Kamis, 9 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Perdana! FITK UIN Jakarta Gagas Mimbar Guru Besar: Bangun Ekosistem Pendidikan Nasional Sehat Ala Islam

Perdana! FITK UIN Jakarta Gagas Mimbar Guru Besar: Bangun Ekosistem Pendidikan Nasional Sehat Ala Islam

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
  • comment 0 komentar

CIPUTAT kanal31.com — Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melalui Program Studi PAI (Pendidikan Agama Islam) untuk pertama kalinya akan mengadakan even “Mimbar Guru Besar”.

Dekan FITK, Prof .Dr. Siti Nurul Azkiyah, M.Sc., Ph.D, kegiatan ini merupakan wadah bagi para guru besar terutama di lingkungan UIN Jakarta untuk menyampaikan pemikiran dan gagasannya tentang PAI dari sudut pandang keilmuannya masing-masing.

Menurut data yang ada, jumlah guru besar di lingkungan UIN Jakarta secara keseluruhan berjumlah 121 orang atau 9,77% dari total dosen 1.238 orang. “Kita berharap, kontribusi akademik dari para guru besar tentunya sesuai dengan keilmuannya masing-masing untuk memikirkan terkait dengan dunia pendidikan, khususnya Pendidikan Agama Islam, sebagai salah satu core business FITK”, ungkap Dekan dalam keterangannya, Sabtu (17/5/2025).

Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Dr. Suwendi, M.Ag, menuturkan bahwa PAI memiliki peran yang sangat signifikan, baik pada aspek akademik maupun pembangunan sumberdaya manusia Indonesia secara praksis.

Pada aspek akademik, PAI tidak hanya berkaitan dengan didaktika atau proses belajar mengajar di lembaga pendidikan yang bernuansa normatif-religius, tetapi juga bagaimana isu-isu pendidikan agama Islam bersentuhan dengan berbagai disiplin ilmu lainnya seperti filsafat, sosiologi, psikologi, pedagogi, ekonomi, hukum, ilmu komunikasi, dan lain-lain.

“Tentu, hal ini menuntut kajian akademik yang lebih mendalam dan multidisipliner agar PAI dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan intelektual dan spiritual bangsa”, ungkap Dr. Suwendi, M.Ag, sekaligus penulis buku Sejarah dan Kebijakan Pendidikan Islam Indonesia.

Di sisi lain, PAI memiliki ruang pengabdian dan kontribusi sosial yang sangat luas. Para dosen, mahasiswa, dan lulusan PAI akan mewarnai bagaimana siswa-siswi terutama pada lembaga pendidikan sekolah (SD/SMP/SMA/SMK) yang berjumlah sekitar 53,17 juta dan siswa-siswi madrasah (MI/MTs/MA) di tanah air yang berjumlah 10,3 juta itu memiliki pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan keislaman yang baik. Untuk itu, prodi PAI diharapkan terus meningkatkan kualitas dan kapabilitasnya sehingga lulusannya kontributif untuk negara dan bangsa.

“Dalam konteks itu, inovasi dan kegiatan prodi PAI dengan melibatkan para guru besar di antaranya melalui even “Mimbar Guru Besar” ini hadir untuk menjawab sebagian harapan-harapan tersebut”, ungkap Dr. Suwendi, M.Ag.

Ketua Prodi PAI , Dr. Suwendi, M.Ag, Mimbar Guru Besar untuk pertama kali akan membahas tentang “Membangun Ekosistem Pendidikan Nasional yang Sehat dalam Perspektif Islam” dengan narasumber Prof. Dr. H. Abuddin Nata, M.A, Guru Besar Sejarah dan Filsafat Pendidikan Islam FITK UIN Jakarta.

“Isu ini sangat relevan, terlebih dalam konteks saat ini, yakni DPR dan Pemerintah sedang menyusun Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Kita berharap ide-ide yang lahir dari forum ini memberikan inspirasi dan masukan bagaimana Sisdiknas itu dirumuskan dengan baik”, papar Dr. Suwendi, M.Ag.

Direncanakan, kegiatan akan diadakan pada hari Senin, 19 Mei 2025 mulai pukul 08.30 hingga 12.00 WIB bertempat di ruang teater Mahmud Yunus Gedung FITK Lantai 3 UIN Jakarta.

