Kamis, 4 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Jejak Praktik Baik Gerakan Perdamaian di Kota Bandung

Jejak Praktik Baik Gerakan Perdamaian di Kota Bandung

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Program Studi S1 Studi Agama-Agama (SAA) Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung bersama Esoterika Fellowship Program, Initiatives for Change (IofC) Indonesia, dan Rumah Moderasi Beragama (RMB) menggelar “Peace Café: Belajar Bersama dengan Komunitas Perdamaian di Bandung” di Museum/Galeri Sejarah Kebudayaan Indonesia Tionghoa, Jl. Nana Rohana No. 37, Kota Bandung, Senin (24/11/2025).

Ketua Prodi SAA, Dr. Ilim Abdul Halim, MA., didampingi Sekretaris Prodi SAA, Dr. Mulyadi, M.Hum., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang refleksi akhir tahun bagi mahasiswa, komunitas, dan masyarakat sipil untuk meneguhkan semangat perdamaian, menguatkan empati sosial, serta membangun kesadaran lintas iman dan budaya. Interaksi langsung dengan situs-situs budaya, seperti Museum Tionghoa Bandung, menjadi bagian penting dari proses pembelajaran.

“Rangkaian acara meliputi belajar dan berinteraksi di Museum Tionghoa Bandung, serta Peace Café yang menghadirkan para pegiat perdamaian dari berbagai komunitas seperti Jakatarub, SEKODI, IofC Indonesia, PeaceGen, dan Studi Agama-Agama UIN Bandung,” ujarnya.

Peserta kegiatan meliputi mahasiswa dan dosen Prodi SAA, aktivis lintas iman dan budaya, komunitas perdamaian, serta Rumah Moderasi Beragama UIN Bandung.

Menurutnya, kegiatan ini diharapkan menumbuhkan kesadaran reflektif tentang pentingnya spiritualitas, empati, dan aksi damai. “Kami ingin memperkuat jejaring kolaboratif antar komunitas lintas iman dan lembaga pendidikan untuk membangun budaya damai,” jelasnya.

Dosen SAA, Dr. Neng Hannah, M.Ag., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kuliah lapangan mahasiswa semester 3 mata kuliah Filsafat Agama. “Pada sesi pagi mahasiswa belajar sejarah dan kebudayaan Tionghoa, sementara sesi siang dilanjutkan dengan Peace Café bersama enam lembaga lintas iman: PeaceGeneration, Jakatarub, SEKODI, IofC Indonesia, Women Peace Creator, dan YDSP,” terangnya.

Peace Café ini merupakan kolaborasi dari enam sesi kuliah bersama Esoterika Fellowship Program. “Sebelumnya kami menghadirkan Dr. Bartolomus Samho (UNPAR), A. Gaus AF (EFP), dan dosen UIN Cirebon. Kegiatan hari ini adalah sesi kelima. Pertemuan terakhir pada 1 Desember mendatang akan menghadirkan Dr. Budhy Munawar-Rachman dalam kuliah umum di Aula Pascasarjana,” jelasnya.

Direktur RMB UIN Bandung, Dr. H. Usep Dedi Rostandi, Lc., M.A., menegaskan bahwa Rumah Moderasi Beragama memiliki mandat untuk melakukan fasilitasi, advokasi, dan mediasi berbagai isu keberagamaan dalam kerangka trilogi kerukunan: antar umat seagama, antar umat beragama, dan antara umat beragama dengan pemerintah.

“Rumah Moderasi Beragama juga berfungsi sebagai laboratorium moderasi yang terbuka bagi masyarakat. Melalui ragam simbol, ritus, tempat ibadah, dan kitab suci, masyarakat dapat belajar, memahami, dan menghormati keragaman keberagamaan,” paparnya.

Tingginya angka kekerasan berbasis agama di Jawa Barat menjadi tantangan yang harus direspons secara serius. RMB hadir untuk meminimalisir konflik, membangun jejaring, serta menguatkan gerakan hidup rukun dan berdampingan demi mewujudkan Bandung sebagai kota damai dan toleran.

Dalam kesempatan yang sama, Nita Ch. Lusaid dari Denny JA Foundation menegaskan pentingnya kolaborasi lintas kampus dalam penguatan moderasi beragama. Program ini merupakan kerja sama sembilan perguruan tinggi: UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), Universitas Kristen Indonesia (UKI), IPMI International Business School, Universitas Hindu Negeri (UHN), UIN Cirebon, STABN Sriwijaya, President University, UIN Ambon

Kehadiran kesembilan kampus ini menjadi kekuatan bersama untuk menumbuhkan spiritualitas universal yang inklusif, reflektif, dan membebaskan.

Diskusi Peace Café tahun ini difokuskan pada lima tema utama:
– Jakatarub: Advokasi Kebebasan Beragama/Berkeyakinan dan pelibatan anak muda.
– SEKODI: Nalar kritis untuk keadilan dan inklusi sosial.
– IofC Indonesia: Kesehatan mental, resolusi konflik, dan budaya damai.
– PeaceGen Indonesia: Membangun empati dan kolaborasi perdamaian.
– Studi Agama-Agama UIN Bandung: Refleksi spiritualitas dan keberagaman.

