Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Delegasi UIN Bandung Gaungkan Inovasi dalam INCOILS V dan Forum Direktur Pascasarjana se-Indonesia

Delegasi UIN Bandung Gaungkan Inovasi dalam INCOILS V dan Forum Direktur Pascasarjana se-Indonesia

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
  • comment 0 komentar

YOGYAKARTA, kanal31.com — Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta bersama Forum Direktur Pascasarjana (FODIPAS) PTKIN se-Indonesia menyelenggarakan International Conference on Islam, Law, and Society (INCOILS) V pada 21–23 November 2025 bertempat di Grand Rohan Jogja Hotel, Yogyakarta.

Kegiatan ini dihadiri oleh para Direktur, Wakil Direktur, Ketua dan Sekretaris Program Studi, serta akademisi Pascasarjana dari seluruh Indonesia. Hadir pula Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. KH. Kamaruddin Amin, MA, yang memberikan arahan terkait penguatan riset dan inovasi di lingkungan PTKIN.

UIN Sunan Gunung Djati Bandung menjadi salah satu peserta aktif dengan mengirim 10 delegasi, dan 2 tenaga kependidikan sebagai pendamping Direktur (Marfu dan Elsandi). Dipimpin oleh Prof. Dr. H. Ahmad Sarbini, M.Ag. selaku Direktur Pascasarjana. Hadir bersama Prof. Dr. H. Ajid Thohir, M.Ag. (Wakil Direktur I Bidang Akademik) dan Prof. Dr. H. Dindin Solahuddin, MA (Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama).

Delegasi UIN Bandung terdiri dari para Ketua dan Sekretaris Program Studi mulai dari Prodi Pendidikan Islam (Prof. Dr. H. Badrudin, M.Ag. bersama Prof. Dr. H. Bambang Syamsul Arifin, M.Si. selaku Sekretaris). Lalu dari Prodi Hukum Islam dipimpin oleh Prof. Dr. H. Ahmad Hasan Ridwan, M.Ag. selaku Ketua dan Sekretarisnya Prof. Dr. H. Ending Solehudin, M.Ag. Kemudian Prodi Studi Agama-Agama (SAA) bersama Prof. Dr. M. Yusuf Wibisono, M.Ag. selaku Ketua, dan Sekretarisnya Dr. Dadang Darmawan, M.Ag. Selain itu Prodi Studi Agama-Agama (SAA) S2 Prof. M. Taufiq Rahman, Ph.D. yang turut hadir dalam acara bergengsi tersebut.

Paparan Materi Delegasi UIN Bandung

Pertama, Prof. Dr. H. Ahmad Sarbini, M.Ag. membawa tema “Typology of Urban Kyai Da’wah in the Digital Era” Prof. Sarbini memotret perubahan karakter dakwah di kota-kota besar akibat disrupsi digital yang menyoroti bagaimana media sosial membentuk pola keberagamaan baru sehingga otoritas keagamaan tidak lagi hanya ditentukan oleh sanad keilmuan, tetapi oleh logika algoritma. Penelitian ini dilakukan di Bandung, Cirebon, dan Bogor dengan melibatkan enam kyai.

Direktur menjelaskan tiga tipologi dakwah kyai urban: Normatif-Tekstual, yang menekankan kekuatan dalil dan tradisi sanad. Lalu Motivasional-Spiritual, yang menyentuh aspek batin dan psikologi audiens. Terakhir Classic Salafiyah Digital, yaitu model pesantren tradisional yang mulai mengadopsi platform digital.

Dalam penjelasannya, Prof. Sarbini menekankan bahwa dakwah hari ini menjadi ruang kontestasi antara pengetahuan, spiritualitas, dan popularitas. Para pendakwah urban dituntut mengembangkan strategi hibrida yang menjaga integritas ilmu sambil beradaptasi dengan dinamika digital.

Kedua, Prof. Dr. H. Dindin Solahuddin, MA. mengangkat tema “Digital Da’wah Strategy of Islamic Boarding Schools in West Java” Prof. Dindin memaparkan hasil penelitian tentang strategi dakwah digital di tiga pesantren di Jawa Barat: Al-Furqon Muhammadiyah Cibiuk, Persis 67 Benda, dan Yaspida Sukabumi. Dengan menggunakan analisis tematik berbantuan NVivo 12, Hasilnya menemukan tiga pendekatan berbeda:

Model Literasi-Rasional (Al-Furqon): memadukan kurikulum literasi digital, tim media santri, dan konten beragam dari kajian tafsir hingga video pendek. Strategi Skriptural-Argumentatif (Persis 67): lebih fokus pada produk tulisan, dengan pengawasan ketat kyai untuk menjaga otoritas dan ketepatan ajaran. Model Kultural-Partisipatoris (Yaspida): menonjolkan kreativitas santri melalui musik, cerita rakyat, dan konten budaya lokal. Menurutnya strategi dakwah digital pesantren bukan hanya urusan teknis, tetapi sangat dipengaruhi identitas kelembagaan masing-masing. Penelitian ini juga membuka ruang untuk riset lanjutan tentang big data dakwah dan kolaborasi lintas negara.

Ketiga, Prof. M. Taufiq Rahman, Ph.D. dengan tema “Religion and Food Security in Tasikmalaya, Serang, and Cirebon” Prof. Taufiq menjelaskan bagaimana nilai agama berperan besar dalam menopang ketahanan pangan masyarakat. Praktik seperti sedekah, zakat, dan infak menjadi mekanisme redistribusi yang efektif bagi keluarga rentan. Penelitian ini membagi strategi ketahanan pangan berbasis nilai keagamaan ke dalam empat kategori:

Produksi: pesantren mengembangkan pertanian mandiri dan dapur kolektif. Distribusi: majlis taklim mengoptimalkan ZIS, bank makanan, dan lumbung digital. Edukasi: penyadaran anti-pemborosan dan konsumsi sehat. Kolaborasi: kemitraan dengan pemerintah, LSM, dan CSR. Melalui data lapangan ini menunjukkan bagaimana agama bukan hanya sumber moral, tetapi berpotensi pada kerangka aksi kolektif dalam menghadapi tantangan pangan.

