Breaking News:
Beranda » BEWARA » Fleksibilitas Lurah, Kunci Hadapi Kompleksitas Masyarakat Bandung

Fleksibilitas Lurah, Kunci Hadapi Kompleksitas Masyarakat Bandung

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG kanal31.com — Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyebut pentingnya peran lurah sebagai pemimpin wilayah yang fleksibel dan adaptif dalam menghadapi kompleksitas masyarakat perkotaan.

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Pembinaan Lurah se-Kota Bandung yang dirangkaikan dengan Pelepasan Lurah Purna Bakti di The Green Forest Resort, Jalan Sersan Bajuri No 102, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Senin (4/8/2025).

“Saya tahu betul para lurah di Kota Bandung ini kerjanya luar biasa. Tantangannya tidak sederhana, karena karakter masyarakat kita sangat beragam. Di sinilah pentingnya fleksibilitas pemimpin wilayah,” ujar Farhan.

Menurutnya, setiap warga memiliki argumen dan kepentingannya masing-masing. Oleh karena itu, lurah dituntut untuk mampu beradaptasi dengan cepat terhadap dinamika sosial dan arah kebijakan pemerintahan.

Farhan menitipkan pesan agar para lurah senantiasa bersikap proaktif, tidak hanya menunggu laporan, tetapi turun langsung ke lapangan, membaca situasi, dan menggali informasi dari masyarakat secara langsung.

“Kita tidak sedang mengeksekusi kebijakan semata, tapi juga menstimulasi masyarakat agar menjadi bagian dari proses pembangunan. Ini penting, karena struktur sosial Kota Bandung sudah sangat matang. Harus kita syukuri dan manfaatkan,” katanya.

Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Bandung, Asep Cucu Cahyadi menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan Pemkot Bandung dalam meningkatkan kapasitas aparatur wilayah.

“Pembinaan ini merupakan keharusan. Dengan adanya pelimpahan kewenangan kepada lurah melalui Peraturan Wali Kota Nomor 28 Tahun 2024, maka lurah dituntut lebih siap secara kompetensi dan kepemimpinan,” jelas Asep.

Lurah memiliki posisi strategis dalam mengatasi berbagai isu krusial di Kota Bandung seperti pengelolaan sampah, stunting, dan pengentasan kemiskinan.

Oleh karena itu, pembinaan ini menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat kualitas layanan publik di tingkat kelurahan.

Acara ini juga dirangkaikan dengan pelepasan 13 lurah purna bakti yang telah mengabdi puluhan tahun untuk Kota Bandung. Pada momentum ini, Farhan juga secara langsung menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi mereka.

Kegiatan yang diikuti lebih dari 200 peserta ini merupakan bagian dari upaya sistematis Pemkot dalam memperkuat peran kelurahan sebagai garda terdepan pelayanan publik.

Dengan semangat kolaborasi dan peningkatan kapasitas aparatur wilayah, Pemerintah Kota Bandung optimistis bahwa kelurahan akan semakin siap menjadi ujung tombak dalam mewujudkan visi kota Bandung yaitu Bandung Utama (Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, Agamis).

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terobosan Inovatif, Ushuluddin UIN Bandung Seleksi Dosen LB Lewat Fit and Proper Test

    Terobosan Inovatif, Ushuluddin UIN Bandung Seleksi Dosen LB Lewat Fit and Proper Test

    • calendar_month Senin, 22 Jan 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM — BANDUNG — Fakultas Ushuluddin, UIN SGD Bandung, melakukan seleksi ketat untuk mencetak dosen profesional dan berkualitas, yaitu dengan menggelar Fit And Proper Test bagi 40 calon dosen Luar biasa, bertempat di Gedung T, Jumat, 19 Januari 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Dekan I, Dr.Ecep Ismail, M.Ag. Wakil Dekan II, Dr.Muhlas, M.Hum, Kabag […]

  • UU Pesantren Wujud Rekognisi Negara terhadap Tradisi, Kemandirian, dan Keilmuan Ponpes

    UU Pesantren Wujud Rekognisi Negara terhadap Tradisi, Kemandirian, dan Keilmuan Ponpes

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MALANG, kanal31.com — Kehadiran Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren menjadi tonggak penting dalam sejarah pendidikan Islam di Indonesia. Regulasi ini dinilai tidak hanya memberikan kepastian hukum bagi penyelenggaraan pesantren, tetapi juga menjadi bentuk rekognisi negara terhadap tradisi keilmuan, kemandirian, dan kontribusi pesantren dalam membangun karakter bangsa. “Undang-Undang Pesantren mengakhiri panjangnya fase ketika pesantren […]

  • Diawasi Kemenag, AGPAI Kembalikan Uang Lebih PPG

    Diawasi Kemenag, AGPAI Kembalikan Uang Lebih PPG

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2024
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    kanal31.com-Kabar baik untuk peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) asal Kabupaten Ciamis. Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam (AGPAI) yang sebelumnya telah menarik biaya Rp6 juta padahal biaya sebenarnya cuma Rp5 juta memutuskan mengembalikan Rp1 juta kepada para guru. Kepastian itu diperoleh kanal31.com melalui Kepala Kantor Kemenag Ciamis H.Asep Lukman Hakim M.Si, Jumat (09/11/2024). “Tos ngawitan kang […]

  • Umat, Adzan, dan Shalat: Simfoni Kehidupan Muslim

    Umat, Adzan, dan Shalat: Simfoni Kehidupan Muslim

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Deskripsi Psiko-sosiologis Di kalangan umat Islam, ada lima kelompok orang saat mendengar adzan berkumandang kaitannya dengan shalat. Pertama, kelompok yang segera ke masjid memenuhi panggilan adzan untuk shalat berjama’ah. Adzan baginya adalah panggilan untuk langsung shalat di awal waktu. Kelompok ini ada tiga kelompok lagi. Pertama, karena kebiasaan saja, ketika adzan dia sudah biasa langsung […]

  • Peneliti LIPI: Pemilu 2024 Harus Beri Pembelajaran Positif Bagi Masyarakat

    Peneliti LIPI: Pemilu 2024 Harus Beri Pembelajaran Positif Bagi Masyarakat

    • calendar_month Senin, 20 Jun 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Peneliti senior Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro mengingatkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 bukan sekadar menang atau kalahnya pasangan calon dan partai politik. Namun, Pemilu 2024 harus lebih menekankan pembelajaran positif bagi masyarakat. “Kita sudah punya pengalaman lima kali pemilu, namun yang belum kita belajar adalah bagaimana agar pemilu serentak […]

  • Mengapa Banyak Hal Teringat Saat Shalat?

    Mengapa Banyak Hal Teringat Saat Shalat?

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Shalat merupakan ibadah utama dalam Islam yang membutuhkan kekhusyukan dan kehadiran hati. Namun, seringkali individu mengalami fenomena di mana berbagai pikiran, bahkan ide penting, justru muncul saat shalat dan menghilang setelahnya. Tulisan ini menelaah fenomena tersebut melalui pendekatan tasawuf dengan konsep muroqobah, serta psikologi kognitif dan atensi. Shalat dalam Islam merupakan perjumpaan […]

expand_less