Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Jejak Praktik Baik Gerakan Perdamaian di Kota Bandung

Jejak Praktik Baik Gerakan Perdamaian di Kota Bandung

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Program Studi S1 Studi Agama-Agama (SAA) Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung bersama Esoterika Fellowship Program, Initiatives for Change (IofC) Indonesia, dan Rumah Moderasi Beragama (RMB) menggelar “Peace Café: Belajar Bersama dengan Komunitas Perdamaian di Bandung” di Museum/Galeri Sejarah Kebudayaan Indonesia Tionghoa, Jl. Nana Rohana No. 37, Kota Bandung, Senin (24/11/2025).

Ketua Prodi SAA, Dr. Ilim Abdul Halim, MA., didampingi Sekretaris Prodi SAA, Dr. Mulyadi, M.Hum., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang refleksi akhir tahun bagi mahasiswa, komunitas, dan masyarakat sipil untuk meneguhkan semangat perdamaian, menguatkan empati sosial, serta membangun kesadaran lintas iman dan budaya. Interaksi langsung dengan situs-situs budaya, seperti Museum Tionghoa Bandung, menjadi bagian penting dari proses pembelajaran.

“Rangkaian acara meliputi belajar dan berinteraksi di Museum Tionghoa Bandung, serta Peace Café yang menghadirkan para pegiat perdamaian dari berbagai komunitas seperti Jakatarub, SEKODI, IofC Indonesia, PeaceGen, dan Studi Agama-Agama UIN Bandung,” ujarnya.

Peserta kegiatan meliputi mahasiswa dan dosen Prodi SAA, aktivis lintas iman dan budaya, komunitas perdamaian, serta Rumah Moderasi Beragama UIN Bandung.

Menurutnya, kegiatan ini diharapkan menumbuhkan kesadaran reflektif tentang pentingnya spiritualitas, empati, dan aksi damai. “Kami ingin memperkuat jejaring kolaboratif antar komunitas lintas iman dan lembaga pendidikan untuk membangun budaya damai,” jelasnya.

Dosen SAA, Dr. Neng Hannah, M.Ag., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kuliah lapangan mahasiswa semester 3 mata kuliah Filsafat Agama. “Pada sesi pagi mahasiswa belajar sejarah dan kebudayaan Tionghoa, sementara sesi siang dilanjutkan dengan Peace Café bersama enam lembaga lintas iman: PeaceGeneration, Jakatarub, SEKODI, IofC Indonesia, Women Peace Creator, dan YDSP,” terangnya.

Peace Café ini merupakan kolaborasi dari enam sesi kuliah bersama Esoterika Fellowship Program. “Sebelumnya kami menghadirkan Dr. Bartolomus Samho (UNPAR), A. Gaus AF (EFP), dan dosen UIN Cirebon. Kegiatan hari ini adalah sesi kelima. Pertemuan terakhir pada 1 Desember mendatang akan menghadirkan Dr. Budhy Munawar-Rachman dalam kuliah umum di Aula Pascasarjana,” jelasnya.

Direktur RMB UIN Bandung, Dr. H. Usep Dedi Rostandi, Lc., M.A., menegaskan bahwa Rumah Moderasi Beragama memiliki mandat untuk melakukan fasilitasi, advokasi, dan mediasi berbagai isu keberagamaan dalam kerangka trilogi kerukunan: antar umat seagama, antar umat beragama, dan antara umat beragama dengan pemerintah.

“Rumah Moderasi Beragama juga berfungsi sebagai laboratorium moderasi yang terbuka bagi masyarakat. Melalui ragam simbol, ritus, tempat ibadah, dan kitab suci, masyarakat dapat belajar, memahami, dan menghormati keragaman keberagamaan,” paparnya.

Tingginya angka kekerasan berbasis agama di Jawa Barat menjadi tantangan yang harus direspons secara serius. RMB hadir untuk meminimalisir konflik, membangun jejaring, serta menguatkan gerakan hidup rukun dan berdampingan demi mewujudkan Bandung sebagai kota damai dan toleran.

Dalam kesempatan yang sama, Nita Ch. Lusaid dari Denny JA Foundation menegaskan pentingnya kolaborasi lintas kampus dalam penguatan moderasi beragama. Program ini merupakan kerja sama sembilan perguruan tinggi: UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), Universitas Kristen Indonesia (UKI), IPMI International Business School, Universitas Hindu Negeri (UHN), UIN Cirebon, STABN Sriwijaya, President University, UIN Ambon

Kehadiran kesembilan kampus ini menjadi kekuatan bersama untuk menumbuhkan spiritualitas universal yang inklusif, reflektif, dan membebaskan.

Diskusi Peace Café tahun ini difokuskan pada lima tema utama:
– Jakatarub: Advokasi Kebebasan Beragama/Berkeyakinan dan pelibatan anak muda.
– SEKODI: Nalar kritis untuk keadilan dan inklusi sosial.
– IofC Indonesia: Kesehatan mental, resolusi konflik, dan budaya damai.
– PeaceGen Indonesia: Membangun empati dan kolaborasi perdamaian.
– Studi Agama-Agama UIN Bandung: Refleksi spiritualitas dan keberagaman.

