Breaking News:
Beranda » BEWARA » SSE UM-PTKIN 2025: Wujudkan Akses Pendidikan Setara, UIN Bandung Fasilitasi Peserta Berkebutuhan Khusus

SSE UM-PTKIN 2025: Wujudkan Akses Pendidikan Setara, UIN Bandung Fasilitasi Peserta Berkebutuhan Khusus

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG kanal31.com — UIN Sunan Gunung Djati Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam menyediakan layanan pendidikan yang inklusif. Hal ini diwujudkan dengan memfasilitasi pelaksanaan Seleksi Sistem Elektronik (SSE) Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2025 bagi peserta berkebutuhan khusus.

Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Rosihon Anwar, bersama Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama (A2KK), Nur Arifin, Plh Wakil Rektor I, Husnul Qodim, Kepala Pusat PMB, M. Erihadiana, Kepala Bagian Akademik, Jajang Burhanudin, secara langsung memantau jalannya ujian untuk memastikan seluruh kebutuhan peserta, termasuk peserta difabel, terpenuhi dengan baik.

Salah satu peserta berkebutuhan khusus, Ananda Rasya Moppang Doli Harahap, yang mengalami tuna daksa (lumpuh), dengan penuh semangat mengikuti SSE UM-PTKIN 2025 di Laboratorium Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) Lecture Hall, Kampus I UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Sabtu (14/6/2025).

Mengacu pada arahan Ketua Panitia Nasional UM-PTKIN 2025, Masnun Tahir, penyelenggaraan tahun ini menegaskan komitmen kuat terhadap prinsip inklusivitas dan aksesibilitas. Panitia memastikan seluruh peserta, termasuk penyandang disabilitas, dapat mengikuti ujian secara lancar, aman, dan nyaman. Seleksi ini tidak semata menitikberatkan pada aspek akademik, tetapi juga mengedepankan nilai keadilan sosial dan keberagaman.

“Sejak awal kami memberikan perhatian khusus kepada peserta difabel. Tidak hanya menyusun sistem ujian yang berkualitas, tetapi juga memastikan semua pihak memiliki kesempatan yang sama meraih cita-citanya. Oleh karena itu, seluruh panitia lokal diinstruksikan menyiapkan sarana dan prasarana yang ramah difabel,” ujar Masnun Tahir.

Rosihon Anwar menegaskan bahwa keikutsertaan Ananda Rasya menjadi bukti nyata komitmen kampus dalam menyediakan akses pendidikan setara bagi semua kalangan. “Kami berkomitmen memberikan fasilitas terbaik bagi seluruh calon mahasiswa, termasuk peserta berkebutuhan khusus. Karena pendidikan adalah hak semua orang. UIN Bandung akan terus menjadi kampus yang ramah, inklusif, moderat dan memberikan kesempatan adil bagi siapa pun untuk menuntut ilmu. Sesuai dengan taglinenya rahmatan lil alamin, memberikan manfaat bagi seluruh alam, kebermanfaatan yang seluas-luasnya, ” tegas Rektor.

Pada ujian SSE UM-PTKIN 2025 ini, Ananda Rasya memilih dua program studi, yaitu:
Informatika – UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
Teknologi Informasi – UIN Syahada Padangsidimpuan

Usai mengikuti ujian, Ananda Rasya menyampaikan kesan positifnya. “Saya sangat bersyukur dapat mengikuti SSE UM-PTKIN ini. Fasilitas yang disiapkan kampus, panitia dan satpam sangat membantu saya mengikuti proses ujian berlangsung dengan nyaman. Semoga hasil terbaik bisa saya raih untuk bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Untuk pesannya semoga kedepannya UM-PTKIN terus berkembang dan banyak peminatnya,” ujar siswa asal SMA Negeri 9 Bekasi tersebut.

Meskipun Ananda tidak memilih program studi di UIN Bandung, Rektor tetap menegaskan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai pendidikan Islam yang berlandaskan keadilan (‘adl), tanggung jawab (khilafah), dan kasih sayang (rahmah). Filosofi inilah yang menjadi pondasi PTKIN dalam membangun kampus ramah difabel.

