Minggu, 24 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Perdana! FITK UIN Jakarta Gagas Mimbar Guru Besar: Bangun Ekosistem Pendidikan Nasional Sehat Ala Islam

Perdana! FITK UIN Jakarta Gagas Mimbar Guru Besar: Bangun Ekosistem Pendidikan Nasional Sehat Ala Islam

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
  • comment 0 komentar

CIPUTAT kanal31.com — Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melalui Program Studi PAI (Pendidikan Agama Islam) untuk pertama kalinya akan mengadakan even “Mimbar Guru Besar”.

Dekan FITK, Prof .Dr. Siti Nurul Azkiyah, M.Sc., Ph.D, kegiatan ini merupakan wadah bagi para guru besar terutama di lingkungan UIN Jakarta untuk menyampaikan pemikiran dan gagasannya tentang PAI dari sudut pandang keilmuannya masing-masing.

Menurut data yang ada, jumlah guru besar di lingkungan UIN Jakarta secara keseluruhan berjumlah 121 orang atau 9,77% dari total dosen 1.238 orang. “Kita berharap, kontribusi akademik dari para guru besar tentunya sesuai dengan keilmuannya masing-masing untuk memikirkan terkait dengan dunia pendidikan, khususnya Pendidikan Agama Islam, sebagai salah satu core business FITK”, ungkap Dekan dalam keterangannya, Sabtu (17/5/2025).

Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Dr. Suwendi, M.Ag, menuturkan bahwa PAI memiliki peran yang sangat signifikan, baik pada aspek akademik maupun pembangunan sumberdaya manusia Indonesia secara praksis.

Pada aspek akademik, PAI tidak hanya berkaitan dengan didaktika atau proses belajar mengajar di lembaga pendidikan yang bernuansa normatif-religius, tetapi juga bagaimana isu-isu pendidikan agama Islam bersentuhan dengan berbagai disiplin ilmu lainnya seperti filsafat, sosiologi, psikologi, pedagogi, ekonomi, hukum, ilmu komunikasi, dan lain-lain.

“Tentu, hal ini menuntut kajian akademik yang lebih mendalam dan multidisipliner agar PAI dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan intelektual dan spiritual bangsa”, ungkap Dr. Suwendi, M.Ag, sekaligus penulis buku Sejarah dan Kebijakan Pendidikan Islam Indonesia.

Di sisi lain, PAI memiliki ruang pengabdian dan kontribusi sosial yang sangat luas. Para dosen, mahasiswa, dan lulusan PAI akan mewarnai bagaimana siswa-siswi terutama pada lembaga pendidikan sekolah (SD/SMP/SMA/SMK) yang berjumlah sekitar 53,17 juta dan siswa-siswi madrasah (MI/MTs/MA) di tanah air yang berjumlah 10,3 juta itu memiliki pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan keislaman yang baik. Untuk itu, prodi PAI diharapkan terus meningkatkan kualitas dan kapabilitasnya sehingga lulusannya kontributif untuk negara dan bangsa.

“Dalam konteks itu, inovasi dan kegiatan prodi PAI dengan melibatkan para guru besar di antaranya melalui even “Mimbar Guru Besar” ini hadir untuk menjawab sebagian harapan-harapan tersebut”, ungkap Dr. Suwendi, M.Ag.

Ketua Prodi PAI , Dr. Suwendi, M.Ag, Mimbar Guru Besar untuk pertama kali akan membahas tentang “Membangun Ekosistem Pendidikan Nasional yang Sehat dalam Perspektif Islam” dengan narasumber Prof. Dr. H. Abuddin Nata, M.A, Guru Besar Sejarah dan Filsafat Pendidikan Islam FITK UIN Jakarta.

“Isu ini sangat relevan, terlebih dalam konteks saat ini, yakni DPR dan Pemerintah sedang menyusun Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Kita berharap ide-ide yang lahir dari forum ini memberikan inspirasi dan masukan bagaimana Sisdiknas itu dirumuskan dengan baik”, papar Dr. Suwendi, M.Ag.

Direncanakan, kegiatan akan diadakan pada hari Senin, 19 Mei 2025 mulai pukul 08.30 hingga 12.00 WIB bertempat di ruang teater Mahmud Yunus Gedung FITK Lantai 3 UIN Jakarta.