Keempat, Prof. Dr. HM. Yusuf Wibisono, M.Ag. “Insertion of Religious Values for Building Environmental Resilience in Pangalengan” Prof. Yusuf mengangkat isu krisis lingkungan di Pangalengan akibat kerusakan kebun teh, deforestasi, dan krisis air. Perlunya pendekatan keagamaan untuk memperkuat kesadaran ekologis masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) dan melibatkan tokoh masyarakat, pesantren, serta masjid. Beberapa strategi yang diperkenalkan meliputi:

Penguatan Eco-Pesantren. Dakwah lingkungan melalui ceramah dan pengajian. Pengelolaan sampah berbasis jemaah, Pemanfaatan zakat, wakaf, dan sedekah untuk program konservasi. Tujuannya adalah membangun resiliensi lingkungan yang tidak hanya teknis, tetapi juga moral dan spiritual.

Kontribusi Delegasi UIN Bandung adalah Partisipasi para pemateri dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung memperkaya forum melalui perspektif tentang dakwah digital, ketahanan pangan, dan keberlanjutan lingkungan. Keikutsertaan ini diharapkan dapat memperluas jejaring akademik, memperkuat kolaborasi, dan memperlihatkan peran aktif UIN Bandung dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian masyarakat baik di tingkat nasional maupun internasional.(nas)

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UIN Bandung Peringkat 1 SINTA 2024

    UIN Bandung Peringkat 1 SINTA 2024

    • calendar_month Rab, 1 Jan 2025
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Mengawali tahun 2025 UIN Sunan Gunung Djati Bandung menempati peringkat satu (top score) jurnal Science and Technology Index (SINTA) di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN). Rektor UIN Bandung Prof Rosihon Anwar, melalui Wakil Rektor I Dr. dan Rusmana, mengatakan bahwa capaian prestasi yang membanggakan ini berdasarkan data dari laman https://sinta.kemdikbud.go.id/affiliations?page=2&q=islam yang diakses pada Selasa […]

  • Hanya di Kota Bandung, Kulit Ceker Ayam Jadi Sepatu

    Hanya di Kota Bandung, Kulit Ceker Ayam Jadi Sepatu

    • calendar_month Kam, 27 Okt 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM-Kota Bandung memang telah diakui sebagai kota kreatif. Beragam kreativitas muncul dari warganya. Termasuk soal bahan dasar kulit. Hampir semua orang telah mengenal sepatu kulit yang berasal dari kulit buaya, biawak, atau kulit ular.   Mengutip dari laman Bandung, dengan kreativitas di Kota Bandung ada sepatu kulit yang berasal dari ceker ayam, produk dari sepatu […]

  • Posisi Hilal Awal Syawal 1446 H, di Bawah Imkanur Rukyah MABIMS

    Posisi Hilal Awal Syawal 1446 H, di Bawah Imkanur Rukyah MABIMS

    • calendar_month Sab, 29 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta kanal31 .com — Kementerian Agama menggelar Sidang Isbat (Penetapan) Awal Syawal 1446 Hijriyah, di Auditorium HM Rasjidi Kantor Kementerian Agama Jakarta, Sabtu (29/3/2025). Sidang yang diikuti oleh perwakilan ormas Islam, perwakilan duta besar negara sahabat, serta jajaran Kemenag ini diawali dengan Seminar Sidang Isbat Syawal yang mengangkat tema Antara Tradisi, Sains, dan Regulasi. Dalam […]

  • Bandung Jadi Tuan Rumah Sukses Munas V HMJ Manajemen Keuangan Syariah se-Indonesia

    Bandung Jadi Tuan Rumah Sukses Munas V HMJ Manajemen Keuangan Syariah se-Indonesia

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31. com -– Kota yang lekat dengan sejarah perjuangan bangsa dan lahirnya gagasan-gagasan besar kembali menjadi saksi peristiwa penting. Kali ini, bukan para tokoh kemerdekaan yang berhimpun, melainkan generasi baru. Mahasiswa dari berbagai penjuru negeri yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Manajemen Keuangan Syariah (MKS) se-Indonesia.   […]

  • Sambil Santap Siang, Yuk Nikmati 3 Sensasi Sate Jando di Kota Bandung

    Sambil Santap Siang, Yuk Nikmati 3 Sensasi Sate Jando di Kota Bandung

    • calendar_month Sel, 13 Agu 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung) — Berbicara kuliner di Kota Bandung tentu tidak akan pernah ada habisnya. Banyak sekali jajanan kuliner kaki lima yang bisa disantap untuk menu makan siang atau malam, nanti. Nah, jika sedang berada di Kota Bandung, kalian wajib mencoba hidangan khas para pecinta sate, yaitu Sate Jando. Hidangan ini memiliki keunikan tersendiri yang membuatnya […]

  • Saatnya PTKIN Lakukan Inovasi Kemandirian BLU 

    Saatnya PTKIN Lakukan Inovasi Kemandirian BLU 

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Plh. Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam memperkuat tata kelola Badan Layanan Umum (BLU) berbasis digital demi mendorong kemandirian Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Komitmen kerjasama ini diimplementasikan dalam bentuk sister university melalui Pelatihan Manajemen Tata Kelola BLU Berbasis […]

expand_less