Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » EDUTEKNO » Kemenag Latih Fasilitator untuk Wujudkan Kurikulum Berbasis Cinta

Kemenag Latih Fasilitator untuk Wujudkan Kurikulum Berbasis Cinta

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
  • comment 0 komentar

GARUT kanal31.com — Kementerian Agama telah merilis panduan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Tahap selanjutnya, Kemenag siapkan para fasilitator untuk percepatan implementasi KBC.

Puluhan fasilitator digembleng dalam Pra-Pelatihan Fasilitator (Training of Facilitator) pada 7–10 Agustus 2025 di Peacesantren Welas Asih Garut Jawa Barat.

Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM), Ali Ramdhani menyatakan kegiatan Pra-ToF KBC ini bagian dari skema penyiapan SDM yang memahami KBC secara tepat dan benar.

“Pra-ToF KBC ini menjadi langkah awal menyusun model pelatihan dan menyiapkan fasilitator KBC. Kegiatan ini fondasi pembekalan, penyamaan persepsi, dan perumusan strategi komunikasi yang efektif dalam menginternalisasi nilai-nilai cinta di dunia pendidikan, khususnya di madrasah”, tegas Ramdhani dalam keterangannya, Senin (11/8/2025).

Mantan Sekjen Kemenag ini memberikan pesan mendalam tentang cinta sejati. Ia menggarisbawahi bahwa cinta murni adalah cinta tanpa pamrih sepanjang masa, seperti cinta seorang ibu kepada anaknya yang lahir melalui lima air kehidupan: air ketuban, air darah, air susu ibu, air keringat, dan air mata.

“Cinta semacam inilah yang ingin kita hadirkan dalam pendidikan. Cinta yang utuh, menyentuh, dan membentuk karakter,” ujarnya.

Ramdhani mengapresiasi Pra-ToF ini sebagai langkah proaktif. Kegiatan ini merupakan sinergi antara Kementerian Agama dan Project INOVASI, Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK), dan Peacesantren Welas Asih.

Kegiatan Pra ToF ini tidak sekadar mengupas konsep cinta sebagai teori, namun merancang pendekatan pelatihan yang menyentuh dimensi psikologis, sosial, dan spiritual. KBC diharapkan mampu menciptakan budaya sekolah atau school culture yang dilandasi kebiasaan baik dan nilai-nilai kemanusiaan.

Di tempat yang sama Kepala Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Pendidikan dan Keagamaan, Mastuki, menegaskan bahwa desain pelatihan yang sedang disusun harus mendekati realitas kehidupan madrasah dan sekolah secara otentik.

“KBC memiliki konsep dan filosofi amat mendalam. Ini bukan sekadar pelatihan biasa. Pesan dan amanah Menteri Agama, Prof Nasaruddin Umar sangat jelas pentingnya spirit cinta yang hidup, menyatu dalam keseharian di lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat. Cinta sebagai pembudayaan dan pembelajaran yang hidup, bukan mata pelajaran tersendiri,” ungkap Mastuki.

Pra-ToF ini perlu sinergi dan kolaborasi dengan tokoh, personal, dan lembaga yang otoritatif dan memiliki rekam jejak yang jelas tentang praktik pendidikan karakter dengan cinta. Kegiatan ini menjadi ruang awal untuk membangun paradigma baru pendidikan yang lebih manusiawi dan membumi, berlandaskan pada nilai cinta yang menyembuhkan, membimbing, dan memanusiakan.

Hadir di acara pembukaan Direktur GTK, Thobib Al-Asyhar, Pengasuh dan pendiri Peacesantren Welas Asih, Irfan Amali, Widyaiswara Pusbangkom SDM Pendidikan dan Keagamaan, Tim INOVASI, dan tim PSPK Jakarta.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jeritan Sunyi Anak Pascaperceraian: Riset Dr. Ridwan Eko Tawarkan Blueprint Radikal Selamatkan Masa Depan Anak

    Jeritan Sunyi Anak Pascaperceraian: Riset Dr. Ridwan Eko Tawarkan Blueprint Radikal Selamatkan Masa Depan Anak

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com – Di balik runtuhnya mahligai rumah tangga ratusan ribu pasangan di Indonesia, ada krisis kemanusiaan sunyi yang luput dari sorotan. Jutaan anak menjadi korban laten yang telantar hak hidupnya. Menjawab jeritan sosial ini, sebuah riset doktoral progresif dari Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung meluncurkan sebuah cetak biru (blueprint) radikal: mendorong sistem […]

  • DPRD Apresiasi Sikap Tegas Bupati Tertibkan Tempat Berusaha

    DPRD Apresiasi Sikap Tegas Bupati Tertibkan Tempat Berusaha

    • calendar_month Ming, 2 Feb 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal.com – Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bandung (Fraksi Partai Gerinda) Praniko Imam Sagita mengapresiasi gerak cepat Bupati Bandung dalam pembentukan Satuan Tugas Pengendalian Penataan Ruang, Penyelenggaraan Bangunan Gedung, dan Perizinan Berusaha (Satgas PPR-PBG-PB). “Kami mendukung dan mengapresiasi Pemkab Bandung bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung dalam upaya kerja keras menggali potensi PAD (Pendapatan […]

  • Menjaga dan Menyuburkan Amalan Baik di Penghujung Syaban

    Menjaga dan Menyuburkan Amalan Baik di Penghujung Syaban

    • calendar_month Jum, 21 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Hadirin Jamaah Jumat rahimakumullah, Pada hari yang penuh berkah ini, khatib menyeru kepada jamaah Jumat sekalian, untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah swt. Yakni menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Karena dengan takwa tersebut, kita diberikan jalan keluar setiap perkara yang kita hadapi. Dan dengan takwa juga kita dilimpahi rezeki yang tidak […]

  • Yang Mahal dari Iran

    Yang Mahal dari Iran

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com   Yang mahal dari Iran, yang dunia Islam Sunni harus belajar menghadapi Barat adalah harga diri dan percaya dirinya. Itu memang butuh modal, dan Iran memilikinya karena kepemimpinan negaranya yang bener dan hebat sejak Imam Khomeini menggulingkan Syah Reza Pahlevi, presiden boneka Amerika Serikat 1979, hingga kemarin Sayyed Ali Khamenei dan sekarang putranya […]

  • Gara-gara Sampah, Kang Emil Inspeksi Kebersihan Masjid Raya Al Jabbar

    Gara-gara Sampah, Kang Emil Inspeksi Kebersihan Masjid Raya Al Jabbar

    • calendar_month Kam, 5 Jan 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil melakukan inspeksi ke Masjid Raya Al Jabbar di kawasan Gedebage, Kota Bandung, Kamis (5/1/2023). Ridwan Kamil yang juga Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Al Jabbar mengungkap kedatangannya tersebut untuk merespons keluhan-keluhan warga terhadap kondisi masjid yang baru beberapa hari diresmikan itu. “Sebagai Ketua DKM juga memastikan komplain-komplain untuk direspons,” […]

  • Penyuluh Lintas Agama Garda Terdepan Toleransi

    Penyuluh Lintas Agama Garda Terdepan Toleransi

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya kolaborasi penyuluh lintas agama dalam menjaga ekosistem toleransi yang rukun hingga ke akar rumput. Hal ini ia sampaikan dalam rapat rutin bersama Pejabat dan Staf Ahli Kementerian Agama di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat. Menag menilai, tantangan kerukunan umat beragama di era digital semakin kompleks. Isu yang […]

expand_less