Breaking News:
Beranda » BEWARA » Perdana! FITK UIN Jakarta Gagas Mimbar Guru Besar: Bangun Ekosistem Pendidikan Nasional Sehat Ala Islam

Perdana! FITK UIN Jakarta Gagas Mimbar Guru Besar: Bangun Ekosistem Pendidikan Nasional Sehat Ala Islam

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIPUTAT kanal31.com — Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melalui Program Studi PAI (Pendidikan Agama Islam) untuk pertama kalinya akan mengadakan even “Mimbar Guru Besar”.

Dekan FITK, Prof .Dr. Siti Nurul Azkiyah, M.Sc., Ph.D, kegiatan ini merupakan wadah bagi para guru besar terutama di lingkungan UIN Jakarta untuk menyampaikan pemikiran dan gagasannya tentang PAI dari sudut pandang keilmuannya masing-masing.

Menurut data yang ada, jumlah guru besar di lingkungan UIN Jakarta secara keseluruhan berjumlah 121 orang atau 9,77% dari total dosen 1.238 orang. “Kita berharap, kontribusi akademik dari para guru besar tentunya sesuai dengan keilmuannya masing-masing untuk memikirkan terkait dengan dunia pendidikan, khususnya Pendidikan Agama Islam, sebagai salah satu core business FITK”, ungkap Dekan dalam keterangannya, Sabtu (17/5/2025).

Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Dr. Suwendi, M.Ag, menuturkan bahwa PAI memiliki peran yang sangat signifikan, baik pada aspek akademik maupun pembangunan sumberdaya manusia Indonesia secara praksis.

Pada aspek akademik, PAI tidak hanya berkaitan dengan didaktika atau proses belajar mengajar di lembaga pendidikan yang bernuansa normatif-religius, tetapi juga bagaimana isu-isu pendidikan agama Islam bersentuhan dengan berbagai disiplin ilmu lainnya seperti filsafat, sosiologi, psikologi, pedagogi, ekonomi, hukum, ilmu komunikasi, dan lain-lain.

“Tentu, hal ini menuntut kajian akademik yang lebih mendalam dan multidisipliner agar PAI dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan intelektual dan spiritual bangsa”, ungkap Dr. Suwendi, M.Ag, sekaligus penulis buku Sejarah dan Kebijakan Pendidikan Islam Indonesia.

Di sisi lain, PAI memiliki ruang pengabdian dan kontribusi sosial yang sangat luas. Para dosen, mahasiswa, dan lulusan PAI akan mewarnai bagaimana siswa-siswi terutama pada lembaga pendidikan sekolah (SD/SMP/SMA/SMK) yang berjumlah sekitar 53,17 juta dan siswa-siswi madrasah (MI/MTs/MA) di tanah air yang berjumlah 10,3 juta itu memiliki pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan keislaman yang baik. Untuk itu, prodi PAI diharapkan terus meningkatkan kualitas dan kapabilitasnya sehingga lulusannya kontributif untuk negara dan bangsa.

“Dalam konteks itu, inovasi dan kegiatan prodi PAI dengan melibatkan para guru besar di antaranya melalui even “Mimbar Guru Besar” ini hadir untuk menjawab sebagian harapan-harapan tersebut”, ungkap Dr. Suwendi, M.Ag.

Ketua Prodi PAI , Dr. Suwendi, M.Ag, Mimbar Guru Besar untuk pertama kali akan membahas tentang “Membangun Ekosistem Pendidikan Nasional yang Sehat dalam Perspektif Islam” dengan narasumber Prof. Dr. H. Abuddin Nata, M.A, Guru Besar Sejarah dan Filsafat Pendidikan Islam FITK UIN Jakarta.

“Isu ini sangat relevan, terlebih dalam konteks saat ini, yakni DPR dan Pemerintah sedang menyusun Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Kita berharap ide-ide yang lahir dari forum ini memberikan inspirasi dan masukan bagaimana Sisdiknas itu dirumuskan dengan baik”, papar Dr. Suwendi, M.Ag.

Direncanakan, kegiatan akan diadakan pada hari Senin, 19 Mei 2025 mulai pukul 08.30 hingga 12.00 WIB bertempat di ruang teater Mahmud Yunus Gedung FITK Lantai 3 UIN Jakarta.

