Selasa, 2 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Yuk Belajar Toleransi dari Pasewakan Ciparay Bandung 

Yuk Belajar Toleransi dari Pasewakan Ciparay Bandung 

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Program Studi Magister (S2) Studi Agama-Agama (SAA) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Pasewakan Kerta Tataning Hirup Linuwih, Ciparay, Kabupaten Bandung, Rabu (17/9/2025).

 

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga sore hari ini melibatkan mahasiswa S2 SAA bersama komunitas Aliran Kebatinan Perjalanan (AKP), salah satu penghayat kepercayaan yang berakar pada tradisi kebatinan Sunda.

 

Ketua Prodi S2 Studi Agama-Agama, Prof. M. Taufiq Rahman, Ph.D., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai laboratorium lapangan bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan sebagai mediator lintas agama, sesuai dengan capaian lulusan prodi. “Melalui perjumpaan langsung dengan komunitas keagamaan seperti AKP, mahasiswa tidak hanya mempelajari dialog antaragama secara teoretis, tetapi juga mempraktikkannya untuk membangun toleransi dan perdamaian,” ujarnya.

 

Sekretaris Prodi S2 Studi Agama-Agama, Dr. Neng Hannah, M.Ag., selaku pembimbing lapangan, menegaskan pentingnya pendekatan experiential learning dalam studi agama. Setelah menempuh mata kuliah dialog antaragama dan resolusi konflik di semester sebelumnya, mahasiswa diajak untuk mengamati, mengalami, dan merefleksikan praktik keagamaan komunitas lintas iman. “Dengan metode observasi lapangan, partisipasi terbatas, dan diskusi reflektif, mahasiswa diharapkan mengembangkan empati, kepekaan akademik, serta keterampilan menulis refleksi yang kontekstual,” jelasnya.

 

AKP memiliki sejarah panjang sebagai bagian dari kepercayaan lokal Sunda. Didirikan pada 1927 oleh Tri Tunggal: Mei Kartawinata, Rasyid, dan Sumitra, AKP memadukan ajaran kebatinan, nilai moral, dan spiritualitas yang berlandaskan Pancasila. Dalam komunitas ini, nilai cageur, bageur, bener, pinter, selamet (sehat, bajik, benar, cerdas, dan selamat) dijunjung sebagai pedoman hidup. Mereka memaknai Pancasila sebagai dasar berbangsa dan bernegara, sekaligus jalan menuju harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan.

 

Di Pasewakan (balai pertemuan komunitas), mahasiswa berkesempatan menyaksikan praktik ritual, berdialog dengan sesepuh AKP, serta memahami nilai-nilai kebatinan yang menekankan keseimbangan lahir dan batin. Pengalaman ini membuka ruang diskusi kritis tentang peran agama-agama lokal dalam menjaga integrasi bangsa di tengah keberagaman Indonesia.

 

Bagi mahasiswa, perjumpaan ini menjadi pelajaran penting dalam menumbuhkan kesadaran pluralisme. “Kita belajar langsung bagaimana nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, dan kebangsaan tidak hanya menjadi wacana, tetapi dihayati dalam keseharian masyarakat,” ungkap Husna Fathia, mahasiswa semester III.

 

Melalui pengabdian ini, Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung menegaskan komitmennya untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial dan kemampuan mediasi lintas agama. Perjumpaan dengan komunitas seperti AKP menjadi bukti nyata bahwa pendidikan agama harus hadir di tengah masyarakat, dengan membangun jembatan pemahaman, merawat keberagaman, dan meneguhkan perdamaian.

 

Pengabdian ini diharapkan menjadi kontribusi akademik dalam upaya pelestarian agama-agama lokal yang sering terpinggirkan. Sebagaimana nilai-nilai yang dipegang AKP, memperkuat semangat cageur, bageur, bener, pinter, selamet, sehat lahir batin, bijak dalam pergaulan, benar dalam ilmu, cerdas dalam berpikir, dan selamat dalam kehidupan bersama.

 

Ketua Panitia Dian Pratama, menjelaskan pengabdian masyarakat ini bertepatan dengan peringatan HUT ke-98 Aliran Kebatinan Perjalanan yang mengangkat “Meningkatkan kualitas diri dalam menghadapi perubahan dengan berpegang teguh pada Pancasila dan UUD 1945 sebagai jati diri bangsa untuk menuju 1 Abad Aliran Kebatinan Perjalanan dan Indonesia Emas.”