“PTKIN tidak boleh menutup diri dari siapa pun yang ingin belajar. Justru sebagai institusi pendidikan Islam, kita harus menjadi teladan dalam keberpihakan kepada kelompok rentan, termasuk difabel. Kampus kita adalah rumah bersama,” tambahnya.

Sebagai informasi, pelaksanaan SSE UM-PTKIN 2025 di UIN Bandung diikuti oleh 5.334 peserta yang terbagi ke dalam 14 sesi selama lima hari, sejak 10 hingga 15 Juni 2025. Dari jumlah tersebut, terdapat sembilan peserta difabel; empat di antaranya terverifikasi dan dapat dihubungi, empat lainnya dinyatakan tidak valid, dan satu peserta belum memberikan konfirmasi.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wamenag Sarankan Penyatuan Organisasi dengan ICMI

    Wamenag Sarankan Penyatuan Organisasi dengan ICMI

    • calendar_month Senin, 9 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANALA31.COM JAKARTA –Wakil Menteri Agama menerima kunjungan Majelis Pimpinan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda Pusat di Kantor Kementerian Agama Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Dalam pertemuan tersebut, Wamenag memberikan sejumlah masukan terkait pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo. “Kami menyampaikan apresiasi atas kehadiran Majelis Pimpinan ICMI Muda Pusat […]

  • Reaktivasi Jalur Kereta, PT KAI Dukung Langkah Gubernur Dedi Mulyadi

    Reaktivasi Jalur Kereta, PT KAI Dukung Langkah Gubernur Dedi Mulyadi

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengapresiasi rencana Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat yang akan kembali reaktivasi jalur-jalur kereta api yang telah lama tidak beroperasi. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo mengatakan, sebagai operator pihaknya menyambut positif rencana dari Pemprov Jabar tersebut. “Kalau KAI sebagai operator pada prinsipnya support terhadap rencana Gubernur […]

  • Apa Itu Komunikasi Bisnis Syariah?

    Apa Itu Komunikasi Bisnis Syariah?

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    KETIKA suatu warna disimbolkan lalu diartikan, seperti contoh warna merah, dapat menyimbolkan dan diartikan “berani” pada lambang bendera suatu negara. Tetapi, warna merah ini akan berbeda pengertian jika simbol warna merah ini ditempatkan pada lampu lalu lintas (trafic light). Jika sama pengertian dan penyimbolannya, maka akan terjadi kecelakaan lalu lintas atau tabrakan (kekacauan di jalan […]

  • 2 Dosen UIN Bandung Terima KMA Penetapan Guru Besar

    2 Dosen UIN Bandung Terima KMA Penetapan Guru Besar

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    UINSGD.AC.ID (Humas) — Kementerian Agama (Kemenag) telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) yang menetapkan 185 profesor atau guru besar rumpun ilmu agama di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), termasuk guru besar di Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar. Penetapan 185 profesor ini diserahkan secara simbolis oleh Sekjen Kemenag, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, […]

  • Al-Imtizaj, Masjid Unik Ala China di Bandung

    Al-Imtizaj, Masjid Unik Ala China di Bandung

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Nuansa merah terasa dominan ketika jamaah melangkahkan kaki ke dalam Masjid al-Imtizaj. Berbeda dari masjid pada umumnya yang bernuansa Timur Tengah, masjid yang terletak di Jalan ABC, Kota Bandung, Jawa Barat, ini memiliki arsitektur yang sangat unik. Pembangunan masjid yang dimulai sejak 2008 ini memanfaatkan bangunan bekas mal dan memiliki gaya arsitektur […]

  • Komitmen Penguatan Kapasitas SDM Pengelola Keuangan Negara, Kemenag Sabet Terbaik III

    Komitmen Penguatan Kapasitas SDM Pengelola Keuangan Negara, Kemenag Sabet Terbaik III

    • calendar_month Selasa, 5 Des 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) Pusdiklat Tenaga Administrasi Balitbang Diklat Kemenag meraih prestasi dalam komitmen pengembangan SDM pengelola keuangan negara (PKN). Pusdiklat Kemenag meraih terbaik III pada acara yang digelar Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Penghargaan ini diberikan pada gelaran Forum Koordinasi Pembelajaran Keuangan Negara. Mengusung tema Standardisasi Kompetensi SDM dalam Rangka Peningkatan Kualitas Pengelolaan Keuangan […]

expand_less