Bertindak sebagai moderator adalah Dr. Yudhi Munadi, S.Ag., M.Ag, dosen tetap prodi PAI FITK UIN Jakarta. Acara ini juga mendapat dukungan dari beberapa mitra kegiatan, seperti Radio El-Shinta dan beberapa penerbit buku PT. RajaGrafindo Persada, PT. Rajawali Pers, PT. Publica Indonesia Utama, dan PT. Bumi Aksara.
“Kegiatan ini terbuka untuk umum. Silakan, siapa saja dapat bergabung dan berkontribusi dalam forum ini”, papar Ketua Prodi PAI lebih lanjut.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Program Tingkatkan Reputasi PTKI Swasta Ala Kemenag

    3 Program Tingkatkan Reputasi PTKI Swasta Ala Kemenag

    • calendar_month Sab, 31 Agu 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ahmad Zainul Hamdi menegaskan bahwa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) harus mampu meningkatkan reputasinya sebagai salah satu rujukan masyarakat. Untuk itu, PTKIS juga harus berupaya agara memiliki status akreditasi institusi Unggul. Kemenag mencatat ada sekitar 700 PTKIS. Saat ini belum ada satu pun yang memiliki akreditasi Unggul. […]

  • Guru Besar Pelita Peradaban yang Menerangi Arah Bangsa

    Guru Besar Pelita Peradaban yang Menerangi Arah Bangsa

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • account_circle A. Rusdina Guru Besar UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Di tengah dinamika global yang terus berubah, termasuk konflik sosial dan ketegangan geopolitik, peran pendidikan tinggi menjadi semakin strategis. Pengukuhan Guru Besar tidak lagi dapat dimaknai sebagai seremoni akademik semata, tetapi sebagai momentum penguatan peran kampus dalam membangun peradaban. Namun, tantangan muncul ketika gelar akademik belum sepenuhnya bertransformasi menjadi kekuatan sosial yang berdampak. […]

  • Tunjukkan! Alumni UIN Bandung Sanggup menjadi Generasi Emas Indonesia 2045

    Tunjukkan! Alumni UIN Bandung Sanggup menjadi Generasi Emas Indonesia 2045

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Tunjukkan kepada dunia bahwa lulusan UIN Sunan Gunung Djati Bandung siap melaksanakan kebaikan-kebaikan untuk kemaslahatan masyarakat, dalam implementasi Islam sebagai Rahmatan Lil Alamin. Juga, dalam rangka mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045, yang ditandai dengan sikap toleran, empatik, menghargai ragam budaya, dan cinta tanah air. Demikian seruan Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, […]

  • Arsitek Kejayaan Islam, Epik Pembangunan Khalifah Al-Walid

    Arsitek Kejayaan Islam, Epik Pembangunan Khalifah Al-Walid

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR Kanal31.com — Tulisan ke-33 Edisi Ramadan. Kalian yang Muslim wajib tahu tokoh ini. Di tangan beliau, arsitek kejayaan Islam tercipta. Simak kisahnya sambil seruput Koptagul usai sahur, wak!   Beliau adalah Khalifah Al-Walid bin Abdul MaliK atau lebih dikenal Al-Walid I. Bukan “Walid nak Dewi boleh” Bukan ya! Ini Walid, khalifah keenam dari Dinasti Umayyah […]

  • Selamat! 8.744 Sanggahan Diterima, 327.958 Lolos Seleksi Administrasi Pasca Sanggah CPNS Kemenag

    Selamat! 8.744 Sanggahan Diterima, 327.958 Lolos Seleksi Administrasi Pasca Sanggah CPNS Kemenag

    • calendar_month Ming, 29 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Kementerian Agama hari ini mengumumkan hasil pasca sanggah pada Seleksi Administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama 2024 setelah masa sanggah dinyatakan selesai. Total ada 8.744 pelamar yang diterima sanggahnya dan berubah stasus kelulusannya dari tidak memenuhi syarat menjadi memenuhi syarat. Hasil seleksi administrasi CPNS Kementeiran Agama diumumkan pada 17 September 2024. […]

  • Asyik! HMP Guru Honorer Bandung Cair

    Asyik! HMP Guru Honorer Bandung Cair

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Kabar baik datang bagi para guru honorer di Kota Bandung. Pemerintah Kota Bandung memastikan pembayaran honorarium melalui skema Honorarium Peningkatan Mutu (HMP) mulai dicairkan pada Kamis, 30 April 2026, dengan nilai rapel hingga empat bulan. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan pencairan tersebut ditargetkan masuk ke rekening masing-masing penerima sebelum pukul 15.00 […]

expand_less