Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Dekan FEBI Serukan Perubahan Radikal: Jangan Hanya Menggugurkan Kewajiban Administratif

Dekan FEBI Serukan Perubahan Radikal: Jangan Hanya Menggugurkan Kewajiban Administratif

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
  • comment 0 komentar

BANDUNG, kanal31.com– Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN SGD Bandung Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag.  menyampaikan peringatan keras mengenai perubahan dunia yang sangat cepat. Perguruan tinggi tengah berada dalam tekanan besar dari berbagai arah: industri yang dinamis, ekspektasi masyarakat yang meningkat, hingga perubahan konstalasi global.

Peringatan itu disampaikan Dekan saat memberikan sambutan pada Rapat Kerja (Raker) tahunan, di Auditorium FEBI UIN Bandung, Senin (26/01/2026).

”Dengan semangat transformasi besar yang mengusung tema Excellent Impact, FEBI UIN Bandung tidak lagi bisa berjalan di tempat atau sekadar menggugurkan kewajiban administratif,” tegasnya.

Dekan menegaskan, indikator kesuksesan fakultas harus dirombak. Keberhasilan tidak lagi dihitung dari tumpukan dokumen akreditasi, banyaknya sertifikat, atau tebalnya laporan kegiatan, melainkan dari seberapa besar dampak yang dihasilkan bagi masyarakat.

“Ukuran keberhasilan kita adalah dampak. Apakah riset kita dirasakan manfaatnya? Apakah pengabdian kita menyentuh persoalan nyata masyarakat? Jika orientasi kita masih sebatas meluluskan mahasiswa, maka kita terlalu kecil dalam bermimpi,” tegasnya, di hadapan seluruh peserta rapat kerja.

Visi besar Raker kali ini adalah menciptakan ekosistem akademik yang hidup. FEBI diproyeksikan menjadi wadah yang melahirkan Penggerak Ekonomi, bukan sekadar pengikut; Pemikir Ekonomi, bukan sekadar penghafal; dan Pelaku Ekonomi, bukan sekadar pencari kerja.

Perubahan ini, menurut Dekan, menuntut keberanian seluruh sivitas akademika untuk meninjau ulang metode pengajaran dan penelitian. Ia menekankan prinsip adaptasi: “Tidak semua yang lama harus ditinggalkan, tetapi tidak semua yang lama layak dipertahankan.”

Dekan meminta setiap jurusan dan unit kerja untuk tidak terjebak dalam formalitas rapat. Ia menginstruksikan penyusunan program kerja yang lebih ramping namun memiliki hasil yang terukur dan realistis.

Transformasi Radikal Perguruan Tinggi Keagamaan

Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag. menegaskan, Perguruan Tinggi Keagamaan (PTA) kini berada di persimpangan jalan sejarah. Menghadapi era transformasi digital dan krisis global, PTA dituntut untuk menanggalkan model lama dan melakukan lompatan strategis guna menjaga relevansi keilmuan dan legitimasi sosial.

”Ada tujuh masalah fundamental yang menyelimuti dunia pendidikan tinggi keagamaan saat ini, mulai dari dikotomi ilmu hingga kemandirian finansial,” kata Prof. Rosihon saat membuka Raker FEBI 2026.

Salah satu poin krusial yang diangkat adalah isu relevansi keilmuan. Menurutnya, pemisahan antara ilmu agama dan sains (dikotomi) belum sepenuhnya tuntas. Hal ini mengakibatkan keilmuan agama sering dianggap hanya bersifat normatif, kurang memberikan solusi pada persoalan riil seperti perubahan iklim dan teknologi.

PTA harus bertransformasi menuju keilmuan integratif-transdisipliner. ”Kita harus mulai serius bicara soal ekoteologi, bioetika, hingga etika AI (AI Ethics). Jika tidak, lulusan PTA akan sulit bersaing di pasar global dan ditinggalkan oleh generasi muda yang semakin pragmatis dan digital,” jelasnya.

Prof. Rosihon juga mendorong perubahan paradigma dari sekadar pengajaran tradisional menuju universitas riset yang mampu memproduksi pengetahuan di tingkat internasional. Pemimpin kampus tidak boleh hanya administratif, tetapi harus visioner dalam merespons perubahan global.

Ia menekankan bahwa moderasi beragama harus menjadi produk wacana akademik yang kuat, bukan sekadar slogan politik. Secara bersamaan, digitalisasi menjadi medan tempur baru. Beliau menyoroti ketimpangan literasi digital yang berisiko meminggirkan nilai-nilai agama di ruang siber.

Prof. Rosihon menyoroti pentingnya kemandirian ekonomi melalui konsep entrepreneurial university. Mengandalkan APBN saja dianggap tidak lagi cukup untuk mendanai inovasi dan riset yang masif.

“Pertanyaan fundamental bagi kita semua adalah: apakah PTA hanya akan menjadi penjaga tradisi klasik, atau menjadi aktor strategis peradaban masa depan?” pungkasnya.

 

Lebih dari Sekadar Perencanaan

Sementara, ketua panitia Raker FEBI 2026, yang juga Wakil Dekan II, Dr. Muhammad Zaky, M.Si menjelaskan, raker kali ini diikuti oleh 103 orang, terdiri dari para Wakil Dekan, para ketua/sekretaris jurusan; para dosen, tenaga kependidikan, dan unsur masyarakat. Didukung oleh 18 sponsor, terdiri dari lembaga perbankan, lembaga ekonomi, koperasi, usaha pariwisata, UMKM, dan Ikatan Keluarga Alumni UIN Bandung.