 

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh, di antaranya, Ketua Presidium AKP, Ade Witarso; Plh Ketua Dewan Musyawarah Daerah Provinsi Jawa Barat, Ade Taryo; Penasehat DMD AKP Jabar, Abah Mimin; Ketua Dewan Pengurus Daerah AKP Kabupaten Bandung, Ayi Cakra; Kasi Trantib/Plt Sekcam, Suryana, SE; Kanit Binmas Polsek Ciparay, Ipda Asep Sugian; Perwakilan Danramil, Sertu Jejen

 

Selain upacara adat, peringatan ini dimeriahkan dengan pentas kreasi generasi muda dan pagelaran wayang golek lakon “Sanghyang Talaga Pancuran” oleh Ki Dalang Khanda Ade Kosasih Sunarya dari Lingkung Seni Giri Harja 2 Putu. “Di usia ke-98 tahun, Perjalanan menjadi jalan penuh makna dalam menjaga nilai-nilai luhur kehidupan. Semoga di tahun-tahun mendatang, keluarga besar AKP senantiasa diberkahi keselamatan, kesejahteraan, serta kerukunan,” pungkasnya.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masjid Fondasi Peradaban dan Pembinaan Umat

    Masjid Fondasi Peradaban dan Pembinaan Umat

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i menegaskan peran penting masjid dalam sejarah Islam. Menurutnya, masjid adalah fondasi peradaban. Ia menyebut ketika Nabi Muhammad SAW kali pertama hijrah ke Yatsrib (Madinah), justru mendirikan masjid sebagai bangunan pertama. “Dari masjid inilah pembinaan umat dilakukan secara menyeluruh, melahirkan Piagam Madinah yang menjadi dasar kehidupan masyarakat […]

  • Perempuan, UMKM dan QRIS: From Microcredit to Microfinance

    Perempuan, UMKM dan QRIS: From Microcredit to Microfinance

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Pagi ini saya kayuh sepeda ke kawasan Batununggal, sekadar olahraga kecil. Di mulut jalan tampak berjejer kios-kios makanan sarapan. Ada nasi uduk, bubur, kupat Singaparna dan lain-lain. Saya berhenti di gerobak bu Wilda. Perempuan jelang 40 tahun ini jual serabi, gorengan, dan kopi panas sachetan. Lima serabi dan lima gorengan total Rp 18.000 […]

  • Penerapan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) pada Pegadaian Syariah di Indonesia   

    Penerapan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) pada Pegadaian Syariah di Indonesia  

    • calendar_month Ming, 20 Apr 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Gadai merupakan salah satu kategori perjanjian utang-piutang. Gadai merupakan suatu kepercayaan dari kreditur dan debitur menggadaikan barangnya sebagai jaminan terhadap utang. Barang jaminan tetap menjadi milik debitur, namun dikuasai penerima gadai (kreditur). ———————— PRAKTIK pegadaian dibolehkan dalam Islam. Rasulullah SAW pun pernah melakukan transaksi gadai barang (baju besi) dengan seorang yahudi. Dalam gadai syariah yang […]

  • Keren, ANNABA Gelorakan Spirit Ramadhan Bersama 1.687 Siswa SMPN di Kota Bandung

    Keren, ANNABA Gelorakan Spirit Ramadhan Bersama 1.687 Siswa SMPN di Kota Bandung

    • calendar_month Rab, 10 Apr 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    kanal31.com– Asosiasi Santri Pondok Pesantren Husnul Khotimah asal Bandung Raya (ANNABA) sukses menggelar acara SENYUMAN (Serunya Menyambut Ramadhan Bersama Annaba) di SMPN 7 dan SMPN 2 Bandung. Kegiatan berupa pesantren kilat ini yang telah berjalan tanpa terputus selama 13 tahun. Dan, SENYUMAN ke-14 kali ini berkolaborasi dengan 950 siswa/i SMPN 7 dan 737 siswa/i SMPN […]

  • Perdana, 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru dari Kemenag-LPDP

    Perdana, 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru dari Kemenag-LPDP

    • calendar_month Sab, 23 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Kementerian Agama bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan menyiapkan dana penyelenggaraan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan Tahun 2022. Sekretaris Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Rohmat Mulyana Sapdi menyampaikan bahwa program ini bagian dari upaya Kemenag meningkatkan kualifikasi dan kompetensi guru binaan Kementerian Agama. Skema ini merupakan salah satu dari […]

  • Gerakan Mahasiswa Mengabdi Desa di Tanjungwangi, Cara Jitu PIAUD UIN Bandung Bangun Karakter dan Didik Anak Hebat

    Gerakan Mahasiswa Mengabdi Desa di Tanjungwangi, Cara Jitu PIAUD UIN Bandung Bangun Karakter dan Didik Anak Hebat

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Semangat pengabdian kepada masyarakat terus digaungkan oleh mahasiswa jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Melalui program bertajuk Gerakan Mahasiswa Mengabdi Desa (GEMES), mereka hadir di Desa Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, untuk menyemai manfaat dan membangun kolaborasi bersama masyarakat. Kegiatan yang […]

expand_less