Breaking News:
Beranda » BEWARA » MUI : Sertifikasi Halal Jadi Dakwah yang Penuh Tantangan

MUI : Sertifikasi Halal Jadi Dakwah yang Penuh Tantangan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 12 Mar 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KANAL31.COM

Ketua MUI Bidang Ekonomi Syariah dan Halal, KH Sholahuddin Al Aiyub mengajak Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) mengerjakan khidmat dalam dakwah halal, untuk mengimplementasikan syariat Allah SWT.

Hal ini dia sampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) LPPOM MUI 2023 yang berlangsung pada 7-9 Maret 2023 di Hotel Courtyard, Bandung. “Saat ini banyak produk melalui proses pengolahan yang kompleks, sehingga sulit bagi kita untuk memastikan kehalalan tersebut,” ujar Kiai Sholahuddin Al Aiyub dikutip dari Hidayatullah, Minggu (12/3/2023).

LPPOM MUI harus mengambil peran melakukan salah satu bagian dalam proses penjaminan kehalalan sebuah produk. “Mata rantainya sangat panjang, mulai dari pemeriksaan, penetapan fatwa, sosialisasi edukasi, dan seterusnya,” terang Kiai Aiyub.

Hal yang paling fundamental, menurutnya, adalah semua pihak yang terlibat di LPPOM MUI harus menyadari bahwa apa yang dilakukan merupakan bagian dari dakwah syariat Allah SWT tentang halal.

Niat itu tidak boleh luput, bahkan harus terus diperbaharui, sehingga apa yang dilakukan bukan semata membawa dampak di dunia, melainkan juga di akhirat.

Kiai Aiyub menyampaikan ada prinsip-prinsip yang harus ditegakkan untuk menjadi pengingat bersama. Selain ketulusan dalam menata perspektif tentang perjuangan halal, ada tiga hal yang perlu menjadi pijakan untuk menghadapi tantangan ke depan.

Pertama, perlu keyakinan bahwa hasil dari setiap usaha yang dilakukan ditentukan oleh Allah SWT. Seperti yang sedang terjadi saat ini, banyak pihak yang merasa perlu terlibat dalam proses sertifikasi halal.

Artinya dakwah para pendahulu sejak 34 tahun yang lalu sudah membuahkan hasil. Masyarakat muslim Indonesia juga telah terpenuhi jaminan halalnya terhadap produk yang dikonsumsi melalui Undang-Undang Jaminan Produk Halal (UU JPH) dan aturan turunannya.

 

“Karena ini aktivitas dakwah, tidak akan berjalan mulus-mulus saja pasti ada dinamika dan tantangan. Kita merasakan suka duka tantangan itu akhir-akhir ini sangat banyak, semakin banyak, ” ujarnya.

“Model tantangannya berbeda dari dulu awal LPPOM berdiri dengan saat ini. Untuk menghadapinya, kita hanya perlu melakukan ikhtiar secara optimal. Hasilnya kita serahkan kepada Allah SWT, ” ungkap Kiai Aiyub.

Kedua, dia melanjutkan, perlu menerapkan sikap fleksibel. Dalam kaidah fikih, hukum itu sangat terkait dengan alasan hukumnya.

Oleh karena itu, dalam berjuang harus melihat konteks yang sedang terjadi sehingga kebijakan yang dibuat bisa fleksibel selama tidak menetang syariat Allah.

Ketiga, solidaritas dalam menghadapi tantangan ke depan sangat penting bagi LPPOM MUI seluruh Indonesia. Sebagaimana Rasulullah ﷺ bersabda, yang artinya; “Sungguh mukmin yang satu dengan mukmin yang lain seperti sebuah bangunan, sebagian menguatkan sebagian yang lain (H.R. Bukhari).”