Saat belajar di Museum Tionghoa Bandung, mahasiswa mengajukan sejumlah pertanyaan seputar: peran tokoh Muslim dalam sejarah Tionghoa di Indonesia, akulturasi budaya Tionghoa, Nusantara, figur Wali Songo yang memiliki jejak etnis Tionghoa, budaya perdagangan Tionghoa, hubungan hari raya Tionghoa dengan tradisi agama, serta asal-usul banyaknya kosakata serapan dari bahasa Tionghoa dan bahasa asing lainnya.

Antusiasme mahasiswa menunjukkan ketertarikan besar pada sejarah, keragaman budaya, dan dinamika perjumpaan antar komunitas. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Prodi Studi Agama-Agama dan Esoterika Fellowship Program. Melalui rangkaian Peace Café yang reflektif dan kolaboratif ini, UIN Bandung berharap semakin banyak mahasiswa dan komunitas yang berperan aktif dalam gerakan perdamaian di tingkat lokal. Upaya ini menjadi kontribusi nyata dalam mewujudkan Bandung sebagai kota yang toleran, inklusif, dan damai, tempat keberagaman dirayakan serta dialog lintas iman dan budaya terus tumbuh dan menguat.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ayo Berwisata ke Makam Sunan Gunung Jati

    Ayo Berwisata ke Makam Sunan Gunung Jati

    • calendar_month Ming, 3 Des 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Cirebon) Makam Sunan Gunung Jati adalah salah satu tujuan wisata sejarah dan religi yang ada di Kabupaten Cirebon. Hal ini karena Sunan Gunung Jati adalah salah satu Wali Songo yang menyebarkan ajaran Islam di Cirebon. Sunan Gunung Jati juga sempat memimpin Kesultanan Cirebon usai diberikan takhta oleh Pangeran Cakrabuana dengan gelar Panetep Panatagama. Sunan […]

  • Eco Enzyme, Solusi Ramah Lingkungan untuk Atasi Sampah Organik dan Jernihkan Sungai

    Eco Enzyme, Solusi Ramah Lingkungan untuk Atasi Sampah Organik dan Jernihkan Sungai

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Pengolahan sampah organik kini semakin berkembang dengan hadirnya inovasi eco enzyme, sebuah cairan serbaguna yang dihasilkan dari proses fermentasi sampah buah-buahan dan sayuran. Bahan dasar pembuatannya sederhana, yaitu sampah organik, gula merah atau molasses, serta air yang kemudian difermentasi selama tiga bulan. Hasilnya adalah cairan berwarna yang memiliki banyak manfaat bagi kehidupan […]

  • 25 Guru Madrasah dan Pesantren Ikuti English Language Teacher Training

    25 Guru Madrasah dan Pesantren Ikuti English Language Teacher Training

    • calendar_month Rab, 17 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Sebanyak 25 guru madrasah dan pesantren se-Kota Salatiga dan sekitarnya antusias mengikuti English Language Teacher Training (ELTT) yang pertama bertajuk 1st Orientation Workshop yang diselenggarakan oleh Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Bahasa (UPTPB) UIN Salatiga, di Gedung KH. Ahmad Dahlan, Jumat (12/08/22). Master Trainer dan Kepala Pusat UPTPB, Dr. Hanung Triyoko mengatakan bahwa pelatihan tersebut bertujuan untuk mengajarkan […]

  • Sumber Ekonomi Melimpah, Alumni FEBI tidak Boleh Kehilangan Kreativitas

    Sumber Ekonomi Melimpah, Alumni FEBI tidak Boleh Kehilangan Kreativitas

    • calendar_month Jum, 23 Agu 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag. mengaku tidak terlalu cemas pada alumninya menjadi pengangguran alias tidak punya kegiatan, meski Badan Pusat Statistik (BPS) merasa miris dengan maraknya pengangguran di kalangan Generasi Z, hampir mencapai angka 10 juta, hingga menjadi ancaman serius […]

  • Wamenag Beberkan Inovasi Mushaf Al-Qur’an Isyarat kepada Menteri Besar Kelantan

    Wamenag Beberkan Inovasi Mushaf Al-Qur’an Isyarat kepada Menteri Besar Kelantan

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i memaparkan inovasi Mushaf Al-Qur’an Isyarat bagi Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara (PDSRW) saat menerima kunjungan Menteri Besar Kelantan Malaysia, Mohd Nassuruddin Bin Haji Daud, di Kantor Pusat Kemenag RI.   “Kami memiliki mushaf Al-Qur’an yang belum ada di dunia, yakni Mushaf Al-Qur’an Isyarat bagi Penyandang Disabilitas […]

  • Pemeriksaan Kesehatan Gratis Dimulai 10 Februari

    Pemeriksaan Kesehatan Gratis Dimulai 10 Februari

    • calendar_month Kam, 6 Feb 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    JAKARTA, kanal31.com – Presiden RI Prabowo Subianto telah memutuskan bahwa program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) resmi berjalan secara nasional pada 10 Februari 2025. Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin usai melakukan pertemuan khusus dengan Presiden Prabowo membahas kelanjutan program PKG sebagai salah satu program unggulan Kabinet Merah Putih di bidang kesehatan. “Ini adalah […]

expand_less