Bertindak sebagai moderator adalah Dr. Yudhi Munadi, S.Ag., M.Ag, dosen tetap prodi PAI FITK UIN Jakarta. Acara ini juga mendapat dukungan dari beberapa mitra kegiatan, seperti Radio El-Shinta dan beberapa penerbit buku PT. RajaGrafindo Persada, PT. Rajawali Pers, PT. Publica Indonesia Utama, dan PT. Bumi Aksara.
“Kegiatan ini terbuka untuk umum. Silakan, siapa saja dapat bergabung dan berkontribusi dalam forum ini”, papar Ketua Prodi PAI lebih lanjut.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perebutan Harta Warisan Jadi Malapetaka

    Perebutan Harta Warisan Jadi Malapetaka

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PURWAKARTA kanal31.com — Harta warisan adalah harta yang panas, jika tidak dikelola dengan baik. Perebutan warisan orangtuanya yang sudah meninggal dunia sering terjadi. Orangtuanya mungkin sedang ditanya di alam kubur tetapi anak-anaknya ribut soal harta peninggalan orangtuanya. Harta warisan bukan hasil jerih payah anak-anaknya.   Pembagian harta warisan yang tidak adil hanya akan membahayakan bagi orang […]

  • Terbuka Kesempatan Beasiswa S2 – S3 bagi Mahasiswa Perempuan

    Terbuka Kesempatan Beasiswa S2 – S3 bagi Mahasiswa Perempuan

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    DEPOK kanal31.com –Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal, Kementerian Agama membuka kesempatan bagi mahasiswa perempuan untuk mendapatkan Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB). Hal itu dikatakan Kepala Puspenma Ruchman Basori, pada Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Institut Ilmu Al-Quran Jakarta, di Hall Asrama Mahasiswa IIQ Jakarta, Parung. “Jangan lama-lama kuliah di IIQ […]

  • Setara OJK, Menag Usulkan Otoritas Khusus Dana Keagamaan

    Setara OJK, Menag Usulkan Otoritas Khusus Dana Keagamaan

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar mengusulkan pembentukan otoritas khusus yang mengawasi dan mengelola dana keagamaan lintas agama, mirip dengan fungsi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di sektor keuangan. Gagasan ini ia sampaikan dalam Rapat Tingkat Menteri Perencanaan Kartu Kesejahteraan dan Kartu Usaha di Jakarta.   “Kami mengusulkan adanya semacam otoritas khusus, semacam OJK bagi […]

  • Di Balik Perjalanan Luar Negeri Presiden 

    Di Balik Perjalanan Luar Negeri Presiden 

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle Ija Suntana, Guru Besar Hukum Tata Negara UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Di tengah sorotan publik terhadap frekuensi perjalanan luar negeri presiden, kerap muncul penilaian yang reduktif: biaya, protokoler, dan angka-angka anggaran. Padahal, membaca kebijakan luar negeri hanya dari neraca pengeluaran adalah cara pandang yang terlalu sederhana.   Negara bukan sekadar entitas administratif, melainkan organisme politik yang hidup dari relasi, kepercayaan, dan posisi strategis dalam […]

  • Berolahraga itu Perintah Agama

    Berolahraga itu Perintah Agama

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menegaskan dukungan penuh terhadap program prioritas olahraga nasional dengan mengintegrasikan pendidikan jasmani secara fundamental di lingkungan pendidikan keagamaan. Hal ini disampaikan Menag dalam Rapat Tingkat Menteri mengenai Program Prioritas Olahraga Nasional di Gedung Kemenko PMK, Kamis (19/2/2026). Dalam kesempatan ini, Menag menyampaikan bahwa pemerintah memastikan setiap santri […]

  • Tingkatkan Intelektual, Ilmu Hukum UIN Bandung Gelar Kuliah Umum Rimba 2025

    Tingkatkan Intelektual, Ilmu Hukum UIN Bandung Gelar Kuliah Umum Rimba 2025

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Dalam rangka meningkatkan kapasitas intelektual dan reflektif mahasiswa, Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Kuliah Umum Rimba 2025 bertajuk “Membangun Kesadaran Reflektif, Kritis, dan Kontekstual: Modal Intelektual Mahasiswa Hukum di Era Transformasi Sosial.” Kuliah umum yang berlangsung di Aula Fakultas Syariah dan Hukum […]

expand_less