثُمَّ يُجْزَاهُ الْجَزَاءَ الْأَوْفَىٰ
“Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya. Dan bahwa usahanya itu kelak akan diperlihatkan. Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna.”

Kesuksesan bukanlah turunan genetik semata, melainkan hasil sinergi antara potensi, usaha, dan keberkahan.

DNA dan Penyakit sebagai Ujian

Beberapa penyakit seperti kanker, diabetes, dan thalassemia berhubungan dengan mutasi genetik. Islam memandang penyakit bukan sebagai kutukan, tetapi sebagai ujian dan sarana untuk kembali kepada Allah.

ما أنزل اللهُ داءً، إلا أنزل له شفاءً، علمه من علمه، وجهله من جهله
“Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit kecuali Dia juga menurunkan obatnya. Ada yang mengetahuinya dan ada pula yang tidak.”
(HR. Muslim)

Dengan demikian, meski DNA membawa risiko penyakit, Allah menyediakan obat dan manusia diperintahkan untuk berikhtiar.

DNA dan Religiusitas, Apakah Iman Diturunkan?

Beberapa ilmuwan mencoba mengaitkan religiusitas dengan ekspresi gen tertentu. Namun dalam Islam, keimanan adalah anugerah Allah dan hasil bimbingan serta pilihan manusia.

QS. Al-Baqarah: 2
ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ
“Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.”

Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim
كلُّ مولودٍ يُولَدُ على الفِطرةِ، فأبواهُ يُهوِّدانهِ أو يُنصِّرانِه أو يُمجِّسانِه
“Setiap anak dilahirkan di atas fitrah, maka kedua orang tuanya lah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi.”

Fitrah (potensi spiritual) bukan hasil genetika, tetapi ditiupkan Allah dalam ruh manusia.DNA adalah bagian dari takdir Allah yang menentukan potensi biologis seseorang. Namun, Islam tidak membatasi nasib manusia hanya pada unsur genetik. Kesuksesan, kesehatan, dan keimanan ditentukan oleh kombinasi antara potensi genetik, usaha, lingkungan, dan kehendak Allah SWT. Dengan demikian, manusia tetap bertanggung jawab atas pilihannya dan diperintahkan untuk berikhtiar.

S. Miharja, Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung 

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 328 Paper Terpilih untuk AICIS 2024 di UIN Semarang, Ini Daftarnya

    328 Paper Terpilih untuk AICIS 2024 di UIN Semarang, Ini Daftarnya

    • calendar_month Rab, 24 Jan 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM — JAKARTA — Call for Paper pada Annual Internatioal Conference on Islamic Studies (AICIS) ke 23 banjir peminat. Panitia mencatat hampir 2.000 paper yang didaftarkan untuk diseleksi sebagai peserta AICIS 2024. Para penulis berasal dari berbagai negara. AICIS kali ini akan berlangsung di UIN Walisongo Semarang, 1 – 4 Februari 2024. Kegiatan ini mengangkat […]

  • Penguatan Literasi Fikih Zakat untuk Amil Jadi Fokus Dewan Syariah Nasional MUI Jabar

    Penguatan Literasi Fikih Zakat untuk Amil Jadi Fokus Dewan Syariah Nasional MUI Jabar

    • calendar_month Kam, 21 Nov 2024
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAl31.COM BANDUNG — Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) Perwakilan Jawa Barat menggelar Workshop Penguatan Literasi Fikih Zakat untuk Amil bertajuk “Recharging Literasi Fikih Zakat untuk Amil yang Inovatif” selama 2 hari di Hotel Shakti Gedebage Bandung dari tanggal 19-20 November 2024 Sebanyak 114 peserta mengikuti Workshop ini dengan menghadirkan narasumber: Anang Jauharuddin, Ketua […]

  • Prof. Ulfiah Ingatkan Alumni, Bersyukur kepada Allah SWT dan Berbakti pada Orangtua

    Prof. Ulfiah Ingatkan Alumni, Bersyukur kepada Allah SWT dan Berbakti pada Orangtua

    • calendar_month Jum, 25 Okt 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Dekan Fakultas Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. Hj. Ulfiah, M.Si, mengingatkan para alumninya agar tidak lupa bersyukur kepada Allah SWT dan berhidmat kepada orangtua, atas kelancaran dan kemudahan dalam menyelesaikan studi di Fakultas Psikologi, hingga bisa menyandang gelar sarjana. Prof. Ulfiah menyatakan hal itu saat melepas alumni (calon wisudawan), di […]

  • Begini Cara Kemenag-BPS Susun Instrumen Survei Kepuasaan Jemaah Haji 2023

    Begini Cara Kemenag-BPS Susun Instrumen Survei Kepuasaan Jemaah Haji 2023

    • calendar_month Jum, 28 Apr 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Badan Pusat Statistik (BPS) dalam 11 tahun terakhir selalu melakukan survei kepuasaan jemaah Indonesia setiap penyelenggaraan ibadah haji di Arab Saudi. Survei yang sama akan kembali dilakukan dalam operasional ibadah haji 1444 H/2023 M. Salah satu tahapanya, adalah menyusun instrumen survei. Instrumen ini dibahas bersama Tim Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag dan BPS […]

  • Perkuat Tata Kelola JDIH, UIN Bandung Kunjungi Biro Hukum Kemenag RI

    Perkuat Tata Kelola JDIH, UIN Bandung Kunjungi Biro Hukum Kemenag RI

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Suasana diskusi hangat mewarnai kunjungan studi tiru pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) yang dilakukan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung ke Biro Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri (BKSLN) Kementerian Agama Republik Indonesia, Rabu (17/12/2025). Rombongan UIN Bandung dipimpin oleh Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Prof. Dr. H. Fauzan […]

  • 7 PTKIN Resmi Jadi Lembaga Pemeriksa Halal, UIN Bandung No 2

    7 PTKIN Resmi Jadi Lembaga Pemeriksa Halal, UIN Bandung No 2

    • calendar_month Ming, 30 Okt 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM-Tujuh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) resmi mendapat sertifikat akreditasi sebagai Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) dari Kementerian Agama (Kemenag). Peresmian LPH baru ini menambah daftar LPH yang siap beroperasi di Indonesia menjadi berjumlah 30 LPH. “Alhamdulillah dalam satu tahun BPJPH telah menambah LPH. Semula hanya tiga lembaga, menjadi 30 LPH. Bahkan tujuh di antaranya […]

expand_less