LPPOM MUI di tingkat pusat dan provinsi juga demikian, merupakan satu kekuatan yang saling menguatkan satu sama lain.*

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Profesor Tanpa Pikiran

    Profesor Tanpa Pikiran

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Syahiduz Zaman, Dosen UIN Malang
    • 0Komentar

    MALANG kanal31.com — Kita sedang menyaksikan lahirnya satu jenis baru dalam dunia akademik, sosok yang tampak terhormat di atas kertas tetapi rapuh di dalam ruang pikirnya. Ia memiliki gelar tertinggi, daftar publikasi yang panjang, indeks sitasi yang mengesankan, dan posisi yang mapan di institusi. Semua syarat formal terpenuhi. Semua indikator administratif dilampaui. Tetapi ada satu […]

  • Mengapa Banyak Hal Teringat Saat Shalat?

    Mengapa Banyak Hal Teringat Saat Shalat?

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Shalat merupakan ibadah utama dalam Islam yang membutuhkan kekhusyukan dan kehadiran hati. Namun, seringkali individu mengalami fenomena di mana berbagai pikiran, bahkan ide penting, justru muncul saat shalat dan menghilang setelahnya. Tulisan ini menelaah fenomena tersebut melalui pendekatan tasawuf dengan konsep muroqobah, serta psikologi kognitif dan atensi. Shalat dalam Islam merupakan perjumpaan […]

  • Wamenag Beberkan Inovasi Mushaf Al-Qur’an Isyarat kepada Menteri Besar Kelantan

    Wamenag Beberkan Inovasi Mushaf Al-Qur’an Isyarat kepada Menteri Besar Kelantan

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i memaparkan inovasi Mushaf Al-Qur’an Isyarat bagi Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara (PDSRW) saat menerima kunjungan Menteri Besar Kelantan Malaysia, Mohd Nassuruddin Bin Haji Daud, di Kantor Pusat Kemenag RI.   “Kami memiliki mushaf Al-Qur’an yang belum ada di dunia, yakni Mushaf Al-Qur’an Isyarat bagi Penyandang Disabilitas […]

  • Menag Tegaskan Tugas Ganda Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri Saat Bertemu Civitas UIN Sunan Ampel

    Menag Tegaskan Tugas Ganda Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri Saat Bertemu Civitas UIN Sunan Ampel

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA KANAL31.COM –Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menegaskan kembali pentingnya tanggung jawab Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) yang tidak hanya berfokus pada capaian birokratis, tetapi juga harus mencapai tujuan-tujuan keagamaan. Menurut Menag, perguruan tinggi keagamaan memiliki peran vital sebagai lembaga penyebar agama yang berfungsi mendekatkan umat dengan agamanya. Pernyataan tersebut disampaikan Menag Nasaruddin dalam pembinaan kepada Civitas […]

  • Ini Cara STEI ITB Implementasikan Teknologi CDN untuk Akselerasi Digitalisasi Sekolah di SMAN 1 Pangkep

    Ini Cara STEI ITB Implementasikan Teknologi CDN untuk Akselerasi Digitalisasi Sekolah di SMAN 1 Pangkep

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PANGKEP, SULAWESI SELATAN, kanal31.com — Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) Institut Teknologi Bandung (ITB) melaksanakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMAN 1 Pangkep, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, pada 20–21 Agustus 2026.   Mengusung tema “Implementasi Teknologi Content Delivery Network (CDN) sebagai Akselerasi Digitalisasi Sekolah pada Kabupaten Pangkep (Pangkajene dan Kepulauan) […]

  • UiTM Malaysia Salurkan Sapi Kurban, Rp10 Juta, dan 250 Bingkisan Yatim Melalui Kolaborasi Internasional dengan UIN Bandung

    UiTM Malaysia Salurkan Sapi Kurban, Rp10 Juta, dan 250 Bingkisan Yatim Melalui Kolaborasi Internasional dengan UIN Bandung

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com – Semangat Idul adha 1447 Hijriah menjadi momentum mempererat persaudaraan lintas negara melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional yang diselenggarakan oleh Program International Business, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia bersama Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung.   Dalam kegiatan yang berlangsung di Yayasan Al Bana […]

expand_less