Bertindak sebagai moderator adalah Dr. Yudhi Munadi, S.Ag., M.Ag, dosen tetap prodi PAI FITK UIN Jakarta. Acara ini juga mendapat dukungan dari beberapa mitra kegiatan, seperti Radio El-Shinta dan beberapa penerbit buku PT. RajaGrafindo Persada, PT. Rajawali Pers, PT. Publica Indonesia Utama, dan PT. Bumi Aksara.
“Kegiatan ini terbuka untuk umum. Silakan, siapa saja dapat bergabung dan berkontribusi dalam forum ini”, papar Ketua Prodi PAI lebih lanjut.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Buruh, Urgensi Bekerja dalam Islam

    Hari Buruh, Urgensi Bekerja dalam Islam

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle S. Miharja, Dosen UIN Bandung.
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Setiap tanggal 1 Mei, dunia memperingati Hari Buruh Internasional sebagai penghormatan atas perjuangan para pekerja. Bagi umat Islam, ini menjadi momen penting untuk merenungkan makna bekerja dalam perspektif Islam, serta mengambil teladan dari Nabi Muhammad SAW dalam hal etos kerja, kemandirian ekonomi, dan integritas dalam profesi. Bekerja dalam Islam sebagai Kewajiban Ibadah […]

  • UU Pesantren Wujud Rekognisi Negara terhadap Tradisi, Kemandirian, dan Keilmuan Ponpes

    UU Pesantren Wujud Rekognisi Negara terhadap Tradisi, Kemandirian, dan Keilmuan Ponpes

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MALANG, kanal31.com — Kehadiran Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren menjadi tonggak penting dalam sejarah pendidikan Islam di Indonesia. Regulasi ini dinilai tidak hanya memberikan kepastian hukum bagi penyelenggaraan pesantren, tetapi juga menjadi bentuk rekognisi negara terhadap tradisi keilmuan, kemandirian, dan kontribusi pesantren dalam membangun karakter bangsa. “Undang-Undang Pesantren mengakhiri panjangnya fase ketika pesantren […]

  • Inilah 5 Kedai Makanan Timur Tengah Terenak di Bandung

    Inilah 5 Kedai Makanan Timur Tengah Terenak di Bandung

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Bukan cuma surga kuliner Sunda, Kota Bandung juga punya sederet kedai makanan Timur Tengah yang menggugah selera. Aroma rempah yang khas, porsi yang mengenyangkan, hingga suasana ala jazirah Arab bisa kamu temukan tanpa harus jauh-jauh ke Timur Tengah.   Dilansir dari laman Kota Bandung, buat kamu pencinta kuliner kebab, nasi mandi, hummus, […]

  • Ayo Jadikan Momen Halalbihalal Perbaikan Kinerja Kedewanan dengan Semangat Idulfitri

    Ayo Jadikan Momen Halalbihalal Perbaikan Kinerja Kedewanan dengan Semangat Idulfitri

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani mengajak keluarga besar DPR untuk menjadikan semangat Idulfitri sebagai titik tolak untuk terus memperbaiki kinerja lembaga DPR RI. Tentunya, kata Puan, dengan bekerja lebih profesional, lebih transparan, dan lebih responsif terhadap aspirasi rakyat.   “Kita harus menunjukkan bahwa DPR RI adalah lembaga yang hadir, peduli, […]

  • Menuju Kampus Berintegritas, FST UIN Bandung Perkuat Komitmen

    Menuju Kampus Berintegritas, FST UIN Bandung Perkuat Komitmen

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Pimpinan UIN Sunan Gunung Djati Bandung menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan perguruan tinggi keagamaan negeri. Komitmen tersebut ditegaskan dalam agenda Penilaian Lapangan Pembangunan Piloting Project Satuan Kerja WBK oleh Tim Penilai Internal (TPI) Inspektorat Jenderal […]

  • Ini Alasannya Indonesia Berpotensi Jadi Epicentrum Peradaban Dunia Islam Baru

    Ini Alasannya Indonesia Berpotensi Jadi Epicentrum Peradaban Dunia Islam Baru

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, kanal31.com — Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk bertransformasi menjadi epicentrum baru bagi peradaban modern dunia Islam. Menurut Menteri Agama, Nasaruddin Umar, pandangan strategis tersebut berlandaskan pada beberapa faktor keunggulan domestik yang terdata stabil di tengah dinamika geopolitik global. Faktor utama yang mendasari optimisme ini adalah ketahanan makroekonomi nasional yang sangat kuat. Di saat […]

expand_less