Agenda tahunan ini menjadi momentum krusial dalam merumuskan arah kebijakan dan program strategis fakultas ke depan. Raker juga merupakan forum kolaboratif yang mempertemukan berbagai lini pemangku kepentingan.

Partisipasi jajaran pimpinan jurusan mencakup lima program studi strategis, yaitu: Manajemen, Manajemen Keuangan Syariah, Ekonomi Syariah, Akuntansi Syariah, dan Manajemen Industri Halal.

Selain fokus pada penyusunan program kerja, Dr. Zaky menekankan bahwa aspek emosional dan kekeluargaan menjadi pondasi utama kegiatan ini. Tujuan utama Raker ini mencakup dua dimensi penting: 1) Mempererat tali silaturahmi dan memperkuat jalinan kekeluargaan di antara seluruh elemen fakultas, dan 2) Merumuskan berbagai program kerja inovatif demi pengembangan FEBI yang lebih unggul di masa depan.

Melalui tema Excellent Impact, FEBI berharap setiap program kerja yang dihasilkan tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi mampu memberikan dampak nyata dan unggul bagi mahasiswa, institusi, dan masyarakat luas.(nas)

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hore! Baznas Luncurkan 10 Ribu Beasiswa Santri. Yuk Ikutan?

    Hore! Baznas Luncurkan 10 Ribu Beasiswa Santri. Yuk Ikutan?

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) merilis program 10.000 beasiswa santri. Pemberian beasiswa dilaksanakan pada Rapat Koordinasi Nasional Lembaga Amil Zakat (LAZ) 2024 di Hotel Bidakara, Jakarta. “Beasiswa ini menjadi kado bagi Hari Santri 2024. Dan semoga LAZ lainnya bisa mengikuti,” kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangannya, Kamis (17/10/2024). “Di ujung masa […]

  • Farhan Ajak IKA Unpad Kolaborasi Wujudkan Pembangunan Bandung Utama

    Farhan Ajak IKA Unpad Kolaborasi Wujudkan Pembangunan Bandung Utama

    • calendar_month Sab, 8 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengajak Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) untuk berkolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan kota, terutama dalam pembangunan dan penyelesaian isu-isu strategis. Ajakan ini disampaikan dalam acara buka bersama IKA Unpad yang dihadiri oleh para alumni serta civitas akademika Unpad, Sabtu (8/3/2025). Farhan mengungkapkan, Unpad merupakan salah satu […]

  • Prodi Manajemen S2 dan S3 UPI Fokus Tingkatkan Kemampuan Publikasi Dosen Pada Jurnal Internasional Bereputasi

    Prodi Manajemen S2 dan S3 UPI Fokus Tingkatkan Kemampuan Publikasi Dosen Pada Jurnal Internasional Bereputasi

    • calendar_month Ming, 31 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-TASIKMALAYA Program Studi Manajemen Jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat di Tasikmalaya. Kegiatan diselenggarakan secara daring dan luring bekerjasama dengan UPI Kampus Tasikmalaya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dipandu oleh Dr. Maya Sari, SE.MM selaku Ketua Program Studi Manajemen Jenjang Magister (S2) dan Doktor […]

  • Penguatan Kompetensi Global, Prodi Akuntansi Syariah UIN Bandung Gelar Bedah Kurikulum

    Penguatan Kompetensi Global, Prodi Akuntansi Syariah UIN Bandung Gelar Bedah Kurikulum

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Bedah Kurikulum bersama Putri Diesy Fitriani, S.E.Sy., M.E., di Aula FEBI, Senin (10/11/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan penguatan relevansi akademik dengan kebutuhan industri keuangan syariah yang berkembang pesat secara global. Hadir […]

  • Maknai Idul Adha, Waspadai Gerakan Syahwat Merdeka

    Maknai Idul Adha, Waspadai Gerakan Syahwat Merdeka

    • calendar_month Jum, 6 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    TIMIKA Kanal31.com  — Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. H. Aang Ridwan, M.Ag., tampil sebagai Imam dan Khatib Salat Idul Adha di Masjid Baiturrahim PT Freeport Indonesia, Kuala Kencana, Timika, Papua Tengah, Jumat (6/6/2025). Dalam khutbahnya, Dr. Aang mengangkat tema “Idul Adha dan Gerakan Syahwat Merdeka”, yang mengajak jamaah […]

  • Pelantikan Pengurus DKM Mukhlishiina Lahuddin Periode 2025–2030: Lanjutkan Tradisi, Perkuat Inovasi

    Pelantikan Pengurus DKM Mukhlishiina Lahuddin Periode 2025–2030: Lanjutkan Tradisi, Perkuat Inovasi

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Mukhlishiina Lahuddin, yang berlokasi di Komplek Permata Biru, RW 024, Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, resmi melantik pengurus baru untuk periode 2025–2030, Ahad (2/11/2025). Pelantikan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, menandai tonggak baru dalam upaya memakmurkan masjid serta memperkuat pembinaan jamaah. Dalam sambutannya, Ketua DKM periode 2020–2025, […]

expand_less