Saat belajar di Museum Tionghoa Bandung, mahasiswa mengajukan sejumlah pertanyaan seputar: peran tokoh Muslim dalam sejarah Tionghoa di Indonesia, akulturasi budaya Tionghoa, Nusantara, figur Wali Songo yang memiliki jejak etnis Tionghoa, budaya perdagangan Tionghoa, hubungan hari raya Tionghoa dengan tradisi agama, serta asal-usul banyaknya kosakata serapan dari bahasa Tionghoa dan bahasa asing lainnya.

Antusiasme mahasiswa menunjukkan ketertarikan besar pada sejarah, keragaman budaya, dan dinamika perjumpaan antar komunitas. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Prodi Studi Agama-Agama dan Esoterika Fellowship Program. Melalui rangkaian Peace Café yang reflektif dan kolaboratif ini, UIN Bandung berharap semakin banyak mahasiswa dan komunitas yang berperan aktif dalam gerakan perdamaian di tingkat lokal. Upaya ini menjadi kontribusi nyata dalam mewujudkan Bandung sebagai kota yang toleran, inklusif, dan damai, tempat keberagaman dirayakan serta dialog lintas iman dan budaya terus tumbuh dan menguat.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MUI : Sertifikasi Halal Jadi Dakwah yang Penuh Tantangan

    MUI : Sertifikasi Halal Jadi Dakwah yang Penuh Tantangan

    • calendar_month Ming, 12 Mar 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Ketua MUI Bidang Ekonomi Syariah dan Halal, KH Sholahuddin Al Aiyub mengajak Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) mengerjakan khidmat dalam dakwah halal, untuk mengimplementasikan syariat Allah SWT. Hal ini dia sampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) LPPOM MUI 2023 yang berlangsung pada 7-9 Maret 2023 di Hotel Courtyard, […]

  • Saatnya Jurnalis Perkuat Literasi Digital Masyarakat

    Saatnya Jurnalis Perkuat Literasi Digital Masyarakat

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    LOMBOK kanal31.com — Staf Khusus Menteri Agama Ismail Cawidu mengungkapkan rendahnya tingkat literasi digital masyarakat Indonesia berpotensi memicu penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan manipulasi informasi di ruang digital. Hal ini ia sampaikan dalam Media Gathering Publikasi Media “Transformasi Layanan Menuju SDM Hindu yang Unggul” di Lombok. “Kalau ditanya bagaimana kebijakan komunikasi di Indonesia, saya menyebutnya open […]

  • Proyek Urugan Tanah sudah Selesai, Kok tidak Dibayar?

    Proyek Urugan Tanah sudah Selesai, Kok tidak Dibayar?

    • calendar_month Sel, 11 Feb 2025
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Penyuplai tanah urugan asal Cimincrang Kecamatan Gedebage Kota Bandung, Nandar, menarik kembali tanah urugan di Kampus II UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Selasa (11/02/2025). Ia melakukan hal itu, karena supply tanah sebanyak 8.600 kubik itu belum dibayar. “Nilai uang yang mesti saya terima sebesar Rp. 542 juta. Pekerjaan urugan kan sudah selesai, tapi kami […]

  • Jadi Bahan Revisi UU Pemilu, Putusan MK Hapus Ambang Batas Pencalonan Presiden

    Jadi Bahan Revisi UU Pemilu, Putusan MK Hapus Ambang Batas Pencalonan Presiden

    • calendar_month Jum, 3 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, KANAL31.COM — Mahkamah Konstitusi (MK) menghapus ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold yang diatur dalam Pasal 222 Undang-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017. Keputusan ini tertuang dalam putusan perkara nomor 62/PUU-XXII/2024, yang dibacakan oleh Ketua MK Suhartoyo di ruang sidang MK.   Menanggapi putusan MK tersebut, Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Irawan, menyatakan bahwa putusan […]

  • Keracunan MBG di Jeneponto, Siswa Bertaruh Nyawa

    Keracunan MBG di Jeneponto, Siswa Bertaruh Nyawa

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR kanal31.com — Kalian kalau tengok videonya, sungguh menyayat hati. Seandainya itu anak kalian, gimana perasaan kalian? Andai terjadi pada anak pengelola MBG, masih mau makan MBG? Lebih jelasnya, nikmati narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   Di Jeneponto, pagi itu seharusnya hanya berisi suara anak-anak membaca, tertawa, dan berlari mengejar masa depan yang belum mereka pahami. […]

  • Akuntansi Syariah UIN Bandung Gandeng Industri dan Regulator untuk Penguatan Kurikulum

    Akuntansi Syariah UIN Bandung Gandeng Industri dan Regulator untuk Penguatan Kurikulum

    • calendar_month Rab, 27 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Perubahan cepat di sektor keuangan syariah menuntut perguruan tinggi untuk terus memperbarui kurikulum agar selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).   Sebagai bagian dari upaya memperkuat capaian Akreditasi Internasional dan Akreditasi Unggul, lembaga sertifikasi internasional seperti International Boards of Standards (IBS), Google Certified Associate Cloud Engineer (ACE), Sertifikasi profesional […]

expand_less